6 Langkah SADARI Yang Perlu Anda Pelajari

Additional Image

Waktu Posting : 05-07-2014 19:26 | Dibaca : 2773x

Kanker payudara tetap jadi momok untuk golongan wanita. Tidak mengherankan sebab kanker itu paling umum ditemukan diantara wanita. Kanker payudara merupakan penyakit dengan jumlah kejadian paling banyak, dan jadi satu dari beberapa pembawa kematian penting yang  ditimbulkan kanker. Masalah itu lantaran kebanyakan penderita kanker payudara berkunjung untuk berobat pada stadium lanjut. Meski sebetulrnya, jika terdeteksi awal serta secepatnya diterapi, sebenarnya kanker dapat dikalahkan.

Karenanya, Anda dapat melaksanakan kontrol payudara sendiri (SADARI) dengan cara teratur pada 7-10 hari sesudah hari pertama menstruasi. Pada saat itu, kepadatan payudara menyusut. Lakukan tiap-tiap satu hingga tiga bulan satu kali. Namun agar jangan SADARI jadi menukar jadwal kontrol payudara fisik oleh dokter serta jadwal mammografi.

Baca juga : Ketahuilah, Hipertensi Merusak Organ Tubuh Secara Diam-diam 

Dibawah ini terdapat beberapa langkah dari Yayasan Kanker Indonesia yang dapat Anda ikuti waktu Anda lakukan SADARI :

1. Berdiri tegak. Perhatikan apabila bentuk dan permukaan kulit payudara mengalami adanya perubahan, pembengkakan serta/atau pergantian pada puting. Janganlah cemas apabila wujud payudara kanan serta kiri tak simetris.

2. Angkat ke-2 lengan ke atas, tekuk siku serta posisikan tangan di belakang kepala. dorong siku ke depan serta perhatikan payudara; serta dorong siku ke belakang serta perhatikan wujud ataupun ukuran payudara. Otot dada Anda dengan sendirinya berkontraksi waktu Anda lakukan gerakan ini.

3. Posisikan ke-2 tangan pada pinggang, miringkanlah pundak Anda ke arah depan agar payudara menggantung, serta dorong ke-2 siku Anda ke arah bagina depan, kemudian kencangkanlah atau kontraksikanlah otot dada Anda.

Baca juga : Waspadai, Dehidrasi Ringan Mengancam Produktivitas

4. Angkat lengan kiri ke atas, serta tekuk siku hingga tangan kiri memegang sisi atas punggung. Dengan memakai ujung jari tangan kanan, raba serta tekan ruang payudara, dan perhatikan semua sisi payudara kiri sampai ke ruang ketiak. Laksanakan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran serta gerakan lurus dari arah pinggir payudara ke puting, serta sebaliknya. Ulangilah gerakan yang sama pada payudara kanan Anda.

5. Cubit ke-2 puting. Perhatikan apabila ada cairan yang keluar dari puting. Berkonsultasilah ke dokter kalau hal semacam itu berlangsung.

6. Pada posisi tiduran, tempatkan bantal dibawah pundah kanan. Angkat lengan ke atas. Perhatikan payudara kanan serta kerjakan tiga pola gerakan seperti pada awalnya. Dengan memakai ujung jari-jari, tekan semua sisi payudara sampai ke seputar ketiak. Ulangilah langkah ini pada bagian yang berlawan, untuk mencermati payudara samping kiri.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Manfaat Obat Herbal bagi Kesehatan

25-06-2018 12:56

Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki banyak tumbuhan. Bahkan tanaman Indonesia sering digunakan untuk jamu bagi produk Jepang. Penggunaan tanaman milik Negara lain untuk dijadikan produk tentu saja harus memiliki izin karena menjadi hak milik Indonesia. Indonesia sendiri juga tidak berbeda dengan Jepang yang memakai tanaman untuk obat herbal. Indonesia juga memakainya untuk obat herbal.   Obat herbal sendiri adalah obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau bisa juga berasal dari berbagai macam campuran ekstrak tumbuhan. Mulai dari akar, buah, biji batang bahkan bunga. Obat herbal dibagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama adalah jenis obat herbal tradisional, obat herbal tradisional merupakan jenis obat herbal yang sudah terkenal sejak turun temurun, misalnya jamu. Sementara itu jenis yang kedua adalah obat herbal non-tradisional, obat herbal jenis ini adalah jenis yang belum pernah dikenal sebagai obat herbal turun temurun, namun memiliki potensi untuk menyembuhkan atau mengobati atau memiliki manfaat bagi tubuh. Hal misalnya ditemukan paa daun kelor. Saat ini juga sudah banyak bermunculan obat herbal yang dijual bebas dikarenakan semakin banyak orang juga yang memakainya sebagai alternatif dari obat biasa. Beberapa manfaat lain yang bisa didapat dari obat herbal adalah:   Mengurangi resiko efek samping   Seperti yang sudah diketahui banyak orang. Obat biasa meski dibuat dari tanaman juga akan tetapi mengandung bahan kimia, sehingga berpotensi menyebabkan berbagai efek samping. Sementara itu, obat herbal lebih minim resiko terkena efek sampingnya sehingga lebih banyak orang yang memilih obat herbal.   Lebih hemat biaya   Manfaat lainnya adalah karena harganya cenderung lebih murah dibandingkan dengan obat tradisional, maka otomatis jumlah pengeluaran oleh pasien juga lebih sedikit dibandingkan saat membeli obat tradisional.   Tidak perlu menggunakan resep   Obat herbal cenderung memiliki dosis ringan dan biasanya dipakai pada masa penyembuhan. Oleh karena itu pembeliannya tidak perlu menggunakan resep dari dokter, meskipun ada juga dokter herbal seperti yang ada di Korea Selatan.   Itu tadi beberapa manfaat pemakaian obat herbal. Semoga bermanfaat bagi kita semua.        

Featured Image
Krim Pemutih Wajah yang Aman dan Tanpa Efek Samping

22-09-2017 09:19

Mayoritas wanita di Indonesia pasti melakukan perawatan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Salah satu perawatan yang pasti dilakukan yaitu menggunakan krim pemutih wajah. Kulit orang Indonesia yang berwarna kuning langsat dan kecokelatan membuat para wanita Indonesia kurang puas dan mengingikan kulit yang lebih putih. Banyak sekali produk krim pemutih wajah yang dijual bebas di pasaran. Namun sebaiknya tetap berhati-hati dan waspada dalam memilih serta menggunakan krim pemutih wajah. Berikut ini beberapa tips memilih krim pemutih wajah yang aman dan tanpa efek samping. 1. Pilihlah yang harga jualnya sedikit lebih mahal Krim pemutih wajah yang aman biasanya memiliki harga yang cukup mahal karena kualitas dan kemanan produknya terjamin. Tingginya peminat dalam menggunakan krim pemutih wajah membuat banyak sekali produsen asli maupun abal-abal berlomba memasarkan produknya dengan harga yang kompetitif sehingga tak jarang kualitas bahan juga tak diperhatikan. 2. Lihat komposisi yang tertera pada label Cara yang paling mudah yaitu dnegan melihat komposisi bahan apa saja yang digunakan pada produk krim pemutih wajah tersebut. Pastikan semua bahan yang digunakan aman tanpa bahan kimia berbahan untuk kulit. Salah satu bahan kimia berbahaya yang sering terdapat pada krim pemutih wajah yaitu merkuri. 3. Pilihlah krim sesuai dengan jenis kulit Krim pemutih wajah yang baik yaitu dengan memilih yang sesuai kondisi kulit wajah baik berminyak, kering maupun normal. Bisa juga dengan memeriksakan kondisi kulit wajah terlebih dahulu di klinik kecantikan sebelum membeli krim pemutih wajah. 4. Terdapat nomor BPOM pada kemasan Nomor BPOM pada kemasan sudah pasti jika produk tersebut aman dan terpercaya. Namun nomor BPOM ini juga bisa dimanipulasi dengan teknologi. Jadi agar lebih yakin produk krim pemutih wajah itu aman lebih baik cek di website resmi BPOM.

Featured Image
Waspadai Kanker Usus Mengincar Anda

15-06-2014 09:17

Apabila Anda terhitung orang yang kerap sakit perut dalam wujud apapun, serta sampai kini condong mengabaikannya, saat ini telah waktunya Anda mulai waspada setiap saat sakit perut menyerang. Lantaran, tanda-tanda kanker kolorektal (kanker usus) yang timbul pada tiap-tiap stadium berlainan. Tanda-tanda umum ialah terjadinya pergantian rutinitas BAB dari yang awal mulanya lancar serta teratur, jadi lebih tidak sering atau bahkan jadi susah BAB. Ini ialah tanda-tanda awal kanker kolorektal pada stadium awal, waktu mulai berlangsung penyempitan serta penyumbatan pada usus besar serta dubur. Beberapa gejala yang lain :   Baca juga : Mengenal 5 Mitos Seputar Jantung 1. Alami diare, sembelit, kembung, nyeri di perut sisi belakang, tegang, atau rasa tidak nyaman lain pada perut dengan cara terus-menerus - berlangsung melebihi 6 bulan - namun tak diketahui pemicunya. Anda tak tengah haid, tak barusan memakan makanan pedas, tak kekenyangan makan, dsb. 2. Nafsu makan selalu menyusut atau berat tubuh turun dengan cara dramatis tidak dengan menjalankan diet apapun. 3. Kerap terasa lemah serta kelelahan walau tak mengerjakan pekerjaan berat. 4. Adakalanya, apabila diraba jadi ada tonjolan atau benjolan di bagian dalam perut. 5. Feses mulai bercampur dengan darah, serta makin lama jumlah darahnya semakin banyak. Dapat pula darah keluar dari dubur tidak dengan diikuti feses. Apabila tanda-tanda ini telah berlangsung, ada kemungkinan kanker telah mulai masuk stadium tinggi.   Baca juga : Dapatkan Hidup Sehat dengan Pola Tidur yang Sehat Langkah paling simpel untuk mendeteksi ada kanker rektum ialah melalui kontrol dubur, yakni dokter memasukkan jari ke dalam daerah rektum lewat dubur pasien. Kontrol ini cuma memerlukan tempo  5 menit serta cukup dikerjakan di klinik rawat jalan, tak mesti dirumah sakit besar. Tetapi langkah tersebut cuma bisa mendeteksi kanker yang terdapat pada 5 hingga 8 cm paling akhir dari rektum. Untuk mendeteksi kanker yang terdapat lebih jauh didalam usus besar, bisa dilaksanakan kontrol sigmoidoskopi atau kolonoskopi. Suatu teropong serat optik yang lentur dimasukkan ke dalam usus besar lewat rektum untuk mengambil sepotong kecil jaringan tumbuh untuk diuji selanjutnya di laboratorium. Langkah lain ialah lewat barrium enema atau kontrol dengan X Ray (sinar X) untuk memeriksa usus besar dengan cara menyeluruh. Ke-2 kontrol yang dimaksud paling akhir ini mesti dikerjakan dirumah sakit yang relatif besar atau komplit.

...