Tips Hindari Cedera Saat Futsal

Additional Image

Waktu Posting : 19-06-2014 11:27 | Dibaca : 2521x

Futsal tak lagi hanya sebagai olah raga. Keinginan orang untuk menjalani olah raga ini semakin tinggi karena sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat muda. Namun sayangnya, banyak yang kurang peduli mengenai hal-hal yang bisa menyebabkan cedera, terutama cedera sendi atau pergelangan kaki. Memang benar. meskipun cedera, aktivitas bisa tetap berjalan. Akan tetapi dalam gerakan-gerakan tertentu, aktivitas itu akan terganggu.

Keluhan atau cedera saat main futsal muncul karena kebanyakan orang menganggap futsal adalah olah raga rekreasional sehingga banyak yang melaksanakannya di saat akhir pekan. Justru ketika badan lelah setelah sepekan bekerja. Padahal futsal merupakan olah raga yang mengandalkan badan yang sudah terlatih. Badan harus fit saat futsal. Sebaiknya didukung pula oleh olah raga lainnya yang teratur seperti bersepeda dan jogging.

Baca juga : Begadang Pengaruhi Sistem Endokrin dan Kardiovaskular  

Perlu ditekankan bahwa tubuh manusia bukanlah mesin atau lampu yang bisa dengan mudah dinyalakan dan dimatikan dengan menggunakan sakelar. Badan yang kurang terlatih malah akan memperburuk kondisi tubuh dengan bermain futsal. Saat berolah raga, termasuk orang yang tubuhnya kurang fit, aliran darah akan terfokus pada tangan dan kaki sehingga kemampuan daya pompa jantung kian berkurang. Tak heran bila ditemukan kejadian  gagal jantung pada orang yang tengah bermain futsal.

Kembali ke masalah cedera pergelangan kaki dan lutut, ada beberapa jenis cedera yang terjadi. Pertama, putusnya jaringan ikat (ligamen). Kondisi ini terjadi ketika dalam kondisi berlari lalu  berhenti mendadak dan berputar arah sehingga menyebabkan lutut terpelintir (terpuntir). Atau melompat dan merdarat dengan posisi lutut terpental.

Cedera kedua, rusaknya bantalan sendi lutut yang berbentuk seperti cincin dan berfungsi sebagai penahan benturan. Kerusakan seperti ini sering dianggap keseleo atau terkilir. Ketiga, rusaknya tulang rawan yang bertindak sebagai struktur penyerap guncangan dan menyediakan permukaan mulus pada sendi lutut.

Cedera-cedera itu bisa dikurangi dengan pemanasan sebelum olah raga. Selain itu, dibiasakan pula berolah raga lain seperti jogging, bersepeda, dan berenang untuk melatih otot. Tentu saja semua itu untuk menghindari redupnya keceriaan saat bermain fulsal. Bermain futsal untuk kebugaran tubuh, bukan untuk berkahir  di meja operasi kan?

Baca juga : Mengenal Manfaat Putih Telur Bagi Kesehatan  

Pertolongan Pertama Cedera Saat Futsal

Tak sedikit orang yang bertindak gegabah ketika terjadi cedera akibat olah raga futsal. Padahal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meredakan sakit dan mencegah cedera berkelanjutan.

Beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebelum mengunjungi dokter seperti tips berikut ini :

REST. Istirahatkan badan Anda. Jangan memaksakan diri kembali berolah raga karena badan sudah merasa lebih enak. Kesemberonoan Anda malah akan membuat cedera semakin semakin parah.

ICE. Langsung kompres dengan es pada bagian yang cedera. Jangan pernah memberikan sesuatu yang memanisanya. Kompresan es dapat mengurangi kondisi bengkak.

COMPRESS. Cedera tersebut harus dibebat agar tidak bergerak. Anda bisa menggunakan kain yang elastis agar menekan bagian yang cedera.

ELEVATION. Ketika duduk atau tidur, posisi kaki harus lebih tinggi dari kepala. Jangan sekali-kali menaruh kaki dengan kondisi di bawah karena nanti bertambah bengkak.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Melindungi Kesehatan Ginjal

30-08-2014 10:00

Ginjal berperan untuk menyaring darah dari kotoran serta air berlebihan, serta lalu membuatnya air seni (urine). Ginjal pula berperan untuk menolong mengontrol tekanan darah serta menghasilkan hormon yang diperlukan oleh tubuh supaya terus sehat. Saat ginjal mendapatkan masalah atau mungkin rusak, kotoran serta beberapa zat tak bermanfaat yang lain bakal menumpuk di badan, serta menyebabkan banyak masalah kesehatan. Tubuh manusia mempunyai dua ginjal, berupa seperti kacang serta ukurannya kurang lebih sebesar kepalan tangan. Untuk menjernihkan darah dari kotoran, ginjal melepas tiga hormon utama : Erythropoietin (EPO), yang merangsang sumsum tulang untuk membuahkan sel darah merah Renin, yang berperan untuk mengatur desakan darah Calcitriol, yakni bentuk aktif dari Vitamin D, yang menolong menyokong kalsium untuk tulang serta melindungi keseimbangan kimia dalam tubuh Baca juga : Cara Mendapatkan Kulit Sehat Secara Alami Kemungkinan Penyakit Ginjal Penyakit ginjal makin bertambah saat ini. Tiap-tiap orang dapat menderita penyakit rusaknya ginjal, tanpa ada melihat umur serta gender. Tetapi, kemungkinan paling besar terkena penyakit ginjal ada pada orang yang mempunyai : Diabetes , Hiperetnsi (tesakan darah tinggi), Penyakit jantung, Catatan kesehatan keluarga yang pernah alami tidak berhasil ginjal. Baca juga :  5 Cara Ampuh Atasi Pilek Secara Alamiah   Panduan Melindungi Kesehatan Ginjal Melindungi kesehatan ginjal adalah hal amat utama, mengingat fungsinya yang amat vital untuk kesehatan tubuh dengan cara umum. Tersebut di bawah ini ialah panduan yang bisa menolong untuk menciptakan ginjal terus sehat, terutama saat Anda mempunyai kemungkinan menderita penyakit ginjal : Melindungi tensi darah terus ada pada batas normal/sehat, atau mungkin sesuai pada tujuan yang didapatkan oleh dokter. Hal semacam ini bisa menghindari gagal ginjal. Untuk penderita diabetes, yakinkan selalu untuk melindungi serta mengontrol level gula darah. Melindungi supaya kandungan cholesterol pada badan terus normal. Kurangi mengkonsumsi garam. Kelebihan dari garam yang Anda konsumsi bakal dibawa ke ginjal, serta mengikutsertakan pula kalsium yang ada pada makanan Anda. Hadirnya kalsium dalam ginjal ini bisa mengganggu tugas ginjal serta membuatnya tidak sehat. Mengambil atau mungkin melakukan diet yang sehat untuk jantung, seperti rajin konsumsi buah-buahan serta sayuran fresh, gandum murni, dan makanan harian yang rendah lemak. Batasi jumlah alkohol yang masuk ke pada badan. Lakukan untuk lebih aktif dengan cara fisik, umpamanya dengan olahraga dengan cara teratur. Menggerakkan program turunkan berat tubuh, bila anda mempunyai berat tubuh berlebihan (overweight). Untuk perokok, secepatnya pikirkan untuk berhenti merokok. Merokok bisa jadi memperburuk masalah yang berlangsung pada ginjal. Diabetes serta hipertensi ialah pemicu penyakit/rusaknya ginjal yang paling umum. Ke-2 keadaan kesehatan itu bisa mengakibatkan kerusakan ginjal dengan cara perlahan-lahan sepanjang bertahun-tahun. Penyakit ginjal di fase awal tak mempunyai tandanya atau mungkin tanda-tanda sekalipun. Penderitanya mungkin saja tak bakal rasakan ketidaksamaan apa pun sampai penyakit itu telah masuk fase lanjut, serta rusaknya ginjal sudah menghadirkan beragam masalah kesehatan. Kenyataan itu makin menguatkan argumen untuk kita selalu untuk melindungi kesehatan ginjal serta tubuh dengan cara umum dengan mengambil gaya hidup serta diet yang sehat dalam kehidupan tiap hari. 

Featured Image
Yuk Kenali 5 Penyakit Kulit Ciri Kanker Kulit!

09-07-2014 02:21

Apakah Anda alami gatal pada kulit, kulit kering, pecah-pecah, ruam kulit, pergantian warna kulit, peradangan serta bintik-bintik gelap pada kulit? Bila ya, barangkali Anda butuh berprasangka buruk, lantaran mungkin saja penyakit-penyakit yang kita anggap ringan serta umum itu merupakan ciri awal dari kanker kulit. Yap. Sesuai sama langsiran dari laman umm. edu, berbagai penyakit kulit yang umum dikira normal merupakan ciri kanker kulit pada step awal yang luput kita kenali. So, apapun pernyakit-penyakit yang barangkali merupakan ciri kanker kulit? Yuk, simak penjelasan komplitnya. Noda Bila ada noda pada kulit Anda yang menyebabkan rasa gatal serta tak hilang dalam kurun saat empat minggu, Anda butuh berprasangka buruk bahwasanya ini merupakan ciri kanker kulit pada step awal. Terlebih bila noda itu menyebabkan ciri kanker kulit yang lain seperti nyeri, beralih warna, serta berlangsung pendarahan. Cepatlah tanyakan dengan dokter untuk tahu pemicunya, supaya dapat dikerjakan dengan cara cepat serta jitu.   Baca juga : Mengenal Perubahan Fisiologis Tubuh Saat Berpuasa Eksim Eksim merupakan satu dari ciri kanker kulit pada step awal. Hal semacam ini bisa tampak pada lipatan kulit, umpamanya eksim kulit pada siku, telapak tangan, dan sebagainya. Rosacea Bila kulit di sekitar hidung, dagu, pipi, dahi, serta mata jadi merah dibarengi rasa terbakar, itu merupakan penyakit rosacea. Ada tonjolan luka atau jerawat yang diisi nanah pula mungkin saja merupakan ciri kanker kulit. Cepatlah tanyakan dengan dokter Anda.   Baca juga : Ciri Kanker Kulit Basal Cell Carsinoma Nyeri Bila Anda merasakan tonjolan merah serta perih pada kulit yang tak hilang kurun waktu 4 minggu, Anda butuh berkonsultasi dengan dokter kulit. Ruam Berbagai tanaman dengan susunan minyak bisa menyebabkan persoalan kulit serta pula bisa mengakibatkan kanker kulit. Bila Anda merasakan ruam kemerahan atau bengkak sesudah 12 jam terkontak dengan tanaman tipe ini, mungkin saja itu merupakan ciri kanker kulit. Cepatlah berkonsultasi dengan dokter untuk tahu pemicunya. So, demikianlah 5 penyakit yang mungkin saja merupakan ciri awal kanker kulit. Yang butuh diingat ialah janganlah berasumsi sepele penyakit-penyakit yang tampak umum itu. Bila Anda mencuigai ada ciri kanker kulit, janganlah tunda saat untuk berkonsultasi dengan dokter supaya Anda secepatnya memperoleh treatment yang tepat.

Featured Image
Kenalilah Perubahan Tubuh Seiring Usia Anda

19-06-2014 11:21

Bersamaan pertambahan umur, ulang tahun bukan hanya lagi waktu untuk bergembira seperti saat kita sedang kanak-kanak serta remaja. Kita mesti mulai menyesuaikan dengan pergantian yang berlangsung pada tubuh bersamaan pertambahan umur per satu dekade. Bukan hanya bermakna lantaran kita terasa kurang percaya diri, namun mengetahui pergantian tubuh dapat menolong kita supaya lebih siap serta lebih menyayangi tubuh kita sendiri. Umur 30-an : Dengan cara alami, sistem menyusutnya hormon diawali pada umur 30. Metabolisme menjalani penurunan 4-5 % tiap-tiap tahunnya. Berat tubuh juga gampang jadi tambah walau kita rajin olahraga serta pola makan tak beralih dari umur 20-an. Presentase lemak tubuh meraih 25 %, umumnya menumpuk di pantat, paha, serta perut. Lemak ini amat perlu di saat kehamilan, tetapi sesudah melahirkan, himpunan lemak bakal menumpuk di perut sisi bawah. Juga berlangsung pengurangan massa otot.   Baca juga : Tips Menghindari Nyeri Punggung Pembentukan sel kulit baru menyusut diatas umur 35 thn. Mulai nampak kerutan, terlebih bila Anda merokok serta banyak bekerja dibawah cahaya matahari tidak dengan menggunakan tabir surya dengan cara teratur dari umur 20-an. Pada awal hingga pertengahan 30-an, wanita meraih puncak seksualitasnya – lebih gampang meraih orgasme. Hal semacam ini lantaran Anda mempunyai rasa percaya diri, yakin pada pasangan, serta akumulasi pengalaman. Namun bersamaan dengan penurunan hormon, libido akan menjalani penurunan. Umur 40-an : Umur ini merupakan umur wanita yang mempunyai anak, repot dengan aktivitas mendidik serta menjaga anak. Metabolisme selalu merasakan penurunan. Tidak dengan olahraga, tubuh bisa kehilangan 250 gram massa otot per thn, sedang lemak jadi tambah 3 kali lipat. Lantaran estrogen selalu alami penurunan, kolagen (protein diisi serat halus) serta elastin (protein yang membuat sisi utama jaringan serat elastis) pada kulit menyusut, hingga kulit mulai jadi kering, tak kencang, serta makin banyak kerutan. Menyusutnya elastisitas juga berlangsung pada lensa mata, yang mengakibatkan turunnya daya penglihatan. Umur 50-an : Tingkat estrogen fluktuatif serta wanita masuk saat menopause. Pada beberapa wanita, diikuti dengan masalah, seperti insomnia, mood swing, hot flush, serta gampang lupa. Berkurangnya estrogen juga merangsang penumpukan lemak pada perut, paha, pantat, cuping telinga, pipi, serta sisi bawah mata. Namun pada beberapa tempat, umpamanya hypodermis (susunan bawah kulit), lemak malah terkikis hingga kulit mengendur serta menipis. Menopause juga mengakibatkan dinding vagina kering serta kehilangan elastisitasnya, yang dapat menyebabkan rasa sakit saat melakukan hubungan intim, terkadang melepuh disebabkan tergesek. Bibir vagina barangkali mengerut hingga menghimpit klitoris, mengakibatkan sensitivitas organ itu menyusut.   Baca juga : Ketimun, Obat Alami yang Kaya Manfaat Umur 60-an : Tubuh bakal lebih lambat menderita gangguan fisik jika asupan kalsium cukup di waktu dulu. Hilangnya kepadatan tulang atau osteoporosis berisiko tinggi bagi wanita yang kekurangan kalsium serta tak olahraga. Hilangnya estrogen juga mengakibatkan rambut kepala menipis, tetapi rambut di sisi lain menebal serta berwarna lebih gelap. Pipi juga mulai kempot, beberapa sel kulit kehilangan kekuatan untuk melakukan perbaikan diri, hingga sel kulit mati di muka tampak tak rata. Cahaya matahari lebih gampang meninggalkan noda hitam di wajah. Berat tubuh barangkali menyusut atau stabil, lantaran metabolisme tubuh terjadi penurunan serta nafsu makan juga menyusut. Sesaat ketertarikan untuk melaksanakan jalinan sex menyusut banyak. Apabila tak menjalin hubungan intim dalam periode waktu lama, vagina bakal berkurang serta kering. Apabila Anda masih mau menjaga kehidupan seksual, diperlukan pelumas serta sentuhan lembut.

...