Waktu Posting : 19-06-2014 10:58 | Dibaca : 2514x
14-06-2014 06:40
Manusia tak pernah puas dengan apa pun, termasuk fisiknya sendiri. Proses penuaan pun ingin dimanipulasi sehingga selalu tampak muda. Bagaimana caranya? Bedah plastik estetik menjadi solusinya. Sehatkah? Bedah plastik estetik berkembang saat manusia mulai merasa tidak pusa dengan penampilannya. Hidung pesek, hidung bulat, pipi tembem, dagu bulat, payudara terlalu besar, payudara terlalu kecil, pantat tepos, dan lainnya. Ada pula ketidakpuasan pada kondisi fisik akibat proses penuaan yang alami pada diri manusia. Misalnya, perut kendur karena melahirkan, pantat kurang kenceng, payudara kendur, kelopak mata turun, dan masih banyak lagi. Selebritas sering disorot berkaitan dengan bedah plastik estetik. Ada banyak selebritis yang diduga melakukan bedah plastik estetik. Namun, hanya sedikit yang mengakuinya secara terbuka. Baca juga : Membakar Kalori dengan TRX Bedah plastik estetik biasanya dilakukan karena ada keinginan untuk memperbaiki organ fisik. Organ itu sebenarnya normal, tetapi bentuknya ingin diubah supaya menjadi lebih baik dan tampak lebih muda. Bedah plastik estetik juga dilakukan karena proses penuaan (aging) atau tanpa penuaan (non aging). Kalau yang non aging biasanya karena kondisi fisiknya ingin menirukan idola. Sementara, bedah plastik rekontruksi dilakukan untuk memperbaiki kondisi fisik yang cacat atau kelainan. Kondisi itu bisa karena bawaan atau kecelakaan. Bedah plastik estetik karena penuaan biasanya akibat kulit kendur, penumpukan lemak, dan keriput. Tindakan yang dilakukan misalnya face lift untuk mengencangkan kulit wajah, neck lift untuk mengencangkan kulit leher, brow lift untuk mengencangkan dahi, dan lower blepharolasty untuk menghilangkan lemak pada kelopak mata. Perempuan yang sudah menua dan mengalami proses kehamilan beberapa kali biasanya memiliki perut menurun dan ototnya kendur. Tindakan yang dilakukan adalah tummytuck. Bagian perut yang turun dipotong, kulit badannya dilepaskan dan ditarik ke bawah. Perut bisa rata kembali. Baca juga : Kiat Berkelit dari Serangan Vertigo Namun, perempuan muda yang belum hamil tidak dianjurkan untuk melakukan tummy tuck karena otot perutnya yang masih kencang. Bila perutnya kegemukan, maka bedah plastik estetik yang dilakukan adalah liposuction atau sedot lemak. Bedah plastik pada orang muda, tindakannya untuk menambahkan(augmentation) atau mengurangi (reduction). Misalnya membuat kelopak mata atas lebih terlihat yaitu upper blepharoplasty, memancungkan hidung, memanjangkan dagu, membesarkan pantat yang tepos dan sedot lemak. Untuk proses augmentation bisa menggunakan bagian tubuh sendiri ataupun implan silikon padat. Misalnya menggunakan tulang rawan dari telinga untuk memancungkan hidung. Untuk tummy tuck dan mengencangkan kulit, tentunya tidak menggunakan tambahan apa pun. Karena semakin banyaknya peminat bedah plastik estetik, bermunculanlah orang yang melakukan bedah platik estetik tanpa melalui pendidikan formal atau yang lebih dikenal dengan plasticoid. Bila menggunakan jasa plasticoid, bersiaplah bila bedah plastik estetik itu ternyata tidak membuat kita menjadi lebih baik.. Mungkin awalnya bisa terlihat lebih baik, tapi lama kelamaan terjadi perubahan fisik yang mereka pun tidak bisa memperbaikinya sehingga tetap harus kembali ke dokter spesialis bedah plastik. Berpikirlah rasional sebelum memutuskan untuk melakukan bedah plastik estetik. Konsultasilah dengan dokter spesialis bedah plastik estetik, rencanakan dengan matang, dan siapkan biayanya. Tetapi kalau tidak perlu, tentunya jangan memaksakan diri. Percaya dirilah.
05-06-2014 02:40
Gangguan tidur sleep apnea sering terjadi dan membuat orang disekitarnya merasa tidak nyaman. Tidak sedikit orang yang mendengkur pada saat tidur namun, orang tersebut tidak menyadari akan hal itu karena tidak pernah merasakan dimana mendengkur terjadi pada saat tubuh tertidur dengan nyenyak. Orang yang tidurnya mendengkur inilah menderita selep apnea dan tidak baik untuk kesehatan tubuhnya. Sleep apnea merupakan jeda nafas pada saat tidur dimana, apnea terjadi pada saat saluran nafas seseorang tertutup sehingga tidak ada udara yang mencapai paru – paru. Siklus sleep apnea terjadi pada saat seseorang, bisa tidur dengan tenang dan bernafas secara normal. Udara pada saluran nafas seseorang mengalir dengan mudah keparu – paru. Hingga akhirnya seseorang tersebut akan mulai mendengkur keras. Hal ini merupakan tanda bahwa sebagian jalan nafas seseorang terblokir. Nafas yang terblokir secara sebagian dapat diartikan bahwa, udara kesulitan masuk ke dalam paru – paru orang tersebut. Selanjutnya jika saluran nafas tertutup sepenuhnya tidak ada udara yang masuk kedalam paru – paru. Baca juga : Obat Herbal Tekanan Darah Tinggi Otak anda memberitahu anda untuk bernafas seperti biasa namun, anda tidak dapat bernafas karena saluran nafas tertutup hal inilah, yang disebut dengan apnea. Gangguan tidur sleep apnea akan terjadi setelah jeda 10 hingga 30 detik dimana otak anda menyadari bahwa seseorang belum anda belum bernafas. Dengan demikian anda dapat terjaga dengan tiba – tiba untuk mengambil nafas di udara dan mulai tidur lagi. Siklus sleep apnea bisa terus berlangsung sepanjang malam dimana, anda bernafas tenang dan mendengkur dengan adanya jeda nafas sehingga anda akan terbangun dengan megap – megap serta mulai bernafas lagi. Tidak sedikit orang yang mengalami sleep apnea pada setiap malam di waktu tidur. Sleep apnea disebabkan oleh terhalangnya sebagian ataupun seluruh saluran nafas pada saat tidur. Dimana, otot tenggorokan terlalu kendor sehingga menutupi saluran nafasnya pada waktu tidur. Selain itu sleep apnea juga disebabkan oleh lidah ataupun jaringan lemak yang menutupi saluran nafas seseorang dan akan terjadi dengkuran ketika seseorang memiliki saluran nafas sempit. Baca juga : Dapatkan Kulit Halus dan Mulus dengan Strawberry Sleep apnea terjadi ditandai dengan adanya gejala dimana, seseorang merasa ngantuk sepanjang hari tetapi tidak memahami akan penyebab hal itu. Kemudian seseorang akan mendengkur dan berhenti bernafas pada waktu tidur. Sleep apnea dapat menimbulkan masalah kesehatan, kecelakaan bahkan kematian dini jika tidak segera diatasi. Karena seseorang yang menderita sleep apnea beresiko terkena penyakit kardiovaskuler. Gangguan pernafasan yang sering terjadi pada malam hari akan menciptakan kekurangan oksigen, dan mampu merusak otak, jantung serta organ dalam lainnya. Penderita sleep apnea kemudian akan banyak makan sehingga tubuhnya cenderung lebih gemuk dari orang yang tidak menderita sleep apnea. Kegemukan ini juga menjadi pemicu bagi seseorang lebih mudah terserang penyakit terutama penyakit dalam karena jumlah lemak di dalam tubuh lebih banyak. Seseorang yang menderita sleep apnea juga akan merasa kantuk serta selalu lelah dan sakit kepala, tidak dapat berkonsentrasi hingga kehilangan memori siang hari karena tubuh dan otak tidak cukup tidur. Sehingga hal ini beresiko kecelakaan jika penderitanya mengendarai kendaraan ataupun mengoperasikan sebuah mesin. Gangguan tidur yang ditandai dengan mendengkur ini menjadi penyebab terjadinya kematian mendadak sehingga harus ditangani secara tepat ketika anda mengalami sleep apnea. Gangguan tidur sleep apnea dapat menyerang siapa saja, dengan demikian ketahuilah gejala – gejala sleep apnea untuk menyelamatkan nyawa diusia senja.
23-05-2014 18:22
Penyakit stroke saat ini sering kali menghantui mereka yang berada dalam usia di atas 40 tahun. Ya dalam hal ini kita sering kali mendapati orang yang berada pada usia di atas 40 tahun mengalami penyakit stroke. Hal ini lantas memunculkan banyak pertanyaan yang ada dalam benak kita, tentang mengapa penyakit yang satu ini bisa terjadi? Setelah para ahli melakukan banyak penelitian tentang penyakit ini maka akhirnya muncul sebuah hasil yang cukup mengejutkan. Stroke ini terjadi rata-rata karena pola hidup yang kurang sehat yang dimiliki oleh penderitannya di masa sebelumnya. Jadi dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa penyakit ini dapat kita cegah dengan pola hidup yang baik. Stroke merupakan penyakit yang berbahaya yang terkadang dapat berakhir pada kematian penderitanya. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang pada sistem syaraf manusia. Jadi ketika sistem syaraf pada manusia tersebut terganggu maka yang terjadi adalah kekakuan atau mati fungsi yang dialami oleh sebagian organ tubuh. Semisal tangan, kaki dan juga organ tubuh lainnya. Perlu untuk anda ingat bahwa penyakit ini adalah pembunuh kedua di dunia setelah penyakit jantung, yang dengannya Indonesia memiliki jumlah penderita penyakit ini yang tidak sedikit. Sehingga dengannya perlu pemahaman lebih lanjut tentang penyakit ini agar mengurangi resikonya. Baca juga : Indikator Seseorang Terkena Sakit Ginjal Gejala stroke yang dialami oleh seseorang ini dibagi menjadi dua jenis gejala. Yakni gejala stroke mayor dan minor atau ringan. Dan untuk lebih jelasnya tentang kedua gejala stroke ini maka anda dapat membacanya pada ulasan d bawah ini. Gejala stroke mayor yang biasanya terjadi adalah tiba-tiba mengalami sakit kepala, rasa kaku pada bagian-bagian tubuh tertentu semisal wajah, kaki , tangan dan juga organ lainnya, terjatuh secara tiba-tiba, akan mengalami kesulitan untuk berbicara, penglihatan yang dirasa semakin kabur, denyut nadi terasa kuat namun tubuh dirasakan semakin melemah, sulit melakukan berbagai macam aktivitas yang biasanya dirasakan mudah layaknya berjalan, mengunyah makanan, dan lain sebagainya. Jika mengalami masalah ini maka upaya yang dapat dilakukan adalah dengan segera melakukan perawatan ke dokter dan memberikan bantuan pernapasan kepada penderita. Sedangkan gejala stroke minor atau ringan yang sering kali terjadi adalah penderita akan mengalami sakit kepala secara tiba-tiba, otot-otot yang terasa melemas serta biasanya akan mengalami kesulitan bicara. Jika hal ini terjadi maka upaya terbaik yang seharusnya segera dilakukan adalah mengonsultasikannya ke dokter terkait. Baca juga : Kebutuhan Gizi Wanita Penyakit stroke ini merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat penderita di masa sebelumnya. Sehingga penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai upaya di antaranya sebagai berikut: 1. Membiasakan pola makan yang sehat. Anda perlu memperbaiki pola makan anda agar terhindar dari penyakit ini. Seperti halnya mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan memperbanyak mengonsumsi buah dan sayuran 2. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Seperti yang kita ketahui bahwa air putih mengandung beragam manfaat bagi tubuh kita. Jadi membiasakan mengonsumsinya secara teratur merupakan upaya yang baik untuk dilakukan. 3. Mengendalikan pola pikir. Orang yang stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit stroke. Jadi sebaiknya anda serng kali melakukan refreshing agar otak anda lebih santai. 4. Berolahraga dengan baik. Pagi dan sore hari serta waktu istirahat adalah waktu yang tepat untuk anda gunakan olahraga. Hal ini sangat manjur untuk mengurangi kepenatan sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit stroke. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan manfaat bagi anda sekalian.