Waktu Posting : 19-06-2014 20:28 | Dibaca : 2552x
02-07-2014 10:47
Bukan hanya pakaian saja lho yang bisa warna warni, rambut juga saat ini semakin bermacam warnanya. Pewarna rambut saat ini makin akrab serta jadi sisi dari tren fashion terbaru. Tetapi konon kabarnya pemakaian pewarna rambut bisa menyebabkan kanker . Apakah benar? Seluk Beluk Pewarna Rambut Tiap-tiap tahun, mode senantiasa berubah-ubah. Lebih tepaynya lagi berganti. Tidak cuma mode baju, style serta potongan rambut juga turut berganti. Juga bukan hanya potongan rambut saja yang utama, sekarang ini warna rambut juga sering dihubungkan dengan tren saat ini. Walau sebenarnya mulanya, pewarnaan rambut ditujukan untuk menutupi uban yang telah bermunculan di kepala. Dulu saat, pada tahun 1938, FDA (Food & Drug Administration, Badan POM-nya Amerika Serikat) sudah temukan bahwasanya pewarna rambut yang di produksi pada waktu itu, dengan bahan aktif utama coal-tar, dapat dibuktikan mengakibatkan reaksi alergi pada berbagai pemakainya. Tetapi FDA tak melakukan larangan, cuma mensyaratkan ada peringatan alergi pada label. Pada tahun 1978, FDA kembali mensyaratkan ada peringatan pada label pewarna rambut yang memiliki kandungan 4-methoxy-m-phenylenediamine (4MPPD) atau 4-methoxy-m-phenylenediamine sulfate (4MPPD sulfate), yakni dua bahan aktif pewarna rambut yang terhitung kelompok coal-tar. Kriteria peringatan ini semacam tindak lanjut temuan kaum peneliti di National Cancer Institute di Rumah Sakit Bethesda, MD., perihal munculnya kanker pada tikus percobaan yang pakannya digabung dengan ke-2 zat itu. Kaum peneliti itu memanglah berniat mempelajari dampak zat tersebut di pakan tikus serta bukan hanya menerapkannya di kulit, lantaran mereka hendak mempelajari efek zat aktif itu dalam badan (menurut riset, ada beberapa kecil zat aktif yang diterapkan pada rambut dapat terserap ke dalam darah lewat kulit kepala). Tetapi hasil riset ini diragukan oleh peneliti lain yang menyampaikan bahwasanya hasil uji ini tak dapat dengan cara akurat tunjukkan ada jalinan pada zat aktif pewarna rambut itu dengan kemungkinan kanker, lantaran jumlah yang dapat terabsorbsi melalui kulit kepala kecil kemungkinan sekali. Terlebih pada komponen pewarna rambut, tetap ada beragam zat kimia lain yang pula ditambahkan untuk memperoleh 'adonan' pewarna rambut yang di idamkan, serta bukan hanya terbagi dalam zat tunggal semata. Sesudah FDA menyebutkan peringatan pada 4MPPD serta 4MPPD sulfat, kaum produsen pewarna rambut menghentikan pemakaian zat-zat kimia itu dalam formula pewarna rambutnya. Semacam penambahan, industri pewarna rambut juga menghentikan pemakaian berbagai zat penambahan lain yang menurut riset menyebabkan kanker pada hewan percobaan. Tetapi berbagai peneliti terus terasa bahwasanya selama zat pengganti untuk zat penambahan itu mempunyai susunan kimia yang serupa, maka potensi pemicu kankernya bakal sama juga dengan zat yang digantikan. Baca juga : Cara Mudah Untuk Hidup Sehat dan Lebih Lama Apakah benar Timbul Kanker? Pada tahun 2004, peneliti dari Yale, Thongzhang Zheng, ScD temukan ada jalinan pada pewarna rambut permanen, terlebih yang berwarna gelap, dengan kanker kandung kemih serta non-Hodgkin's lymphoma. Riset itu menyimpulkan bahwasanya wanita yang memakai pewarna rambut dalam periode panjang sebelum saat tahun 1980 alami penambahan kemungkinan terkena non-Hodgkin's lymphoma dibanding yang tak memberi warna rambutnya atau yang memakai pewarna rambut semi permanen. Mereka yang memberi warna rambut dengan pewarna rambut permanen berwarna gelap lebih dari 25 tahun, juga resikonya meningkat 2 kali lipat. Riset Zheng ini dilaporkan dalam American Journal of Epidemiology edisi 15 Januari 2004. . Tetapi Cosmetic, Toiletry and Fragrance Association di Amerika Serikat mengacu 2000 hasil riset ilmiah perihal jalinan pewarna rambut serta kanker yang dikerjakan oleh kaum peniliti Johns Hopkins. Hasil-hasil riset itu tunjukkan bahwasanya susah untuk menyimpulkan ada jalinan yang pasti, serta perlu riset selanjutnya untuk dapat menunjukkan bahwasanya pewarna rambut dapat mengakibatkan kanker. Lantaran hasil riset yang amat bermacam, Direktur program Pewarna serta Kosmetik FDA, John Bailey, Ph. D menyampaikan bahwasanya FDA tak mempunyai basic yang kuat untuk menyebutkan bahwasanya apakah pewarna rambut memanglah menyebabkan kemungkinan kanker. Pemakai diinginkan mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang masak dalam menentukan pewarna rambut, umpamanya dengan menerapkannya dengan cara benar serta sesuai sama panduan yang tercantum pada paket. Kurangi frekuensi pewarnaan (umpamanya, janganlah memberi warna rambut satu minggu sekali) dapat dikerjakan untuk hindari ada kemungkinan kanker disebabkan pewarnaan rambut. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap sepele Yang 'Alami' Belum Pasti Aman Bila pemakaian pewarna rambut memiliki bahan basic kimia menyajikan keragu-raguan dari segi keamanannya, mengapa tak coba memakai henna? Henna ialah pewarna rambut yang datang dari alam, Lawsonia inermis. Tetapi warna alami henna yang dipakai untuk pewarna rambut ialah merah-jingga, yang bila diterapkan ke rambut warnanya jadi lebih 'transaparan', cuma membuahkan warna rambut asli bersemu merah. Henna yang berwarna-warni seperti blonde, cokelat, mahogany, kemungkinan ada menambahkan garam logam atau juga barangkali ditambah pewarna rambut sintetis. Henna yang mengklaim dapat menyebabkan warna hitam (black henna) besar kemungkinan ialah pencampuran henna dengan para-phenylenediamine (PPD). Henna dengan menambahkan PPD sudah diklaim beresiko di beberapa negara, lantaran senyawa PPD dilaporkan menyebabkan beragam masalah dimulai dari hipersensitivitas hingga kanker. Henna asli tak sempat menyebabkan warna hitam, sedang henna hitam (black henna) yang kerap dipakai untuk rajah atau tato ialah Indigofera tinctoria yang menyebabkan warna indigo (biru tua), serta bukan hanya hitam. Yang Utama : Hati-hati Selanjutnya, apa pun pewarna rambut yang Anda pakai, yakinkan Anda senantiasa waspada dalam pemakaiannya. Selama Anda memakainya sesuai sama panduan, sejauh itu juga pewarna rambut cukup aman untuk Anda pakai. Yang perlu diingat waktu memakai pewarna rambut sintetik ialah : 1. Saat menerapkan pewarna rambut, janganlah membiarkannya ada di rambut anda lebih lama dari saat yang diputuskan dalam paket. 2. Bersihkan rambut hingga kulit kepala Anda dengan air hingga bersih. 3. Gunakan sarung tangan waktu menerapkan pewarna rambut. 4. Ikuti panduan penggunaan yang tercantum dalam paket dengan jeli. 5. Jangan sempat mencampuradukkan buatan pewarna rambut dengan merk atau tipe buatan yang tidak sama, lantaran dapat menambah kemungkinan terjadinya reaksi kimia yang tak di idamkan. 6. Usahakan tak terus-terusan ganti warna rambut, lantaran makin tidak sering Anda memberi warna rambut Anda, makin kecil juga kemungkinan kanker - atau masalah lain yang terkait dengan pewarnaan rambut - menghantui Anda. 7. Sangat dianjurkan, sebelum saat menerapkannya ke rambut Anda, coba untuk melakukan tes alergi terlebih dulu. Langkahnya dengan tempelkan sedikit saja adonan cat rambut ke daerah belakang telinga Anda, serta janganlah dicuci dahulu hingga 2 hari. Bila tiada rasa gatal, sensasi terbakar, kemerahan atau reaksi-reaksi alergi yang lain, barulah Anda dapat menerapkannya ke rambut Anda.
09-08-2017 09:29
Buah manggis dikenal juga dengan sebutan ratu buah karena memiliki manfaat yang luar biasa bagi kesehatan. Dengan nama ilmiah Garcinia mangostana, buah ini banyak tersedia di beberapa kawasan asia tenggara seperti Thailand, Singapura, malaysia, Vietnam dan di beberapa wilayah Afrika. Berdasarkan pada penelitian ilmiah menunjukkan bahwa dalam  buah manggis terkandung senyawa polifenal atau xanthones. Xanthone dan turunannya telah terbukti mempunyai beberapa manfaat yaitu efektif terhadap penyakit kardiovaskular dan antioksidanya memiliki sifat penyembuhan yang dapat menyembuhkan sel-sel yang rusak akibat dari radikal bebas, mencegah penyakit serta memperlambat penuaan dini. Buah ini pun seringkali digunakan sebagai pengobatan alami untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan kanker. Dan ternyata kulit manggis pun memiliki manfaat dalam proses penyembuhan tumor. Hal ini telah dibuktikan secara ilmiah dengan hasil penelitian yang dilakukan beberapa ilmuwan dari berbagai negara. Kulit manggis merupakan gudang nutrisi yang dibutuhkan dalam pertumbuhan normal serta perkembangan dan keseluruhan gizi dalam tubuh. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Chi-Kuan Ho, Yu-Ling Huang dan Chieh-Chih Chen menunjukkan bahwa kulit manggis merupakan salah satu turunan xanthone yang dapat diidentifikasi sebagai Garcinone E memiliki efek sitotoksik kuat sehingga berpotensi sebagai pengobatan untuk beberapa jenis kanker dan tumor. Konsumsi kulit manggis dapat dengan cara diolah menjadi jus kulit manggis , sangat efektif dan alami agar kesehatan selalu terjaga karena selain sebagai obat tumor juga dapat membantu tubuh dalam mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit lainnya. Bagi anda yang tidak mau repot untuk membuat jus kulit manggis , kami menyediakan kulit manggis dalam bentuk jus yang dipadu dengan daun sirsak sehingga manfaat yang diperoleh dapat lebih maksimal. Hargai tubuh anda dengan melakukan pola hidup sehat karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Â
14-07-2014 17:49
Kita sudah menemui sedikit fakta tentang keadaan kesehatan orang Tionghoa di sana, saat ini kita bakal belajar dari mereka berbagai kebiasaan yang baik untuk kita ikuti. Orang Tionghoa mempunyai pepatah yang menyampaikan bahwasanya ”makanan serta obat datang dari sumber yang sama”. Mereka mempunyai perhatian yang besar pada makanan, anak-anak di ajarkan apa makanan yang dapat menyajikan usia panjang, apa makanan yang dapat mendinginkan/memanaskan tubuh, apa makanan yang dapat menyeimbangkan Yin serta Yang. Perhatian pada makanan berbentuk holistik, bagaimana pembagian keseimbangan makanan, rasa makanan, suhu, seluruhnya dikira memengaruhi kesehatan. 1. Mereka melindungi keseimbangan makanan. Komposisi makanan mereka biasanya terbagi dalam : 40–45% Sayuran serta buah-buahan. 40–45% biji-bijian serta karbohidrat – bergantung daerahnya, daerah selatan umumnya mereka makan nasi, sesaat di utara biasanya makan millet. 10% makanan “kaya” seperti daging, ikan, telur, dairy buatan, lemak, minyak serta gula. Tidak sering mereka memakai menu makan di mana satu diantara makanan menguasai, mereka bakal mengatur seluruhnya seimbang. Baca juga : Tidur Bantu Obati Luka Fisik dan Jiwa Pengobatan Cina pula berasumsi makanan yang “kaya” tadi, special serta amat memiliki nutris, oleh karenanya cuma bisa makan sedikit saja. Bila keunggulan bakal bikin pencernaan sulit asimilasi. Keunggulan makanan kaya ini bakal bikin perut punya masalah serta keseimbangan kesehatan pula terganggu. Dokter senantiasa menyarankan Empat Grup Makanan tidak dengan buatan hewani sekalipun serta menurut banyak riset ilmiah aman serta makin baik untuk kesehatan. 2. Konsumsilah banyak sayuran Praktisi kesehatan Tionghoa menyarankan banyak makan sayuran, lantaran diakui kaya dengan nutrisi serta daya Qi. Orang tua di sana amat mencermati persoalan sayur ini. Saat kecil, orang tua di sana senantiasa memaksa dengan menyendokkan sayuran ke piring anaknya, apalagi jika anaknya tak suka sayur. 3. Makanan mesti beragam. Dalam menyiapkan masakan, rasa, warna, aroma seluruhnya utama, lantaran masakan begitu bakal memuaskan indra penciuman, penglihatan serta lidah. Tiap-tiap masakan umumnya melibatkan 3-5 warna, memakai beragam bumbu serta saus hingga mengundang selera. Semacam misal kita tengok masakan capcay yang melibatkan sepuluh tipe sayuran, tiada yang tak kenal masakan ini bukan?. Masakan chinese amat kaya dengan beragam bahan pendukung yang tidak cuma menunjang rasa, namun pula menyebabkan komplitnya beragam unsur yang diperlukan oleh badan. Kitacermati bila di Indonesia, kita kurang memakai beragam bahan dalam masakan kita, bila masak sayur, cuma satu-dua warna saja serta cuma makan sayur itu-itu saja yang telah di kenal. 4. Jauhi makanan yang sudah rusak. Makanan yang rusak ialah makanan yang sudah disimpan lama, dalam soal masakan, bila sudah lebih dari 24 jam dikira rusak. Orang Tionghoa menyampaikan kandungan Qi-nya sudah hilang. Mereka mempunyai rutinitas menentukan sayuran serta makanan sesegar-segarnya, bila di sini kita kerap cermati orang belanja sayur/buah atau makanan yang lain tak terlampau pusing menentukan, maunya praktis saja.. Makanan yang kurang fresh, berarti kandungan gizinya pula telah jauh menyusut, juga terkadang bila telah mulai berkembang beragam bakteri serta jamur yang amat merugian kesehatan. Ada orang yang lantaran argumen praktis, cuma ingin sekali memasak untuk berbagai hari, masakan yang tak habis disimpan dikulkas serta dipanaskan berkali-kali. Orang chinese tidak sering ingin melakukan hal tersebut. Dizaman saat ini pula terdapat banyak makanan rusak yang dulu tak di kenal oleh orang Tionghoa, yakni : makanan yang sudah diawetkan, makanan yang banyak bahan kimia, serta beragam cara pemrosesan yang mengakibatkan kerusakan nutrisi makanan itu. 5. Padukan beragam rasa makanan. Orang Chinese mengetahui “harmonisasi makanan” yang menghubungkan kelima rasa makanan dengan organ badan : Pahit (hati serta usus halus) Manis (perut serta limfa) Pedas (paru-paru serta usus besar) Asin (ginjal serta kandung kemih) Asam (hati serta empedu) Kita tak dapat menuturkan jalinan rasa serta organ badan ini dengan cara ilmiah, tetapi kita dapat mengambil hal yang positif. Tiap-tiap rasa di pengaruhi oleh unsur kimia yang membuat makanan itu, serta unsur itu seluruhnya pula dibutuhkan oleh badan. Apa yang berlangsung bila kita cuma ingin konsumsi rasa manis pedas serta asin, seperti yang biasanya berlangsung pada beberapa orang, mereka akn kekurangan zat yang ada pada makanan yang jadi pahit serta asam. Itulah penyebab kita disarankan makan seluruha rasa ini dengan cara seimbang, janganlah terlalu berlebih seluruhnya. Makanan yang pahit umpamanya pare serta yang asam umpamanya jeruk nipis. 6. Makan dengan teratur. Orang Tionghoa mempunyai kebiasaan untuk makan di jam yang teratur serta umumnya makan berbarengan sekeluarga. Sesudah jam makan, janganlah ingin ada makanan lagi. Rutinitas mereka ialah makan tiga kali satu hari serta makan malam tak terlampau berat serta tak terlampau malam. 7. Persoalan olah raga Olah raga ialah hal ke-2 terutama sesudah hal makanan. Mereka mempunyai olah raga tradisional yakni Qi Gong serta Tai chi. Sesungguhnya bangsa Tionghoa di kenal semacam bangsa yang hidupnya aktif dengan cara fisik, banyak bekerja semacam petani, banyak jalan kaki atau naik sepeda. Selain itu ada dua tipe olah raga yang popular serta umum dikerjakan oleh orang-orang yakni Qigong serta Taichi, ke-2 olah raga ini melibatkan penyusunan pernapasan serta gerakan yang lembut tetapi keluarkan banyak keringat. Ke-2 olah raga ini mempunyai karakteristik yang baik yakni, low impact, hingga tak gampang cedera, ada unsur aerobic serta sekalian relaksasi. Baca juga : Faktor Utama Penyebab Kanker Barangkali kita tak dapat melakukan ke-2 olah raga ini, tak usah cemas, olah raga jalan kaki selama 30 menit, dengan pemanasan serta streching dan olah raga beban satu minggu tiga kali telah bakal memperoleh faedah yang amat baik. 8. Persoalan istirahat. Orang Tionghoa tak suka tidur malam-malam serta biasanya bangun amat pagi, ini ialah keadaan yang amat baik. Selain itu, mereka pula mempunyai kebiasaan tidur siang sebentar. Kita ingat berbagai puluh tahun yang lalu, beberapa orang Tionghoa yang buka toko, biasanya bakal tutup toko pada jam istirahat makan, serta tidur siang dalam waktu relatif cepat. Istirahat sesaat ini amat baik untuk menyingkirkan stress sesudah bekerja. 9. Hormat pada orang yang lebih tua. Pada umumnya anak-anak mereka amat menghormati orang tua. Barangkali itu juga satu diantara karena usia mereka rata-rata panjang. Dalam survey pada 3 grup orang yang berusia paling panjang didunia, satu diantara unsur yang ada pada ketiga grup orang itu adalah kedekatan dengan keluarga/kerap berkumpul berbarengan, seperti di jam makan ini. Kaum orang tua mempunyai wibawa di mana saran mereka bakal senantiasa didengar anak-anak, hingga mereka bakal terasa hidup ini bermanfaat.