Cara Menjaga Kesehatan Otak

Additional Image

Waktu Posting : 19-06-2014 21:27 | Dibaca : 2418x

Hingga saat ini belum ada obatnya untuk penyakit Alzheimer. Mengurangi gejala merupakan langkah penanganan yang bisa diambil yang ditujukan untuk memperlambat perjalanan penyakit. Dokter umumnya menyediakan obat-obatan yang bisa menambah manfaat kimiawi otak yang lebih efisien apabila diberikan pada pasien yang belum kronis.

Dengan melakukan pencegahan Anda dapat memperlambat rusaknya beberapa sel otak itu. Otak kita didesain oleh Sang Pencipta untuk digunakan sebagaimana halnya otot. Inilah kuncinya. Pepatah, Use it or lose it, masih berlaku dalam hal ini. Otak pun bisa aus apabila tidak sering digunakan. Ialah salah apabila berkhayal bakal memanjakan diri dengan duduk tenang saja apabila telah tua. Begitupun salah kaprah apabila Anda punya maksud memanjakan orang tua dengan memberikan layanan keseluruhan serta bikin mereka tinggal duduk serta berbaring saja.

Memanglah kegiatan telah semestinya dikurangi apabila umur tak lagi muda. Tetapi, kesehatan fisik serta otak malah tergantung pada apakah Anda selalu beraktivitas fisik serta mental. Beragam kesibukan, baik yang melibatkan otot ataupun otak butuh selalu dikerjakan malah untuk melindungi kesehatan otot serta otak itu sendiri.

Melindungi kesehatan otak

Kunci kesehatan otak ialah menjadikan neuron selalu aktif serta menguatkan sambungan-sambungannya. Langkahnya, seringlah melatih otak dengan berusaha mengingat sesuatu, berkonsentrasi pada sesuatu, fokus perhatian pada sesuatu, serta menciptakan kaitan (asosiasi). Kegiatan-kegiatan tersebut misalnya :

1. Selalu menjalin komunikasi diantara beberapa orang yang bersifat positif serta berdiskusi.

2. Selalu melibatkan diri dalam kegiatan yang mengasyikkan, apakah itu usaha (mengelola perpustakaan, warung, atau toko kecil), sosial (bakti sosial), atau hoby pribadi (berkebun, dlsb)

3. Bermain dengan hewan peliharaan atau cucu-cucu. Membacakan narasi untuk mereka atau bermain (catur, puzzle, scrable, monopoli, halma, serta tebak-tebakan).

4. Berkebun serta jalan kaki di sekitar taman yang rindang. Olahraga ringan bisa menolong kelancaran aliran darah yang membawa oksigen serta nutrisi ke otak. Juga menolong pembuangan bekas metabolisme yang dapat mengendap diantara neuron.

5. Membaca buku yang menghibur serta menghidupkan imajinasi yang bisa merangsang kerja otak serta menyehatkan sambungan antar selnya.

6. Piknik, jalan-jalan ke tempat yang indah juga merupakan aktivitas yang menciptakan kesenangan yang bisa merangsang stabilitas produksi senyawa kimiawi otak serta menguatkan beberapa sel otak.

7. Mengobrol mengenai zaman dulu yang mengasyikkan (bernostalgia) juga menyebabkan neurotransmitter otak.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Pentingnya Memahami Kulit Dan Fungsinya

05-05-2014 00:01

Pentingnya Memahami Kulit Dan Fungsinya  - Kulit adalah bagian terluar dari tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ tubuh bagian dalam, mengatur suhu tubuh (thermoregulator), sebagai indra peraba, dan sebagainya. Selain itu, kulit memberikan pengaruh besar terhadap kecantikan. Demikian pentingnya fungsi kulit hingga perlu diberikan perhatian khusus agar terhindar dari kerusakan. Selain akibat benda tajam dan benturan, kulit juga dapat rusak akibat lingkungan alam seperti sinar matahari. Selain sebagai selimut tubuh dan sebagai pelindung alat-alat tubuh yang ada di bawahnya, kulit juga memiliki fungsi-fungsi penting yang lain, mencegah badan menjadi kering, menyaring bahan-bahan yang tak diperlukan badan, mengatur panas badan, melindungi badan dari ancaman luar, dan memberi peringatan awal pada sistem saraf akan adanya bahaya-bahaya dari luar. Dalam pemilihan dan penggunaan kosmetik ada faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan agar kulit tampil cantik, sehat, dan aman. Faktor-faktor tersebut adalah lingkungan alam, manusianya, dan kosmetiknya. 1. Faktor Lingkungan Alam Lingkungan tropis yang bermatahari terik dan udara panas serta lembab memiliki pengaruh yang berbeda dengan lingkungan subtropis yang kurang sinar mataharinya dan berhawa dingin (4 musim) serta kering, misalnya Amerika, Eropa, baik terhadap kulit maupun terhadap kosmetiknya.   Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua   Di daerah tropis seperti Indonesia, kulit banyak berminyak dan berkeringat sehingga kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi dan lengket mudah menyebabkan timbulnya jerawat. Sebaliknya, di lingkungan subtropis yang dingin dan kering, kulit lebih kering sehingga banyak membutuhkan kosmetik yang kandungan minyaknya tinggi. Sinar matahari dalam jumlah sedikit diperlukan untuk kehidupan manusia, tetapi dalam jangka waktu yang panjang sinar matahari sangat berbahaya dan dapat menginduksi efek buruk antara lain kanker, katarak mata, penuaan dini, kerusakan-kerusakan kulit lain. Hal ini terjadi karena reaksi peroksidan lemak pada permukaan kulit dengan sinar UV (ultra violet) dan oksigen udara yang menghasilkan radikal-radikal oksigen yang bebas dan akan masuk ke dalam kulit serta merusak sel-sel kulit dan menimbulkan rantai-rantai radikal di tubuh dan kerusakan-kerusakan sel yang lain. Oleh karena itu diperlukan perlindungan kulit terhadap sinar matahari. Perlindungan untuk kulit orang Indonesia akan berbeda dengan perlindungan kulit untuk orang Eropa dan Amerika. Udara yang panas dan matahari yang terik juga dapat merusak kosmetik sehingga ketika dipakai dapat menimbulkan berbagai kelainan pada kulit. 2. Faktor Manusia Perbedaan ras kulit, tipe kulit, kepekaan kulit dan pandangan hidup tentang kulit yang dianggap cantik (esthetic behavior) serta pengetahuan akan seluk-beluk kosmetik dan cara pemakaiannya yang benar sangat berpengaruh terhadap hasil pemakaian kosmetik pada kulit. Kulit ras Kaukasia (Eropa) yang putih mengandug sedikit pigmen melanin, kecil-kecil, dan mudah pecah (pheomelanin) menyebabkan kulitnya sulit menjadi cokelat (tanning). Sementara kulit rasa Asia dan Negro yang banyakmengandung pigmen melanin, ukurannya besar-besar dan sulit pecah (eumelanin) sehingga kulit yang sudah coklet ini mudah menjadi lebih cokelat.   Baca juga : Mengolah Bahan Alam untuk Menyembuhkan Asam Urat   Perbedaan tipe kulit membutuhkan kosmeik yang juga berbeda. Kulit orang Eropa yang kering membutuhkan banyak pelembab, sedangkan kulit orang Asia/Indonesia yang berminyak di iklim tropis yang lembab panas tidak membutuhkan kosmetik yang lengket berminyak karena dapat memicu terjadinya jerawat. 3. Faktor Kosmetik Kosmetik secara universal harus aman, tidak merusak kulit dan tubuh karena kosmetik dipergunakan berulang-ulang dalam jangka panjang dipergunakan oleh semua umur dari bayi hingga usia lanjut dan dipergunakan di seluruh tubuh setiap hari. Salah memakai kosmetik atau memakai kosmetik yang tidak tepat guna dan secara berlebih-lebihan dapat menimbulkan kerusakan kulit. Saat ini ribuan macam kosmetik ditawarkan di pasaran dengan berbagai cara sehingga menimbulkan keinginan orang untuk memakainya. Akan tetapi, tidak jarang berlawanan dengan maksud semula memakai kosmetik untuk mempercantik diri, yang didapat malah sebaliknya, kulit menjadi rusak seperti noda hitam, kulit merah seperti udang rebus dan lain-lain karena kosmetik itu. 

Featured Image
Mengenal Jenis-jenis Penyakit Kulit

26-06-2014 01:24

Penyakit kanker kulit saat ini condong mengalami penambahan jumlahnya terlebih di Amerika, Australia, serta Inggris. Di Indonesia, pasien kanker kulit terbilang amat sedikit dibanding ke-3 negara itu. Walau begitu kanker kulit butuh dimengerti lantaran kecuali mengakibatkan kecacatan (mengakibatkan kerusakan tampilan), pada stadium lanjut pula dapat menyebabkan fatal untuk pasien. Artikel ini bakal menuturkan pada Anda jalan untuk menjauhkan diri dari kanker kulit serta bagaimana mengetahui beberapa gejala kanker kulit. Kanker kulit umumnya tumbuh di epidermis (susunan paling luar kulit), maka dariitu kanker kulit adalah kanker yang stadium awalannya paling gampang dideteksi, kanker tipe ini kebanyakan menyerang kulit putih dibanding kulit berwarna. Pemicu kanker kulit belum dapat di ketahui dengan cara pasti namun ada berbagai aspek yang memengaruhi terjadinya kanker kulit, diantaranya, paparan cahaya matahari yang terlalu berlebih, bahan kimia yang berbentuk karsinogen pada kulit, kulit kurang pigmen seperti albino serta jenis kulit putih halus dengan rambut pirang serta mata biru lebih tak tahan pada cahaya matahari, kisah keluarga (turunan), radiasi ionisasi.   Baca juga : Seputar Jenis-jenis Kanker Otak Pencegahan dapat dilaksanakan dengan mengindari paparan cahaya matahari langsung yang terlalu berlebih (pakai tabir surya, topi, payung), hindari bahan kimia yang berbentuk karsinogen pada kulit, serta jauhi radiasi ionisasi seperti cahaya X yang terlalu berlebih. Beberapa jenis penyakit kulit : 1. Basal cell carcinamo (BCC) Ini ialah tipe kanker kulit yang paling umum, ada resiko yang semakin besar untuk individu yang mempunyai kisah keluarga dengan penyakit itu serta beberapa orang yang kerap bersentuhan seketika dengan cahaya UV lewat cahaya matahari, atau barangkali di waktu dulu sempat terkena bahan kimia terlebih arsenik. Suatu cara yang umum dari operasi ialah electrodessication serta kuretase (ED & C), penyembuhan lain untuk tipe kanker kulit mencakup kemoterapi temaal, x-ray, cryosurgery, terapi photodynamic, atau obat temaal peningkat kekebalan tubuh seperti Imiquimod. Tipe kanker kulit ini tak hingga membahayakan jiwa namun bila tak diatasi dapat mengakibatkan perubahan wujud, perdarahan, serta membuahkan rusaknya lokal di berbagai sisi seperti, telinga hidung mata, serta bibir. 2. Karsinoma sel skuamosa (SCC) Tipe kanker kulit ini ialah tumor ganas dari epitel yang menunjukkan diferensiasi sel skuamosa, Ini ialah wujud dari kanker tipe karsinoma yang barangkali berlangsung dalam beragam organ terhitung kulit, mulut, kerongkongan, paru-paru serta leher rahim. Squamous cell carcinoma umumnya di kembangkan dalam susunan epitel kulit serta kadang-kadang di beberapa selaput lendir tubuh, tipe kanker ini dapat dipandang di kulit, bibir, didalam tenggorokan, mulut serta kerongkongan, serta ditandai dengan kulit bersisik merah sebagai luka terbuka. Merokok adalah aspek resiko yang penting dari penyakit ini.   Baca juga : Tips Mudah Atasi Bau Badan Aspek resiko yang lain meliputi biasanya bersentuhan seketika dengan cahaya matahari, terapi radiasi, paparan karsinogen, iritasi kulit kritis atau peradangan, penyakit genetika, serta ada lesi premaligna. Untuk mendiagnosa penyakit ini, dikerjakan biopsi dimana sampel dari jaringan kulit yang terkena di ambil serta di check dibawah mikroskop, apabila ditemukan kanker, operasi bakal dikerjakan untuk menghilangkannya. 3. Melanoma Tipe kanker kulit ini ialah tipe yang paling mematikan, melanoma ialah tumor ganas pada melanosit. Melanosit terlebih berlangsung pada kulit namun pula dapat ditemukan ditempat lain, terlebih di mata. Beberapa besar melanoma datang dari kulit, seperti umumnya wujud kanker, deteksi awal penyakit pada pasien menyajikan peluang yang tambah baik untuk bertahan hidup. Sudah ditemukan dalam riset bahwasanya paparan radiasi ultraviolet ialah satu diantara kontributor utama perubahan melanoma. Aspek-faktor lain yakni mutasi atau kehilangan semua gen supresor tumor, suatu keluarga yang mempunyai kisah melanoma menyajikan kemungkinan yang amat besar untuk menambah resiko seorang untuk terkena kanker melanoma ini. Tiap-tiap tahi lalat yang tak teratur dalam warna atau wujud mesti dibawa ke dokter untuk memastikan apakah itu adalah melanoma ganas yaitu wujud kanker kulit yang paling serius serta membahayakan nyawa atau bukan, diagnosis melanoma memerlukan pengalaman, selaku fase awal barangkali tampak seperti suatu tahi lalat yang tak beresiko atau tak mempunyai warna sekalipun. Penyembuhan kanker kulit tipe ini mencakup operasi, penyembuhan atau kemoterapi, radiasi serta terapi lain.

Featured Image
solusi/tips mengatasi jerawat

17-09-2014 10:12

Cara atasi jerawat

...