Cara Menjaga Kesehatan Otak

Additional Image

Waktu Posting : 19-06-2014 21:27 | Dibaca : 2397x

Hingga saat ini belum ada obatnya untuk penyakit Alzheimer. Mengurangi gejala merupakan langkah penanganan yang bisa diambil yang ditujukan untuk memperlambat perjalanan penyakit. Dokter umumnya menyediakan obat-obatan yang bisa menambah manfaat kimiawi otak yang lebih efisien apabila diberikan pada pasien yang belum kronis.

Dengan melakukan pencegahan Anda dapat memperlambat rusaknya beberapa sel otak itu. Otak kita didesain oleh Sang Pencipta untuk digunakan sebagaimana halnya otot. Inilah kuncinya. Pepatah, Use it or lose it, masih berlaku dalam hal ini. Otak pun bisa aus apabila tidak sering digunakan. Ialah salah apabila berkhayal bakal memanjakan diri dengan duduk tenang saja apabila telah tua. Begitupun salah kaprah apabila Anda punya maksud memanjakan orang tua dengan memberikan layanan keseluruhan serta bikin mereka tinggal duduk serta berbaring saja.

Memanglah kegiatan telah semestinya dikurangi apabila umur tak lagi muda. Tetapi, kesehatan fisik serta otak malah tergantung pada apakah Anda selalu beraktivitas fisik serta mental. Beragam kesibukan, baik yang melibatkan otot ataupun otak butuh selalu dikerjakan malah untuk melindungi kesehatan otot serta otak itu sendiri.

Melindungi kesehatan otak

Kunci kesehatan otak ialah menjadikan neuron selalu aktif serta menguatkan sambungan-sambungannya. Langkahnya, seringlah melatih otak dengan berusaha mengingat sesuatu, berkonsentrasi pada sesuatu, fokus perhatian pada sesuatu, serta menciptakan kaitan (asosiasi). Kegiatan-kegiatan tersebut misalnya :

1. Selalu menjalin komunikasi diantara beberapa orang yang bersifat positif serta berdiskusi.

2. Selalu melibatkan diri dalam kegiatan yang mengasyikkan, apakah itu usaha (mengelola perpustakaan, warung, atau toko kecil), sosial (bakti sosial), atau hoby pribadi (berkebun, dlsb)

3. Bermain dengan hewan peliharaan atau cucu-cucu. Membacakan narasi untuk mereka atau bermain (catur, puzzle, scrable, monopoli, halma, serta tebak-tebakan).

4. Berkebun serta jalan kaki di sekitar taman yang rindang. Olahraga ringan bisa menolong kelancaran aliran darah yang membawa oksigen serta nutrisi ke otak. Juga menolong pembuangan bekas metabolisme yang dapat mengendap diantara neuron.

5. Membaca buku yang menghibur serta menghidupkan imajinasi yang bisa merangsang kerja otak serta menyehatkan sambungan antar selnya.

6. Piknik, jalan-jalan ke tempat yang indah juga merupakan aktivitas yang menciptakan kesenangan yang bisa merangsang stabilitas produksi senyawa kimiawi otak serta menguatkan beberapa sel otak.

7. Mengobrol mengenai zaman dulu yang mengasyikkan (bernostalgia) juga menyebabkan neurotransmitter otak.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Efek Terburuk jika Bayi Diberi Vaksin Palsu

05-07-2016 05:07

Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B. Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus. Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah   Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi. "Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara. Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu. Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM. "Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya. Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi. "Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya. Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi. Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis!  Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli. Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit. Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit. Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.

Featured Image
Konsumsilah Makanan Terbaik Ini Untuk Putihkan Kulit Dari Dalam

09-06-2014 23:33

Mempunyai kulit putih  bersih jadi dambaan sekelompok besar wanita Indonesia. Terlebih bila terus lembab serta lembut, terasa mengasyikkan sekali. Sayangnya, iklim tropis dengan terik cahaya matahari yang cerah hampir tiap-tiap hari tidak berikan keramahan pada kulit, seramah sinarnya. Cahaya matahari masa saat ini dengan gampang dapat bikin kulit menghitam waktu berjemur di bawahnya. Inilah penyebab dianjurkannya menggunakan sunscreen atau tabir surya dengan SPF cukup supaya kulit terus terlindungi. Kecuali itu, sesungguhnya Anda dapat menentukan makanan yang fungsinya untuk memutihkan kulit. Eh, ada juga ya makanan seperti itu? Tenang saja, saat ini ada makanan berbahan alami yang umum Anda makan keseharian kok, jadi Anda tidak butuh cemas bakal dampak sebelahnya.   Baca juga : Hilangkan Nikotin dalam Tubuh dengan Bunga Rosella Inilah makanan yang harus Anda konsumsi untuk memutihkan kulit Anda. Wortel Kaya dengan vitamin C serta karoten, wortel ialah sayur paling baik untuk dikonsumsi jika Anda mengidamkan kulit putih serta lembut. Anda dapat memberikan wortel dalam menu sup atau sari buah Anda. Pepaya Kecuali wortel, Anda dapat juga memercayakan pepaya yang kaya vitamin E, serta C sebagai antioksidan ampuh untuk menangani sisa noda hitam di muka serta juga jerawat. Kecuali jadikan masker, dapat pula diminum seperti sari buah atau buah seger. Tomat Tomat ialah macam buah sekalian sayuran yang kaya dengan lycopene. Menu yang satu ini tidak cuma ampuh memutihkan kulit tetapi juga menolong turunkan berat tubuh serta menghindari kanker. Kiwi Nah, buah yang satu ini kaya dengan vitamin C serta memutihkan kulit dengan cara alami. Kiwi yang seger bisa menyingkirkan sisa serta noda jerawat yang mengganggu tampilan muka. Beet Beet ialah tipe umbi berwarna merah keunguan yang kaya dengan zat besi serta bermacam vitamin yang bisa bersihkan pori-pori kulit. Ia juga menambah peredaran darah dalam badan hingga bikin kulit tampak lebih fresh serta tak kusam.   Baca juga : Tips Agar Wajah Bebas Minyak Seharian Bayam Sayuran bayam mempunyai nutrisi serta vitamin yang bikin badan lebih sehat. Dapat dibuat tumis sayuran atau juga juice bayam. Strawberry Juice buah yang satu ini kaya dengan vitamin C yang ampuh berikan kulit yang lembut, kenyal serta lebih putih. Cabai Cabai (besar) nyatanya kaya dengan lycopene serta vitamin C lho. Jadi satu diantara bumbu yang nyatanya sehat serta dapat memutihkan kulit Anda. Teh Hijau Selayaknya teh herbal, teh hijau tidak cuma menolong dalam masalah berat tubuh saja, namun juga menangani kulit yang terbakar cahaya matahari, melembutkannya dan memutihkan sisa luka. Olahan kedelai Anda penggemar tahu serta tempe? Syukurlah lantaran bermacam olahan dari kedelai ini malah dapat bikin kulit jadi lebih lembut, bercahaya serta putih. Olahan kedelai dapat mengobati masalah kulit seperti jerawat serta bermacam persoalan kulit yang lain. Tuh, tak mesti mencari makanan yang aneh serta tak familiar dengan Anda kan? Masukkan daftar makanan serta minuman diatas dalam menu keseharian serta peroleh kulit indah dan sehat.

Featured Image
Cara Mengelola Marah Dengan Baik

17-08-2014 10:09

Marah sesungguhnya adalah satu diantara bentuk emosi manusia yang biasanya dilukiskan terlalu berlebih serta sampai saat ini masih susah dimengerti. Kenapa susah dimengerti? Pertama, lantaran marah umumnya tak direncanakan serta adalah emosi yang spontan. Ke dua, perasaan yang pada awal mulanya lemah serta tidak berdaya, beralih jadi kuat serta terkontrol sesudah marah. Ke tiga, marah dikarenakan oleh aspek yang berbeda. Dapat dikarenakan lantaran satu aspek spesifik saja atau mungkin paduan dari berbagai aspek.    Berbagai keadaan yang dapat menyebabkan reaksi marah ialah lantaran perasaan frustrasi serta stres. Tak ada keselarasan pada harapan serta fakta. Aspek kelelahan biasanya bakal lebih gampang menyebabkan reaksi marah.    Berbagai jenis reaksi marah :  Marah yang berteriak-teriak, mengutuk, dan di dukung oleh body language yang memperlihatkan frustrasi atau mungkin tergesa-gesa.  Duduk di kursi, tak berkata sepatah kata pun serta cuma melihat orang sekeliling yang ada.  Cuma marah pada beberapa orang yang dicintainya saja.  Melampiaskan marah dengan jalan melupakan sebagai kemarahannya, umpamanya dengan membaca koran, dengarkan musik dan lain-lain. Bila di tanya, ia bakal menjawab : “ Saya tak tahu! Saya lupa! Saya lelah! ”  Menyalahkan kebanyakan orang atas seluruh persoalan yang terjadi    Dua Jenis Style Marah (Gaya Marah) Pada umumnya ada dua jenis style marah ; yang dipendam serta dilukiskan. Menurut Hankins & Hankins, memendam rasa marah ialah tak sehat. Demikian juga apabila mengekspresikannya terlalu berlebih. Marah yang dilampiaskan memanglah dapat bikin individu terasa tambah baik, tetapi untuk sesaat saja, lantaran sesudah itu senantiasa ada konsekwensi negatifnya. Sebaliknya, makin banyak kekesalan/uneg-uneg yang dipendam, makin kemungkinan besar ‘meledak’ nya amarah setiap waktu. Kemarahan yang dieskpresikan dengan cara kaku (senantiasa dipendam saja atau mungkin dieskpresikan saja) nyatanya dapat membahayakan kesehatan.    Beberapa orang yang kerap melampiaskan kemarahannya dengan cara terbuka maupun memendamnya mempunyai resiko yang sama pada kesehatan jantungnya. Peneliti beberapa waktu terakhir mendapatkan bahwasanya pria tengah baya yang kaku dalam mengekspresikan amarahnya mempunyai kandungan kolestrol yang lebih tinggi dalam darahnya di banding mereka yang lebih fleksibel dalam mengekspresikan perasaan marahnya. Nyatanya cholesterol ini terhitung tipe yang ‘merusak’ (LDL cholesterol) serta terkait dengan meningkatnya kemungkinan sakit jantung.    Sampai kini, orang terlampau repot memperdebatkan style marah yang lebih sehat, dipendam atau mungkin dilampiaskan. Menurut Engebretson, asisten profesor psikiatri serta psikologi State University, Ohio, AS. “Kesehatan Anda bisa terganggu bila Anda senantiasa melampiaskan atau mungkin memendam amarah Anda. Langkah paling baik ialah mempraktekkan style marah yang fleksibel, yang disebut gabungan dari keduanya. Engebretson melibatkan 116 orang pilot umur kira-kira 42 thn.    Pada kaum pilot lalu dikerjakan tes cholesterol dan isi daftar pertanyaan untuk mengukur style marah, rasa permusuhan serta tingkat kecemasannya. Dalam penelitiannya, golongan individu yang suka memperlihatkan kemarahannya biasanya kerap kehilangan kendali serta mengucapkan kalimat yang menyakitkan. Sebaliknya, mereka yang memendam amarahnya, lantaran rasa ‘panasnya’ telah mendidih didalam, kerap jadi lebih marah dari yang semestinya. Mereka yang fleksibel ini mengerti bahwasanya melampiaskan marah adalah hal yang lumrah untuk berbagai kondisi, tetapi tak untuk kondisi yang lain.    Mereka barangkali bakal memperlihatkan kemarahannya didepan keluarga saja, tetapi tak ditempat kerja. Kuncinya ialah memperhatikan tiap-tiap sikonnya. Engebretson mendapatkan bahwasanya mereka yang fleksibel, yang seringkali memendam marah dari pada melampiaskannya nyatanya mempunyai kandungan kolestrol yang terendah. Kaitan pada style marah dengan tingkat kolestrol ini jadi lebih kuat pada beberapa orang yang tentunya sudah mempunyai cholesterol tinggi pada awal mulanya. Riset ini pula memperhitungkan aspek lain, yakni permusuhan serta kekhawatiran yang pula beresiko negatif pada cholesterol.    Memanglah benar bahwasanya kolestrol, yang dapat menambah resiko serangan jantung semakin banyak di pengaruhi oleh aspek kepribadian seorang, seperti tingkat kekhawatiran serta rasa permusuhan. Tetapi harus diingat juga bahwasanya kolestrol pun di pengaruhi oleh bagaimana seseorang individu itu mengatur rasa permusuhan serta kemarahan dalam diri pribadinya yang diwujudkan dalam style marahnya.    Belajar Marah yang Sehat  Lantaran tingkah laku marah adalah hasil evaluasi, yakni terbentuk dari hasil mengamati style marah orang-tua kita, maka tiap-tiap orang memiliki potensi untuk pelajari serta berlatih lakukan style marah yang sehat. Yakni, dengan jalan menggabungkan dua style marah itu dengan cara seimbang. Kuncinya ialah pandai-pandai membaca kondisi kapan amarah layak untuk dilampiaskan atau mungkin dipendam. Sudah pasti reaksi-reaksi marah condong susah dikendalikan. Kemarahan yang kecil bisa berikan motivasi Anda untuk bertindak yang positif. Kemarahan yang terlalu berlebih bakal membawa Anda ke ‘panggung pertarungan’. Harga dari satu kemarahan yang tak teratasi bakal menghindari Anda dari beberapa orang yang Anda cintai dan dapat membahayakan posisi Anda ditempat kerja. Bila telah demikian, masihkah Anda tidak ingin belajar bagaimana marah yang sehat itu?

...