Kenalilah Perubahan Tubuh Seiring Usia Anda

Additional Image

Waktu Posting : 19-06-2014 11:21 | Dibaca : 2338x

Bersamaan pertambahan umur, ulang tahun bukan hanya lagi waktu untuk bergembira seperti saat kita sedang kanak-kanak serta remaja. Kita mesti mulai menyesuaikan dengan pergantian yang berlangsung pada tubuh bersamaan pertambahan umur per satu dekade. Bukan hanya bermakna lantaran kita terasa kurang percaya diri, namun mengetahui pergantian tubuh dapat menolong kita supaya lebih siap serta lebih menyayangi tubuh kita sendiri.


Umur 30-an :

Dengan cara alami, sistem menyusutnya hormon diawali pada umur 30. Metabolisme menjalani penurunan 4-5 % tiap-tiap tahunnya. Berat tubuh juga gampang jadi tambah walau kita rajin olahraga serta pola makan tak beralih dari umur 20-an.

Presentase lemak tubuh meraih 25 %, umumnya menumpuk di pantat, paha, serta perut. Lemak ini amat perlu di saat kehamilan, tetapi sesudah melahirkan, himpunan lemak bakal menumpuk di perut sisi bawah. Juga berlangsung pengurangan massa otot.
 
Baca juga : Tips Menghindari Nyeri Punggung

Pembentukan sel kulit baru menyusut diatas umur 35 thn. Mulai nampak kerutan, terlebih bila Anda merokok serta banyak bekerja dibawah cahaya matahari tidak dengan menggunakan tabir surya dengan cara teratur dari umur 20-an.

Pada awal hingga pertengahan 30-an, wanita meraih puncak seksualitasnya – lebih gampang meraih orgasme. Hal semacam ini lantaran Anda mempunyai rasa percaya diri, yakin pada pasangan, serta akumulasi pengalaman. Namun bersamaan dengan penurunan hormon, libido akan menjalani penurunan.


Umur 40-an :

Umur ini merupakan umur wanita yang mempunyai anak, repot dengan aktivitas mendidik serta menjaga anak. Metabolisme selalu merasakan penurunan. Tidak dengan olahraga, tubuh bisa kehilangan 250 gram massa otot per thn, sedang lemak jadi tambah 3 kali lipat.

Lantaran estrogen selalu alami penurunan, kolagen (protein diisi serat halus) serta elastin (protein yang membuat sisi utama jaringan serat elastis) pada kulit menyusut, hingga kulit mulai jadi kering, tak kencang, serta makin banyak kerutan. Menyusutnya elastisitas juga berlangsung pada lensa mata, yang mengakibatkan turunnya daya penglihatan.


Umur 50-an :

Tingkat estrogen fluktuatif serta wanita masuk saat menopause. Pada beberapa wanita, diikuti dengan masalah, seperti insomnia, mood swing, hot flush, serta gampang lupa.

Berkurangnya estrogen juga merangsang penumpukan lemak pada perut, paha, pantat, cuping telinga, pipi, serta sisi bawah mata. Namun pada beberapa tempat, umpamanya hypodermis (susunan bawah kulit), lemak malah terkikis hingga kulit mengendur serta menipis.

Menopause juga mengakibatkan dinding vagina kering serta kehilangan elastisitasnya, yang dapat menyebabkan rasa sakit saat melakukan hubungan intim, terkadang melepuh disebabkan tergesek. Bibir vagina barangkali mengerut hingga menghimpit klitoris, mengakibatkan sensitivitas organ itu menyusut.
 
Baca juga : Ketimun, Obat Alami yang Kaya Manfaat

Umur 60-an :

Tubuh bakal lebih lambat menderita gangguan fisik jika asupan kalsium cukup di waktu dulu. Hilangnya kepadatan tulang atau osteoporosis berisiko tinggi bagi wanita yang kekurangan kalsium serta tak olahraga.

Hilangnya estrogen juga mengakibatkan rambut kepala menipis, tetapi rambut di sisi lain menebal serta berwarna lebih gelap. Pipi juga mulai kempot, beberapa sel kulit kehilangan kekuatan untuk melakukan perbaikan diri, hingga sel kulit mati di muka tampak tak rata. Cahaya matahari lebih gampang meninggalkan noda hitam di wajah.

Berat tubuh barangkali menyusut atau stabil, lantaran metabolisme tubuh terjadi penurunan serta nafsu makan juga menyusut. Sesaat ketertarikan untuk melaksanakan jalinan sex menyusut banyak. Apabila tak menjalin hubungan intim dalam periode waktu lama, vagina bakal berkurang serta kering. Apabila Anda masih mau menjaga kehidupan seksual, diperlukan pelumas serta sentuhan lembut.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Inovasi DLH Banjarbaru dalam Mewujudkan Kota Ramah Lingkungan

22-11-2025 03:04

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarbaru terus menghadirkan berbagai inovasi dalam upaya mewujudkan kota yang ramah lingkungan, sehat, dan nyaman bagi seluruh warganya. Seiring berkembangnya kota dan meningkatnya aktivitas masyarakat, tantangan terkait pengelolaan lingkungan semakin besar. Oleh karena itu, DLH Banjarbaru berfokus pada solusi inovatif yang tidak hanya efektif, tetapi juga melibatkan partisipasi aktif masyarakat agar perubahan dapat berlangsung secara berkelanjutan.Salah satu inovasi yang menjadi perhatian utama adalah pengelolaan sampah berbasis digital dan partisipatif. Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarbaru mulai memperkenalkan sistem pencatatan sampah menggunakan aplikasi sederhana yang dapat digunakan oleh bank sampah maupun petugas lapangan. Melalui aplikasi ini, data timbunan sampah, jenis sampah, hingga aktivitas daur ulang dapat dipantau secara lebih akurat. Pendekatan digital ini membantu pemerintah memahami pola produksi sampah dan menyiapkan kebijakan yang lebih tepat sasaran.Tak hanya itu, DLH juga mendorong pembentukan bank sampah kreatif yang tidak sekadar mengumpulkan sampah anorganik, tetapi juga menghasilkan produk daur ulang bernilai ekonomi. Beberapa bank sampah di Banjarbaru kini mengembangkan produk seperti kerajinan plastik, pot tanaman dari botol bekas, hingga ecobrick yang digunakan untuk pembangunan fasilitas sederhana. Inovasi ini tidak hanya membantu mengurangi jumlah sampah yang masuk ke TPA, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.Dalam hal penghijauan, DLH Banjarbaru mengembangkan program Satu Rumah Satu Pohon sebagai gerakan massif yang melibatkan warga secara langsung. Masyarakat diajak menanam pohon di halaman rumah masing-masing serta merawatnya secara berkala. Program ini disambut positif karena tidak hanya menambah jumlah ruang hijau, tetapi juga menciptakan lingkungan rumah yang lebih asri dan sejuk. Selain itu, DLH juga mengembangkan taman-taman tematik di beberapa wilayah kota yang dapat digunakan sebagai ruang publik untuk rekreasi sekaligus sarana edukasi lingkungan.Pemanfaatan teknologi juga diterapkan melalui pemantauan kualitas udara dan air berbasis sensor. DLH menempatkan alat monitoring di beberapa titik strategis untuk mengukur tingkat polusi udara, kualitas air sungai, dan tingkat kebisingan. Data dari sensor tersebut membantu mendeteksi potensi pencemaran lebih cepat sehingga tindakan pencegahan dapat segera diambil. Inovasi ini menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan lingkungan sekaligus keamanan masyarakat.Program edukasi lingkungan berbasis komunitas juga menjadi terobosan yang terus dikembangkan. DLH Banjarbaru bekerja sama dengan sekolah, karang taruna, komunitas sepeda, hingga organisasi pecinta alam untuk melaksanakan berbagai kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon, bersih-bersih sungai, pengelolaan sampah organik, hingga kampanye literasi lingkungan. Melalui pendekatan komunitas, pesan-pesan pelestarian lingkungan lebih mudah diterima dan dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.Salah satu inovasi yang cukup menarik adalah pengembangan kompos organik skala rumah tangga. DLH mengadakan pelatihan teknis bagi warga untuk mengolah sampah dapur menjadi kompos menggunakan metode takakura atau komposter tertutup. Kompos yang dihasilkan kemudian dapat digunakan untuk tanaman di rumah maupun disalurkan ke taman kota. Program ini tidak hanya mengurangi sampah organik yang selama ini mendominasi TPA, tetapi juga mendukung program penghijauan kota secara menyeluruh.Dalam rangka mengurangi emisi karbon, DLH Banjarbaru juga mendukung penggunaan transportasi ramah lingkungan melalui kampanye Hari Tanpa Kendaraan Pribadi di beberapa kawasan tertentu. Selain itu, jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki terus dibenahi untuk mendorong gaya hidup yang lebih sehat dan ramah lingkungan.Melalui berbagai inovasi tersebut, DLH Banjarbaru membuktikan bahwa pembangunan kota dapat selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas, dan sektor usaha menjadi kunci keberhasilan berbagai program yang dijalankan. Dengan semangat berkelanjutan dan inovasi, Banjarbaru semakin dekat untuk menjadi kota ramah lingkungan yang tidak hanya bersih dan hijau, tetapi juga memberikan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh warganya.Upaya DLH Banjarbaru ini menjadi contoh bahwa inovasi lingkungan bukan sekadar program jangka pendek, tetapi investasi penting untuk masa depan kota. Dengan komitmen yang kuat, Banjarbaru berpotensi menjadi salah satu kota dengan pengelolaan lingkungan terbaik di Kalimantan Selatan.

Featured Image
Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua

05-06-2014 00:57

Tips kesehatan ibu hamil tua menjadi hal penting yang harus diketahui dimana proses persalinan sudah mendekati dan ibu harus siap melahirkan tanpa dihantui rasa sakit. Hamil tua seringkali membuat ibu hamil merasakan beberapa gangguan dan merasa kurang nyaman dalam melakukan beberapa aktifitas. Berbagai perubahan terjadi selama hamil sehingga membuat banyak wanita merasa ingin mengetahui tips sehat dikehamilan tuanya. Salah satu masalah yang membuat ibu hamil selalu merasa tidak nyaman adalah gangguan tidur. Gerakan bayi didalam kandungan yang selalu menendang – nendang seringkali membuat ibu susah tidur. Karena ukuran badannya yang sudah besar ruangan didalam semakin sempit dan membuat bayi ingin terus bergerak.  Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam tips sehat untuk ibu hamil tua bertujuan untuk memenuhi nutrisi bayi didalam kandungan. Tips kesehatan ibu hamil tua harus diketahui sejak usia kehamilan memasuki 7 bulan supaya kondisi ibu dan bayi didalam kandungan tetap terjaga dengan baik. Tetapi, yang sering menjadi problema adalah ibu hamil tua itu cenderung lebih malas dalam melakukan hal  disetiap harinya. Hal tersebut disebabkan oleh beban perut yang semakin berat sehingga membuat ibu enggan melakukan aktifitas seperti biasa. Dengan demikian ibu hamil harus mengetahui beberapa tips sehat untuk ibu hamil tua yang akan dijelaskan berikut ini. Baca juga : Olahraga Yoga untuk Pemula   1.     Berolahraga, dimana terdapat banyak jenis olahraga yang bisa dilakukan diusia kehamilan tua. Tetapi, sebelum melakukan beberapa jenis olahraga sebaiknya ibu hamil perlu berkonsultasi pada bidan atau dokter kandungan. Dengan demikian apa yang dilakukan selama hamil tua tidak akan menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan si ibu dan bayi didalam kandungan. Terdapat beberapa jenis olahraga yang dapat dilakukan dengan aman diusia kehamilan tua adalah, berenang, bersepeda dengan menggunakan sepeda statis, serta melakukan senam hamil untuk memperlancar proses persalinan nantinya. Ketika ibu hamil melakukan olahraga akan menimbulkan dampak positif untuk kondisi bayi dan kesehatannya sendiri. Berikut ini terdapat beberapa dampak positif ketika melakukan olahraga. -        Membuat tubuh ibu hamil tetap sehat dan bugar. -        Memudahkan proses persalinan. -        Mengurangi tingkat stress pada ibu hamil. -        Mengurangi terjadinya rasa nyeri serta bengkak pada kaki dikehamilan tuanya. -        Meningkatkan aliran darah kejanin sehingga suplay oksigen pada bayi akan terpenuhi dengan baik. 2.     Penuhi nutrisi makanan ibu hamil, dimana nutrisi menjadi hal utama yang harus diperhatikan karena pertumbuhan bayi didalam janin tergantung dari nutrisi dari makanan, yang dikonsumsi ibunya. Terdapat beberapa jenis makanan yang memang disarankan untuk dikonsumsi ibu hamil tua diantaranya adalah ikan salmon, gandum, telur, susu, oat, dan juga yogurt. Beberapa makanan yang disarankan itu mengandung senyawa alami, yang baik untuk menjaga kesehatan bayi dan ibu hamil dimana makanan sehat itu mengandung protein, karbohidrat, omega 3, serat yang mampu membantu melancarkan sistem pencernaan serta kandungan kalsium untuk menjaga kepadatan tulang.    Baca juga : Kesemutan di Tangan Kedua tips kesehatan untuk ibu hamil diatas dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan bayi dan si ibu yang harus siap melakukan proses persalinan. Tips sehat untuk ibu hamil tua sebenarnya hampir sama dengan tips untuk hamil muda. Hanya saja jika pada ibu hamil muda, lebih fokus pada perkembangan janin karena riskan terhadap keguguran tetapi jika pada hamil tua fokus dalam menghadapi proses persalinan. Tips kesehatan ibu hamil tua yang dijelaskan diatas dapat dijadikan sebagai acuan untuk menjaga kesehatan diusia kehamilan tuanya.

Featured Image
Kenali Cara Media Sosial Merusak Kesehatan Mental

21-06-2014 07:07

Kita hidup di zaman saat media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, serta yang lain jadi sisi dalam hidup. Untuk beberapa orang, media sosial juga jadi sisi utama yang tidak cuma dipakai semacam hiburan tetapi semacam perpanjangan diri mereka untuk sharing pikiran, masa lalu, serta juga perasaan didunia maya. Dengan peran yang cukup besar yang didapatkan pada media baru ini, beberapa orang tidak mengerti efek dari media sosial pada hidup mereka, satu diantaranya pada kesehatan mental. Sudah banyak riset yang membuka kaitan pada media sosial dengan kesehatan mental. Di bawah ini ialah cara-cara media sosial dapat memengaruhi serta mengakibatkan kerusakan kesehatan Anda: 1. Terasa senantiasa kekurangan Media sosial dapat jadi arena pamer untuk pemakainya. Dengan cara tidak sadar terkadang Anda juga juga bakal membanding-bandingkan diri dengan citra yang di buat rekan Anda di media sosialnya. Memperhatikan orang lain lebih bahagia serta berhasil dengan hidupnya dapat bikin Anda terasa serba kekurangan serta tak sebagus mereka. Riset membuka bahwasanya kerap memperbandingkan diri dengan rekan di media sosial bakal mengakibatkan robohnya rasa yakin diri serta tidak tidak sering mengakibatkan stres atau depresi.   Baca juga : 5 Kebiasaan yang Bisa Cegah Obesitas bagi Wanita Kantor   2. FOMO FOMO (Fears of Missing Out) ialah satu diantara efek dari biasanya memakai media sosial. FOMO adalah arti yang dipakai untuk menyebutkan ketakutan bakal ketinggalan info atau peluang berhubungan. Media sosial berikan akses yang terbuka untuk hubungan dengan adanya banyak orang. Tetapi saat pemakaian serta perannya terlalu berlebih, seorang bakal terasa terikat dengan media sosial lantaran takut melupakan peluang berhubungan dengan rekannya. Tidak heran bila beberapa orang yang terasa 'menempel' pada media sosialnya serta terasa tidak nyaman bila tidak mengecek media sosial tiap-tiap jam. 3. Takut sendirian Sesudah menggunakan banyak waktunya di media sosial, seorang bakal terasa kesepian. Media sosial tawarkan hubungan yang tidak terbatas. Aktif di media sosial seakan bikin Anda tidak sempat sendirian serta senantiasa dikelilingi oleh orang yang 'memperhatikan' Anda. Karenanya, terlampau banyak memakai media sosial bakal menyebabkan rasa takut sendirian. Anda bakal mulai susah menggunakan saat sendiri serta takut terasa sendirian.   Baca juga : 8 Manfaat Sehat dari Minyak Ikan yang Sebaiknya Anda Tahu 4. Lepas dari kehidupan nyata Beberapa orang yang memakai jati diri mereka didunia maya serta media sosial selaku deskripsi yang ideal terhadap diri mereka serta kehidupan mereka. Sering kali mereka melakukan banyak usaha pada profil didunia maya sampai mereka sendiri terasing dari kehidupan mereka yang sebenarnya. Beberapa orang sejenis ini umumnya kesusahan untuk berhubungan dengan cara segera didunia riil. Mereka bakal terasa canggung serta kuatir, tetapi bakal jadi benar-benar nyaman saat berhubungan didunia maya. 5. Kecanduan Seluruh persoalan diatas selanjutnya bakal mengerucut pada satu persoalan yang paling beresiko, yakni kecanduan media sosial. Hasrat kita untuk selalu log in serta memakai media sosial selanjutnya bakal menyebabkan titik pada otak yang terkait dengan kecanduan. Tiada di sadari Anda pada akhirnya bakal jadi kecanduan serta mempunyai ketergantungan untuk selalu memakai media sosial. Demikianlah beberapa persoalan psikologis serta kesehatan mental yang dapat dikarenakan oleh adanya media sosial. Pakai media sosial dengan cara seperlunya serta sesuai sama keperluan Anda. Jangan sempat aktivitas di media sosial malah semakin banyak konsumsi saat Anda dibanding dengan kebutuhan didunia riil. Terdapat beberapa kesibukan lain yang lebih bermanfaat di banding dengan 'nongkrong' tiada maksud di media sosial.

...