Sering Onani, Berbahayakah?

Additional Image

Waktu Posting : 03-10-2014 23:21 | Dibaca : 2790x

Masturbasi memanglah bukan satu kajian favorit untuk diperbincangkan dengan cara umum. Umumnya kajian sekitar kegiatan sex yang dikerjakan sendiri ini kerap dibicarakan cuma dengan lingkungan spesifik. Dapat dibuktikan bahwa 99% remaja lelaki didunia ini biasanya pasti telah pernah lakukan onani atau masturbasi, umumnya dikerjakan pada usia 17 hingga 20 thn. Banyak lingkungan yang mengungkap rutinitas ini normal saja dikerjakan, serta tidak tidak sering yang menyampaikan hal itu tak baik.
 
Baca juga : Mengenal Diet Sehat Ala Wanita Kantoran

Onani atau masturbasi adalah ciri reproduksi yang sehat. Namun masturbasi masih tetap jadi pro-kontra, lepas dari itu seluruhnya masturbasi bakal mulai menyajikan dampak negatif bila dikerjakan terlalu berlebih, dalam satu hari 5 kali masturbasi umpamanya.

Menurut survey, umumnya kaum pria lah yang melaksanakan masturbasi, bahkan juga ada yang sampai kecanduan hingga jadi gelisah bila satu hari saja tak mengerjakannya. masturbasi pun mempunyai dampak buruk bila terus-terusan dikerjakan.

Tetapi tahukah Anda bahwa ada efek yang mungkin Anda dapat bila Anda mengerjakannya terus-terusan? Efek jelek onani atau masturbasi ini dapat dipandang dari sisi fisik ataupun non fisik.
 
Baca juga : Cara Menjalankan Pola Hidup Sehat

Sesungguhnya masturbasi yang terus-terusan dapat menyebabkan kegiatan berlebihan pada saraf parasimpatik. Efeknya ialah produksi hormon-hormon serta senyawa kimia sex bertambah termasuk juga serotonin, asetilkolin serta dopamin.

Masturbasi kritis memengaruhi otak serta tubuh disebabkan produksi hormon sex yang berlebih serta neurotransmiter. Walau efeknya pada tiap-tiap orang tidak sama, terus-terusan masturbasi bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti kelelahan, nyeri panggul, testis sakit, atau rambut rontok. Kontraksi otot waktu merasakan orgasme dapat menyebabkan nyeri otot, terlebih di daerah punggung serta selangkangan.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Cara Alami Redakan Sakit Gigi

14-06-2014 21:59

Sakit gigi ialah hal yang benar-benar menjengkelkan, serta juga bisa mengganggu kesibukan keseharian kita. Sakit gigi umumnya dikarenakan oleh pembengkakan gusi atau persoalan di gigi atau hal yang lain. Waktu Anda alami sakit gigi, Anda pasti hendak selekasnya pergi ke dokter. Tetapi, sesungguhnya terdapat banyak langkah yang dapat Anda pakai supaya rasa sakit pada gigi cepat hilang. Di bawah ini panduan kurangi sakit gigi dengan cara alami. Pijat Gusi Yakin atau tak, memijat gusi dengan cara perlahan-lahan dengan ujung jari rupanya dipercaya bisa menolong meredakan nyeri sakit gigi. Berdasar sebagian pakar kesehatan, memijat gusi bakal memperlancar aliran darah. Namun, memijat gusi janganlah Anda kerjakan bila sakit gigi yang dibarengi dengan pembengkakan gusi Anda.   Baca juga : Deteksi Dini Keberadaan Kanker Kolon Kompres dengan Es Mengompres gigi yang sakit dengan batu es seperlunya diduga bisa meredakan rasa sakit pada gigi. Rasa dinginnya bakal bikin rasa ngilu serta nyeri pada gigi jadi tidak jadi lagi. Berkumur dengan Air Garam Berkumur dengan air garam waktu sakit gigi memanglah diakui dapat menyingkirkan rasa nyeri di gigi. Garam memanglah berbentuk disinfektan serta dapat menghindar terjadinya infeksi pada gigi yang sakit. Campur garam dengan air hangat, lalu berkumur-kumurlah. Langkah tersebut bakal benar-benar menolong terlebih saat gigi berdarah.   Baca juga : Cara Ini Dapat Bantu Anda Atasi Insomnia Campur Garam dengan Lemon Kombinasi garam dengan satu sendok juice lemon lalu ditempatkan pada daerah yang sakit atau berkumur dengan digabung air hangat cukup diakui bisa menyingkirkan rasa nyeri pada gigi. Kantung Teh Kantung teh tak cuma diakui bisa menyingkirkan mata panda Anda. Namun kantung teh juga dipercaya bisa meredakan rasa nyeri di gigi Anda. Langkah cukup gampang, cuma dengan mencelupkan kantung teh pada air hangat, lalu tempatkan pada gusi Anda yang bengkak atau berdarah.

Featured Image
Masalah Kesehatan yang Dapat Terjadi Saat Tubuh Mengalami Dehidrasi

06-09-2018 02:13

Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).

Featured Image
Intip 5 Khasiat Jus Nanas Bagi Kesehatan

02-01-2024 17:29

Buah merupakan salah satu sumber vitamin yang baik untuk tubuh. Maka dari itu, sedini mungkin para orangtua sering memberikan buah pada anak khususnya di usia 1 tahun ke atas sebagai pendamping makanan untuk ASI dan disesuaikan dengan pertumbuhan serta kebutuhan tiap anak.  Seiring bertambahnya waktu, buah tidak hanya dikonsumsi melalui makanan saja tetapi juga dalam bentuk jus. Jus buah ini juga menjadi sumber vitamin yang mudah didapat pada sebagian orang yang mengalami kesulitan untuk mengunyah makanan dalam bentuk padat. Di antara sekian buah yang banyak digemari, nanas menjadi salah satu buah yang bagus dan sangat direkomendasikan untuk kesehatan. Bentuknya yang mengingatkan dengan Rumah Spongebob membuat nanas sangat digemari. Citrasa dagingnya yang khas membuat banyak orang yang mengolahnya menjadi makanan maupun minuman, salah satunya adalah jus nanas. Jus nanas ini sangat berkhasiat untuk kesehatan dan dapat direkomendasikan karena kandungannya yang bermanfaat seperti bromelain hingga beta karoten.  Mengapa konsumsi  jus nanas sangat bagus untuk kesehatan serta apa saja khasiat buah nanas yang baik untuk kesehatan? Informasi dari Medical News Today berikut dapat memberikan pemahaman lebih mengenai buah nanas dan khasiatnya.  1) Meningkatkan imunitas tubuh Sebuah penelitian pada tahun 2014 bertepatan di Filifina menemukan bahwa nanas memiliki efek samping yang baik untuk 98 anak usia sekolah. Anak-anak yang mengkonsumsi buah nanas setiap harinya menunjukkan pengurangan risiko terkena infeksi bakteri dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengkonsumsi buah. Selain itu, partisipan yang memiliki infeksi bakteri dan mengonsumsi buah nanas juga menunjukkan waktu penyembuhan yang hanya sebentar saja.  2) Menjaga kesehatan sistem pencernaan tubuh Buah nanas mengandung enzim bernama bromelain yang membantu tubuh untuk menghancurkan berbagai protein yang akan dicerna tubuh. Dalam bentuk kapsul, bromelain dapat mengurangi pembengkakan, memar, penyembuhan, dan rasa nyeri setelah operasi berdasarkan percobaan klinis pada tahun 2018. Namun, konsumsi buah maupun jus nanas tidak memberikan bromelain yang cukup dan harus diseimbangi dengan buah dan sayur yang kaya akan fiber.  3) Membantu mengatasi kanker dalam tubuh Sebuah studi tahun 2015 melakukan penelitian terhadap sel kanker dengan jus nanas. Mereka menemukan jus nanas dapat menekan pertumbuhan sel kanker ovarium dan usus besar. Namun, penelitian lanjutan pada manusia dibutuhkan sebelum para ilmuan dapat mengonfirmasi adanya hubungan antara jus nanas dengan pencegahan dan penanganan kanker itu sendiri. Selain itu, nanas juga memiliki kandungan beta karoten yang dapat mengurangi risiko kanker usus besar.  4) Menyehatkan kulit Jus nanas mengandung vitamin C dan beta karoten yang dimana antioksidan ini dapat mengurangi kerutan pada kulit, meningkatkan tekstur kulit, dan mengurangi kerusakan kulit dan sinar matahari serta paparan polusi. Vitamin C pada nanas juga membentuk kolagen yang dapat memberikan kekuatan pada kulit.  5) Bermanfaat untuk kesehatan mata Sebuah penelitian tahun 2016 menemukan bahwa konsumsi makanan kaya akan vitamin C seperti minum dan makan buah nanas maupun jus nanas dapat mengurangi risiko gangguan katarak pada mata. Viitamin C ini akan membantu untuk mempertahankan cairan yang dapat mencegah kerusakan yang dapat mengakibatkan katarak.  Ada perhatian khusus yang harus dicermati sebelum mengonsumsi jus nanas karena sebagian orang dapat mengalami rasa tidak nyaman pada bagian bibir, mulut, dan lidah setelah mengonsumsi jus nanas karena bromelain. Bahkan, konsumsi kandungan bromelain yang berlebihan dapat menyebabkan muntah, diare, hingga munculnya ruam kemerahan pada kulit. 

...