Waktu Posting : 03-10-2014 11:23 | Dibaca : 2705x
26-05-2014 19:14
Cuaca panas nyatanya tidak bisa dipandang sepele. Keadaan ini menurut beberapa pakar bisa menyebabkan resiko serta ancaman untuk kesehatan. Pakar jantung terkenal, Dr Chauncey Crandall, mengungkap bahwasanya cuaca panas bisa membunuh, terlebih lantaran bisa menyebabkan persoalan pada jantung. Belum lama ini Badan Pencegahan dan Pengendali Penyakit Amerika Serikat, CDC (Centers for Disease Control and Prevention) memberikan pernyataan, supaya orang-orang waspada dalam beraktivitas olahraga dalam cuaca musim panas. Lantaran berdasarkan keterangan resmi yang dikeluarkan oleh CDC, latihan spesial pada cuaca panas bisa mengakibatkan dehidrasi atau masalah serius serta stroke. Peringatan ini terlebih ditujukan untuk atlet di sekolah yang sering ikut serta kejuaraan serta latihan pada cuaca panas. Kematian disebabkan latihan olahraga pada keadaan cuaca panas ialah tragedi, yang harusnya dapat dihindari. Karena itu guru serta orang tua supaya mengetahui tanda-tanda berkenaan dengan masalah kesehatan yang disebabkan oleh cuaca panas yang ekstrim. Baca juga : Olahraga Sepesa Statis yang Baik Menurut Asosiasi Jantung Amerika Serkat (AHA), puncak kematian pasien dengan serangan jantung tak cuma berlangsung musim dingin, tetapi juga di musim panas. Dr Crandall menyampaikan bahwasanya temuan ini tak terlampau mengagetkan, lantaran ia kerap memperhatikan kekambuhan pasien dengan persoalan jantung yang dipicu oleh panas. “Ketika badan terlampau panas, hipertermia bisa berlangsung, ” tuturnya. Hipertemia ialah satu keadaan dimana inti badan jadi terlampau panas. “Kondisi ini, ditambah dengan dehidrasi, menyebabkan tidak seimbangnya elektrolit, serta semacam akhirnya, seorang bisa merasai shock kardiogenik, ” tuturnya. Pada waktu ternjadinya shock kardiogenik, jantung tiba-tiba jadi lemah serta tak bisa memompa cukup darah ke semua badan. “Ini bisa mengakibatkan kegagalan multi-organ yang bisa menyebabkan serangan jantung atau kematian jantung mendadak, ” kata Dr Crandall, yang menjabat semacam Direktur Program Tansplantasi Jantung dari Palm Beach Cardiovascular Clinic, Florida. Menurut Crandall, golongan yang benar-benar rawan menanggung derita serangan jantung disebabkan cuaca panas ialah beberapa orang yang tak punya kebiasaan pada panas ekstrem, seperti negara-negara di bagian utara. Golongan umur khusus, kata Crandall, juga mempunyai resiko lebih tinggi. “Orang tua sudah kehilangan kekuatan untuk mendinginkan suhu badan mereka. Kelenjar keringat mereka sudah kering, hingga kekuatan badan mereka untuk menjaga suhu inti badan telah tak bekerja dengan baik seperti saat mereka waktu muda, ” tuturnya. Data dari Centers for Disease Control (CDC), AS mengatakan, panas yang terlalu berlebih mengakibatkan kematian 8. 015 orang pada 1979 serta 2003. Penghitungan ini lebih tinggi dari pada mereka yang kehilangan nyawa disebabkan dari angin topan, petir, banjir, serta gempa bumi. Menurut Dr Crandall, satu diantara bahaya paling besar dari suhu panas ialah dehidrasi. Kurangnya cairan badan bisa menyebabkan ketidakteraturan detak jantung yang meneror jiwa yang di kenal semacam fibrilasi atrium. Beberapa riset sudah temukan bahwasanya cuaca panas menambah resiko serangan jantung. Crandall memperingatkan pasien jantung supaya waspada serta mencari tempat yang dingin waktu cuaca panas berlangsung. Bahaya yang lain, lanjut Crandall ialah bahwasanya panas yang ekstrim mengakibatkan pembuluh darah melebar. Keadaan ini bisa benar-benar membahayakan untuk orang yang tengah memakai obat umum seperti obat desakan darah. “Mereka dapat pingsan. Kita memperhatikan peristiwa ini selama saat, ” kata Crandall. Baca juga :Postmatur Bila Bayi Terlambat Lahir Crandall mengungkap, cuaca panas dapat juga menyebabkan sengatan panas atau heatstroke. Penderitanya umumnya mempunyai gejala-gejala seperti, kurang berkeringat, dengan kulit jadi panas serta kering saat disentuh, mual serta muntah, kulit memerah, napas cepat, jantung berdetak cepat, sakit kepala, kejang otot dan hilangnya kesadaran. Tanda-tanda pertama yang umumnya nampak ialah kram panas yang berlangsung pada, kaki, tangan serta perut. Bila tak cepat diobati, tanda-tanda yang berlangsung selanjutnya ialah sakit kepala, pusing atau sakit kepala mudah, mual, serta kulit yang jadi dingin serta lembab. Bila tanda-tanda ini tak segera diatasi, keadaan ini bisa membahayakan jiwa. “Salah satu hal paling utama untuk mengetahui perihal heatstroke, serta yang lain yang terkait dengan persoalan panas ialah bahwasanya kodisi sebenarnya bisa dihindari, ” kata Dr Crandall. Inilah panduan simpel dari Dr Crandall dalam melawan cuaca panas yang perlu Anda ketahui : • Gunakanlah baju yang longgar. • Yakinkan Anda terhidrasi dengan baik. Minum 1-3 gelas air sebelum saat ke luar ruangan, serta lalu meneruskan minum air tiap-tiap 20-menit, juga bila Anda terasa tengah tak haus. • Bila Anda tengah mengkonsumsi obat hipertensi atau jantung, harus diingat bahwasanya Anda barangkali bakal mengalami dampak panas yang lebih tajam serta mesti secepatya mengambil aksi pencegahan. Anda dapat meminta pertolongan dokter bila terasa perlu penyesuaian. • Gunakanlah topi bertepi lebar. • Jauhi alkohol serta minuman berkafein, lantaran minuman ini bisa menarik air keluar dari badan. • Berhati-hatilah saat jalan-jalan atau melakukan olahraga di waktu cuaca sedang panas. Tetap melakukan olahraga di lokasi yang teduh apabila sangat mungkin. • Jauhi cahaya matahari pada siang hari sampai jam 3 sore, sebab panas matahari benar-benar intens saat jam-jam itu.
05-10-2014 17:38
Pernahkah Anda mendengar sebuah penyakit bernama ‘limfoma’? Limfoma ialah keganasan pada system limfe. Keganasan ialah perkembangan sel yang tak normal serta terlalu berlebih. Keganasan ini menyerang sel darah putih, yang disebut sisi dari system pertahan tubuh manusia. Apa sajakah tanda-tanda dari limfoma? Mari kita simak satu per satu. 1. Pembesaran kelenjar getah bening Pembesaran kelenjar getah bening adalah pembesaran pada system kelenjar getah bening. Disebabkan perkembangan sel terlalu berlebih jadi sel bakal berkumpul serta membuat tonjolan. Tonjolan ini umumnya bisa teraba di berbagai daerah seperti leher, ketiak atau selangkangan. Baca juga : Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Pisang 2. Demam Demam pula adalah tanda-tanda yang umum didapati pada pasien dengan limfoma. Demam bisa berlangsung disebabkan berbagai hal, salah satunya ada senyawa kimia yang dihasilkan, kematian sel. Pasien bisa mengeluhkan ada demam berkelanjutan yang tak pulih dengan obat penurun panas. Demam yang dihadapi pasien mungkin tak dibarengi ada infeksi pada organ lain, yang makin menguatkan ada limfoma pada pasien. Di bawah ini berbagai tanda-tanda limfoma yang lain : 3. Penurunan berat tubuh Penurunan berat tubuh adalah tanda-tanda khas dari keganasan. Metabolisme pada pasien dengan keganasan bisa bertambah. Hal semacam ini bakal mengakibatkan terjadinya penurunan berat tubuh. Kecuali itu, pasien dengan keganasan dapat pula mengeluh ada penurunan nafsu makan yang selanjutnya mengakibatkan penurunan berat abdan. Baca juga : Body Mass Index Bila tak diakukan dengan baik, penurunan berat tubuh bisa beresiko jelek pada situasi umum pasien. 4. Lemas Lemas adalah tanda-tanda umum yang dikeluhkan oleh pasien dengan keganasan. Tetapi, lemas ialah tanda-tanda yang tak khusus serta bisa didapati pada beragam kelainan yang lain. Jadi untuk menegakkan diagnosis limfoma dibutuhkan kontrol untuk tahu tanda-tanda lain yang ada. Itu ialah empat tanda-tanda yang umum didapati pada pasien dengan limfoma. Tetapi untuk memastikan diagnosis dibutuhkan kontrol fisik yang komplit oleh dokter. Bila Anda mengeluhkan tanda-tanda di atas, coba tanyakan ke dokter paling dekat.
24-04-2014 02:38
Pertumbuhan teknologi saat ini yang sangat pesat dan berubahnya pola hidup masyarakat ke arah kehidupan yang segalanya menjadi praktis, banyak menimbulkan kasus-kasus baru dalam ilmu kesehatan. Dimana pola hidup praktis saat ini sudah semakin meluas ke hamper sisi kehidupan masyarakat, dan yang paling dominan adalah pola hidup praktis yang berhubungan dengan gaya hidup yaitu seperti Konsumsi Makanan. Banyak kita dapatkan saat ini berbagai macam olahan makanan yang beredar luas di masyarakat yang dikemas secara praktis sehingga mudah dan cepat untuk disajikan, bukan hanya itu kini bumbu bumbu penunjang untuk membuat makanan olahan pun banyak tersedia dalam bentuk yang mudah disajikan sebaga ibahan pendukung dalam membuat makanan. Olahan-olahan makanan cepat saji yang sudah ada saat ini, bagi sebagian pihak yang kurang memperhatikan kesehatan justru sangat membantu mereka, yaitu Gaya Hidup. Gaya hidup yang diartikan oleh sebagian orang modern inilah yang menyebabkan banyak dari sebagian masyarakat lebih tertarik mengkonsumsi makanan ataupun olahan makanan yang cepat saji, karena yang menjadi dasar mereka mengkonsumsi makanan cepat saji adalah karena mereka nilai lebih cepat dan praktis dalam menghidangkan serta mengkonsumsinya. Seperti yang kita ketahui bersama olahan makanan siap saji adalah semua jenis makanan / olahan yang disimpan atau disediakan dalam bentuk makanan atau olahan yang dikemas sedemikian rupa dan praktis, sangat mudah disajikan dan dihidangkan, serta dalam proses penyajianya menggunakan cara ataupun proses yang lebih sederhana tidak membutuhkan alat bantu tertentu dalam membuatnya serta tidak memakan waktu yang lama. Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal Tentunya dengan semakin beredarnya olahan makanan cepat saji berserta beragam bentuk kemudahan dalam menyajikannya, banyak ditemukan pula dampak-dampak negatif yang semakin bermunculan terkait dengan bahaya yang ditemukan karena mengkonsumsi makanan cepat saji. Banyak ilmuwan dibidang penelitian kesehatan yang telah membuktikan bahwa berbahayanya banyak mengkonsumsi makanan dan olahan pangan cepat saji. Karena berdasarkan riset yang mereka lakukan, telah banyak menghasilkan fakta dan bukti yang otentik bahwa olahan ataupun makanan cepat saji sangat berperan sebagai pemicu munculnya berbagai macam penyakit di tubuh orang yang mengkonsumsinya. Bukanhal yang aneh, segala sesuatu yang praktis tentunya akan mempunyai resiko tinggi dibandingkan dengan yang alami. Jika kita kembali kemasa lalu, dimana pada saat ingin membuat makanan hanya bisa di dapat tentu dengan bersusah payah baik di mulai dari mengumpulkan terlebih dahulu bahan baku, membutuhkan waktu yang lama dalam proses pengolahanya namun di sisi lain tidak ada efek negatifnya dan sangat minim sekali menyebabkan timbulnya penyakit. Seiring dengan semakin berkembangnya hal ini, telah banyak dilakukan penelitian terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji. Berdasarkan banyaknya informasiakan hal tersebut, berikut beberapa kasus yang disebabkan efek dari mengkonsumsi makanan cepat saji yang sudah banyak diteliti oleh para ilmuwan di dunia diantaranya sebagai berikut: “ Di tahun 2011 ada sebuah riset yang telah dipublikasikan dan dicetak dalam Nutrition Research and Practice (NRP), yang berisi tentang hubungan antara olahan pangan dengan penyakit. Dalam hasi lriset tersebut di simpulkan, ternyata adanya zat aditif dalam olahan makanan cepat saji yang dapat memacu terjadinya alergi terhadap beberapa anak dengan kondisi tertentu, selain itu juga selain adanya kandungan zat aditif, kandungan lemak yang dalam olahan makanan cepat saji juga menjadi factor utama yang menyebabkan seseorang mengidap penyakit asma ” Baca juga : Khasiat dan Manfaat Sirsak “ Di Amerika Serikat berdasarkan data yang ada saat ini, juga telah dinyatakan dan diakui bersama oleh para penduduknya bahwa banyaknya kasus-kasus obesitas (kelebihan berat badan) yang melanda Negeri Paman Sam tersebut adalah mayoritas di sebabkan oleh konsumsi masyarakat Amerika yang cukup besar terhadap olahan makanan cepat saji. Dan selain itu juga berdasarkan data hasil riset terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat akhir-akhir ini seperti yang telah di kutip dalam salah satu jurnal kesehatan di Amerika Serikat yaitu Thorak, disimpulkan bahwa salah satu pemicu sering terjadinya kasus penyakit eksim dan asma di masyarakat Amerika Serikat adalah tidak lain disebabkan oleh tingginya tingkat konsumsi penduduk Amerika Serikat terhadap makanan olahan cepat saji, data dan kesimpulan ini didapatkan berdasarkan riset yang dilakukan dengan cara memberikan kuesioner kepada koresponden yang dipilih secara random (acak) terhadap 15 jenis olahan makanan yang sering dan gemar di konsumsi oleh masyarakat Amerika Serikat, dimana dari data yang didapat bahwa makin banyak dan berkembangnya kasus-kasus penyakit asam dan eksim yang dipilih dari 2 golongan usia masyarakat Amerika Serikat yaitu kelompok usia dewasa dan anak-anak remaja ialah di sebabkan karena banyak mengkonsumsi cepat saji. Dalam riset yang dilakukan dalam studi tersebut didapatkan kesimpulan dan juga fakta bahwa konsumsi olahan makanan cepat saji yang dikonsumsi dalam waktu satu minggu, di dapatkan hasil bahwa dalam waktu satu minggu tersebut olahan makanan cepat saji mampu menjadi penyebab gejala asma hingga 39% dari warga Amerika Serikat, dan berdasarkan data yang didapat juga bahwa 27% dari jumlah warga di Amerika Serikat dengan categori level anak-anak remaja jumlah korban yang terkena penyakit asma cukup meningkat di level anak-anak “ “ Dalam sebuah media berita yang dirilis pada rubric bidang kesehatan berdasarkan data ilmiah yang hasilkan oleh seorang peneliti dari University of Minnesota School of Public Health, Minneapolis dr Andrew Odegaard, beliau menyatakan bahwa semua orang yang mengkonsumsi olahan dan makanan siap saji yang kebarat-baratan berpotensi terserang penyakit diabetes golongan kedua. Hal ini disebabkan ialah karena tidak adanya aturan-aturan yang berlaku terhadap penggunaan trans-fatty acid yaitu zat aktif yang tidak pernah diatur dalam undang-undang di negara-negara Asia. Disana disebutkan bahwa komposisi lemak yang ada dalam makanan cepat saji sangat berpotensi terhadap timbulnya penyakit diabetes bagi kalangan remaja “ Itulah beberapa contoh kasus dan juga fakta yang di dapat terkait dengan dampak dari mengkonsumsi makanan cepat saji, meskipun demikian dengan banyaknya data-data hasil riset yang ditemukan terhadap dampak negative dari mengkonsumsi makanan cepat saji di lain sisi masih banyak juga kita temukan sebagian masyarakat di negeri kita ini yang meremehkan tuntunan pola hidup sehat, menurut mereka hal itu harus di lakukan agar bisa di katakana mempunyai pola hidup modern. Tentu, pola pandang yang sempit jika kita harus mengakuinya. Karena di jaman yang serba teknologi dan berkembang ini menjaga pola hidup sehat perlu di lakukan untuk mengimbangi kegiatan dan aktifitas sehari-hari, di mana dengan semakin berkembangnya pola hidup yang semakin modern dan juga teknologi yang semakin canggih tentunya akan juga memberikan dampak negative terhadap keberlangsungan hidup. Di mana akan banyak penyakit yang mungkin muncul karena tidak menjaga dengan baik pola hidup sehat sebagai dampak dari perkembangan jaman dan teknologi saat ini. Jadi jika kita ingin hidup sehat marilah kita jaga pola hidup, semaksimal mungkin hindari olahan makanan yang tersedia praktis (cepat saji) agar bisa hidup sehat.