Waktu Posting : 26-05-2014 19:14 | Dibaca : 2741x
10-03-2016 04:27
Bebas sakit sendi adalah hal yang diimpikan bagi para penderita nyeri sendi. Sendi itu sendiri adalah bagian pertemuan antar tulang yang menyebabkan bagian tubuh kita dapat bergerak. Diantara tulang yang bertemu tiu terdapat minyak atau pelumas yang berfungsi untuk melancarkan gerakan tulang karena adanya sendi. Jika bagian sendi itu kekurangna minyak atau pelumas akan menyebabkan sakit yang dinamakan Osteoarthritis. Osteoarthritis adalah peradangan pada bagian sendi yang dikarenakan oleh kurangnya pelumas atau minyak sendi yang mengakibatkan tulang saling bergesekan dan menimbulkan rasa nyeri pada persendian. Tulang itu sendiri gunanya untuk menopang rangka tubuh dan seiring bertambahnya usia kita mengakibatkan kepadatan pada tulang semakin menurun atau tulang kekurangan kalsium. Nah penyakit dari kekurangan kalsium itu adalah Osteoporosis. Masalah kesehatan sendi harus kita tekankan pada saat usia muda agar kedepannya tidak menjadi masalah pada saat anda sudah agak berumur. Efek akibat peradangan sendi adalah rasa sakit serta ngilu pada bagian persendian anda dan mengakibatkan aktifitas keseharian anda menjadi terganggu. Baca juga : Khasiat Jus Buah Manggis Gejala gejala yang muncul pada peradangan sendi antara lain 1. Warna kulit pada sendi kemerahan 2. Terasa hangat di bagian persendian 3. Sendi membengkak 4. Apabila menekan bagian sendi akan terasa lunak disertai rasa nyeri dan sakit. Ada juga gejala sendi lain yang dirasa itu pemicu atau tanda tanda anda terkena penyakit radang sendi yang kita tahu penyakit radang sendi bisa terkena pada siapa saja tidak memandang usia tua, muda, pria dan wanita. Selain gejala penyakit sendi ada juga faktor penyebab sakit sendi ini antara lain penyakit rematik dan penyakit asam urat. Selain gejala diatas, saya akan memberikan beberapa gejala lain yang berkenaan dengan penyakit randang sendi. 1. Pergerakan menjadi terbatas Mungkin pada saat anda beraktifitas, timbul rasa nyeri atau sakit pada bagian sendi. Bisa saja itu adalah gejala awal anda terkena peradangna sendi. Anda juga harus menjaga kesehatan tubuh anda dengan baik agar peradangan pada sendi ini tidak terjadi pada diri anda. Dan kalau penyakit peradangan sendi ini tidak segera di tindak lanjuti agar terbebas sakit sendi, takutnya akan lebih parah kedepannya. 2. Kulit pada sendi kemerahan Apabila kulit di bagian sendi anda kemerah, sesegera mungkin berkonsultasi pada dokter yang ahli pada organ tulang. Bisa saja itu tanda tanda anda terkena peradangan sendi. 3. Pembengkakkan pada sendi Ini adalah gejala peradangan sendi yang kalau ditangani dengan tidak sesegera mungkin akan berakibat timbulnya bengkak pada sendi. Bengkaknya itu bisa di daerah pergelangan, pada bagian jari tangan, sendi lutut bahkan sendi siku tangan. 4. Tulang melemah Seiring dengan bertambahnya usia anda menyebabkan kepadatan tulang akan menurun. Aktivitaspun akan menjadi terbatas contohnya tidak bisa mengangkat barang yang terlalu berat serta kesusahan apabila menaiki anak tangga. Apabila saat mengangkat barang yang berat sendi kaki pasti akan menjadi nyeri. Jangankan beda berat, yang enteng pun kadang sendi kaki akan sakit. Untuk itu anda harus mengantisipasi apabila terdapat gejala ini. 5. Tinggi badan anda berkurang Sangat aneh tapi ini memang terjadi. Tinggi anda bisa berkurang sekitar 3cm selama kurang lebih 3 tahun. tidak turun secara derastis tapi berkala. Tidak hanya berkurang tingginya, pada penderita peradangan sendi bisa mengakibatkan pembengkokkan tulang belakang juga apabila tidak ditangani dengan cepat. Sudah banyak orang yang sering mengalami sakit sendi mulai dari orang tua hingga anak muda sekalipun. Penyebabnya itu bisa dari cedera saat melakukan aktivitas contohnya saat olahraga atau yang pernah mengalami kecelakaan. Umunya pada manula sakit pada sendi terdapat pada bagian lutut. Sakit sendi lutut ini juga disebabkan karena mungkin memiliki riwayat penyakit asam urat karena asam urat juga berhubungan dengan bagian persendian dan tulang. Dan apabila para orang manula yang terkena penyakit sakit sendi lutut pasti sering mengeluh kalau lututnya sakit kalau dibawa jalan jauh atau cepat capek padahal cuma berjalan dekat. Agar lebih jelasnya saya akan menjelaskan penyebab dari sakit pada persendian. · Tulang rawan di lutut rusak Lutut juga mempunyai tulang rawan yang berada di tengah antara bagian tibia dan femur serta bentuk tulang rawan pada lutut bentuknya mirip seperti bulan sabit.rasa sakit yang teramat sangat pada bagian lutut bisa terjadi apabila pada tulang rawan lutut mengalami kerobekan atau tulang rawan rusak. Untuk itu apabila anda merasakan hal tersebut sesegera mungkin menghubungi dokter spesialis tulang agar bebas sakit sendi. · Berat badan Berat badan juga berpengaruh pada kondisi tulang dan persendian. Berat badan yang terlalu besar tidak baik bagi kondisi tulang karena tulang akan lebih ekstra untuk menopang tubuh anda. Tidak hanya sakit pada persendian, dengan berat badan yang terlalu besar dapat berpotensi mengakibatkan penyakit yang lain seperti diabetes atau jantung. Untuk pencegahan, sesegera mungkin melakukan diet agar berat badan kembali normal dan sering sering berolahraga agar badan tetap sehat dan bugar. · Peradangan pada lutut Peradangan pada lutut bisa kita lihat dari adanya bercak merah pada bagian sendi kita. Pada kulit sendi yang kemerahan itu bisa terjadi rasa sakit apabila kita sedang menjalani aktivitas. Hal ini banyak terjadi pada anak muda dan atlet olahraga yang dimana mereka lupa melakukan pemanasan sebelum mulai olahraga. Pada intinya pencegahan adalah hal yang harus dilakukan agar kita terhindar dan bebas sakit sendi ini. Bagi para penderita nyeri sendi mulai sekarang sering seringlah menjalani pola hidup yang sehat dan mulai mengobati nyeri sendi tersebut. Obat yang paling ampuh untuk nyeri sendi adalah obat obatan yang bersifat herbal contohnya sambiloto, kumis kucing, daun salam, dan masih banyak lagi. Tanaman ini bisa didapati di halaman rumah yang dijadikan sebagai apotik hidup, tetapi sekarang sudah mulai jarang yang menanam tanaman ini padahal manfaat dan khasiatnya sangat baik bagi kesehatan. Seiring dengan perkembangan zaman, pihak medispun mulai semakin gencar gencarnya meneliti bahan alami yang baik digunakan dan terbebas dari efek samping. Baca juga : Mengenali Gagal Jantung Kongestif dan Penanganannya Diantaranya adalah buah mengkudu atau buah pace. Memang buah ini luput dari perhatian kita dan baunya pun sangat mengganggu, tetapi siapa sangka buah ini mengandung banyak khasiat untuk tubuh kita lho. Buah yang kaya akan antioksidannya dan mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit ya salah satunya penyakit persendian ini entah itu rematik, asam urat bisa disembuhkan oleh buah ini. Peradangan dan rasa nyeri akan hilang karena buah pace ini memiliki zat anti peradangan yang mampu menurunkan serta menghilangkan rasa sakit pada persendian. Sungguh tak dikira buah yang tidak menyenangkan ini mengandung beribu ribu khasiat bagi tubuh kita. Saya juga merekomendasikan obat yang 100% herbal untuk terbebas sakit sendi yaitu DragonNoni. Obat ini ada 2 jenis. Ada yang dari buah naga dan ada yang dari buah mengkudu. Obat ini sangat manjur bagi anda yang terkena penyakit reumatik, asam urat, sakit sendi, jantung, stroke, migren, liver dan masih banyak lagi. Anda juga bisa order obat ini di website resminya DragonNoni di www.dragonnoni.com. Segera order dan ucapkan selamat tinggal pada nyeri persendian
23-05-2014 20:57
Depresi adalah suatu keadaan dimana seseorang mengalami kondisi kejiwaan yang tidak menentu. gejala dari depresi itu sendiri ialah, rasa letih yang berlebihan setelah melakukan aktivitas sehari-hari, hilangnya minat dan semangat untuk menjalani hidup, malas untuk melakukan aktivitas, dan gangguan pola tidur. Hal ini dapat menyebabkan terganggunya aktivitas sosial. Dan merupakan salah satu penyebab utama bunuh diri. Ada beberapa jenis depresi, misalnya biological depression, unipolar depression, seasonal affective disorder, manic depression, dysthymia dan lain-lain. Definisi depresi menurut para ahli : Menurut Kusumanto tahun 1981 : “Depresi adalah suatu perasaan kesedihan yang psikopatologis, yang di sertai perasaan sedih, kehilangan minat dan kegembiraan, berkurangnya energi atau tenaga yang menyebabkan tubuh mudah lelah walau hanya bekerja sedikit saja, dan berkurangnya aktivitas. Depresi dapat merupakan suatu gejala, atau kumpulan gejala (sindroma).” Menurut Rice PL tahun 1992 : “Menurutnya depresi adalah gangguan mood, kondisi emosional berkepanjangan yang mewarnai seluruh proses mental (berpikir, berperasaan dan berperilaku) seseorang. Pada umumnya mood yang secara dominan muncul adalah perasaan tidak berdaya dan kehilangan harapan.” Menurut Kartono tahun 2002 : “depresi adalah kemuraman hati (kepedihan, kesenduan, keburaman perasaan) yang bersifat patologis. Biasanya ditimbulkan oleh sakit hati yang dalam, rasa inferior, penyalahan diri sendiri dan trauma psikis. Jika depresi itu sifatnya psikotis maka ia disebut melankholi.” Baca juga : Pentingnya Konsultasi Dokter Anak Beberapa gejala umum depresi adalah sebagai berikut : Rasa putus asa yang luar biasa di sertai dengan perasaan pesimis Rasa bersalah, tak berdaya, dan tah berharga yang luar biasa Rasa cemas, sedih, dan fikiran kosong yang tidak dapat dikendalikan Cenderung sering merenung atau menyendiri dan muncul keinginan untuk bunuh diri Tidak dapat tidur nyenyak dan berkembangnya insomnia secara ekstrim Mudah marah, dan kegelisahan yang berlebihan Rasa tidak berdaya yang mun Kehilangan energi, yang dapat memperlambat metabolismedan tingkat aktivitas tibuh, rasa mudah lelah yang terus muncul Turunnya atau naiknya berat badan secara signifikan tanpa di ketahui penyebab utamanya. Namun biasanya dipicu oleh hilangnya nafsu makan, atau keinginan makan yang terus muncul. Gangguan pencernaan, sakit kepala dan beberapa penyakit kronis tertentu tanpa alasan yang jelas. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya depresi antara lain : Faktor usia. Orang yang lanjut usia memiliki resiko depresi lebih besar. Karena bisa di sebabkan oleh hidup sendirian, kurangnya dukungan sosial, dan lain lain. Faktor gender. Peneliti menunjukan bahwa wanita dua kali lebih banyak mengalami depresi di bandingkan dengan pria. Belum ada yang mengetahuinya secara pasti. Namun perubahan hormonal yang terjadi pada wanita semasa hidupnya, bisa jadi faktor penyebabnya. Kondisi kesehatan. Kondisi seperti sakit jantung, kanker, diabetes, dan penyakit kronis jangka panjang lainnya dapat menyebabkan depresi. Perubahan dan tekanan hidup. Banyak faktor yang menjadi pemicu depresi misalnya saat sedang menghadapi perceraian, pensiun, pindah kerja, pemecatan, himpitan kebutuhan ekonomi yang semakin hari semakin mahal, dan lain lain. Kepribadian yang rapuh. Orang yang rentan terhadap depresi adalah orang yang tidak memiliki kepribadian yang kuat dan pengalaman hidup yang menyakitkan sebelumnya. Bahkan, kegagalan dalam percintaan atau pekerjaan dapat menjadi penyebab utama depresi. Orang yang berpola fikir negatif. Orang-orang yang depresi kerap berfikir negatif tentang diri mereka sendiri. Merasa tidak berguna dengan berfikir bahwa tidak ada lagi yang perduli dengan hidupnya dan merasa kehidupannya tidak mengalami perubahan. Penyebab medis. Depresi dapat muncul karena pengobatan yang mengakibatkan kelainan pada sistem neurotransmitter monoamine, terutama serotin, adrenalin, dan dopamine yang berhubungan dengan munculnya stres. Trauma dan duka cita. Rasa trauma seperti telah mengalami kekerasan fisik atau mental dapat menjadi penyebab depresi, baik yang di alami pada masa lalu atau masa kini. Perasaan sedih yang begitu mendalam juga dapat memicu depresi. Rasa sedih akibat di tinggal orang tua, keluarga, teman atau orang yang sangat di cintai merupakan reaksi yang normal. Namun pada sebagian orang kejadian tersebut dapat menyebabkan depresi. Baca juga : Mengenal Manajemen Metabolisme Tubuh Sebenarnya penyakit depresi dapat di obati dan di sembuhkan, dengan cara memberi semangat pada diri sendiri dan meminum obat anti depresan. Ada juga cara yang lebih alami untuk menyembuhkan depresi, yaitu dengan meningkatkan nutrisi ke otak, berikut beberapa makanan yang dapat menghilangkan depresi. 1. Cokelat Cokelat adalah salah satu jenis makanan yang paling disukai di dunia, terutama bagi anak-anak. Cokelat mempunyai cita rasa yang nikmat dan mampu meningkatkan serotonik dalam otak, sehingga anda akan merasa bahagia setelah memakannya. Cokelat memiliki kandungan phenethylamine, yang mampu membuat anda selalu merasa jatuh cinta. Oleh sebab itu cokelat identik dengan perayaan acara ulang tahun atau pada saat valentine. 2. Ice cream Ice cream memang stress relieve yang paling manjur ! jika kepala panas karena terlalu banyak berpikir, dinginnya ice cream dinilai mampu mendinginkannya. Hal tersebut di setujui oleh para peneliti dari University of California. Susu dan krim yang banyak terkandung dalam ice cream diyakini memiliki banyak asam amino tryptophan yang dapat menenangkan otak kita. 3. Susu Susu bukan hanya berkhasiat untuk memperkuat tulang tetapi mengkonsumsi susu juga dapat mengurangi stres. Hal ini didasari oleh penelitian Mary Dallman, PhD. Professor fisiologi di University of California yang memberikan kesimpulan bahwa kandungan kalsium sanat baik untuk menerangkan hati karena dapat mengurangi ketegangan otot dan menenangkan syaraf. 4. Teh hijau Jika stres menyerang lebih baik meminum teh hijau dibandingkan dengan soft drink apalagi minuman yang mengandung alkohol. banyak sekali kandungan dalam teh hijau yang sangat baik untuk kesehatan, seperti catechin yang dapat mencegah radikal bebas dan menyehatkan mata. Selain itu ada juga amino thenine yang di percaya dapat menenangkan otak. Menurut penelitian Dr. Kajiun Niu dari Tohoku University Graduate School of Biomedical Engineering Jepang menemukan fakta bahwa kakek-nenek yang mengkonsumsi 4 gelas teh hijau setiap hari jarang mengalami depresi, sekalipun mereka hanya tinggal sendirian dan jauh dari sanak saudara. 5. Sayur-sayuran Sayur-sayuran kaya akan serat, mengkonsumsi sayur-sayuran dapat menghilangkan stres anda. Ada dua jenis sayuran yang paling baik untuk menghilangkan stres yaitu brokoli dan asparagus. Karena mengandung kadar antioksidan yang cukup tinggi dan juga asam folat dan vitamin B. Asam folat membantu mengurangi rasa cemas, menghilangkan stres dan depresi. Selain mengkonsumsi makanan di atas, ada juga obat obatan yang dapat menyembuhkan depresi. Obat anti depresi merupakan obat yang aman untuk digunakan. Obat semacam ini tidak memiliki efek samping yang berbahaya, tidak menyebabkan ketergantungan dan membantu anda untuk mengatasi depresi. Tujuan utama penggunaan obat anti depresi bukanlah untuk mengatasi masalah anda dengan cepat, namun untuk memberikan diri anda kesempatan untuk merasa lebih baik. Tetapi perlu di ingat penggunaan obat anti depresi apapun harus dilakukan setelah konsultasi dan pemberian resep dari dokter.
17-08-2014 10:09
Marah sesungguhnya adalah satu diantara bentuk emosi manusia yang biasanya dilukiskan terlalu berlebih serta sampai saat ini masih susah dimengerti. Kenapa susah dimengerti? Pertama, lantaran marah umumnya tak direncanakan serta adalah emosi yang spontan. Ke dua, perasaan yang pada awal mulanya lemah serta tidak berdaya, beralih jadi kuat serta terkontrol sesudah marah. Ke tiga, marah dikarenakan oleh aspek yang berbeda. Dapat dikarenakan lantaran satu aspek spesifik saja atau mungkin paduan dari berbagai aspek. Berbagai keadaan yang dapat menyebabkan reaksi marah ialah lantaran perasaan frustrasi serta stres. Tak ada keselarasan pada harapan serta fakta. Aspek kelelahan biasanya bakal lebih gampang menyebabkan reaksi marah. Berbagai jenis reaksi marah : Marah yang berteriak-teriak, mengutuk, dan di dukung oleh body language yang memperlihatkan frustrasi atau mungkin tergesa-gesa. Duduk di kursi, tak berkata sepatah kata pun serta cuma melihat orang sekeliling yang ada. Cuma marah pada beberapa orang yang dicintainya saja. Melampiaskan marah dengan jalan melupakan sebagai kemarahannya, umpamanya dengan membaca koran, dengarkan musik dan lain-lain. Bila di tanya, ia bakal menjawab : “ Saya tak tahu! Saya lupa! Saya lelah! ” Menyalahkan kebanyakan orang atas seluruh persoalan yang terjadi Dua Jenis Style Marah (Gaya Marah) Pada umumnya ada dua jenis style marah ; yang dipendam serta dilukiskan. Menurut Hankins & Hankins, memendam rasa marah ialah tak sehat. Demikian juga apabila mengekspresikannya terlalu berlebih. Marah yang dilampiaskan memanglah dapat bikin individu terasa tambah baik, tetapi untuk sesaat saja, lantaran sesudah itu senantiasa ada konsekwensi negatifnya. Sebaliknya, makin banyak kekesalan/uneg-uneg yang dipendam, makin kemungkinan besar ‘meledak’ nya amarah setiap waktu. Kemarahan yang dieskpresikan dengan cara kaku (senantiasa dipendam saja atau mungkin dieskpresikan saja) nyatanya dapat membahayakan kesehatan. Beberapa orang yang kerap melampiaskan kemarahannya dengan cara terbuka maupun memendamnya mempunyai resiko yang sama pada kesehatan jantungnya. Peneliti beberapa waktu terakhir mendapatkan bahwasanya pria tengah baya yang kaku dalam mengekspresikan amarahnya mempunyai kandungan kolestrol yang lebih tinggi dalam darahnya di banding mereka yang lebih fleksibel dalam mengekspresikan perasaan marahnya. Nyatanya cholesterol ini terhitung tipe yang ‘merusak’ (LDL cholesterol) serta terkait dengan meningkatnya kemungkinan sakit jantung. Sampai kini, orang terlampau repot memperdebatkan style marah yang lebih sehat, dipendam atau mungkin dilampiaskan. Menurut Engebretson, asisten profesor psikiatri serta psikologi State University, Ohio, AS. “Kesehatan Anda bisa terganggu bila Anda senantiasa melampiaskan atau mungkin memendam amarah Anda. Langkah paling baik ialah mempraktekkan style marah yang fleksibel, yang disebut gabungan dari keduanya. Engebretson melibatkan 116 orang pilot umur kira-kira 42 thn. Pada kaum pilot lalu dikerjakan tes cholesterol dan isi daftar pertanyaan untuk mengukur style marah, rasa permusuhan serta tingkat kecemasannya. Dalam penelitiannya, golongan individu yang suka memperlihatkan kemarahannya biasanya kerap kehilangan kendali serta mengucapkan kalimat yang menyakitkan. Sebaliknya, mereka yang memendam amarahnya, lantaran rasa ‘panasnya’ telah mendidih didalam, kerap jadi lebih marah dari yang semestinya. Mereka yang fleksibel ini mengerti bahwasanya melampiaskan marah adalah hal yang lumrah untuk berbagai kondisi, tetapi tak untuk kondisi yang lain. Mereka barangkali bakal memperlihatkan kemarahannya didepan keluarga saja, tetapi tak ditempat kerja. Kuncinya ialah memperhatikan tiap-tiap sikonnya. Engebretson mendapatkan bahwasanya mereka yang fleksibel, yang seringkali memendam marah dari pada melampiaskannya nyatanya mempunyai kandungan kolestrol yang terendah. Kaitan pada style marah dengan tingkat kolestrol ini jadi lebih kuat pada beberapa orang yang tentunya sudah mempunyai cholesterol tinggi pada awal mulanya. Riset ini pula memperhitungkan aspek lain, yakni permusuhan serta kekhawatiran yang pula beresiko negatif pada cholesterol. Memanglah benar bahwasanya kolestrol, yang dapat menambah resiko serangan jantung semakin banyak di pengaruhi oleh aspek kepribadian seorang, seperti tingkat kekhawatiran serta rasa permusuhan. Tetapi harus diingat juga bahwasanya kolestrol pun di pengaruhi oleh bagaimana seseorang individu itu mengatur rasa permusuhan serta kemarahan dalam diri pribadinya yang diwujudkan dalam style marahnya. Belajar Marah yang Sehat Lantaran tingkah laku marah adalah hasil evaluasi, yakni terbentuk dari hasil mengamati style marah orang-tua kita, maka tiap-tiap orang memiliki potensi untuk pelajari serta berlatih lakukan style marah yang sehat. Yakni, dengan jalan menggabungkan dua style marah itu dengan cara seimbang. Kuncinya ialah pandai-pandai membaca kondisi kapan amarah layak untuk dilampiaskan atau mungkin dipendam. Sudah pasti reaksi-reaksi marah condong susah dikendalikan. Kemarahan yang kecil bisa berikan motivasi Anda untuk bertindak yang positif. Kemarahan yang terlalu berlebih bakal membawa Anda ke ‘panggung pertarungan’. Harga dari satu kemarahan yang tak teratasi bakal menghindari Anda dari beberapa orang yang Anda cintai dan dapat membahayakan posisi Anda ditempat kerja. Bila telah demikian, masihkah Anda tidak ingin belajar bagaimana marah yang sehat itu?