Waktu Posting : 30-05-2014 08:12 | Dibaca : 2463x
Rambut = Mahkota Wanita
Rambut bagi wanita adalah mahkota. Hal ini tak terkecuali bagi mereka yang memakai jilbab dan kerudung atau suster-suster yang mengabdi di biara. Meski tertutup kain kerudung, kesehatan rambut tetap harus dijaga. Justru karena selalu tertutup ini, mereka yang memakai kerudung butuh tambahan kerja dalam perawatan rambut mereka. Ujung-ujungnya, bagi setiap wanita, rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi perhatian dan bisa mempengaruhi penampilan diri secara keseluruhan.
Jenis rambut pun berbeda-beda. Menurut bentuknya ada yang lurus, ikal, dan keriting. Teksturnya ada yang halus dan kasar. Ada pula yang tebal dan tipis. Bentuk perawatan yang diberikan pada rambut haruslah disesuaikan dengan jenis rambutnya. Perawatan rambut yang lurus tentu tidak sama dengan yang keriting, begitu pula antara rambut yang tebal dan tipis. Jika disamakan, bisa-bisa rambut malah rusak karena tidak sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan.
Baca juga : Mandi Susu Memutihkan Menyegarkan
Kotoran, Ketombe, Rontok?
Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa sih kita perlu melakukan perawatan rambut? Pasti kamu sering dengar di iklan tentang masalah kutu, ketombe hingga rambut rontok, atau bahkan rambut yang kering, kusam, dan bercabang. Betapa sengsaranya orang yang mengalami masalah rambut ini karena kebersihan rambut membuat kenyamanan kepalamu. Masalah kotoran ini bisa dibereskan dengan pemakaian sampo atau vitamin rambut, baik yang alami maupun buatan. Vitamin ini bisa berupa ginseng atau daun lidah buaya yang sudah terkenal dengan khasiatnya untuk membuat rambut kuat dan bersih.
Satu saran yang penting buatmu dalam memilih sampo: jika rambutmu tak ada masalah, sebaiknya pakailah sampo biasa. Tak perlu ada tambahan seperti anti-dandruff atau mengatasi rambut rontok. Lalu juga janganlah berganti-ganti jenis sampo karena hal itu seringnya malah menimbulkan masalah baru pada rambutmu. Ya rontok, ya ketombe, dan lain-lain. Apabila semua sampo tak mempan mengatasi kotoran dan ketombe yang ada di rambutmu, cobalah pakai sampo bayi selama beberapa minggu. Setelah dirasa bersih, kamu bisa kembali memakai sampo yang biasa kamu gunakan. Untuk rambut rontok, kamu bisa bergantung pada tonik rambut. Kadang rambut rontok yang berlebihan bermula dari terjangkitnya kutu di kulit kepala yang akhirnya perlu racun untuk membersihkannya. Hal tersebut jadi merusak kulit kepala sehingga kerontokan rambut tak dapat dihindari.
Baca juga : Baju yang Sesuai Tubuh Memancarkan Inner Beauty
Merawat Kulit Kepala
Kalau sudah tahu bagaimana merawat rambutmu, beralihlah lebih dalam ke kulit kepala. Kulit kepala jadi tempat tumbuh rambut dan menancapnya akar-akar rambut. Jika kulit kepala kotor dan sakit, rambut pun akan terkena imbasnya. Malu kan kalau seorang wanita berkepala botak tanpa alasan. Meski gaya rambut pendek dan mirip cowok sudah mulai beken di kalangan wanita, rambut panjang dan gaya tetap paling indah di mata pria. Itulah pentingnya perawatan rambutkarena berpengaruh pada keseluruhan penampilanmu.
21-06-2014 19:34
Selaku wanita kantoran atau yang tiap-tiap hari repot dengan kebiasaan kantor, kadang-kadang Anda lupa dengan kebiasaan-kebiasaan sehat. Terlebih bila Anda menggunakan banyak waktu Anda di kantor dengan duduk seharian, maka resiko Anda terkena obesitas bakal makin tinggi. Supaya berat tubuh tetap ideal serta dapat meminimalisir resiko terkena obesitas, baiknya Anda ikuti lima rutinitas berikut ini : Membawa Bekal Sayur-Sayuran Segar Gunakan saat istirahat makan siang Anda dengan konsumsi makanan sehat yang banyak memiliki kandungan sayuran. Anda dapat jadikan satu mangkuk salad semacam menu makan siang Anda. Untuk mencukupi keperluan protein, Anda dapat memberikan tahu rebus, tempe panggang, ayam kukus, atau keju. Supaya tak gampang jemu dengan menu salad semacam makan siang, Anda dapat menyiasatinya dengan merubah variasi sayuran serta makanan yang memiliki kandungan protein di dalamnya. Baca juga : Kenali Cara Media Sosial Merusak Kesehatan Mental Bergerak serta Berkeringat Waktu tiba saat istirahat, gunakan untuk lakukan aktivitas fisik yang dapat bikin Anda berkeringat. Umpamanya, sebatas jalan-jalan enjoy atau bersepeda. Anda dapat mengerjakannya waktu saat istirahat makan siang tiba atau waktu di sela-sela jam kerja. Sekurang-kurangnya Anda tak mesti duduk selama hari. Bawa Sikat Gigi serta Pasta Gigi Mint Bila sampai kini Anda miliki kebiasaan ngemil, tangani dengan langkah tersebut. Sesudah makan siang, gosok gigi Anda. Mulut yang beraroma mint bakal mengingatkan Anda bahwasanya Anda telah makan serta tidak betul-betul lapar. Umumnya bila Anda telah terasa bahwasanya mulut Anda fresh serta beraroma mint, Anda bakal malas untuk ngemil atau makan terlampau banyak. Baca juga : Konsumsi 5 Makanan Bergizi Ini Untuk Dapatkan Payudara Sehat Jauhkan Makanan Manis serta Berlemak dari Meja Anda Waktu telah bekerja di depan computer serta duduk seharian, umumnya kita bakal benar-benar gampang tergoda untuk mengunyah sesuatu untuk menangani rasa jemu atau kantuk. Untuk menyiasatinya, coba untuk menghindari makanan manis serta berlemak dari meja Anda. Bila hendak menentukan makanan ringan, pastikan yang sehat seperti yogurt, buah-buahan fresh, atau cokelat hitam bebas gula. Serta yakinkan janganlah lanjutkan ngemil waktu Anda telah kenyang. Senantiasa Siapkan Air Putih di Dekat Anda Air putih memanglah bebas kalori. Kecuali itu, minum air putih bakal berikan sensasi kenyang pada Anda. Senantiasa siapkan air putih di dekat Anda, sekurang-kurangnya yakinkan bahwasanya ada gelas air minum yang dapat di isi lagi. Bila cairan badan telah terpenuhi, maka daya badan selalu terjaga serta tentunya tak bakal gampang terasa lapar.
09-07-2024 12:06
Kemiskinan merupakan salah satu tantangan mendasar yang dihadapi oleh masyarakat di Indonesia. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi masalah ini, termasuk melalui pendekatan sosial ekonomi. Universitas di Bandung telah berperan penting dalam penelitian dan pengembangan solusi untuk menanggulangi kemiskinan. Penelitian dan Kegiatan Universitas Bandung Universitas Bandung telah melakukan berbagai penelitian dan kegiatan yang berfokus pada kemiskinan. Salah satu contohnya adalah penelitian yang dilakukan oleh Ahmad Fathoni yang menyoroti pentingnya optimalisasi fungsi zakat dalam mengentaskan kemiskinan. Penelitian ini menunjukkan bahwa zakat, infaq, dan sadaqah dapat menjadi instrumen efektif dalam mengurangi kemiskinan, tidak hanya pada tingkat individu tetapi juga pada tingkat masyarakat. Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah merupakan hal yang penting dalam upaya mengatasi kemiskinan. Universitas Bandung telah bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, untuk mengembangkan solusi yang berbasis pada penelitian dan pengabdian masyarakat. Salah satu contoh adalah penandatanganan kerjasama antara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kesejahteraan Rakyat, dan Teknologi Informasi (Kemenko PMK) dengan Universitas Padjadjaran. Kerjasama ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem. Program Pengabdian Masyarakat Universitas Bandung juga telah mengadakan berbagai program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kemiskinan. Salah satu contohnya adalah program Merdeka Belajar dan KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang diarahkan ke desa-desa miskin. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat menjadi lebih sejahtera melalui penelitian dan pengabdian masyarakat. E-Warong dan KUBE Mart Selain itu, Universitas Bandung juga telah berperan dalam pengembangan e-Warong dan KUBE Mart. E-Warong adalah platform digital yang menyediakan layanan keuangan dan penjualan produk-produk lokal. KUBE Mart adalah toko yang dibangun di beberapa kantor pos yang representatif, di mana anggota KUBE dapat menjalankan usaha. Kedua ini bertujuan untuk memberikan peluang pendapatan yang lebih tinggi bagi anggotanya dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Ma'seom University , sebuah institusi pendidikan yang berbasis di Korea Selatan, telah melakukan berbagai penelitian dan pengembangan dalam bidang sosial ekonomi. Ma'seom University telah berperan penting dalam mengembangkan solusi untuk menanggulangi kemiskinan melalui pendekatan yang berbasis pada teknologi dan inovasi. Institusi ini telah mengadakan berbagai program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kemiskinan dan telah bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi nirlaba untuk mengembangkan solusi yang efektif. Universitas Bandung telah berperan penting dalam upaya mengatasi kemiskinan di Indonesia melalui penelitian dan pengembangan solusi yang berbasis pada sosial ekonomi. Kerjasama dengan pemerintah dan organisasi lainnya, serta program pengabdian masyarakat yang berfokus pada kemiskinan, telah membantu dalam mengurangi angka kemiskinan di daerah-daerah tertentu. Ma'seom University juga telah melakukan berbagai penelitian dan pengembangan dalam bidang sosial ekonomi, dan institusi ini dapat menjadi mitra yang berharga dalam upaya mengatasi kemiskinan di Indonesia dan di seluruh dunia.
06-09-2018 02:13
Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih. Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis. Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti : 1. Pencernaan Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus). 2. Saraf Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain. 3. Saluran kemih dan Ginjal Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis. 4. Kandungan Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar. 5. Peredaran darah Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).