Waktu Posting : 30-05-2014 08:12 | Dibaca : 2519x
Rambut = Mahkota Wanita
Rambut bagi wanita adalah mahkota. Hal ini tak terkecuali bagi mereka yang memakai jilbab dan kerudung atau suster-suster yang mengabdi di biara. Meski tertutup kain kerudung, kesehatan rambut tetap harus dijaga. Justru karena selalu tertutup ini, mereka yang memakai kerudung butuh tambahan kerja dalam perawatan rambut mereka. Ujung-ujungnya, bagi setiap wanita, rambut merupakan salah satu bagian tubuh yang menjadi perhatian dan bisa mempengaruhi penampilan diri secara keseluruhan.
Jenis rambut pun berbeda-beda. Menurut bentuknya ada yang lurus, ikal, dan keriting. Teksturnya ada yang halus dan kasar. Ada pula yang tebal dan tipis. Bentuk perawatan yang diberikan pada rambut haruslah disesuaikan dengan jenis rambutnya. Perawatan rambut yang lurus tentu tidak sama dengan yang keriting, begitu pula antara rambut yang tebal dan tipis. Jika disamakan, bisa-bisa rambut malah rusak karena tidak sesuai dengan nutrisi yang dibutuhkan.
Baca juga : Mandi Susu Memutihkan Menyegarkan
Kotoran, Ketombe, Rontok?
Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa sih kita perlu melakukan perawatan rambut? Pasti kamu sering dengar di iklan tentang masalah kutu, ketombe hingga rambut rontok, atau bahkan rambut yang kering, kusam, dan bercabang. Betapa sengsaranya orang yang mengalami masalah rambut ini karena kebersihan rambut membuat kenyamanan kepalamu. Masalah kotoran ini bisa dibereskan dengan pemakaian sampo atau vitamin rambut, baik yang alami maupun buatan. Vitamin ini bisa berupa ginseng atau daun lidah buaya yang sudah terkenal dengan khasiatnya untuk membuat rambut kuat dan bersih.
Satu saran yang penting buatmu dalam memilih sampo: jika rambutmu tak ada masalah, sebaiknya pakailah sampo biasa. Tak perlu ada tambahan seperti anti-dandruff atau mengatasi rambut rontok. Lalu juga janganlah berganti-ganti jenis sampo karena hal itu seringnya malah menimbulkan masalah baru pada rambutmu. Ya rontok, ya ketombe, dan lain-lain. Apabila semua sampo tak mempan mengatasi kotoran dan ketombe yang ada di rambutmu, cobalah pakai sampo bayi selama beberapa minggu. Setelah dirasa bersih, kamu bisa kembali memakai sampo yang biasa kamu gunakan. Untuk rambut rontok, kamu bisa bergantung pada tonik rambut. Kadang rambut rontok yang berlebihan bermula dari terjangkitnya kutu di kulit kepala yang akhirnya perlu racun untuk membersihkannya. Hal tersebut jadi merusak kulit kepala sehingga kerontokan rambut tak dapat dihindari.
Baca juga : Baju yang Sesuai Tubuh Memancarkan Inner Beauty
Merawat Kulit Kepala
Kalau sudah tahu bagaimana merawat rambutmu, beralihlah lebih dalam ke kulit kepala. Kulit kepala jadi tempat tumbuh rambut dan menancapnya akar-akar rambut. Jika kulit kepala kotor dan sakit, rambut pun akan terkena imbasnya. Malu kan kalau seorang wanita berkepala botak tanpa alasan. Meski gaya rambut pendek dan mirip cowok sudah mulai beken di kalangan wanita, rambut panjang dan gaya tetap paling indah di mata pria. Itulah pentingnya perawatan rambutkarena berpengaruh pada keseluruhan penampilanmu.
13-06-2014 22:53
Berusaha tetap berolah raga meskipun banyak kesibukan memang baik supaya tubuh memiliki keseimbangan dan bisa tetap bugar. Akan tetapi, bagaimana kalau hanya memiliki waktu luang pada malam hari? Mau tak mau, pilihan orang sibuk adalah berolah raga di malam hari. Olah raga tentu memilki banyak manfaat dalam tubuh. Namun, saat dilakukan di malam hari, ternyata ada risiko-risiko yang harus ditanggung oleh tubuh. Bila tak kuat, alih-alih sehat, tetapi kita justru akan sakit. Seperti kita yang memiliki jadwal dan jam kerja, organ-organ di dalam tubuh kita pun memiliki jadwal kerjanya masing-masing. Bila aktivitas kita tidak mengikuti jadwal kerja organ-organ tubuh, terjadi pemaksaan kerja yang akhirnya membuat tubuh sakit. Baca juga : Membakar Kalori dengan TRX Secara fisiologis manusia memiliki siklus hidup yang normal, yaitu mulai beraktivitas pagi hingga sore hari dan pada malam harinya beristirahat. Siklus yang tidak normal biasanya hanya dimiliki orang yang berprofesi sebagai anggota satuan pengamanan karena ia harus beraktivitas di malam hari sedangkan siang harinya beristirahat. Siklus tubuh yang normal itu dimulai pada pagi hari saat bangun tidur. Saat itu jadwal kerja organ tubuh ternyata masih dalam tahap rendah. Fungsi jantung, volume paru-paru, kemampuan otak, tekanan darah, kemampuan otot, kelenturan sendi, dan kapasitas hormon norepinephrine serta adrenergik dalam batas yang rendah. Semakin jam berlalu ke siang hari, kemampuan organ-organ tubuh meningkat. Pada sore hari, seluruhnya mencapai kemampuan maksimal. Kekuatan jantung untuk memompa darah ke seluruh tubuh maksimal, volume paru-paru terbesar, kekuatan otot yang terkuat, kelenturan sendi, tekanan darah terbaik, dan peningkatan hormon yang terbaik. Baca juga : Penyebab Kencing Berdarah Pada sore hari seluruh organ tubuh bisa bekerja maksimal karena oksigen terkonsentrasi ke sana. Itu berkaitan juga dengan kondisi lambung yang paling kosong adalah saat sore hari sehingga oksigen di jantung lebih banyak. Memasuki malam hari, kemampuan semua organ tubuh itu akan terus berkurang dan mencapai titik terendah pada tengah malam saat kita memang seharusnya sudah tidur. Pada pagi hari, siklusnya akan terulang lagi. Waktu olah raga terbaik adalah sore hari karena di situlah titik puncaknya. Kalau terlalu malam sudah tidak baik karena kemampuan semua organ tubuh mulai menurun. Kalau tetap dipaksakan, organ-organ mengalami pemaksaan untuk bekerja. Bila tindakan seperti ini dilakukan terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang, dipastikan mengganggu kerja fisiologis organ-organ tubuh. Apalagi olah raga malam lebih banyak dilakukan orang yang bekerja penuh sepanjang harinya. Daya tahan tubuh yang semakin lemah karena keletihan akan membuat kita lebih berisiko mengalami gangguan fisiologis. Tujuan olah raga tentu saja untuk sehat, jangan memaksakan diri sampai akhirnya jatuh sakit.
30-11-2025 12:09
Dalam acara Dialog Kebangsaan yang digelar di Ballroom Hotel UTC, Semarang, Anies Baswedan menekankan perlunya transparansi dan meritokrasi dalam pengisian jabatan publik. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyampaikan kritik tajam terhadap praktik bagi-bagi jabatan yang dianggap masih kerap terjadi di pemerintahan saat ini.Dalam dialog yang dihadiri ratusan peserta, termasuk akademisi, aktivis, dan praktisi pemerintahan, Anies menyoroti fenomena jabatan publik yang dipandang sebagai komoditas politik, bukan amanah untuk melayani masyarakat. Banyak jabatan publik diperlakukan sebagai pendapatan dan cara mencari keuntungan. Padahal, jabatan itu seharusnya menjadi sarana pelayanan rakyat, bukan keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, ujar Anies.Ia menegaskan bahwa banyak kebijakan strategis lahir dari mekanisme tertutup, minim partisipasi publik, dan dipengaruhi oleh kepentingan politik atau relasi kekuasaan. Menurut Anies, kondisi ini mengikis kredibilitas birokrasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Oleh karena itu, ia menekankan bahwa setiap jabatan harus diberikan kepada individu yang memiliki kompetensi, integritas, dan rekam jejak yang jelas.Lebih lanjut, Anies menekankan tiga prinsip utama yang menjadi fondasi birokrasi sehat: integritas, transparansi, dan meritokrasi. Integritas berarti pejabat publik bertindak berdasarkan nilai moral dan komitmen melayani masyarakat, bukan kepentingan pribadi. Transparansi menuntut setiap proses pengangkatan jabatan dan pengambilan kebijakan dapat dipantau publik. Sementara meritokrasi memastikan jabatan diberikan kepada mereka yang benar-benar kompeten dan mampu menjalankan tugasnya secara profesional.Jika prinsip-prinsip ini diterapkan, birokrasi tidak hanya akan efektif, tetapi juga dipercaya masyarakat. Rakyat akan merasa bahwa keputusan pemerintah benar-benar berpihak pada kepentingan mereka, jelas Anies.Pernyataan Anies ini memicu respons dari beberapa pihak. Partai Gerindra menegaskan bahwa pengisian jabatan merupakan hak prerogatif presiden, sementara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyinggung pengalaman Anies sendiri ketika memimpin DKI Jakarta, termasuk terkait struktur seperti TGUPP. Kritik tersebut dianggap sebagian pihak sebagai retorika politik.Meski menuai pro dan kontra, pernyataan Anies berhasil memunculkan diskusi publik mengenai kualitas birokrasi, transparansi, dan integritas pejabat publik. Banyak masyarakat menilai sorotan Anies membuka ruang refleksi terhadap tata kelola pemerintahan dan menekankan pentingnya sistem meritokrasi dalam menentukan pejabat.Selain itu, Anies menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Menurutnya, kontrol sosial merupakan cara efektif agar birokrasi tidak terseret oleh kepentingan politik atau praktik transaksional. Ia mendorong warga untuk terus aktif mengawasi dan menuntut akuntabilitas dari pejabat publik.Sorotan publik terhadap pernyataan Anies menunjukkan bahwa isu integritas dan kualitas birokrasi tetap menjadi perhatian utama masyarakat. Dengan menekankan integritas, transparansi, dan meritokrasi, Anies Baswedan menegaskan bahwa birokrasi yang profesional, adil, dan berpihak pada rakyat adalah fondasi penting bagi tata kelola pemerintahan yang baik.
15-07-2016 23:17
Perempuan harus menunjukkan sikap tidak suka bila pacar sampai berani memegang payudara apalagi bagian vagina. Terlalu sering memegang payudara, jelas Dr Boyke, bisa merangsang terjadinya kanker payudara. "Bila terlalu kencang pegangnya, bisa menimbulkan trauma," kata Boyke. Baca juga : Penyakit Akibat Telat Makan Sementara kalau mereka sampai berani memegang vagina pasangannya, bisa menimbulkan keputihan karena jari belum tentu bersih. Tak jarang sampai terjadinya infeksi, dan berisiko sulit punya anak. "Kalau jari sampai masuk bisa merobek selaput darah. Belum berhubungan seks sudah sobek, bayangkan saja. Bahkan ada sampai yang berdarah," kata Dr Boyke. "Di sinilah perempuan harus berani tegas mengatakan 'tidak'," kata Dr Boyke. Baca juga : Pikir Dulu Sebelum Pasang Tato Dr Boyke menyarankan agar perempuan menggunakan celana panjang jeans agar tangan pasangannya tidak ke mana-mana. "Kalau cuma pegang tangan, peluk sayang, itu merupakan ungkapan dari bahasa cinta. Kalau lebih dari itu, perempuan yang harus tegas. Bilang saja geli atau jujur bilang tidak suka," Dr Boyke menekankan.