Waktu Posting : 27-08-2014 20:17 | Dibaca : 2643x
08-12-2017 06:53
Tips Merawat Jilbab Agar Awet Serta Tahan Lama - Kerudung atau jilbab saat ini sudah menjadi salah satu outfit bagi muslimah. Dan tentunya sangatlah penting untuk memperhatikan cara merawat kerudung atau jilbab agar koleksi jilbab anda terlihat seperti baru walaupun sudah sering digunakan dan agar daya pakainya lama. Merawat jilbab dengan benar merupakan salah satu investasi berharga. Terlebih lagi bila kamu membeli jilbab atau kerudung tersebut dengan harga yang tidak murah. Nah berikut ini tips merawat kerudung atau jilbab agar tidak gampang pudar warnanya serta tahan lama ya temans. Simak yuk di bawah ini : 1. Menghindari kerudung atau jilbab dicuci dengan menggunakan mesin cuci atau sikat Supaya kerudung atau jilbabmu awet, maka sebisa mungkin hindari untuk mencucinya dengan menggunakan mesin cuci atau sikat. Karena bila kerudung atau jilbab sebenarnya cukup dicuci dengan mencelupkan pada air detergen disertai dengan kucekan lembut. Jangan menggunakan sikat berbulu yang berbulu keras karena akan membuat jilbabmu kasar atau bahkan berpasir. Usahakan untuk tidak memeras jilbab dengan keras. Peraslah dengan lembut serta dikeringkan dengan cara diangin-anginkan saja. Hindari pemakaian mesin cuci pengering. 2. Menggunakan air hangat untuk membersihkan jilbab atau kerudung Bila kerudung atau jilbabmu terkena noda, gunakan air hangat untuk membersihkannya. Karena penggunaan air hangat pada saat mencuci diyakini dapat membuat noda lebih gampang hilang. 3.Ketika mencuci, pisahkan jilbab dengan pakaian Kemungkinan ada pakaian yang luntur pada saat memncuci dapat berpotensi menodai warna jilbab. Dan untuk menghindari jilbab atau kerudungmu dari kelunturan tersebut maka pisahkan jilbab menurut warna. 4.Menjemur jilbab atau kerudung di tempat yang teduh Setelah selesai dicuci, sebaiknya menjemur jilbab atau kerudung pada tempat yang teduh serta tidak terkena sinar matahari secara langsung. Ini bertujuan agar warna jilbab awet atau tidak bladus. 5.Menyimpan kerudung atau jilbab dalam plastik klip atau juga dengan cara menggulungnya Pada umumnya kaum wanita mengoleksi kerudung atau jilbab lebvih dari enam. Untuk iti simpanlah jilbab dalam plastik klip atau dengan menggulungnya sebelum disimpan dalam kotak atau box penyimpanan atau lemari khusus untuk jilbab. Dan untuk jilbab atau kerudung yang berhiaskan batu-batu tau payet sebaiknya lipat dan tumpuklah jilbab kemudian dibatasi dengan kertas tipis di antara jilbab payet tersebut agar tidak tersangkut dengan jilbab yang lainnya. Atau dapat juga dengan cara menggantungnya di lemari dan kelompokkan jilbab menurut warna dan jenisnya agar mudah pada saat mencari. 6.Menyetrika kerudung atau jilbab dengan suhu rendah Sebaiknya setelah selesai dicuci dan kering, usahakan untuk tidak langsung menyetrikanya. Kerudung atau jilbab disetrika pada saat akan dipakai saja. Gunakan setrika dalam suhu yang rendah agar tidak merusak kain, tekstur dan warna jilbab. Menyetrika dengan suhu rendah sangat berguna dalam merawat jilbab model paris seperti paris rainbow yang memiliki tekstur lembut atau bahkan juga pashmina ceruti. Hindari menekan lipatan kerudung saat menyetrika. Itulah beberapa tips dalam merawat kerudung atau jilbab agar awet dan tahan lama. InsyaAllah dengan perawatan yang tepat, kerudung atau jilbab yang kita miliki akan awet dan tetap cantik saat dipakai. Selamat mencoba ya....
05-07-2014 19:26
Kanker payudara tetap jadi momok untuk golongan wanita. Tidak mengherankan sebab kanker itu paling umum ditemukan diantara wanita. Kanker payudara merupakan penyakit dengan jumlah kejadian paling banyak, dan jadi satu dari beberapa pembawa kematian penting yang ditimbulkan kanker. Masalah itu lantaran kebanyakan penderita kanker payudara berkunjung untuk berobat pada stadium lanjut. Meski sebetulrnya, jika terdeteksi awal serta secepatnya diterapi, sebenarnya kanker dapat dikalahkan. Karenanya, Anda dapat melaksanakan kontrol payudara sendiri (SADARI) dengan cara teratur pada 7-10 hari sesudah hari pertama menstruasi. Pada saat itu, kepadatan payudara menyusut. Lakukan tiap-tiap satu hingga tiga bulan satu kali. Namun agar jangan SADARI jadi menukar jadwal kontrol payudara fisik oleh dokter serta jadwal mammografi. Baca juga : Ketahuilah, Hipertensi Merusak Organ Tubuh Secara Diam-diam Dibawah ini terdapat beberapa langkah dari Yayasan Kanker Indonesia yang dapat Anda ikuti waktu Anda lakukan SADARI : 1. Berdiri tegak. Perhatikan apabila bentuk dan permukaan kulit payudara mengalami adanya perubahan, pembengkakan serta/atau pergantian pada puting. Janganlah cemas apabila wujud payudara kanan serta kiri tak simetris. 2. Angkat ke-2 lengan ke atas, tekuk siku serta posisikan tangan di belakang kepala. dorong siku ke depan serta perhatikan payudara; serta dorong siku ke belakang serta perhatikan wujud ataupun ukuran payudara. Otot dada Anda dengan sendirinya berkontraksi waktu Anda lakukan gerakan ini. 3. Posisikan ke-2 tangan pada pinggang, miringkanlah pundak Anda ke arah depan agar payudara menggantung, serta dorong ke-2 siku Anda ke arah bagina depan, kemudian kencangkanlah atau kontraksikanlah otot dada Anda. Baca juga : Waspadai, Dehidrasi Ringan Mengancam Produktivitas 4. Angkat lengan kiri ke atas, serta tekuk siku hingga tangan kiri memegang sisi atas punggung. Dengan memakai ujung jari tangan kanan, raba serta tekan ruang payudara, dan perhatikan semua sisi payudara kiri sampai ke ruang ketiak. Laksanakan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran serta gerakan lurus dari arah pinggir payudara ke puting, serta sebaliknya. Ulangilah gerakan yang sama pada payudara kanan Anda. 5. Cubit ke-2 puting. Perhatikan apabila ada cairan yang keluar dari puting. Berkonsultasilah ke dokter kalau hal semacam itu berlangsung. 6. Pada posisi tiduran, tempatkan bantal dibawah pundah kanan. Angkat lengan ke atas. Perhatikan payudara kanan serta kerjakan tiga pola gerakan seperti pada awalnya. Dengan memakai ujung jari-jari, tekan semua sisi payudara sampai ke seputar ketiak. Ulangilah langkah ini pada bagian yang berlawan, untuk mencermati payudara samping kiri.
06-07-2018 12:02
Obat Kolesterol Herbal memang sudah ada beberapa yang mulai dijual di pasaran. Tapi tidak semua obat tersebut aman dan tidak memberikan efek samping berbahaya untuk tubuh. Sedangkan obat kolesterol sendiri harusnya mampu mengatasi masalah tersebut. karena kandungan kolesterol yang tinggi dan tidak sesuai batas normal termasuk kolesterol tinggi. Saat kolesterol sudah mulai tinggi, maka akan mengakibatkan arteri menjadi menyempit dan aliran darah menjadi terhalang. Oleh karena itu anda perlu mengatasi masalah tersebut dan mencegahnya dengan mengkonsumsi obat herbal. Obat Kolesterol Herbal Paling Manjur Obat Kolesterol Paling Manjur Obat kolesterol yang paling manjur tentunya akan memberikan hasil dan manfaat yang baik untuk tubuh. Salah satunya obat yang memiliki kandungan atau komposisi herbal. Oleh karena itu anda sudah tidak perlu cemas lagi. Karena saat ini ada obat kolesterol produk Dragon Noni yang merupakan obat alami. Obat ini terbuat dari buah naga & buah mengkudu dan sudah dibuat dalam bentuk ramuan obat untuk kolesterol. Untuk anda yang mengkonsumsi obat ramuan dari bahan herbal. Biasanya bisa dikonsumsi setiap hari, secara teratur dan biasanya dalam jangka waktu 1 bulan. Obat tradisional tersebut juga dikatakan manjur karena bahan-bahan yang digunakan alami dan tidak membahayakan tubuh. Cara Menurunkan & Menghindari Kolesterol Untuk menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh bisa dimulai dengan menurunkan berat badan terlebih dahulu. Dengan 5% sampai 10% dengan melakukan pergantian pola makan. Mengkonsumsi makanan berserat yang banyak, karena serat sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Anda dapat mengkonsumsi sayuran dan buah supaya mendapatkan serat yang cukup. Lakukan juga olahraga ringan sesering mungkin, tapi tidak perlu dilakukan selama berjam-jam dalam 1 minggu. Anda hanya perlu melakukan olahraga yang benar, dengan waktu kurang lebih selama 30 menit dalam satu hari. Umumnya dilakukan 3 sampai 6 kali dalam 1 minggu. Jika anda seorang perokok, sebaiknya segera hindari. Karena dengan berhenti merokok, kemungkinan terserang jantung akan ikut turun dan setelah 1 tahun kemungkinan akan turun sampai setengahnya. Selain melakukan hal tersebut bisa juga ditambah dengan mengkonsumsi obat kolesterol herbal seperti di atas.