Waktu Posting : 22-07-2016 17:05 | Dibaca : 2416x
Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu.
Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala.
Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat
Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh.
Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi.
Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya.
Batasi konsumsi:
Perbanyak konsumsi:
Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.
13-07-2014 09:27
Perhatikan label pangan, saat kedaluwarsa yang panjang, tandanya ada lemak trans selaku pengawet.Lemak yang paling jelek yang kerap kita makan ialah lemak trans. Lemak trans ini bisa kita dapatkan pada makanan yang digoreng dengan minyak yang banyak serta suhu tinggi, serta pula makanan yang memiliki kandungan minyak sayur terhidrogenasi, misalnya ialah margarin. Bila beli beberapa makanan jadi, janganlah lupa memerhatikan labelnya, bila terdaftar kata minyak hidrogenasi, baiknya janganlah dibeli. Panduan yang lain ialah, bila makanan itu usia kedaluwarsa-nya panjang, kita mesti hati-hati, lantaran besar kemungkinan makanan itu memakai lemak trans atau pengawet. Minyak trans bisa mem-blok konversi lemak esensial jadi lemak yang dibutuhkan otak, seperti GLA serta DHA. Baca juga : Dapatkan Berat Badan Ideal Dengan Diet Seimbang Jadi bila seorang kekurangan omega 3 serta makan terlampau banyak minyak trans, ini ialah pilihan yang paling jelek. Oleh karenanya hindarilah goreng-gorengan, donat, dan sebagainya. Lemak jemu serta lemak monounsaturated Yang ke-2 jelek ialah lemak jemu serta lemak monounsaturated, ciri-cirinya lemak ini jadi beku di suhu ruangan, seperti mentega, keju, lemak hewan, minyak kelapa. Minyak kelapa tetap baik bila dipakai dalam jumlah sedikit saja. Oleh karena paling tahan tehadap panas, maka minyak kelapa adalah pilihan paling tepat jika sesekali Anda ingin menggoreng. Cair di suhu ruangan serta membeku bila disimpan didalam kulkas adalah salah satu ciri lemak monounsaturated. Banyak riset tunjukkan bahwasanya minyak zaitun yang baik seperti cold pressed extra virgin olive oil amat berguna untuk kesehatan serta pas dipakai semacam dressing pada salad. Baca juga : Hanya Mengkonsumsi Jus Setiap Hari, Bolehkah? Kolesterol Yang ketiga ialah kolesterol, kolesterol cuma ada pada buatan yang datang dari hewani. Kolesterol jadi amat tak baik bila dimasak terlalu berlebih, digoreng, atau dibakar. Sebenarnya badan kita bisa bikin sendiri kolesterol yang dibutuhkannya dari lemak yang kita makan. Jadi, untuk kesehatan, berikanlah keluarga Anda serta Anda sendiri biji-bijian serta kacang-kacangan yang cukup semacam sumber lemak yang sehat. Biji-bijian paling baik ialah flaxseed, hemp seed, pumpkin, biji bunga matahari serta wijen. Baiknya biji-bijian ini digiling dahulu serta dimakan mentah. Bisa digabungkan pada serela makanan pagi, sup atau salad. Ketika makan sayuran mentah/salad, pakai minyak biji-bijian atau minyak zaitun yang cold pressed serta extra virgin. Jauhi seluruh gorengan serta makanan yang diolah terlalu berlebih.
11-11-2025 17:46
Kota Langsa, yang terletak di ujung timur Provinsi Aceh, terus berkembang menjadi salah satu kota yang aktif dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, kesadaran untuk menciptakan lingkungan yang bersih, hijau, dan sehat semakin menjadi prioritas. Melalui peran penting Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Langsa, berbagai program dan kebijakan digulirkan untuk mewujudkan Langsa sebagai kota yang ramah lingkungan dan nyaman bagi seluruh warganya.DLH Langsa memiliki visi untuk menjadikan lingkungan hidup sebagai fondasi utama dalam pembangunan berkelanjutan. Salah satu fokus utama adalah pengelolaan sampah perkotaan. Dengan semakin meningkatnya volume sampah setiap harinya, DLH mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam program 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Melalui pembentukan Bank Sampah di berbagai gampong (kelurahan), masyarakat dilatih untuk memilah sampah sejak dari rumah tangga. Program ini tidak hanya membantu mengurangi beban sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), tetapi juga memberikan manfaat ekonomi melalui penjualan sampah daur ulang.Selain itu, DLH Langsa juga gencar melakukan edukasi lingkungan melalui sekolah-sekolah dan komunitas. Program Adiwiyata menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut. Melalui program ini, siswa didorong untuk berperilaku ramah lingkungan, seperti menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai peduli lingkungan sejak dini sehingga tumbuh generasi muda Langsa yang sadar akan pentingnya menjaga alam.Dalam menjaga kualitas udara dan air, DLH Langsa menjalankan berbagai kegiatan pemantauan dan pengawasan. Pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor dan aktivitas industri menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kualitas udara. Oleh karena itu, DLH rutin melakukan uji emisi kendaraan dan sosialisasi penggunaan transportasi ramah lingkungan. Sementara untuk pengendalian pencemaran air, pengawasan terhadap pembuangan limbah domestik dan industri terus diperketat. DLH juga mengajak pelaku usaha untuk menerapkan sistem pengelolaan limbah yang baik agar tidak mencemari sungai dan sumber air masyarakat.Aspek penghijauan kota menjadi bagian penting dari upaya menjadikan Langsa kota yang ramah lingkungan. Melalui program Langsa Hijau dan Bersih, DLH bersama masyarakat melakukan penanaman pohon di taman kota, jalan protokol, dan kawasan publik. Penambahan ruang terbuka hijau tidak hanya memperindah wajah kota, tetapi juga berperan dalam menurunkan suhu udara, menyerap karbon dioksida, dan menjaga keseimbangan ekosistem. Kota yang hijau bukan hanya indah dipandang, tetapi juga menyehatkan jiwa dan raga warganya.Namun, upaya ini tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya kebersihan masih perlu ditingkatkan. Masih ditemukan praktik membuang sampah sembarangan dan pembakaran sampah di lahan terbuka. Selain itu, keterbatasan infrastruktur pengelolaan sampah modern menjadi kendala yang perlu segera diatasi. Meski demikian, dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihakbaik pemerintah, masyarakat, dunia usaha, maupun lembaga pendidikantantangan ini dapat diubah menjadi peluang menuju perubahan positif.DLH Langsa (dlhlangsa.id) juga berinovasi dengan mengembangkan program digitalisasi layanan lingkungan, seperti sistem pelaporan online untuk aduan pencemaran atau kegiatan ilegal yang merusak alam. Langkah ini menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan di era modern tak hanya bergantung pada tenaga lapangan, tetapi juga pada pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi.Mewujudkan Langsa sebagai kota ramah lingkungan dan sehat bukanlah pekerjaan satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan perilaku hidup bersih, mengurangi sampah plastik, menjaga kebersihan drainase, dan aktif menanam pohon, setiap warga dapat menjadi bagian dari solusi.Kota yang ramah lingkungan mencerminkan masyarakat yang peduli dan berbudaya. Langsa memiliki potensi besar untuk menjadi contoh kota hijau di Acehkota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga berkelanjutan secara ekologis. Dengan kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, cita-cita menjadikan Langsa sebagai kota yang bersih, hijau, dan sehat bukanlah impian, melainkan kenyataan yang sedang diwujudkan bersama.
28-04-2014 02:46
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A. Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah? Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B. Osteoporosis Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun. Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun. Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk. Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya. Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b. Melakukan terapi kekuatan tulang c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.