Waktu Posting : 26-01-2016 20:51 | Dibaca : 2639x
Perhatikan alarm tubuh
Tanda kekurangan vitamin biasanya dapat dikenali dari alarm atau peringatan yang dimunculkan oleh tubuh.Kita seringkali mengeluhkan kondisi kesehatan yang makin menurun seiring bertambahnya usia. Kondisi tubuh inipun menurun tatkala kita kekurangan waktu istirahat serta mengkonsumsi makanan yang tidak sehat. Makanan yang bersifat junk food atau sampah bagi tubuh tidak akan memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral. Pasalnya tubuh kita sendiri membutuhkan zat-zat tersebut untuk tetap bertahan sehat dan bugar.
Umumnya peringatan awal ini dimaksudkan untuk memberitahu si empunya tubuh bahwa ia harus mulai berubah. Artinya sang pemilik tubuh sudah harus memperhatikan pola makan dan gaya hidup yang mereka jalani. Apakah makanan yang dikonsumsi sudah memenuhi standar nutrisi dan gizi harian atau malah sebaliknya. Jika terjadi sebaliknya, pastinya tubuh akan terlihat lesu, lemah dan lunglai serta tidak bersemangat menjalani aktivitas harian yang terbilang ringan.
Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Terapi Chiropractic
Vitamin dan mineral memang tidak bisa dipungkiri sangat dibutuhkan oleh tubuh. Keberadaan kedua zat ini sangat mendukung sistem kerja dan fungsi organ maupun jaringan di dalam tubuh. Sebenarnya taklah begitu sulit untuk menemukan sumber vitamin maupun mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Anda bisa mendapatkannya dari buah-buahan maupun sayur-sayuran yang ada di sekitar kita. Contohnya saja vitamin A yang sangat banyak ditemukan dalam wortel dan vitamin C yang bisa diperoleh dari buah jeruk.
7 tanda kekurangan vitamin
Setelah mengetahui kemungkinan alarm yang diberikan tubuh, tak ada salahnya memang jika kita membahas tanda kekurangan vitamin pada tubuh. Setidaknya ada beberapa alarm tubuh yang bisa Anda waspadai, yaitu.
1. Munculnya sariawan yang mengganggu
Pernahkah Anda mendapati sariawan yang muncul tiba-tiba dan sulit ditangani? Bisa jadi ini adalah pertanda bahwa tubuh tengah mengalami penurunan pada sistem daya tahan atau imunitas. Gejala ini tidak muncul sendiri saja, tetapi adapula gejala lain layaknya kulit bersisik dan kering, bibir pecah-pecah serta mulut kering. Tanda-tanda tersebut bisa dikatakan sebagai alarm tubuh yang tengah kekurangan vitamin B2. Guna mengatasinya, Anda bisa mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B2, seperti susu, kacang kedelai, sayur-sayuran dan telur.
2. Kerap mengalami anemia
Anemia atau kekurangan darah seringkali dialami oleh masyarakat modern. Terlebih mereka yang kerap kekurangan waktu istirahat dan mengkonsumsi makanan tidak sehat. Kondisi anemia bisa dibilang sebagai alarm tubuh kekurangan vitamin B12. Tak jarang tubuh pun akan terlihat lebih lunglai, lemas dan lesu serta beberapa penyakit kulit lainnya. Sebagai upaya pencegahan, sebenarnya Anda bisa mencegah anemia dengan banyak mengkonsumsi daging, hati dan telur yang kaya vitamin B12.
3. Terjadinya gangguan pada kesehatan
Tubuh kerapkali memberikan alarm atau peringatan yang seringkali diacuhkan oleh si empunya. Padahal alarm tubuh semacam ini mengingatkan kita untuk memenuhi asupan vitamin tersebut. Salah satu tanda kekurangan vitamin A adalah tubuh yang kerap mengalami rabun senja, infeksi pada saluran pernapasan, katarak, kondisi kulit yang tidak sehat ataupun menurunnya daya tahan tubuh. Kondisi semacam ini bila dibiarkan terus menerus, bukan tidak mungkin akan menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius. Agar tak menjadi lebih parah, ada baiknya Anda mengkonsumsi sumber vitamin A, seperti ikan, buah-buahan berwarna merah dan kuning, susu, dan sayur-sayuran hijau.
4. Kram otot yang terlalu sering
Kram otot memang normal dialami tatkala kita berolahraga tanpa pemanasan terlebih dahulu. Sayangnya kram otot yang dimaksud disini cukuplah berbeda, yakni kram otot yang terlalu sering. Bahkan kram otot muncul saat Anda tak melakukan olahraga sekalipun dan tanpa gejala sebelumnya. Gejala kram otot inipun sebenarnya diikuti oleh gejala lain pada tubuh, seperti kulit pecah-pecah dan bersisik serta insomnia atau sulit tidur. Sebagai pencegahan dan penanganan yang tepat, ada baiknya Anda memperbanyak konsumsi vitamin B5. Sumber vitamin B5 ini bisa dijumpai pada susu, daging, kacang hijau, hati dan sayur-sayuran.
5. Adanya gangguan pada sistem saraf
Gejala umum yang ditandai dengan gangguan pada sistem saraf maupun otot serta kemandulan pada kaum adam dan hawa mengartikan bahwa tubuh Anda kekurangan vitamin E. Saat tubuh menunjukkan gejala-gejala demikian, mulailah untuk mencari cara pencegahannya. Dalam beberapa jurnal kesehatan, disebutkan kalau kekurangan vitamin E dapat dipenuhi dengan konsumsi sumber vitamin E alami. Beberapa sumber vitamin E yang bisa Anda konsumsi sehari-hari adalah ayam, ikan, kuning telur, minyak dari tumbuh-tumbuhan, ragi maupun kecambah.
6. Menderita kejang otot
Kekurangan vitamin D bisa dibilang paling mudah dikenali oleh alarm tubuh yang diberikan. Bagi mereka yang peduli dengan kesehatan dan kebugaran tubuh, tentu akan lebih mudah mengenali ciri-cirinya. Gejala yang paling umum dijumpai adalah otot yang lebih mudah mengalami kejang, kelainan yang terjadi pada pertumbuhan tulang dan kerusakan pada gigi. Tanda kekurangan vitamin D ini sebenarnya bisa diatasi dengan cara paling aman dan mudah, yakni mengkonsumsi telur, minyak ikan, susu dan keju.
7. Gampang mengeluhkan nyeri di tubuh
Tubuh memang memiliki caranya tersendiri untuk memperingatkan Anda dalam memenuhi asupan nutrisi serta vitamin. Jika dilanggar, akan ada sanksi atau peringatan yang Anda dapatkan bahkan berlanjut pada gangguan kesehatan yang cukup berat. Satu diantara tandanya adalah nyeri pada bagian tubuh yang mudah sekali dirasakan. Di samping itu, adapula gejala tubuh lainnya seperti infeksi pada luka terbuka serta gusi yang berdarah. Ini mengartikan bahwa tubuh Anda tengah membutuhkan vitamin C dalam jumlah dan dosis yang cukup. Vitamin C sendiri sangat mudah didapatkan dari buah-buahan dan sayuran segar, sepeti jeruk, kiwi, jambu batu, nanas, dan tomat.
Baca juga : Hati-hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda!
Alarm atau peringatan tubuh di atas mungkin kini tengah Anda alami atau sering mengganggu aktivitas Anda. Sayangnya, kebanyakan dari kita memang mengacuhkan atau membiarkan gejala tersebut berlangsung sangat lama. Anda kerapkali menganggapnya sebagai gejala biasa tanpa diikuti oleh penanganan yang serius. Padahal banyak ahli kesehatan yang menyatakan bahwa gejala tersebut wajib diperhatikan dan dicari cara penanganannya sesegera mungkin.
Tujuannya tentu tak lain dan tak bukan agar tubuh tidak mengalami gangguan kesehatan yang lebih serius. Selain merubah pola makan yang lebih sehat, pastikan asupan vitamin dari buah-buahan pun dipenuhi. Tak ada salahnya memperbanyak konsumsi sayur-sayuran daripada makanan cepat saji yang banyak dijajakan di luaran. Selain itu, gantilah makanan kecil atau jajanan tak sehat dengan buah-buahan yang lebih kaya vitamin dan mineral.
Melalui artikel ini, diharapkan para pembaca pun mulai memperhatikan kembali kondisi kesehatan mereka. Terlebih memperhatikan asupan vitamin dan mineral yang lebih mudah diperoleh dari buah-buahan maupun sayur-sayuran. Hal ini bisa membantu Anda melindungi dan menjaga kesehatan tubuh serta terhindar dari penyakit berbahaya. Biasakan diri untuk tidak mengkonsumsi makanan tidak sehat, supaya tubuh tidak memberikan tanda kekurangan vitamin.
30-04-2022 01:14
 Di Indonesia, tradisi mudik kerap diidentikkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan aktivitas pulang atau kembali ke kampung halaman yang dilakukan oleh para perantau atau pekerja migran. Selain Indonesia, sejumlah negara di luar negeri tampaknya juga memiliki tradisi mudik menjelang lebaran. Dilansir dari pssat.ugm.ac.id, aktivitas mudik ini mulanya menjadi sangat populer setelah kemerdekaan RI, tepatnya pada 1960-an. Kala itu, masyarakat berbondong-bondong ke Jakarta untuk mengais rejeki ke ibu kota baru Indonesia tersebut. Ketika menjelang lebaran tiba, mereka merasa rindu dengan kampung halamannya dan memutuskan untuk kembali. Sejak saat itu, fenomena mudik menjadi tradisi khas saat menjelang lebaran. Namun, tak hanya di Indonesia saja yang punya tradisi mudik. Di luar negeri pun terdapat tradisi mudik ini dengan pemaknaan dan istilahnya masing-masing. Dirangkum Tempo dari berbagai sumber, berikut lima negara yang memiliki tradisi mudik: 1. China Di China, tradisi mudik tidak hanya berlangsung saat Lebaran, melainkan terjadi pada saat perayaan tahun baru Imlek. Mengutip ibtimes.co.uk, perayaan Imlek di China jauh lebih meriah ketimbang Hari Raya Idul Fitri. Momen tersebut banyak dimanfaatkan warganya untuk pulang ke kampung halaman atau mudik agar dapat merayakan bersama keluarga. 2. India Tradisi mudik di India yang terbesar berlangsung saat perayaan Festival of Lights alias Diwali. Perayaan yang terjadi setiap Oktober atau November itu sama meriahnya dengan perayaan Idul Fitri di sejumlah negara-negara Islam. Warga India akan beramai-ramai kembali ke kampung halaman mereka. Bahkan, fenomena mudik di India ini lebih heboh ketimbang di Indonesia, seperti dikutip dari rediff.com. 3. Bangladesh Seperti halnya di Indonesia, sebagian besar warga Bangladesh merantau ke kota-kota besar untuk bekerja dan memperbaiki nasib. Setiap menjelang perayaan hari besar, seperti Idul Fitri mereka akan pulang ke kampung halaman untuk merayakannya bersama sanak keluarga. Aktivitas mudik ini menjadi agenda tahunan yang wajib dilakukan para warga Bangladesh yang merantau. 4. Pakistan Menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya jalur-jalur utama penghubung antar wilayah di Negara Pakistan akan terlihat penuh sesak. Tentunya, hal itu dipenuhi oleh kendaraan para pemudik serta angkutan umum yang hendak melangsungkan perjalanan ke kampung halaman. Melansir newspakistan.pk, pemerintah Pakistan akan melibatkan pihak kepolisian untuk bersiaga melancarkan arus mudik ini. 5. Arab Saudi Fenomena mudik juga dilakukan oleh warga muslim di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sama halnya dengan di Indonesia, keluarga di kampung halaman akan mendekorasi rumahnya seindah mungkin dan menyiapkan aneka masakan khas lebaran guna menyambut anggota keluarga lain yang akan berkunjung. Â
09-02-2021 14:01
Sering tidur tanpa menggunakan bantal? Hati-hati ya, karena secara medis ada sejumlah bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal. Tidur tanpa bantal bisa mengancam kesehatan. Karena tidur dengan menggunakan bantal merupakan cara beristirahat yang ideal serta disarankan oleh para medis. Hal tersebut dikatakan oleh Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher, dr.Arina Ikasari Muhtadi Sp. THT-KI yang dikutip dari laman kompas.com. Lebih lanjut lagi menurutnya bahwa menggunakan bantal ketika tidur merupakan suatu keharusan karena bantal bisa memberikan efek yang positif pada tubuh manusia ketika terlelap. Tidur tanpa menggunakan bantal bisa menyebabkan bahaya terutama pada seseorang dengan kondisi tertentu.  Beberapa bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal di antaranya adalah : Sakit leher dan punggung Dilansir darilaman Medical News Today bahwa beberapa orang yang tidur tanpa menggunakan bantal dengan posisi telentang maupun menyamping bisa menyebabkan sakit leher dan punggung. hal tersbeut karena ada tekanan pada leher bila tidur tanpa bantal. Selain itu juga bisa mengganggu kualitas tidur dan memicu sakit tidak hanya pada leher tetapi juga pada punggung. Risiko terkena penyakit refluks Bantal mempunyai berbagai fungsi serta manfaat bagi tubuh dan kesehatan tubuh. Dan salah satu fungsi yang terpenting dari bantal yaitu bisa membantu meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran satu bantal. Dr Arina menyebutkan bila orang-orang yang memiliki kebiasaan tidur tanpa bantal jauh lebih berisiko terkena penyakit refluks atau penyakit asam lambung. Ini karena posisi kepala sejajar atau tidak lebih tinggi dari bagian badan ketika tidur. Berbahaya bagi penderita sakit jantung Bantal dianjurkan bagi orang-orang yang menderita sakit jantung atau yang pernah mengalaminya. Dan bahkan sebaiknya orang-orang yang pernah memiliki riwayat jantung sebaiknya menggunakan dua bantal agar jantung lebih mudah bekerja. Oleh karena itu tidur tanpa bantal bisa berbahaya pada kesehatan para penderita penyakit jantung karena membuat jantung bekerja ekstra.  Itulah beberapa bahaya yang bisa terjadi bila tidur tanpa menggunakan bantal sehingga sebaiknya bila anda tidur menggunakan bantal.Â
07-10-2021 06:47
Dalam hal menjaga kesehatan para lansia tidak jarang menjadi hal yang kerap terlupakan. Salah satu penyebabnya, banyak lansia lebih memilih untuk mengutamakan kesehatan fisik dibandingkan dengan kesehatan jiwa. Padahal, kesehatan jiwa yang baik dapat mendukung terjaganya kesehatan fisik juga. Nah, untuk mengatasinya berikut cara menjaga kesehatan mental lansia. Cara Menjaga Kesehatan Mental Bagi Lansia Saat di Rumah Aja 1. Batasi Informasi Cara pertama menjaga kesehatan mental lansia yaitu dengan batasi informasi mengenai virus Corona. Informasi mengenai hal ini memang penting untuk diketahui. Namun, WHO menyarankan agar membatasi untuk menonton, membaca, dan mendengarkan berita yang malah membuat lansia jadi cemas dan gelisah. Karenanya, utamakan untuk mencari informasi dari sumber-sumber yang sudah terpercaya, termasuk juga Halodoc. Karena dalam situs Halodoc, selain menyediakan fitur konsultasi dan buat janji dengan dokter, Halodoc juga menyediakan informasi yang valid terkait dengan kesehatan. 2. Berbagi Cerita Positif Cara selanjutnya yaitu berbagi cerita positif. Bila kamu aktif di sebuah komunitas, cobalah untuk memberi informasi dan cerita positif terkait virus Corona. Jika kamu mengenal orang yang terkena COVID-19 lalu dia bisa pulih dan kembali bersama keluarganya, kamu bisa bagikan kisah tersebut di komunitas. Bisa juga dengan memberikan informasi dari pemberitaan tentang para mantan pasien di negara lain yang sudah sembuh dan sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Hal ini penting dilakukan agar tidak membuat cemas dan paradigma bahwa orang yang terkena virus ini sudah pasti akan mati. 3. Apresiasi Tenaga Medis Mungkin salah satu keluarga atau orang terdekat kamu termasuk petugas medis yang sedang menangani virus Corona ini. Atau, kamu sendiri yang termasuk bagian di antara mereka? Nah, cobalah untuk mengapresiasi diri sendiri bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik untuk menangani pandemi ini. Maka jagalah diri kamu dengan cukup istirahat selama bekerja atau antara shift, makan makanan yang sehat, dan kelola stres dengan baik ya. Lalu bagi kamu yang memiliki keluarga, kerabat, atau teman tenaga medis, berikanlah apresiasi dengan pesan-pesan penyemangat atau tetap berhubungan secara berkala melalui media sosial. Hal ini akan membuat mentalnya semakin kuat menghadapi wabah Corona dan tentunya membantu agar virus ini segera berlalu. 4. Dukungan Emosional Seperti yang diketahui, virus Corona sangat rentan menyerang para orang tua lanjut usia terutama yang sedang mengidap penyakit. Oleh karena itu, isolasi pun dilakukan untuk mencegah mereka terkena virus tersebut. Namun, hal ini tentu saja akan berdampak bagi kesehatan mentalnya. Misalnya bagi lansia yang sedang mengalami penurunan kognitif atau demensia akan membuat mereka lebih cemas, marah, stres, dan gelisah. Bukan hanya itu, dukungan praktis dan emosional dari keluarga terdekatnya, tentu akan sangat membantu untuk menenangkannya. Untuk itu cobalah berbagi fakta sederhana tentang apa yang terjadi dan memberikan informasi yang jelas tentang cara mengurangi risiko infeksi menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.                     5. Menjaga Kesehatan Lansia Cara terakhir yaitu dengan menjaga kesehatan lansia. Agar kesehatan lansia tetap bugar, kamu bisa mengajak mereka untuk mempelajari latihan fisik yang sederhana selama #dirumahaja. Selain itu, kamu bisa mengajak mereka untuk melakukan kegiatan menyenangkan bersama dengan bercerita, melukis, menanam dan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya yang bisa membuat mereka lebih produktif. Demikian cara menjaga kesehatan mental bagi lansia saat di #RumahAja. Semoga dapat membantu.