Waktu Posting : 26-01-2016 07:36 | Dibaca : 2353x
Terapi Chiropractic tentulah bukan lagi hal yang asing bagi masyarakat Indonesia, apalagi dengan adanya pemberitaan baru-baru ini terkait dengan sebuah pasien dari klinik chiropractic yang meninggal dunia setelah melakukan terapi di klinik tersebut. Namun, sebelum Anda berpikiran negatif tentang terapi ini, sebaiknya Anda memahami dengan seksama apa yang dimaksud dengan terapi yang membantu sistem kerja tulang belakang kembali normal seperti semula. Berikut akan dijelaskan secara menyeluruh tentang chiropractic beserta manfaat dan resiko yang akan terjadi apabila melakukan terapi Chiropractic tersebut.
Apa itu Chiropractic ?
Chiropractic merupakan salah satu terapi yang membenarkan gangguan fungsi serta letak tulang belakang. Chiropractic adalah gabungan dari kata Chiros yang berarti tangan dan prakticos yang berarti praktis dalam bahasa yunani. Jadi chiropractic dapat diartikan menggunakan tangan. Chiropractic ini dikenal sebagai salah satu bentuk teknik alternatif untuk terapi tulang belakang. Lebih dari seratus negara yang menggunakan terapi ini karena kelebihannya yang tidak perlu menggunakan obat-obatan kimia dan tanpa harus melakukan operasi.
Baca juga : Waspadai Penyakit Kanker Kulit
Chiropractic berfokus pada sistem syaraf dimana syaraf merupakan salah satu sistem yang mengatur semua bagian dalam tubuh manusia. Seperti sistem tulang sendi, otot dan paling utama adalah tulang belakang. Pergerakan yang terjadi pada tulang sendi akan memiliki pengaruh yang sangat besar pada sistem syaraf dan seluruh struktur yang mengatur sistem tersebut seperti otot, organ tubuh, rasa sakit dan lain sebagainya.
Sistem syaraf merupakan sistem yang paling utama dalam tubuh seorang manusia. Sistem syaraf bekerja mengirim dan menerima segala informsi dari semua sel dan jaringan yang terdapat dalam tubuh. Apabila kerja sistem syaraf dalam tubuh seorang manusia dapat berfungsi secara normal dan maksimal maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut memiliki kondisi kesehatan yang baik dan optimal. Namun terkadang terdapat gangguan yang dapat menghambat kinerja sistem syaraf, yang disebabkan oleh rasa stress yang terus-menerus, atau trauma, dan gangguan ini disebut dengan subluxation. Gejala yang ditimbulkan dari subluxstion berupa sakit pada bagian kepala, mati rasa, merasakan nyeri dan kesemutan.
Chiropractic diyakini adalah satu-satunya terapi yang dapat mencegah serta menghilangkan gangguan subluxation. Teknik yang digunakan oleh terapi ini disebut juga dengan teknik adjustment. Teknik ini memeiliki tujuan untuk menghilangkan gejala serta sakit yang disebabkan oleh subluxation dan chiropractic juga digunakan untuk mengembalikan letak atau posisi tulang belakang dengan menggunakan cara yang lembut, aman serta efektif. Para praktisi atau yang lebih dikenal dengan sebutan chiropractor akan membantu melepaskan tekanan-tekanan yang terdapat pada syaraf yang bertujuan untuk mengoptimalkan kerja dan fungsi sistem syaraf.
Manfaat dan Resiko Chiropractic
Chiropractic hingga saat ini masih disebut sebagai salah satu pengobatan dengan cara tradisional. chiropractic sendiri adalah salah satu metode yang dilakukan untuk melakukan pengobatan pada tulang belakang dengan menggunakan tangan agar tubuh dapat menyembuhkan diri sendiri tanpa bantuan obat-obatan maupun operasi.
Chiropractic merupakan salah satu perawatan yang direkomendasikan untuk para pasien yang mengeluhkam sakit pada bagian bawah punggung. Chiropractic juga bermanfaat bagi orang yang menderita sakit di bagian-bagian tubuh lainnya yang diakibatkan oleh adanya gangguan pada sistem syaraf seperti osteoarthritis atau fibromyaglia.
Osteoartritis adalah gangguan yang terjadi karena tulang rawan yang berfungsi untuk melindungi persendian mengalami kerusakan. Hal ini mengakibatkan sendi yang tidak dapat bergerak normal sehingga akan menimbulkan rasa sakit serta nyeri dan membuat pergerakan seseorang menjadi terbatas. Sedangkan Fibromyaglia adalah rasa nyeri yang muncul pada tulang serta otot dan dapat menyebar luas ke bagian tubuh yang berada disekitar asal nyeri. Fibromyaglia ini biasanya muncul dengan gejala seperti rasa nyeri dan otot yang kaku.
Anda yang tidak memiliki masalah atau gangguan sistem syaraf dan tidak menderita penyakit apapun dapat melakukan terapi ini. Karena chiropractic sendiri dapat membantu sistem kekebalan tubuh anda menjadi lebih meningkat, dan juga dapat melancarkan jalannya peredaran darah, membentu membuat otot-otot anda menjadi lebih lemas dan tidak kaku serta membantu meringankan tekanan tulang belakang. Selain itu chiropractic juga dikenal mampu memberikan efek positif bagi seseorang yang mengalami depresi dan stress berlebihan.
Chiroprotic juga memiliki manfaat yang baik bagi para wanita untuk mengurangi rasa sakit saat mengalami masa pra-menstruasi dan juga dapat dilakukan pada wanita hamil yang cenderung mengalami rasa sakit di bagian bawah punggung. Selain wanita ternyata chiropractic juga sangat bermanfaat bagi bayi yang baru lahir untuk membantu sistem syaraf serta tulang belakang bayi dapat berkembang dan tumbuh secara optimal.
Bayi akan mengalami trauma pada saat menjalani proses kelahiran yang mengharuskan bayi melewati sebuah saluran yang terdapat pada rahim dan hal ini dapat menimbulkan adanya ketidakseimbangan yang terjadi pada tubuh sang bayi. Dalam perkembangannya pun sang bayi masih harus mengalami beberapa proses yang mengharuskan tulang belakang dan sistem syarafnya bekerja dan tumbuh dengan optimal. Karena apabila perkembangan pada tubuh bayi mengalami kesalahan atau tidak berkembang pada posisi yang salah maka akan muncul ketidakseimbangan yang akan menyebabkan bayi menderita scoliosis. Scoliosis adalah kelainan yang terjadi pada rangka tubuh sehingga mengakibatkan adanya lengkukan pada bagian tulang belakang.
Chiropractic yang biasanya dilakukan selama 45 menit atau bahkan satu jam dalam sekali perawatan ternyata juga dapat membantu pasien yang memiliki rasa trauma terhadap suatu kejadian pada masa rehabilitasi. Hasil yang didapatkan dari chiropractic ini tentunya akan berbeda dari satu pasien dengan pasien yang lainnya. Ada kalanya chiropractic hanya sebatas membantu para pasien untuk mengurangi rasa sakit yang diderita oleh pasien tanpa menyembuhkan atau mengobati penyakit yang diderita pasien.
Baca juga : Mengenali Alarm dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin
Namun tak jarang chiropractic mampu menyembuhkan seorang pasien dari penyakit yang dideritanya. Hanya perlu menyesuaikan diri dengan chiropractic agar perawatan ini mampu mendapatkan hasil maksimal yang diinginkan oleh pasien.
Resiko yang didapat dari terapi chiropractic ini sejauh ini tergantung dari para terapis yang melakukan teknik ini terhadap pasien. Apabila terapis memiliki keahlian serta sertifikat yang sah, maka kecil kemungkinan akan menghasilkan resiko yang buruk pada pasien. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa chiropractic aman dan berhasil. Pasien akan mengalami rasa nyeri maupun rasa sakit ketika melakukan perawatan chiropractic ini untuk pertama kali, namun apabila dilakukan dengan teknik yang baik dan benar, maka rasa sakit tersebut tidak akan dirasakan.
Apabila Anda memiliki penyakit osteoporosis maupun penyakit lain yang masih berkaitan dengan penyakit yang mengharuskan Anda untuk mengonsumsi obat yang berfungsi untuk mengencerkan darah, maka sebaiknya Anda tidak melakukan chiropractic. Dan apabila Anda merupakan penderita penyakit kanker, wajib bagi Anda untuk mendapatkan izin dari dokter Anda untuk melakukan terapi Chiropractic.
02-06-2014 17:29
Makan tidak cuma berperan untuk mengenyangkan perut, namun juga berikan nutrisi untuk tubuh. Bila salah makan, bukannya sehat, Anda jadi menumpuk penyakit. Kecuali kekeliruan penentuan bahan makanan, Anda dapat juga merugikan tubuh sendiri, bila lakukan kebiasaan-kebiasaan tersebut : 1. Makan sembari bepergiaan Makan di mobil, terlebih apabila Anda menyetir sendiri, tak berikan Anda peluang untuk mencermati apa yang Anda makan. Makan cepat serta tergesa-gesa berikan Anda kesempatan untuk makan semakin banyak. Soalnya, pikiran Anda lebih repot pikirkan hal-hal lain, hingga tak mengerti berapakah banyak yang sudah Anda makan. Kecuali itu, riset th. 2010 yang dimuat dalam jurnal Nature Neuroscience mengatakan, tikus yang di beri makanan cepat saji dengan cara teratur bakal alami pergantian pada kimiawi otaknya. Tikus ini jadi obesitas serta kehilangan kekuatan untuk memastikan apakah dia lapar atau tak. Fastfood memanglah dapat menyebabkan kecanduan. Baca juga : 6 Bahan Makanan Ini Berkhasiat Obat Lho! 2. Makan dalam porsi besar Makan melebihi yang diperlukan oleh tubuh bisa berlangsung di waktu Anda makan sembari nonton TV. Ada juga orang yang makan terlalu berlebih saat terasa kesepian atau tertekan. Untuk mengatur porsi makan, kenali dahulu takaran yang dikira cukup, baru sesudah itu berlatih untuk menyesuaikannya. Tempatkan makanan dalam piring kecil, serta duduklah di meja makan waktu Anda makan. Jauhi letakkan makanan ditempat yang gampang diraih waktu Anda tengah melihat TV. Taruh jauh-jauh wadah keripik dari jangkauan tangan. 3. Makan untuk kurangi stres Sesudah melalui jam kerja panjang yang melelahkan, makan sepotong piza berkeju tidak tipis serta minum satu gelas soft drink pasti nikmat sekali. Namun ingat, memakai makanan untuk kurangi stres ialah jalan pintas untuk menambah berat tubuh. Saat Anda dirundung stres atau kemelut, bersantailah tiada melibatkan makanan. Bebaskan stres dengan bercakap dengan rekan di taman atau jalan enjoy diatas treadmill. Baca juga : Kenali 5 Makanan dengan Kadar Gula Tinggi di Sekitar Anda 4. Tunda makan Tunda makan juga ampuh menambah berat tubuh. Waktu Anda tunda makan, rasa lapar bakal meningkat serta kandungan gula darah drop. Beberapa orang lalu ‘balas dendam’dengan makan dengan porsi banyak atau mungkin dengan makan makanan ringan sebanyak-banyaknya. Tambah baik makan dengan cara teratur, dimulai dari sarapan, makan siang, serta makan malam pada saat yang sama. 5. Makan tengah malam Makan atau ngemil tengah malam bakal berikan penambahan kalori yang tak diperlukan oleh tubuh yang telah siap beristirahat. Apabila Anda juga terhitung penganut pola hidup kurang gerak (sedentary lifestyle) –gemar melihat TV atau searching internet— semakin banyak lagi kalori yang tertimbun dalam wujud lemak di tubuh. Menghilangkan rutinitas ini serta dapatkan aktivitas lain yang mengasyikkan untuk mengusir rasa jemu. Umpamanya, latihan yoga atau turut pelatihan dansa.
25-05-2014 21:56
Aktivitas pasti akan lancar jika semua anggota tubuh kita sehat. Khususnya yang sifatnya menopang dan menyeimbangkan tubuh seperti kepala. Kepala merupakan bagian penting tubuh karena di sana terdapat otak yang merupakan penerjemah dari semua rangsangan yang diterima saraf. Otak juga yang menjadi pusat keimbangan dan pusat berpikir. Jadi, ketika kepala kita sakit otomatis kita tidak akan bisa berpikir dengan baik, dengan tenang, dan pekerjaan atau aktivitas pasti akan terganggu. Gangguan kesehatan yang sering menyerang bagian kepala adalah pusing. Mulai dari pusing sebelah atu yang dikenal dengan migraine, hingga pusing seluruh bagian yang membuat kita merasakan semua yang ada di sekitar berputar. Bukan hanya pening dan pusing saja, kita juga akan merasa tubuh tidak seimbang. Baca juga : Pengobatan Alternatif Penyakit Anemia Pusing seluruh bagian kepala tersebut biasa disebut dengan vertigo. Jika vertigo sudah datang, kita tidak dapat berdiri dengan baik lagi karena tubuh hilang keseimbangannya. Menurut orang tua jaman dulu, vertigo adalah penyakit pusing tujuh keliling. Mengenai hal tersebut, secara medis, vertigo merupakan penyakit yang menyerang tonusvestibular dan membuatnya hilang keseimbangan. Hal ini disebabkan karena kerusakan yang terjadi pada labirin serta saraf vestibular yang kemudian menyebabkan perifer hilang. Vertigo yang sakitnya luar biasa ini memang merupakan penyakit. Namun, vertigo juga bisa menjadi indikasi bagi gejala adanya penyakit lain. Kurang lebih, sepuluh jenis penyakit mempunyai gejala serangan berupa vertigo. Jadi, ketika vertigo menyerang sebaiknya segera tangani atau periksakan ke dokter, agar jika ada penyakit lain kita bisa tahu lebih dini dan segera melakukan pencegahannya. Untuk penyebab vertigo sendiri, penyakit ini bisa disebabkan karena beberapa faktor. Mulai dari ketergantungan obat-obatan yang sifatnya kimia, adanya kelainan atau gangguan pada bagian telinga, gangguan pada sistem sirkulasi, gangguan pada sistem neurologis, dan adanya pengaruh dari lingkungan. Beberapa ada juga yang disebabkan karena terlalu seringnya migraine dan dibiarkan serta diobati dengan obat yang tidak tepat, mabuk perjalanan, peradangan pada bagian leher, serta adanya bakteri yang menginfeksi bagian telinga yang menyebabkan oksigen ke otak kurang. Begitu vertigo menyerang, biasanya kita akan merasa diri ini seolah melayang tidak menapak di bumi. Tapi, kepala pusingnya bukan main, ditambah lagi dengan mual-mual sampai muntah. Wajah pun pucat berkeringat. Beri\diri akhirnya tidak tegak dan solusinya biasanya dengan tidur. Sebagai salah satu usaha untuk menghindari penyakit ini, ternyata bisa dilakukan dengan menghindari makanan penyebab vertigo tersebut. Makanan peyebab vertigo diantaranya goreng-gorengan, jeroan, makanan manis, penyedap rasa, MSG, telur, daging, seafood, makanan bersantan, petai, jengkol, durian, nangka, es, soda, serta minuman yang beralkohol. Baca juga : Mengenal Gejala Kanker Darah Pada Anak Pada dasarnya, makanan yang harus dihindari agar terhindar dari vertigo hampir sama dengan makanan penyebab penyakit lain yang terhitung berat. Jadi, cara terbaik untuk sehat memang kembali kepada kebiasaan dalam memilih makanan. Makanan yang sehat akan menghindarkan kita dari penyakit-penyakit yang berbahaya. Untuk itu, kita juga bisa mencegah vertigo dengan pencegahan atau pengobatan penyakit berat tersebut. Salah satu pengobatan yang sifatnya menyeluruh dan hampir untuk semua penyakit adalah obat herbal. Obat herbal yang penggunaannya kini dimasukkan ke dalam gaya hidup sehat mampu membuktikan kelayakannya. Obat herbal telah menempuh penelitian para ahli dan kandungannya telah dimanfaatkan. Berbagai macam vitamin hingga antioksidan yang penting bagi kesehatan tubuh telah terbukti terkandung dalam obat herbal tersebut. Hebatnya, obat herbal fungsinya tak hanya mengobati tapi juga menjadi pencegahan sejak dini. Sifat obat herbal dalam mengobati, sifatnya menyeluruh tapi tidak akan merusak bagian yang sehat. Bagian yang sehat tersebut justru dilindungi. Pengobatan dengan obat herbal lebih terjangkau dan tidak akan disertai rasa sakit. Demikian juga untuk efek samping, sampai saat ini tidak ditemukan efek samping obat herbal yang berbahaya terhadap penderitanya. Setelah sembuh, obat herbal tidak akan menjadikan pasien ketergantungan. Beberapa jenis herbal alami untuk obat ternyata didapatkan dari bahan yang awalnya tidak pernah diduga dan jarang dimanfaatkan sebagai obat, seperti mengkudu, kulit manggis, dan daun sirsak.
28-08-2018 15:00
Pada masa kanak-kanak merupakan masa yang rentan terhadap penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak yaitu demam tinggi bahkan hingga mengalami kejang-kejang. Demam kejang kerap kali terjadi pada usia 6 bulan hingga 6 tahun apalagi jika orangtua memiliki riwayat kejang demam saat mereka masih kecil. Anak yang mengalami kejang demam akan membuat orang tua khawatir, oleh karena itu untuk mengantisipasi kejadian kejang demam pada anak lebih baik ketahui langkah yang tepat mengatasi penyakit tersebut. Kejang demam merupakan kejang yang terjadi saat bayi atau anak mengalami demam yang disebabkan bukan dari infeksi sistem saraf pusat. Kejang yang terjadi pada anak harus mendapat perhatian khusus karena kejang dapat terjadi berulang kali yang sangat membahayakan keselamatan anak. Saat anak sering mengalami kejang maka dapat merusak sel-sel otak pada anak. Ada beberapa jenis kejang demam yang perlu diketahui berdasarkan lama dan seberapa sering terjadi, antara lain : 1. Kejang demam sederhana Jenis ini merupakan kejang pada seluruh tubuh yang berlangsung kurang dari 10 menit dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu 24 jam. 2. Kejang demam kompleks Jenis ini merupakan kejang lokal atau tidak terjadi pada seluruh tubuh yang biasa terjadi pada area lengan dan tungkai kaki. Kejang kompleks berlangsung sekitar 10 menit dan terjadi secara berulang lebih dari 1 kali dalam kurun waktu 24 jam. Untuk memastikan apakah anak mengalami kejang demam dapat mengeceknya seperti berikut ini : Jika posisi lengan anak tertekuk pada siku maka cobalah secara perlahan untuk meluruskannya, jika lengan mudah diluruskan maka anak tidak mengalami kejang. Jika posisi lengan anak lurus maka cobalah untuk menekuknya secara perlahan, jika lengan mudah ditekuk maka anak tidak mengalami kejang. Namun jika lengan dulit untuk diluruskan atau ditekuk maka kemungkinan besar anak mengalami kejang. Cara menghadapi saat anak kejang demam : 1. Jangan panik, tenangkan diri saat anak mengalami kejang demam. 2. Jika dalam posisi tidur telentang, maka miringkan tubuh anak. 3. Jika di rumah ada obat untuk pereda kejang maka segera berikan untuk pertolongan pertama. Obat ini biasanya dimasukan melalui dubur. 4. Jangan berikan minuman apapun saat anak sedang kejang karena dapat menyebabkan cairan masuk ke paru-paru. 5. Bawalah segera ke dokter maupun tempat pelayanan kesehatan terdekat agar segera mendapat penanganan yang tepat.