Waktu Posting : 20-03-2015 05:52 | Dibaca : 2049x
Penyakit gula seakan menjadi momok menakutkan yang sering dikhawatirkan dengan terlambat. Penyakit ini seringkali hanya diasosiasikan dengan penyakit-penyakit lain seperti hipertensi dan kelebihan kolesterol dan dianggap hanya akan menyerang kita setelah berusia lanjut. Akibatnya, banyak kasus penanganan penyakit ini yang terlambat karena kita menyepelekan penyakit ini di kala usia muda. Padahal, penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan tidak terbatas pada jenis IDDM (Insulin Dependent Diabetes Mellitus). Seorang penderita diabete IDDM memang terlahir dalam kondisi harus menerima suplai insulin. Namun, bagi seseorang yang tidak memiliki kelainan seperti itu, faktor pola hidup dapat menjadi penyebab serangan penyakit ini. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga diri dari dampak penyakit ini sejak usia dini.
Baca juga :Â Kegunaan Jamsi Obat Diabetes Â
Menjaga pola hidup yang sehat adalah langkah baik untuk menghindarkan diri kita dari penyakit ini. Pola hidup sehat mencakup rutin berolahraga, cukup beristirahat, menghindarkan diri dari stress, mengatur pola makan yang bergizi, seimbang, serta sehat. Konsumsi gula yang berlebihan terutama untuk mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita penyakit gula juga harus dikontrol sedemikian rupa. Jangan berlebihan namun jangan pula sampai kekurangan. Sayangnya pola hidup sehat yang sebenarnya sederhana ini seringkali tidak diaplikasikan. Kesibukan dan kemalasan memang seringkali menjadi alasan kita tidak bisa menerapkan pola hidup seperti ini. Oleh karena itu, menumbuhkan kesadaran mengenai hidup yang sehat dan bahagia perlu ditanamkan dengan baik. Dengan demikian, kita bukan hanya terhindar dari penyakit ini, namun kita juga bisa terhindar dari berbagai penyakit lain yang disebabkan pola hidup yang tidak baik.
Baca juga :Â Cara Mengobati Diabetes yang Dapat DilakukanÂ
Mengenal gejala penyakit ini juga sangat penting kita lakukan. Secara spesifik tiap jenis penyakit gula bisa memberikan tanda yang berbeda-beda. Namun, terdapat beberapa gejala umum yang patut Anda jadikan sebagai peringatan mengenai serangan penyakit ini. Gejala pertama yang patut Anda waspadai adalah mudah lelah padahal hanya melakukan aktivitas harian seperti biasanya. Gejala selanjutnya adalah berat badan turun, sering merasa haus, sering buang air kecil, warna kulit menjadi lebih gelap terutama di sekitar leher, penglihatan melemah, sering merasa lapar, dan luka lebih sulit untuk sembuh. Bila Anda memiliki gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera cek kadar gula darah Anda ke klinik atau puskesmas. Dengan demikian, bila Anda memang menderita penyakit gula, dokter dapat menangani penyakit Anda sebelum terjadi kejadian fatal.
19-05-2014 04:03
Setiap orang membutuhkan udara untuk bernafas. Saluran pernafasan yang sehat dan lancar dibutuhkan untuk bisa menikmati udara tersebut. Ketika saluran pernafasan tidak sehat, maka pernafasan yang menentukan bisa hidup dan tidaknya kita karena udara yang dihirup tersebut tidak bisa kita hirup dengan lancar. Gangguan pernafasan ini biasa disebut dengan asma atau sesak nafas. Asma merupakan penyakit yang menyerang saluran pernafasan sebagai bentuk penyakit dengan peradangan yang sifatnya kronis. Udara yang akan masuk ke paru-paru akan terganggu jalannya seiring meningkatnya sensitifitas pada saluran pernafasan yang meradang dan menyempit tersebut. Asma juga dikenal sebagai penyakit yang datangnya tiba-tiba atau sering kambuh di waktu tertentu. Ketika kambuh, asma akan membuat kita bernafas dengan terengah-engah dan dirasakan sangat engap, terutama saat akan mengambil udara. Biasanya asma kambuh ketika kondisi fisik terlalu lelah. Untuk mengembalikan asma ke keadaannya yang normal kembali, butuh waktu yang tidak sebentar. Jika sadar memiliki asma, maka segeralah tangani. Membiarkan asma berlarut-larut, tidak ditangani dengan tepat bisa menjadi penyebab hal yang lebih parah sebagai lanjutan dari asma terjadi, asmatikus. Asmatikus merupakan penyakit yang terjadi karena asma yang berkelanjutan dengan serangan yang terus-menerus. Gejala yang terjadi biasanya dirasakan dengan nafas yang engap, dada sesak, tubuh lemah, kulit biru, gelisah, dan disertai dengan detak jantung yang lebih cepat dibandingkan biasanya. Hal ini terjadi karena oksigen yang seharusnya bisa dihirup masuk ke dalam tubuh mengalami kesulitan masuk. Penyebab asma sebagian besar disebabkan oleh alergi dan keturunan, selebihnya disebabkan kebiasaan tertentu yang dapat memicu asma tersebut terjadi. Untuk alergi biasanya karena debu dan udara, ada juga yang diakibatkan hewan tertentu. Sedangkan untuk yang karena kebiasaan, asma bisa disebabkan karena konsumsi makanan, rokok, stress, olahraga berlebihan, polusi udara, dan ketergantungan terhadap suatu obat juga bisa menjadi penyebab asma. Baca juga : Asam Urat Tak Kenal Umur Ketika seseorang yang memiliki asma penyakitnya kambuh, deru nafasnya juga ada yang disertai dengan suara. Asma kambuh paling parah biasa terjadi ketika malam hari mengingat udara yang dingin akan membuat saluran pernafasan semakin menyempit. Penderita asma tentu akan merasa tersiksa ketika bernafas begitu sulit dirasakan. Penanganan ketika asma kambuh, bagi mereka yang awalnya sudah mendapatkan penanganan dokter biasanya akan diberi alat bantu pernafasan. Namun, jika alat tersebut ketinggalan atau sudah tidak berfungsi, ini akan menjadi keadaan yang darurat penderitanya. Jadi, harus disediakan alternatif lain yang bisa menjadi solusi ketika asma kambuh. Obat herbal merupakan solusi yang tepat bagi penyakit-penyakit darurat seperti asma. Obat herbal bukan lagi obat yang berasal dari tanaman yang harus kita racik dulu baru jadi obat. Kini, teknologi dan kebutuhan medis akan obat herbal sudah bekerja sama dalam melakukan penelitian hingga pengolahan obat herbal. Obat herbal sudah terjual praktis dalam berbagai bentuk yang bisa dikonsumsi dan dapat digunakan dalam keadaan darurat. Bukan hanya itu, selain tanpa harus menjadi pedamping dari obat atau alat penanganan dari dokter, obat herbal telah mampu menyembuhkan secara menyeluruh. Baca juga : Jus Kulit Buah Manggis Untuk Menyembuhkan Kolesterol Beberapa herbal yang bisa digunakan sebagai penanganan bagi asma berasal dari kulit manggis, buah naga, daun sirsak, mengkudu, hingga madu. Obat herbal ini biasa dijual dalam bentuk obat seperti kapsul, ada juga dalam bentuk minuman atau jus, hingga yang berbentuk ekstrak atau bubuk seperti teh yang tinggal diseduh. Bahan-bahan obat herbal tersebut mampu menangani asma karena mengandung antioksidan yang mampu memperbaiki setiap sel dalam tubuh termasuk mencegah peradangan dan infeksi pada tenggorokan. Mengkonsumsi obat herbal akan membuat saluran pernafasan lancar kembali. Kita akan kembali menghirup udara dengan lega. Rutin mengkonsumsinya akan membuat asma kita secara perlahan sembuh. Sebagai bentuk pencegahan, bahkan bukan hanya untuk asma saja tapi untuk berbagai macam penyakit. Konsumsi obat herbal sangat dianjurkan sebagai suplemen keseharian. Obat herbal mampu menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari berbagai penyakit. Untuk asma sendiri, konsumsi obat herbal harus disertai dengan perubahan kebiasaan. Mulai dari tidak terlalu lelah beraktivitas hingga istirahat yang cukup dan tidak terlalu malam.
17-06-2014 10:35
Rambut rontok menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, terutama generasi muda. Mengenali gejala kerontokan rambut adalah penting agar terhindar dari kekhawatiran. Itu berkaitan juga dengan metode penyembuhannya, apakah dibiarkan saja, diobati secara alami, atau harus menjalani pengobatan medis. Kerontokan rambut (ellogen effluvium) dapat diakibatkan peristiwa alami maupun akibat suatu penyakit. Karenanya, masyarakat harus mengenal dulu siklus pertumbuhan rambut. Siklus pertumbuhan rambut itu dibagi menjadi tiga fase yaitu fase pertumbuhan rambut selama 2-5 tahun, fase transisi atau involusi yang berlangsung beberapa minggu, serta fase istirahat yang berlangsung 2-5 bulan. Pada akhir fase istirahat, rambut akan terlepas dan siklus pertumbuhan rambut baru akan dumulai lagi. Pada keadaan normal, kerontokan rambut biasa terjadi yaitu pada akhir fase istirahat dengan melepaskan 80-100 helai rambut per hari. Kita harus mulai khawatir bila ada leboh dari 100 helai rambut rontok setiap harinya. Kerontokan yang mengkhawatirkan ini bisa terjadi karena faktor fisiologis maupun patologis. Contoh faktor fisiologis adalah kerontokan rambut pada bayi baru lahir dan kerontokan rambut pada perempuan setelah melahirkan. Baca juga : Waspadai Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda Faktor patologis itu cukup banyak. Misalnya setelah mengalami demam tinggi, infeksi berat akibat jamur, bakteri, dan virus, penyakit kronik seperti HIV dan lupus, stres berat yang berkepanjangan, setelah operasi besar, kemoterapi, radiasi, hipotiroid/hipertiroid, diet, dan kelaparan. Penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan kerontokan rambut. Karena itu, untuk mengatasi kerontokan rambut dengan cara yang benar adalah dengan mengetahui dulu secara pasti penyebab kerontokan rambuntnya. Setelah diketahui, maka mulailah menghindari faktor pencetus kerontokan rambut dan mengobati sesuai dengan penyebabnya. Kerontokan rambut memang membuat perasaan tidak tenang. Berbagai cara mengatasinya dilakukan, mulaii dari mengganti shampo dan menggunakan tonik rambut. Ada juga yang mencari-cari tumbuhan yang bermanfaat seperti lidah buaya, urang aring, ginseng, dan lainnya untuk dioleskan ke kepala. Terapi menggunakan tumbuh-tumbuhan memang bisa digunakan bila jenis kerontokannya masih normal. Kerontokan itupun bukan karena faktor patologis ataupun hormonal. Kerontokan yang normal memang bisa dipicu akibat kurangnya asupan gizi. Protein, vitamin, dan zat mineral sangat diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Misalnya, vitamin A bermanfaat untuk mencegah kerontokan, vitamin E bisa memperbaiki jaringan rambut, serta vitamin C akan memberikan kekuatan dan kelenturan rambut. Mineral seperti zat besi diperlukan dalam butir darah merah untuk mengangkut oksigen dan zat makanan ke seluruh jaringan termasuk rambut dan kulit kepada. Sementara zinc atau seng dibutuhkan dalam proses pembangunan protein dalam rambut dan tembaga dibutuhkan dalam membantu pembentukan pigmen rambut. Pengobatan medis mulai diperlukan pada jenis kerontokan rambut tertentu. Misalnya pada kebotakan rambut oleh sebab hormonal ataupun kebotakan akibat gejala sisa setelah penyembuhan penyakit tertentu seperti infeksi. Pengobatan medis itu utamanya untuk memperbaiki progresivitas kerontokan rambut, memperbaiki kondisi hormonal, dan lainnya. Pemberian obat-obatan itu bersifat individual tergantung penyebab kerontokannya. Pola hidup memang memiliki pengaruh pada kondisi rambut sehingga rontok. Beberapa faktor luar tubuh yang mengakibatkan kerontokan rambut dan tips bagaimana untuk mengatasinya. Baca juga : Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis Karena ingin rambut tampak sempurna, perempuan seringkali menggunakan hairdryer atau alat catok. Hawa panas yang keluar dari alat itu akan menyebabkan kerontokan rambut. Solusinya : Biarkan rambut kering dengan udara, hindari peralatan pengeringan yang dipanaskan. Laki-laki pun sering mengakali rambutnya supaya tampak sempurna dengan menggunakan gel rambut. Terlalu sering memakai zat kimia pada rambut seperti pewarna, gel, hairspray, dan lainnya akan menyebabkan kerusakan akar dan batang rambut sehingga memicu krontokan. Solusi : Biarkan rambut tertata sesuai bentuk aslinya dan jauhkan dari obat-obatan kimia. Cukup menata rambut dengan menggunakan sisir. Usahakan memakai sisr bergigi jarang berlapis teflon dan tidak menyisir rambut dalam keadaan basah. Kehidupan zaman sekarang juga erat dengan stres atau depresi. Kondisi stres berkepanjangan akan menyebabkan urat-urat saraf pada akar rambut menjadi lemah. Solusi : Jagalah kondisi kesehatan jiwa dengan mampu mengatasi rasa stres itu. Hindari pula kebiasaan menggaruk rambut dan kulit kepala di saat stres karena akan membuat rambut semakin mudah rontok. Beberapa perempuan Muslim secara rutin memakai jilbab selama di luar rumah. Hal ini memang lumrah mengakibatkan kerontokan. Kulit kepala yang lembap akan mengakibatkan ketombe yang akhirnya memicu kerontokan. Solusi : Lakukan perawatan yang benar dan tepat. Perawatan itu dimulai dengan menjaga kebersihan, keasaman, dan hidrasi kulit kepala. Cucilah rambut menggunakan shampo berbasis asam sesuai dengan pH kulit kepala (pH 4,5 – 5,5). Kondisioner bisa dipakai untuk meningkatkan kilau rambut dan tonik untuk menguatkan akar rambut.
01-07-2014 22:29
Hampir 6 bulan ini saya mengalami sejenis depresi,perasaan selalu tidak nyaman,ingin marah2 terus,selama ini saya minum xanak yg dosisnya 0.5mg 2 tablet setiap hari,sering juga saya mengalami sakit kepala,yang ingin saya tanyakan apa extra jus kulit manggis bisa digunakan sebagai anti depresi?saya juga sudah melakukan cek darah lengkap,tontegen torak,USG semua hasilnya normal