Waktu Posting : 29-05-2014 03:43 | Dibaca : 2792x
Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh.
Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja.
Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja.
Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel?
Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain.
Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut
Terlalu Bebas Berantibiotika
Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar.
Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah.
Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya.
Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja.
Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun
Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun.
Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami
Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar.
Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak.
Bisa Suntikan
Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri.
Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!
31-08-2024 20:14
Keguguran merupakan peristiwa yang umum terjadi pada wanita hamil. Kehamilan dianggap mengalami keguguran jika kehamilan hilang secara spontan sebelum usia kandungan memasuki minggu ke-20. Setelah mengalami keguguran, tubuh wanita mungkin akan mengeluarkan jaringan janin dengan sendirinya. Namun, kemungkinan wanita juga mengalami “keguguran tidak lengkap”, yaitu ketika perdarahan uterus gagal membersihkan rahim. Terutama pada keguguran yang terlewat, yaitu saat tubuh ibu lalai menyadari bahwa janinnya telah mati, juga mungkin terjadi. Alasan Kuret Perlu Dilakukan setelah Keguguran Setelah keguguran, wanita biasanya memiliki tiga pilihan. Di antaranya adalah obat untuk menginduksi keguguran, menunggu untuk melihat apakah keguguran akan terjadi dengan sendirinya, atau pelebaran dan kuretase. Prosedur kuret melibatkan pelebaran serviks dan menggunakan alat khusus untuk menghilangkan isi rahim, dan membantu mencegah infeksi dan komplikasi setelah keguguran. Dilatasi dan kuret merupakan prosedur bedah singkat. Pada prosedur ini, serviks dilatasi dan alat khusus digunakan untuk mengikis lapisan rahim. Kondisi yang Harus Lakukan Prosedur Kuret Setelah mengalami keguguran, mungkin kamu perlu dikuret karena salah satu dari beberapa alasan berikut : Menghapus jaringan di dalam rahim selama atau setelah keguguran atau aborsi untuk menghapus bagian-bagian kecil plasenta setelah melahirkan. Ini juga membantu mencegah infeksi atau pendarahan hebat. Diagnosis atau obati perdarahan uterus yang abnormal. Kuret dapat membantu mendiagnosis atau mengobati pertumbuhan seperti fibroid, polip, ketidak seimbangan hormon, atau kanker rahim. Sampel jaringan uterus akan dokter lihat di bawah mikroskop untuk memeriksa sel-sel abnormal. Prosedur kuret hanya membutuhkan waktu 10-15 menit, tetapi kamu perlu tetap di rumah sakit hingga lima jam. Sedangkan waktu pemulihan total dari prosedur kuret adalah sekitar dua minggu. Sebagian besar wanita akan mengalami rasa sakit dan kram pasca operasi yang biasanya berlangsung 3-4 hari, serta bercak yang dapat bertahan hingga dua minggu. Rasa nyeri setelahnya dapat kamu kelola dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Setelah melakukan kuret, wanita biasanya perlu menghindari hubungan seksual selama beberapa minggu setelah prosedur. Meski begitu, kamu dapat bekerja kembali beberapa hari setelah kuret. Manfaat Menjalani Kuret setelah Keguguran Berikut ini beberapa manfaat menjalani kuret setelah mengalami keguguran : Mempersingkat proses gejala fisik Kuret merupakan tindakan medis yang bisa kamu jadwalkan, sedangkan keguguran alami dapat berlangsung selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Selain mengurangi gejala fisik seperti pendarahan dan kram, dalam beberapa kasus, seseorang mungkin memilih kuret untuk mengatasi trauma emosional langsung dari keguguran. Meminimalisasi nyeri fisik Kuret dapat kamu lakukan dengan anestesi atau sedasi, dan obat pereda nyeri dapat dokter berikan. Beberapa orang mengalami kram ringan setelah kuret. Namun, biasanya secara fisik dapat kembali ke rutinitas normal dalam satu atau dua hari. Menurunkan risiko tertentu Keguguran yang tidak lengkap memungkinkan terjadinya risiko. Misalnya, sisa-sisa jaringan kehamilan dapat menyebabkan pendarahan dan infeksi yang berkepanjangan. Prosedur kuretase umumnya tergolong aman, tapi seperti halnya operasi apapun, kuret juga memiliki risiko tersendiri. Hanya saja, sebagian besar komplikasi yang mungkin terjadi dapat kamu obati. Sisa kehamilan tidak terlihat Melihat jaringan sisa kehamilan (seperti sisa-sisa janin) dapat membuat pengalaman keguguran menjadi lebih traumatis. Selama kuret, kamu tidak akan melihat jaringan yang diangkat. Mengurangi kemungkinan prosedur medis selanjutnya Jika kamu mengalami keguguran dan pendarahan terus berlanjut, jaringan belum sepenuhnya luruh, atau mengalami infeksi. Oleh karenanya, penanganan medis (termasuk kuret) perlu dokter lakukan untuk mencegah komplikasi. Menjalani kuret akan menangani banyak masalah medis di awal, sehingga prosedur medis lebih lanjut dapat kamu cegah. Untuk menjalani tindakan kuret harus dilakukan Dokter Spesialis Kandungan ObGyn (Sp.OG). Klinik Raden Saleh merupakan Fasilitas layanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan wanita secara spesialistik (dalam bidang kuret). Dengan ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan SpOG. Klinik kuret ini mengutamakan kesejahteraan wanita dengan memberikan perawatan khusus di bidang ginekologi, dengan fokus pada prosedur penting pengangkatan jaringan dari rahim yang dikenal dengan istilah kuret. Terletak di Jln. Raden Saleh Jakarta yang dinamis, klinik kami berdedikasi untuk menawarkan layanan medis ahli Kuret dalam mengutamakan lingkungan yang nyaman dan penuh kasih.
27-08-2014 20:17
Stroke adalah penyakit yang datangnya tak dapat ditebak. Cuma saja, sesungguhnya aspek penyebab stroke telah berlangsung demikian lama. Tetapi orang terkadang tak ingin tahu serta terjerat dengan kehidupan yang tak sehat. Umpamanya, beberapa orang yang doyan dengan makanan tinggi lemak hingga tak mengerti jumlah kolesterolnya telah di ambang batas. Stroke dipicu juga oleh naiknya tekanan darah (hipertensi). Ketika kolesterol bikin penumpukan plak di pembuluh darah, hadirnya hipertensi bisa bikin pembuluh itu pecah. Mengakibatkan bakal berlangsung serangan stroke dengan cara mendadak.  Baca juga : Penyebab Bau Kaki dan Cara Mengatasinya  Ada berbagai kenyataan perihal stroke yang baiknya Anda kenali. Tersebut di bawah ini kenyataan perihal stroke yang baiknya diwaspadai berlangsung pada diri Anda : Stroke ialah penyakit yang tak dapat ditebak datangnya. Serangan stroke kerap berlangsung demikian saja tanpa ada disadari penderitanya. Ini berlangsung pada orang yang telah mempunyai akumulasi aspek resiko stroke cukup tinggi. Hingga, ketika “momenâ€-nya tiba, serangan stoke bakal nampak. Oleh karenanya, kerjakan penelusuran kandungan kolesterol serta tekanan darah dengan teratur selaku aspek terpenting terjadinya penyakit ini. Stroke dapat menyebabkan seorang segera tidak sadarkan diri, serta ada juga yang mendadak sebagian badan tak dapat bergerak. Stroke mempunyai tanda-tanda. Sebelum saat datangnya stroke, kerap juga nampak tanda-tanda yang berlangsung pada pasien. Umpamanya separuh sisi badan susah digerakkan, lidah cadel waktu bicara, sampai sakit kepala yang mencekat. Apabila ada hal aneh ini pada diri Anda, secepatnya datangi rumah sakit. Rusaknya sisi badan lantaran stroke masih tetap dapat diperbaiki. Catatannya, perlakuan pada pasien tak terlambat. Seorang yang terserang serangan stroke serta diatasi dengan cara benar dalam kurun waktu kurang dari 3 jam dari serangan, masih tetap berpeluang untuk diselamatkan fungsi badannya. Keterlambatan perlakuan bisa menimbulkan resiko rusaknya permanen. Tak seluruh penggumpalan darah di otak mengakibatkan stroke. Tetapi penyumbatan aliran darah di otak menyumbang kira-kira 14-15 % dari masalah stroke yang ada. Mungkin kelumpuhan satu sisi badan nampak lantaran sumbatan di pembuluh darah kecuali otak. Stroke umumnya menyerang pada satu diantara bagian otak, baik kanan atau mungkin kiri. Bila satu diantaranya terkena stroke, maka sisi yang lumpuh arahnya berlawanan. Umpamanya stroke menyerang otak samping kiri, maka sisi badan kanan yang menderita dampak stroke. Begitupun demikian sebaliknya. Dipandang dari jenis kelaminnya, pria yang berumur diatas 60 thn lebih berisiko terserang stroke di banding wanita. Tetapi wanita yang kerap mengalami migrain lebih memungkinkan mempunyai resiko terserang stroke di banding pria yang pula sering migrain. Dipandang dari rasnya, orang Asia serta kulit putih lebih rendah mempunyai resiko terkena stroke di banding masyarakat asli Amerika serta Afrika. Baca juga : Trik Mengatasi Keriput Kecil yang Diakibatkan Depresi
08-07-2016 21:08
Kesehatan seksual pria mengacu pada kemampuannya untuk memiliki hubungan seksual yang memuaskan dia dan pasangannya secara fisik dan emosional. Kesehatan seksual seorang pria adalah sangat banyak penting dewasa ini karena baik pria maupun wanita menjadi lebih menuntut dalam hubungan seksual. Kesehatan seksual pria Bahkan pria yang mengasihi dan peduli dapat menderita masalah hubungan jika mereka tidak dapat memuaskan pasangannya secara seksual. Dewasa ini, kesehatan seksual seorang pria adalah istilah luas yang mengacu pada keadaan seksualitas berhubungan dengan fisik, emosi, mental dan kesejahteraan sosial. Untuk dapat memiliki hubungan seksual yang sehat, pendekatan positif dan penuh respek pada seksualitas dan hubungan seksual sangat penting. Baca juga : Tips Bercinta Sepanjang Malam Namun, kebanyakan pria yang menikmati aktivitas seksual menderita masalah seksual pada beberapa titik dalam hidup mereka. Sebagian besar masalah dapat diatasi dengan komunikasi yang lebih baik dengan pasangan dan dengan membuat upaya untuk memahami kebutuhan seksual masing-masing. Jika ini tidak menyelesaikan masalah seksual Anda, silakan berkonsultasi dengan dokter Anda. Obat yang aman dan efektif dan terapi tersedia untuk mengobati sebagian besar masalah yang mempengaruhi kesehatan seksual pria termasuk disfungsi ereksi, libido rendah, ejakulasi dini atau jumlah sperma rendah. Bagaimana penuaan mempengaruhi kehidupan seksual Anda? Berbeda dengan apa yang dipercayai oleh banyak orang muda, seks tidak hanya kegiatan bagi kaum muda, orang tua juga memiliki kehidupan seks yang aktif dan terlibat dalam kegiatan seksual setidaknya sekali atau lebih dalam sebulan. Beberapa orang tua juga melaporkan bahwa seks akan lebih baik seiring usia. Namun, seks tidak semudah di usia tua karena penuaan memang memiliki efek pada kemampuan seksual pria. Hormon seks pria yang disebut testosteron memainkan peran penting dalam kehidupan seksual seorang pria. Tingkat testosteron yang merupakan tertinggi di akhir usia remaja secara bertahap menurun seiring usia dan relatif jauh lebih rendah saat pria menua. Untuk alasan ini, pria yang tua melihat perbedaan respons seksual mereka. Penis butuh waktu lebih lama untuk ereksi dan ereksi mungkin tidak keras. Selain itu, pria yang tua juga butuh lebih lama untuk mencapai gairah penuh dan memiliki pengalaman orgasme dan ejakulasi. Karena pria tua lebih mungkin menderita kondisi medis seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung, mereka mungkin menderita disfungsi ereksi dan menghadapi kesulitan dalam mencapai atau mempertahankan ereksi. Bahkan, disfungsi ereksi adalah masalah seksual yang paling umum yang mempengaruhi kehidupan seksual sejumlah besar pria yang menua. Hal yang diperlukan untuk meningkatkan libido pria Libido rendah adalah masalah seksual umum yang mempengaruhi pria dari segala usia. Telah ditemukan bahwa perubahan gaya hidup dapat membantu untuk meningkatkan libido pada pria. Di bawah ini adalah cara yang akan membantu Anda meningkatkan gairah seks: Meningkatkan aktivitas fisik – Aktivitas fisik yang teratur membantu mengurangi stres dan juga meningkatkan produksi testosteron, ini membantu untuk meningkatkan kehidupan seksual Anda. Perbaiki pola makan – Makan makanan yang seimbang dan menghindari makanan kaya lemak dan karbohidrat terutama yang mengandung gula dan pati. Beberapa makanan seperti alpukat, seledri, pisang, tiram dan almond diketahui untuk meningkatkan libido Anda, masukkan ini dalam pola makan Anda. Baca juga : Stroke - Penyebab, Gejala dan Pengobatan Mengurangi stres – Stres memiliki efek merusak pada kehidupan seksual Anda. Buatlah upaya untuk mengurangi stres dalam hidup Anda melalui meditasi, yoga atau terapi lainnya yang cocok untuk anda. Mengurangi stres mempengaruhi produksi testosteron Anda secara positif dan membantu Anda menikmati seks yang lebih baik. Ambil suplemen herbal – Anda juga dapat mengkonsumsi suplemen herbal yang bertujuan untuk meningkatkan libido Anda. Suplemen ini bebas dari efek samping dan tersedia tanpa resep.