Waktu Posting : 29-05-2014 03:43 | Dibaca : 2645x
Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh.
Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja.
Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja.
Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel?
Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain.
Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut
Terlalu Bebas Berantibiotika
Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar.
Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah.
Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya.
Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja.
Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun
Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun.
Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami
Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar.
Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak.
Bisa Suntikan
Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri.
Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!
19-08-2014 03:45
Glaukoma ialah penyakit pada saraf utama mata, yang dikatakan saraf optik. Saraf optik terima impuls saraf dari retina serta memancarkannya ke otak, dimana kita merubah sinyal-sinyal listrik itu semacam gambar. Glaukoma ditandai oleh rusaknya progresif pada saraf optik yang biasanya diawali dengan kehilangan pandangan samping halus (peripheral vision). Bila glaukoma tak didiagnosis serta diobati maka bisa berkembang jadi kehilangan pandangan sentral serta kebutaan. Glaukoma umumnya, namun tak senantiasa, terkait dengan tekanan tinggi di mata (tekanan intraokuler). Pada umumnya, tekanan mata tinggi ini mengarah ke rusaknya saraf mata (saraf optik). Dalam berbagai masalah, glaukoma bisa berlangsung pada tekanan mata normal tetapi ada masalah penyusunan aliran darah ke saraf optik. Baca juga : Cara Cepat dan Ampuh Atasi Mata Lelah Belum ada obat resmi untuk glaukoma. Tetapi, obat atau mungkin operasi bisa memperlambat atau mungkin mencegah perubahan kehilangan pandangan. Pengobatan yang jitu bergantung pada tipe glaukoma serta beberapa aspek yang lain. Deteksi awal amat utama untuk hentikan perubahan penyakit ini. Glaukoma adalah penyakit mata yang berlangsung lantaran saraf mata yang 'diam' serta mengakibatkan cairan mata tak dapat mengalir keluar. Dengan cara bertahap penyakit ini dapat jadi penyebab utama kebutaan. Oleh karenanya glaukoma kerap dikatakan silent diseases. Baca juga : Cara Mencegah Penularan Virus Ebola Jika Anda atau mungkin beberapa orang di sekeliling Anda mengalami glaukoma, diet yang sehat ialah jalan yang cerdas supaya penyakit ini tak makin kronis. Inilah diet glaukoma yang perlu di ketahui kaum penderitanya. Pasien glaukoma sebaiknya mengkonsumsi makanan tinggi zat anti-oksidan seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, serta vitamin B kompleks. Nutrisi yang ada di dalamnya dapat membuat perlindungan kesehatan mata. Pasien glaukoma dianjurkan untuk menjauhi kopi. Karena kandungan cafein yang tinggi di dalamnya dapat menambah tekanan darah yang berbuntut pada penambahan intraokular mata. Wortel serta sayuran hijau amat menolong untuk mengurangi resiko glaukoma sampai nyaris 60%. Suatu riset kesehatan mendapatkan bahwasanya minum teh hijau bisa mengurangi Anda dari resiko penyakit ini. Karena kandungan anti-oksidan di dalamnya dapat menyehatkan mata Anda. Kecuali ikuti pola makan itu, pasien glaukoma mesti menurunkan stres. Lantaran stres cuma bakal jadi memperburuk tekanan pada mata.
15-06-2014 10:14
Lantaran dalih kegemaran, beberapa orang melaksanakan jenis olahraga yang itu-itu saja. Waktu keadaan badan mulai stagnan, Anda bertanya-tanya, kenapa olahraga yang saya kerjakan tak punya pengaruh apa-apa? Barangkali yang Anda perlukan hanya variasi. Apapun yang kita kerjakan, butuh motivasi. Variasi latihan fisik mempunyai tujuan diantaranya untuk mencegah kebosanan, serta memperkaya latihan gerak. Mitos serta fakta Tiap-tiap macam latihan fisik mempunyai satu keistimewaan yang tak dipunyai tipe latihan fisik yang lain. Hal semacam ini dimaksud prinsip specificity. Misalnya, latihan aerobik seperti brisk walking, jogging, lari, senam aerobik, renang, bersepeda, mempunyai dampak utama menambah kesehatan jantung-paru atau kesehatan aerobik. Â Baca juga :Â Makanan dan Minuman Sehat untuk Begadang Dalam pada itu latihan kemampuan serta ketahanan otot, yakni latihan beban (weight training) baik yang memakai alat (contoh barbell, dumbell) ataupun tak memakai alat (contoh push-up, sit-up), pengaruh pentingnya ialah menambah kemampuan serta ketahanan otot, menambah massa otot serta massa tulang. Latihan brisk walking atau jogging memanglah bisa juga menambah ketahanan otot-otot tungkai serta massa tulang belakang daerah punggung bawah serta tulang paha, tetapi tak sebesar apabila menjalankan latihan beban dengan gerakan yang tepat. Begitu juga untuk menambah komponen kesehatan lain seperti kelenturan badan, keseimbangan dan sebagainya mesti menjalankan latihan-latihan spesifik. Jadi cuma menjalankan latihan lari saja umpamanya, cuma bakal menambah kesehatan jantung-paru saja yang pastinya tetap kurang untuk menambah komponen kesehatan yang lain. Badan atau fisik mesti baik system jantung-paru serta metaboliknya, mesti kuat otot serta tulangnya, mesti lentur supaya tak gampang cedera, serta mesti mempunyai keseimbangan serta koordinasi yang baik supaya tak gampang jatuh atau stabil serta mempunyai refleks gerakan yang baik, hingga bakal benar-benar mendukung kesibukan keseharian, baik dirumah atau tempat kerja. Langkah benar melakukannya Sesudah Anda tahu bahwasanya latihan kardio serta kemampuan bekerja untuk melengkapi keduanya, saat ini Anda butuh menyeimbangkannya. Mencampurkan latihan kardio serta kemampuan membutuhkan pendekatan perorangan yang dikerjakan menurut maksud, jenis badan serta tipe olahraga. 1. Tetapkan maksud Coba lakukan beberapa hal di waktu yang berbarengan barangkali dapat memperlambat progress Anda. Hal semacam ini dapat menyebabkan Anda frustasi atau cidera lantaran terlampau keras berlatih. Ada dua maksud yang butuh Anda kenali : menaikkan otot serta menyingkirkan lemak. Â Baca juga :Â Hidung Sehat Pangkal Tubuh yang Sehat 2. Ketahui jenis badan Ada tiga jenis badan yang butuh Anda ketahui. Jenis badan ini bakal benar-benar merubah metabolisme badan dalam memproses makanan, hingga benar-benar punya pengaruh pada wujud badan serta berat tubuh seorang. Jenis badan ini tak berbentuk monopoli, Anda mungkin bertipe badan satu tetapi mempunyai kecenderungan jenis badan dua. - Ectomorph : Jenis ini mempunyai metabolisme tinggi hingga gampang membakar apapun yang masuk ke badannya. - Endomorph : Kebalikan dari ectomorph, ciri jenis badan ini diantaranya wujud tubuh yang bulat, gemuk, besar, berat tubuh benar-benar gampang naik tetapi susah turun. Untuk memperoleh berat tubuh ideal, jenis endomorph mesti diet sehat yang memprioritaskan puasa serta berolah raga angkat beban lantaran bisa membakar kalori semakin banyak serta lebih cepat daripada olah raga aerobik umum. - Mesomorph : Jenis badan ini barangkali yang diberi nama langsing. Mempunyai berat tubuh ideal sesuai sama dengan tinggi tubuh, tak gemuk tetapi tak juga kurus. 3. Bentuk jenis olahraga Yang paling akhir yang butuh Anda cermati ialah bentuk olahraganya. Seseorang pelari maraton serta seseorang pemain voli pasti memerlukan wujud latihan yang tidak sama. Gabungkan latihan kemampuan serta latihan kardio untuk menyokong badan Anda mengerjakan yang paling baik dengan cara automatis. Dengan penjadwalan yang sesuai dengan pola makan yang sehat, ke-2 wujud latihan ini bakal sama-sama melengkapi keduanya, bukan hanya berkompetisi, untuk menolong Anda meraih maksud kesehatan.
08-07-2016 01:32
Mulai dari makanan ringan hingga makanan berat pun tersaji. Tapi patut diingat, tidak semua makanan yang tersaji di meja makan baik untuk kesehatan Anda. Jangan sampai makanan Lebaran ini membuat Anda terserang penyakit. Coba cek, apakah makanan tersebut membahayakan kesehatan Anda atau tidak. Jangan sampai perayaan hari kemenangan membuat Anda jatuh sakit. Waspadai 5 makanan Lebaran yang berbahaya bagi kesehatan Anda: Baca juga : Tips Bercinta Sepanjang Malam 1. Opor Ayam atau Rendang Makanan Lebaran identik dengan opor ayam dan rendang daging karena memiliki rasa yang istimewa dan terkenal akan kelezatannya. Tapi makanan ini harus Anda waspadai karena menggunakan bahan utama santan, yang dapat memicu kolesterol dalam tubuh meningkat. Sebaiknya makanlah opor dan rendang tidak secara berlebihan agar kolesterol dalam tubuh Anda tidak meningkat. Pilihlah salah satu, jika Anda makan rendang daging, maka baiknya Anda tidak mengambil opor ayam ke dalam piring Anda. 2. Gulai Kari dan Sate Kambing Makanan Lebaran kedua yang harus diwaspadai adalah gulai kari dan sate kambing. Sama halnya dengan makanan Lebaran pertama yaitu opor, makanan ini juga mengandung santan dalam mengolahnya. Sudah pasti, ketika Anda memakan makanan tersebut secara berlebihan, maka kolesterol dalam tubuh akan meningkat. Tak hanya itu, sate kambing juga diketahui dapat memicu hipertensi dan dyslipidemia serta dapat mengakibatkan penyakit jantung dan stroke bagi penderitanya. 3. Es Sirup dan Soda Minuman menyegarkan ini memang paling enak ketika diminum bersama dengan makanan Lebaran yang telah disajikan, terlebih lagi disajikan dengan es batu yang dingin. Walaupun enak, ingatlah bahwasanya rasa manis dari sirup bisa mengakibatkan efek yang buruk pada tubuh. Glukosa atau gula yang tinggi berpotensi penyakit diabetes melitus dan obesitas. Sedangkan minuman soda dapat membahayakan kesehatan lambung dan tulang. Jadi, batasi konsumsi dua minuman ini ya. 4. Soto Jeroan Siapa yang tidak akan tergoda dengan makanan Lebaran yang satu ini? Kuah sotonya yang hangat dan gurih, dicampur dengan bawang goreng yang lezat, pas sekali dengan hidangan ketupat yang pasti ada di meja saat Idulfitri. Soto Jeroan selalu menjadi biang keladi ketika kolesterol dan asam urat menyerang, pasalnya makanan lezat ini sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh Anda. Selain kolesterol dan asam urat, makanan ini juga dapat memicu penyakit serangan jantung. 5. Kue Kering Sama halnya dengan opor ayam, kue kering juga menjadi salah satu makanan Lebaran utama yang akan hadir. Tak lengkap rasanya bila kue kering dalam stoples tidak hadir di meja saat Lebaran. Baca juga : Menangani Keracunan MSG Sayangnya kue kering dengan rasa manis dan gurih ini memiliki kandungan kalori yang tinggi. Sehingga Anda yang mengidap diabetes melitus dan obesitas diharapkan menjauhi hidangan kue-kue kering ini. Semua makanan Lebaran yang tersaji di meja makan memang memiliki rasa yang lezat dan nikmat, terlebih lagi disantap bersamaan pada acara halal bihalal oleh keluarga. Pada saat yang sama, hal ini juga patut Anda waspadai, karena makanan yang tersaji pada saat lebaran dapat membuat kolesterol dalam tubuh menjadi meningkat.