Waktu Posting : 23-05-2014 13:10 | Dibaca : 4248x
06-05-2014 06:21
Trigliserida merupakan sejenis lemak yang disimpan di dalam tubuh setelah dibentuk di hati. Jenis lemak ini didapat dari asupan makanan yang mengandung lemak tinggi serta karbohidrat sederhana yang berlebih sehingga sisa yang tidak dibutuhkan oleh tubuh disimpan di bawah jaringan kulit di dalam sel – sel lemak. Berbeda dengan kolesterol yang umumnya ditemukan di pembuluh darah dan hati serta berfungsi sebagai pembangun hormone dan sel, trigliserida yang tersimpan di dalam jaringan lemak kulit berfungsi sebagai cadangan energi bagi tubuh. Namun, semakin tinggi jumlah trigliserida maka semakin tebal pula jaringan lemak sehingga mengakibatkan kegemukan dan berbagai resiko lain yang mengikutinya. Untuk mengurangi tingginya kadar trigliserida dalam tubuh, seseorang harus berusaha untuk mengurangi berat badan dengan berbagai cara sehat, seperti berolah raga atau melakukan aktivitas fisik secara teratur. Selain itu, cara efektif lainnya yaitu dengan mengontrol asupan makanan dengan baik dengan mengurangi makan makanan berlemak dan mengandung karbohidrat sederhana seperti nasi, tepung, dan gula. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan Bagi Anda yang menderita penyakit trigliserida tinggi, beberapa obat herbal berikut dapat menjadi pilihan untuk mengobati dan mengurangi resiko penyakit. Bawang Merah dan Bawang Putih Bawang merah yang umumnya digunakan sebagai bumbu masakan ini merupakan jenis obat herbal yang bisa Anda gunakan sebagai penurun trigliserida. Kandungan antioksidan plavonoid di dalamnya tidak hanya efektif menurunkan kadar trigliserida, tapi juga kolesterol dan gula darah. Sementara, bawang putih dengan kandungan s-allyl cysteine berkhasiat sebagai hipolidemik (menjaga elastisitas pembuluh darah) dan antitrombotik (melancarkan peredaran darah). Alpukat Buah yang nikmat disantap sebagai pencuci mulut atau diolah menjadi jus ini sempat menjadi jenis buah yang dianggap musuh bagi mereka yang memiliki misi menurunkan berat badan. Pada kenyataannya, alpukat mengandung banyak nutrisi yang sangat baik untuk menurunkan trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah. nutrisi yang terkandung di dalam alpukat antara lain adalah asam folat, niasin, asam pantonenat, vitamin C, E, B1, B6, zat besi, fosfor, glutation, kalium, serta makanan, dan juga lemak tak jenuh tunggal. Baca juga : Mengenal Arterosklerosis dan Permasahannya Kol Sayuran yang satu ini tentunya sangat mudah ditemukan di pasar – pasar tradisional atau supermarket. Kol atau kubis yang kita tahu merupakan salah satu pilihan sayuran atau pelengkap lalapan. Ternyata, kol atau kubis ini juga mengandung banyak nutrisi yang menjadikannya ampuh menurunkan kadar trigliserida dalam tubuh. Nutrisi yang terkandung dalam kol, yaitu protein, lemak tak jenuh, kalsium, karbohidrat, betakaroten, fosfor, serat, dan tinamide. Selain itu, sayuran ini juga mengandung senyawa aktif, seperti sulforafan, sianohidroksibutena, dan senyawa yang dapat meningkatkan antioksidan glutation yaitu iberin. Daun Jati Belanda Daun jati belanda ini sudah cukup dikenal masyarakat sebagai obat penurun berat badan secara alami. Daun ini mengandung alkaloid, tannin dan lendir. Lendir yang dikonsumsi dari daun jati belanda ini akan menekan nafsu makan, dan juga menyerap kolesterol dan lemak di dalam tubuh. Seledri Seledri merupakan salah satu jenis sayuran yang umumnya digunakan sebagai bumbu penambah aroma dalam masakan. Meski sebagian orang tidak menyukai aromanya, seledri memiliki khasiat yang bagus untuk kesehatan, termasuk untuk menurunkan trigliserida, kolesterol dan tekanan darah tinggi. Selain itu, akar seledri yang mengandung asparagin, glutamine, pentosan, minyak atsiri, zat pati, manit dan lendir dapat meningkatkan enzim pencernaan dan memperlancar buang air kecil. Dengan mengetahui berbagai bahan makanan yang mampu menurunkan kadar trigliserida, tentunya Anda dapat menghindari masalah ini dengan cukup mudah. Akan tetapi, menahan nafsu makan agar kadar trigliserida menurun bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, Anda perlu mengkonsumsi makanan yang mampu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga efektif menekan nafsu makan. Makanan yang bisa dipilih adalah makanan berkabrohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti roti gandum utuh, ketela, buah apel, sayuran hijau dan lain sebagainya. Selain itu, olah raga teratur atau melakukan aktivitas fisik selama kurang lebih 30 menit setiap hari juga merupakan cara yang sangat efektif untuk mengurangi timbunan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.
17-07-2018 10:55
Trend mengenai fashion selalu berubah tiap tahunnya, mulai dari model pakaian, warna, dan lainnya. Pernah terjadi trend lawas kembali hits dan populer di era modern, contohnya seperti celana kulot, rok panjang, dan jaket bomber. Saat kembali ke era 70 atau 90 an maka banyak orang menganggap jika gaya berpakaiannya sangat jadul dan kurang keren. Akan tetapi ternyata sebagian besar model pakaian tahun 1970 tersebut masih sering keluar dan digunakan oleh sebagioan besar masyarkaat bahkan para trendsetterfashion dunia. Misalnya saja beberapa model pakaian di bawah ini: 1. Kemeja dan Rok Mini Wanita sekarang masih banyak yang mengenakan atasan kemeja polos dipadukan dengan rok pendek, entah bentuknya flared maupun skirt biasa. Gaya ini dapat diubah-ubah sesuka hati, seperti menggunakan warna pastel agar lebih feminim atau gelap yang terkesan trendy serta elegan. 2. Kemeja Oversized dan Jeans Anda pasti sering lihat look jadul celana jeans dengan atasan kemeja kebesaran. Malahan gaya berpakaian ini bisa menjadi solusi terbaik bagi wanita yang tubuhnya kurus agar nampak berisi. 3. Dress atau Rok Pendek dan Stocking Jaman modern stocking kurang diminati karena dinilai aneh serta ketinggalan zaman. Jika salah dalam pemilihan warna maka penampilan Anda akan seperti nenek-nenek. Namun Anda bisa gunakan stocking bewarna cerah untuk dipadukan dengan pakaian pendek seperti mini dress ataupun skirt. 4. Dress dan Senakers Dua fashion items ini masih sangat disukai bahkan sampai sekarang karena memberikan kesan feminim sekaligus kasual. Tidak hanya heels saja yang cocok untuk jenis dress tetapi senakers juga. Bahkan beberapa artis Hollywood seperti Kristen Stewart, Kendal Jenner, atau beberapa lainnya terlihat sering mengenakan look tersebut. 5. Rok Mini dan Kaos Selain kemeja, perpaduan menarik bisa didapatkan dengan memakai rok mini dan atasan kaos. Warnanya bisa bebas atau malah senada mulai dari atas sampai bawah sehingga dari jauh akan nampak seperti dress kasual. 6. Celana Cutbray Sekarang ini celana cutbray muncul kembali dan sudah banyak dipopulerkan oleh selebritis dunia. Keunikannya ada pada bentuk bagian bawah celana yang lebih lebar dan terlihat terumbai dari kejauhan. Karena sifatnya fleksibel maka dapat dipadukan dengan atasan apa saja, mulai dari kemeja, kaos biasa, tank top, jaket denim, dll. Populer di era lama bukan berarti ketinggalan zaman dan tak bagus dikenakan. Jika Anda pandai dalam memadukannya maka akan tercipta look atau style terbaru yang unik.
22-07-2016 01:01
Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda. Cerita pertama: Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya. Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.” Cerita kedua: Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi. Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.” Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”. Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.” Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!” Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon. Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.” Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis. Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?” Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.” Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.” Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi : “Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.” Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)