Kiat Membasmi Bekas Jerawat Dengan Tepat

Additional Image

Waktu Posting : 14-08-2014 07:30 | Dibaca : 12033x

Jerawat  barangkali telah hilang serta tak memiliki isi lagi, tetapi persoalan baru hadir. Sisa luka kehitaman yang amat mencolok bikin muka tak mulus serta mengganggu performa. Barangkali, sisa luka ini nongol sebab tangan Anda yang usil memencet jerawat waktu masih muncul. Tetapi, sebenarnya, tanpa ada memencet jerawat juga jerawat masih bisa menyebabkan sisa luka sebab ada gangguan kolagen yang disebabkan oleh radang dalam kulit.

Pertama-tama, ketahui dulu seperti apakah itu luka sisa jerawat. Bekas-bekas jerawat bisa dibedakan seperti di bawah ini :
1. Atrophic, sisa jerawat bopeng yang agak dangkal
2. Bentuk boxcar, sisa jerawat bopeng yang lebih dalam serta menggulung.
3. Bentuk ice-pick, sisa jerawat yang terlihat seperti bolongan kecil diatas nya tetapi nyatanya dalam.

Warna kulit pun memerankan dalam keseriusan sisa luka. Orang dengan warna kulit yang lebih gelap barangkali bakal menderita penggelapan atau mungkin hyperpigmentation, sedangkan orang dengan warna kulit cerah bakal condong merasakan kemerahan atau mungkin erythma pada sisa luka.
 
Baca juga : Waspadai, Minuman Keras Bisa Akibatkan Buta Mata

Sisa luka jerawat bakal jadi tambah fatal bila ter-ekspos atau mungkin menjalani beberapa hal tersebut di bawah ini :

1. Terserang paparan cahaya matahari
Cahaya matahari pada sisa luka bakal bikin sisa luka menggelap serta memperlambat pemulihan. Cahaya ultraviolet pada matahari merangsang melanosit (pigmen penghasil sel) yang menyebabkan menyusutnya warna kulit. Karenanya, sebelum saat keluar rumah, senantiasa gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau mungkin SPF yang lebih tinggi yang memiliki kandungan zinc oxide. Gunakan lagi setalah berkeringat ataupun berenang, atau mungkin sesudah ada dibawah matahari sepanjang kian lebih dua jam. Batasi saat dibawah matahari, terlebih pada jam 10. 00-14. 00, dan gunakan baju yang membuat perlindungan.

2. Memencet jerawat
Tangan Anda barangkali gatal hendak memegang serta keluarkan isi jerawat yang mengganggu, tetapi Anda butuh bersabar bila tak hendak memiliki sisa luka yang susah di hilangkan. Memencet jerawat cuma bikin radang makin kronis serta melukai kulit. Bahkan juga, memencet jerawat bisa menyebabkan munculnya nanah serta bakteri masuk lebih dalam ke kulit hingga mengakibatkan kerusakan kolagen lebih lagi.
 
Baca juga : Efek Negatif dari Penggunaan Kawat Gigi atau Behel
 
3. Memoleskan vitamin E
Vitamin E nyatanya menghindar sistem pengobatan sisa luka jerawat. Pada intinya, tiada faedah apa pun dari memoleskan vitamin E ke sisa luka, bahkan juga berbagai orang bisa alami persoalan kulit.

Dalam menyembuhkan sisa luka jerawat, bisa dikenakan cream berjenis kortikosteroid. Waktu jerawat kemerahan serta bengkak, cream ini bisa dioles-oleskan untuk bikin radang mereda. Kandungan kortiskosteroid bakal diserap oleh sel kulit serta kurangi peradangan. Tetapi cream tipe ini pula mempunyai banyak dampak samping apabila dipakai dengan cara asal-asalan. Oleh karena itu, penggunaan cream ini baiknya memperoleh pengawasan dari dokter. Setelah itu, waktu jerawat telah tak memerah serta mulai jadi kering, berikan cream kulit yang berperan membuat cerah pigmen kulit seperti Kojic acid yang memiliki bahan basic ekstrak jamur, arbutin atau mungkin ekstrak bearberry, serta vitamin C.

Upaya lain untuk mempercepat luka sisa jerawat yang tidak kunjung hilang ialah dengan prosedur laser. Umumnya, prosedur ini dikerjakan pada sisa luka jerawat yang dalam. Pada sisa luka yang tak serius, cuma dibutuhkan kesabaran supaya sisa luka bisa menghilang seutuhnya. Berbagai minggu sesudah jerawat pecah dengan cara alami serta segera jadi kering jadi luka, pembuluh darah baru bakal isi ruang luka untuk memberikan nutrisi kulit. Oleh karena tersebut luka baru jerawat umumnya berwarna merah muda. Berbagai bln. lalu, kolagen yang bangun jaringan kulit mulai membuat serta isi sisi yang terluka tadi. Perlu tempo tahunan untuk hilangnya sisa luka lantaran rusaknya kulit serta jaringan lemaknya disebabkan jerawat.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenali Tanda-tanda Fisik Kolesterol Tinggi

16-06-2014 16:26

Ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya kolesterol tinggi dalam darah. Meningkatnya kandungan kolesterol paling banyak diakibatkan oleh konsumsi makanan yang banyak memiliki kandungan lemak jenuh, gaya hidup yang tak sehat serta seimbang, , pola hidup yang salah serta rutinitas jelek sebagai kebiasaan harian. Kolesterol tinggi adalah satu diantara penyebab timbulnya beragam jenis penyakit dalam badan manusia. Sebagai usaha pencegahan penyakit jantung serta penyumbatan pembuluh darah, mengenali kandungan kolesterol dalam darah ialah hal yang amat perlu. Umumnya, kontrol dilaksanakan dengan tes darah di laboratorium. Kontrol sederhana ini bisa memperlihatkan angka kolesterol keseluruhan, sedang kontrol yang lebih kompleks, bisa memperlihatkan keterangan ekstra berbentuk angka high density lipoprotein (HDL), low density lipoprotein (LDL), serta trigliserida. Kandungan kolesterol keseluruhan yang dianjurkan ialah tak melebihi 200 mg/dL, dengan komposisi LDL 150 mg & HDL 50 mg/dL. Pengujian kandungan kolesterol ada baiknya dilaksanakan dengan cara berkala untuk tetap mengawasi kesehatan dengan cara total. Tetapi kecuali lewat pengujian darah, ada ciri-ciri fisik yang bisa diamati untuk mendeteksi tingginya kandungan kolesterol keseluruhan dalam darah.   Baca juga : Makanlah Makanan Sehat Untuk Tubuh Sehat Di bawah ini ialah ciri-ciri atau tanda-tanda fisik dari seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi : 1. Terasa pegal pada pundak dan tengkuk Implikasi dari aliran darah yang tak lancar pada pembuluh darah di pundak menyebabkan pegal di tengkuk dan pundak. Aliran darah yang tak lancar juga dikarenakan ada penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh tingginya kandungan kolesterol. 2. Kaki dan tangan sering kesemutan Nyaris sama juga dengan pegal, kesemutan adalah implikasi dari aliran darah yang tak lancar di area tertentu pada badan. Kesemutan ini ada hubungannya dengan saraf yang tak memperoleh aliran darah. 3. Belakang kepala sering pusing Pusing di belakang kepala timbul sebab ada penyumbatan pembuluh darah di seputar kepala. Penyumbatan ini muncul karena kolesterol yang mulai membuat plak di pembuluh darah. Pembuluh darah pun akhirnya akan pecah dan mengakibatkan stroke jika hal ini terus dibiarkan. 4. Dada bagian kiri seperti tertusuk Dada bagian kiri memiliki hubungan dengan jantung yang bertindak seperti pemompa darah. Penyumbatan pembuluh darah di seputar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti tertusuk. Rasa nyeri ini juga bisa menjalar sampai ke sisi leher. Nyeri dada dapat pula menjadi pertanda terjadinya serangan jantung. Keadaan ini dapat merupakan sebuah gejala bahwasanya kandungan kolesterol dalam darah sangat tinggi.   Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan 5. Kaki dan tangan sering pegal Pembuluh darah di tangan & kaki dapat juga mampat disebabkan penumpukan kolesterol. Pegal di tangan serta kaki yang disebabkan penumpukan kolesterol umumnya berlangsung secara terus-terusan walaupun  beraktivitas ringan. 6. Mudah mengantuk Hal semacam ini umumnya berlangsung lantaran kurangnya konsumsi oksigen ke otak disebabkan pembuluh darah yang menyempit lantaran ada timbunan lemak disebabkan kolesterol. Walaupun tidur Anda pada saat yang seharusnya serta mencukupi keperluan tidur 8 jam, Anda terus terasa kantuk yang berlebihan, nyaris setiap waktu terserang oleh rasa kantuk. Bila Anda kerap mengalami tanda-tanda seperti itu, periksakanlah diri Anda ke dokter untuk mengenali kandungan kolestrol dalam darah. Kunci utama dalam mengelola kadar kolesterol dalam badan ialah dengan mengatur pola makan & akitvitas fisik. Adapun cara-cara yang dapat dilaksanakan untuk mengatur kadar kolesterol dalam badan antara lain : 1. Penataan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang rendah lemak 2. Memperbanyak makanan yang mengandung serat 3. Memperbanyak makanan yang banyak memiliki kandungan antioksidan seperti sayur & buah 4. Jauhi rokok & minuman yang mengandung alkohol 5. Laksanakan olahraga dengan cara teratur

Featured Image
Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk?

02-06-2014 04:24

Kendati susu memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, sejumlah orang memandang meminum susu berefek samping tubuh jadi gemuk. Benarkah seperti itu? "Semua pada dasarnya tergantung dari jenis susu yang kita pilih untuk dikonsumsi sehari-hari. Ada beberapa jenis susu berdasarkan komposisi lemak, seperti susu full cream yang mengandung empat persen lemak. Umumnya, susu jenis ini dikonsumsi anak-anak karena membutuhkan kandungan lemak dan vitamin, serta gizi untuk tubuh berkembangnya. Atau bisa dibilang, anak-anak tidak akan gemuk kalau tidak ada faktor genetik dari kecil, karena mereka sedang membutuhkan (tubuh) tumbuh ke atas. Dan akan berbeda cerita lagi kalau orang dewasa yang sudah tidak membutuhkan tumbuh ke atas meminum susu jenis ini," kata Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp. GK, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara bertema “UHT Milk: A World of Benefit and Choices”. Baca juga : Amankah Tren Diet Raw Food? Selain itu, kata dia, susu jenis low fat yang memiliki lemak yang rendah. Di mana kandungan lemaknya setengah dari susu full cream. Kemudian, ada juga susu skim yang memiliki kandungan lemak lebih sedikit lagi, yaitu hanya satu persen. Menurut dr. Fiastuti, susu jenis ini baik yang menginginkan nutrisi, tapi tak membuatnya gemuk. Baca juga : Fungsi Beberapa Organ yang Terlihat tidak Berguna "Singkatnya, kalau ingin meminum susu tapi tak gemuk, pilihlah jenis susu yang rendah (kandungan) lemaknya. Namun, kita juga tidak memungkiri setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing dalam kebiasan meminum susu," tutupnya.

Featured Image
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

31-07-2025 12:58

Pertumbuhan dan perkembangan adalah dua proses penting dalam kehidupan manusia, terutama pada masa anak-anak. Pertumbuhan merujuk pada perubahan fisik seperti bertambahnya tinggi dan berat badan, sementara perkembangan mencakup aspek mental, emosional, sosial, dan motorik. Kedua proses ini berjalan bersamaan dan saling memengaruhi. Namun, keduanya sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik faktor internal maupun faktor eksternal.Artikel ini akan membahas secara menyeluruh faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, serta bagaimana setiap aspek tersebut saling berkaitan dalam membentuk individu yang sehat dan seimbang.1. Faktor InternalFaktor internal adalah faktor-faktor yang berasal dari dalam diri anak dan tidak dapat sepenuhnya dikendalikan oleh lingkungan. Faktor ini biasanya bersifat biologis dan menentukan potensi dasar anak dalam tumbuh dan berkembang.a. Genetik (Keturunan)Gen yang diwarisi dari orang tua menentukan potensi tinggi badan, warna kulit, bentuk tubuh, bahkan kecenderungan terhadap kondisi kesehatan tertentu.Genetik juga berpengaruh terhadap kemampuan intelektual dan temperamen dasar anak.b. HormonHormon pertumbuhan (Growth Hormone), hormon tiroid, dan hormon seks memainkan peran penting dalam mengatur proses pertumbuhan fisik.Ketidakseimbangan hormon, seperti hipotiroidisme atau defisiensi hormon pertumbuhan, dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan.c. Kondisi KesehatanAnak-anak yang menderita penyakit kronis, gangguan metabolisme, atau infeksi berulang dapat mengalami hambatan dalam pertumbuhan dan perkembangan.Kesehatan sistem saraf juga sangat menentukan perkembangan motorik halus, bicara, dan kemampuan kognitif.2. Faktor EksternalFaktor eksternal adalah faktor lingkungan yang memengaruhi bagaimana potensi anak dikembangkan. Faktor ini sangat bisa diintervensi oleh keluarga, sekolah, dan masyarakat.a. NutrisiNutrisi yang cukup dan seimbang merupakan faktor paling dasar dalam menunjang pertumbuhan fisik.Kekurangan zat gizi seperti protein, zat besi, yodium, dan vitamin A dapat menyebabkan stunting, penurunan daya tahan tubuh, serta gangguan konsentrasi.b. Lingkungan FisikLingkungan yang bersih, aman, dan sehat mendukung anak tumbuh optimal tanpa terganggu oleh polusi atau penyakit.Paparan bahan berbahaya (seperti logam berat atau pestisida) dapat mengganggu perkembangan otak anak.c. Pola AsuhPola asuh yang penuh kasih sayang dan konsisten membentuk keamanan emosional dan kepercayaan diri anak.Sebaliknya, pola asuh otoriter, permisif tanpa batas, atau pola asuh penuh kekerasan bisa menghambat perkembangan sosial dan emosional.d. StimulasiAnak membutuhkan rangsangan yang sesuai usia, seperti bermain, membaca, mendengar musik, dan interaksi verbal.Stimulasi yang tepat akan mempercepat kemampuan bahasa, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah.e. Sosialisasi dan InteraksiAnak-anak belajar nilai, norma, dan keterampilan sosial dari interaksi dengan keluarga, teman sebaya, dan masyarakat.Kurangnya sosialisasi bisa menyebabkan kesulitan adaptasi sosial dan keterlambatan dalam perkembangan emosional.3. Interaksi Faktor Internal dan EksternalPenting untuk dipahami bahwa pertumbuhan dan perkembangan adalah hasil interaksi kompleks antara faktor bawaan dan lingkungan. Misalnya, anak yang secara genetik memiliki potensi tinggi badan tetap membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk mencapainya. Begitu pula, anak dengan bakat kecerdasan tinggi membutuhkan pola asuh dan stimulasi yang mendukung agar potensi itu berkembang optimal.Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi maupun anak adalah langkah awal yang penting dalam mendukung anak tumbuh menjadi pribadi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Para orang tua, guru, dan masyarakat perlu berkolaborasi dalam menciptakan lingkungan yang mendukung baik secara fisik, emosional, maupun sosial untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki kesempatan terbaik dalam kehidupannya.Ingatlah: potensi anak adalah anugerah, tetapi bagaimana potensi itu berkembang adalah tanggung jawab bersama.

...