Waktu Posting : 22-05-2014 05:22 | Dibaca : 2479x
Kita cenderung mulai menjalani pola hidup yang malas dan tak sehat yang telah berdampak pada pola hidup yang semakin mengandalkan sesuatu serba instan dan ingin serba cepat dalam kehidupan di abad ke-21 yang serba modern ini.
Pola hidup manusia memang mengikuti kecanggihan teknologi. Di rumah duduk menonton televisi, di kantor duduk mengetik di komputer, di mobil duduk, di restoran duduk, dan lain-lain yang sepanjang hari kita habiskan duduk diam dengan gadget dan tumpukan pekerjaan.
Masih adakah jalan kaki sore bercengkrama dengan tetangga? Masih adakah ke pasar berjalan kaki? Masih adakah pergi ke lapangan luas bersama anak-anak untuk sekadar bermain tangkap bola? Belum lagi tekanan ekonomi yang kian menghimpit di tengah zaman yang serbamahal.
Kita menggenjot diri sendiri untuk bekerja dan bekerja demi materi. Bekerja tak lagi mengenal waktu hingga istirahat kurang. Urusan makan apalagi. Belum lagi demi pergaulan, kita menjadi dekat dengan sumber penyakit seperti asap rokok,minuman beralkohol, serta gaya hidup tak sehat lainnya.
Baca juga : Obat Alamiah Untuk Penyakit Gondok
Gaya hidup tidak sehat bersanding erat dengan tubuh yang tidak sehat. Ada dua belas komponen untuk gaya hidup sehat, namun yang paling berkaitan erat adalahpola makan sehat dan pola aktivitas fisik.
Pola makan sehat dimulai dengan memperhatikan apa yang masuk ke dalam tubuh. Ciri awalnya adalah keteraturan dalam mengkonsumsi makanan dan minuman. Keteraturan itu terbagi lagi dalam empat hal. Pertama adalah memiliki jadwal yang teratur yaitu tiga kali makan pokok dan dua kali camilan. Jadwal itu harus dijalani setiap hari karena berkaitan dengan pengaturan hormon dalam tubuh.
Kedua adalah komposisi yang dikonsumsi. Untuk sehat, gizi harus seimbang. Harus ada sumber karbohidrat, sumber protein hewani, sumber protein nabati, serta sumber vitamin dan mineral. Keempat komponen itu harus ada dalam setiap kita mengkonsumsi makanan pokok.
Kemudian ketiga adalah jumlah. Jumlah makanan yang kita konsumsi harus cocok dengan kebutuhan, tidak boleh lebih dan tidak boleh kurang. Untuk orang awam, mengetahui apakah yang kita konsumsi berlebih bisa dengan melihat apakah berat badan naik dengan jumlah yang biasa dikonsumsi. Bila ya, maka itu sudah berlebih.
Terakhir, pemilihan camilan. Komposisi camilan biasanya menutupi kekurangan dalam makanan pokok. Misalnya, makanan pokok kurang protein nabati, maka kita mencamil kacang-kacangan. Kalau makanan pokok kurang vitamin dan mineral, maka pilihlah camilan buah berair banyak.
Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Hipertensi
Orang zaman sekarang sering mengeluh bahwa bekerja itu capek. Padahal yang dilakukan dari pagi hingga malam hanyalah duduk dan duduk meski berpindah tempat, berpindah ruangan, dan berpindah kursi. Itu sangat ringan. Untuk pola hidup sehat, kita tingkatkan aktivitas fisik. Biasakan naik tangga, kerjakan pekerjaan rumah sendiri, dan tetap melakukan olah raga rutin. Minimal olah raga itu harus dilakukan lima hari dalam seminggu. Meski begitu, dianjurkan untuk melakukan olah raga setiap hari. Namun, jangan langsung berpikir beratnya karena yang dimaksud di sini adalah olah raga santai yang dilakukan 30 menit saja setiap harinya.
Kemudian, bukan bekerja saja yang harus berkualitas, tidur pun harus berkualitas. Tidur minimal enam jam sehari. Itu cukup asalkan dalam kondisi deep sleep atau tidur berkualitas. Percuma tidur sepuluh jam kalau seperti tidur ayam. Kualitas tidur ini penting.
Sebenarnya, ini hal-hal yang sudah kita ketahui secara umum. Sekarang, kita tinggal melakukannya karena kalau terbiasa dengan gaya hidup tidak sehat, kesehatan kitalah taruhannya. Kebiasaan itu akan menuai masalah jangka panjang. Tanda-tandanya pertama kali adalah kegemukan. Setelah itu muncul penyakit degeneratif seperti jantung, diabetes (kencing manis), hipertensi (tekanan darah tinggi), stroke (serangan jantung), dan kanker.
Well, you are what you eat. Tubuh sehat tak serta merta hadir, tapi harus dipupuk dengan pola makan dan aktivitas fisik yang sehat. Meski begitu, sehat pun bukan berarti berumur panjang karena itu semua di tangan Tuhan. Namun, dengan pola hidup sehat, kita berarti menghargai tubuh yang diberikan Tuhan karena tidak merusaknya.
07-05-2014 05:30
Kolesterol Tinggi Membahayakan Kesehatan - Sesuatu yang baik itu sesuai takaran. Anggapan itu tentu ada benarnya. Jika takaran kurang akan merepotkan. Pun sebaliknya, jika takaran melebihi batas bisa mencelakai diri sendiri. Begitu pula dengan jumlah kolesterol dalam tubuh, kolesterol yang melebihi batas normal bisa membahayakan. Kondisi dimana kadar kolesterol meningkat dinamai hiperkolesterolemia. Kondisi ini bermula saat jumlah LDL dalam darah meningkat pesat. Jumlah LDL yang meningkat tentu membuat kinerja HDL dalam menawar kelebihan kolesterol di pembuluh darah menjadi tidak maksimal. Akibatnya, timbunan kolesterol akan membentuk plak dalam pembuluh darah. Kondisi ini dinamai atherosklerosis. Atherosklerosis bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit. Baca juga : Cara Alami dan Obat Herbal untuk Mengatasi Keputihan Penyempitan pembuluh darah dibarengi laju darah yang tersumbat sebab gumpalan kolesterol bisa menutupi sebagian pembuluh darah. Aliran darah dan oksigen pun menjadi terganggu. Akibatnya timbul gejala-gejala kekurangan oksigen dalam tubuh seperti sakit kepala dan pegal. Gejala-gejala tersebut belum tentu menandai meningkatnya kadar kolesterol. Bisa jadi itu hanya sakit kepala atau pegal-pegal biasa. Untuk itu, jika suatu saat tiba-tiba Anda merasa pusing, segera periksakan ke dokter. Jangan biarkan gumpalan kolesterol tertimbun lama dalam pembuluh darah sebab bisa menyebabkan Penyakit Jantung Koroner (PJK) dan stroke. Dua penyakit berbahaya yang rentan menyebabkan kematian. Kolesterol memang telah dicap negatif karena beragam akibat negatif yang ditimbulkannya. Namun demikian, tak selamanya kolesterol berefek negatif bagi tubuh. Dalam menjalankan fungsinya kolesterol juga memiliki fungsi yang dibutuhkan tubuh diantaranya membantu proses pembentukan empedu, membantu produksi vitamin D, membantu melapisi sistem saraf tubuh, dll. Baca juga : Beberapa Pilihan Obat Herbal Mata Minus Setelah mengetahui bahaya yang ditimbulkan, ada baiknya mengenal faktor risiko apa saja yang menyebabkan kolesterol tinggi. Lantas, apa sajakah itu? Simaklah penjelasan berikut. Keturunan. Seseorang terkena kolesterol tinggi bisa disebabkan karena adanya faktor keturunan. Anda juga bisa terkena kolesterol tinggi jika memiliki riwayat keluarga terkena hal yang sama. Mengkonsumsi makanan berlemak tinggi secara berlebihan. Faktor makanan, tak bisa dielakkan lagi, merupakan salah satu faktor penyebab naiknya kolesterol yang cukup berpengaruh. Sebagian besar lemak kadar tinggi berasal dari makanan. Misalnya saja otak babi dan otak sapi, jeroan sapi dan jeroan santan, dan sebagainya. Untuk itu, waspadalah terhadap jenis makanan ini. Kegemukan (obesitas). Jumlah lemak yang terlalu banyak rentan menyebabkan pelbagai penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Sekali lagi, waspadalah bagi yang memiliki tubuh gemuk. Kadar gula tinggi. Kolesterol tinggi bisa juga disebabkan kadar gula tinggi (diabetes). Bagi penderita diabetes melitus (kencing manis), tak jarang juga memiliki kadar kolesterol tinggi, bahkan bisa terkena serangan Penyakit Jantung Koroner (PJK). Umur. Dengan bertambahnya umur, makin tinggi pula risiko terkena penyakit, termasuk kolesterol tinggi. Namun, tidak hanya orang tua saja yang perlu waspada. Apalagi saat ini telah terjadi pergeseran, orang muda juga bisa terkena kolesterol tinggi. Ini bisa disebabkan gaya hidup tak sehat seperti merokok dan terlalu banyak mengkonsumsi makanan berlemak tinggi. Merokok. Sebatang rokok mengandung zat-zat yang bisa mengakibatkan bertambahnya plak-plak lemak dalam pembuluh darah. Dengan demikian, peluang meningkatnya kadar kolesterol tinggi sebesar lima kali dialami oleh perokok. Kurang aktivitas fisik. Aktivitas gerak yang kurang bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Pada saat bergerak, kalori dan lemak dalam tubuh ikut terbakar. Itu artinya, jika aktivitas gerak kurang, kalori dan lemak hanya akan menumpuk dan mengganggu pembuluh darah.
11-06-2014 20:44
Kebotakan, untuk sebagian orang adalah hal yang dipicu oleh ada unsur keturunan serta sulit dihindari. Untuk orang yang telah terlanjur kehilangan banyak helai rambut, satu diantara jalan untuk mempunyai rambut kembali ialah dengan transplan rambut. Tetapi, untuk mereka yang tahu serta sadar bakal ada kemungkinan alami kerontokan rambut, di bawah ini sebagian panduan memperlambat juga menghentikan proses kebotakan. 1. Gunakan Minoxidil Dapatkan kandungan obat Minoxidil dalam beragam bentuk salep atau tonik yang ada di toko/apotik. Minoxidil sendiri telah di setujui FDA serta tak butuh ditebus dengan resep. Minoxidil berperan untuk merangsang perkembangan rambut walaupun tak dapat menyelamatkan rambut yang mulai gugur. Minoxidil umumnya terdapat didalam wujud cair atau sabun berbusa, serta terdaftar dalam dua kandungan, yakni 2% serta 5%. Tingkat keefektifan Minoxidil paling optimal pada pria berumur dibawah 40 thn yang barusan mulai alami kerontokan rambut. Pakai sejumlah 2 x satu hari waktu rambut dalam kondisi kering, berikan pada kulit kepala dimana rambut mulai menipis. Pergantian bisa terlihat dalam kurun saat 4 bln. Baca juga : Inilah Masalah Kesehatan yang Rentan Menyerang Pria Akibat buruk yang bisa timbul diantaranya ada kemerahan, gatal, kering, ketombe, sampai iritasi lain. Baiknya pakai yang mempunyai kandungan 5%. 2. Gunakan Finasteride Finasteride bekerja lewat cara menghentikan produksi hormon yang disebut akar dari kebotakan pria, yakni hormon dihydrotestosterone atau DHT. Finasteride sendiri adalah tipe penyembuhan yang paling efisien lantaran bisa memperlambat kerontokan sampai sejumlah 90% serta juga mampu menumbuhkan kembali rambut. Finasteride muncul dalam wujud pil yang harus dikonsumsi sekali dalam satu hari serta juga tak mengobati kerontokan rambut hingga membuat ketergantungan untuk tak berhenti mengonsumsinya. Akibat buruk dari Finasteride ialah ada kemungkinan menderita disfungsi ereksi. Baca juga : Kebiasaan Tak Sehat di Kantor yang Harus Anda Tinggalkan 3. Konsumsi Biotin Biotin adalah vitamin B yang perlu untuk kesehatan, paling banyak didapat dari diet kuning telur, ragi, hati, serta makanan lain. Biotin yang terlampau sedikit bisa menyebabkan kerontokan rambut. Walau begitu, konsumsi banyak Biotin juga tak memastikan ada rambut yang tumbuh kembali. Bila rambut kerap gugur tidak ada unsur keturunan atau karena yang pasti, secepatnya bawa keadaan ini untuk kontrol ke dokter. Mungkin saja hal semacam ini adalah tanda-tanda awal satu penyakit, pengaruh lain dari obat-obatan, ataupun disebabkan dari diet. Namun, bila Anda merasa khawatir dengan efek samping yang ditimbulkan oleh pemakaian obat-obatan tersebut di atas, ada baiknya Anda mengkonsumsi obat herbal seperti halnya jus herbal dari Ultra Mangosteen, Ultra Noni maupun DragonNoni.
23-10-2014 11:36
Buat kebanyakan orang memakai lensa kontak telah jadi rutinitas sehari-hari. Walau demikian bukanlah bermakna bersihkan lensa kontak dapat dikerjakan dengan gampang serta jadi hal yang sepele. Saat bersihkan serta memakai lensa kontak dengan benar baiknya cermati beberapa hal di bawah ini. 1. Membersihkan tangan Saat sebelum memegang lensa kontak bersihkan dahulu tangan Anda. Pakai sabun yang lembut tanpa ada minyak wangi serta penambahan apa pun. Minyak wangi serta penambahan pada sabun umumnya mengakibatkan susunan pada tangan yang dapat menghematasi mata. Baca juga : 5 Nutrisi Penting untuk Merawat Kesehatan Mata 2. Mengeringkan tangan Yakinkan tangan telah kering serta bersih waktu memegang lensa kontak. Sesudah membersihkan tangan bersihkan dengan tissue sampai kering. 3. Cermati kuku tangan Mempunyai kuku tangan yang panjang dapat mengakibatkan kerusakan lensa kontak atau bahkan juga mengakibatkan goresan pada mata. 4. Bersihkan lensa kontak Lensa bakal kotor sesudah dipakai berbagai saat, karenanya rajin-rajinlah membersihkannya. Tempatkan satu pada telapak tangan lalu pakai cairan pembersih untuk membersihkannya. 5. Jauhi air Jangan sempat lensa kontak Anda terserang air, lantaran mikroorganisme yang ada pada air dapat mengontaminasi lensa kontak serta mengakibatkan rusaknya pada mata. Kecuali itu jauhi berenang atau mandi memakai lensa kontak. Baca juga : Bahayanya Kolesterol Tinggi di Usia Muda 6. Bersihkan tempat lensa Bersihkan tempat lensa kontak dengan teratur dengan mencucinya memakai air hangat. Biarlah jadi kering dengan sendirinya apabila butuh ubah tempat lensa dengan teratur. Demikianlah berbagai hal yang perlu dicermati saat melindungi kebersihan lensa kontak. Kecuali itu, janganlah pakai lensa kontak bertukaran dengan orang lain, dan janganlah memakai lensa kontak waktu tidur. Bila Anda alami infeksi mata waktu menggunakan lensa kontak, selekasnya ubah lensa sesudah pulih.