Waktu Posting : 21-06-2014 07:07 | Dibaca : 2632x
21-05-2014 09:25
Kini asam urat tak hanya ditemukan pada penderita berusia 40 atau 50 tahun, melainkan juga usia produktif. Mitos bahwa asam urat hanay menghampiri orangtua jelas tak lagi relevan. Meningkatnya angka kejadian asam urat pada penderita berusia mulai 20 tahunan menjadi bukti bahwa penyakit ini mulai menghinggapi usia muda. Angka kejadian asam urat pada generasi muda meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Penyebab utamanya adalah faktor asupan makanan. Gaya hidup dan faktor keturunan juga disebutkan menjadi faktor lain pencetus asam urat yang diderita anak muda. Kebanyakan karena gaya hidup yang tidak sehat, dimanifestasikan dengan memakan makanan yang mengandung kadar purin tinggi. Kadar asam urat yang normal di dalam darah bagi perempuan yaitu 2-6 mg/dl dan laki-laki yaitu 2-7 mg/dl. Penyakit asam urat yang dalam istilah medis dikenal sebagai gout, merupakan penyakit akibat adanya penumpukan asam urat di dalam tubuh secara berlebihan. Hal itu disebabkan baik karena produksi asam urat yang meningkat, mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar purin berlebih, maupun ginjal yang tidak mampu mengeluarkan zat tersebut secara normal. Akibatnya, kristal asam urat menumpuk di persendian. Obat-obatan, hipertensi, obesitas (kegemukan), diabetes melitus (kencing manis), dan hiperlipidemia juga dapat menyebabkan meningkatnya produksi asam urat. Baca juga : Obat Herbal Bukan Sekedar Pendamping bagi Penyakit Asma Beberapa gejala yang dirasakan oleh penderita asam urat, misalnya nyeri atau linu di bagian jari, lutut, bahu, pinggang, leher, dan punggung. Kebanyakan kasus asam urat terjadi di pergelangan kaki dan sendi jari kaki, terutama bagian jempol. Selain itu, juga terjadi pembengkakan di bagian sendi yang meradang dan umumnya berwarna merah. Rasa nyeri bisa datang kembali jika memakan makanan berpurin tinggi. Namun, banyak juga orang yang menganggap bahwa semua pebal linu dan nyeri sendi adalah asam urat, padahal belum tentu. Untuk memastikannya harus melakukan pengecekan. Banyaknya kejadian asam urat pada anak muda terjadi karena riwayat pernah mengkonsumsi minuman beralkohol secara aktif. Minuman yang mengandung alkohol mengadung kadar purin yang tinggi sehingga bisa memicu terjadinya penyakit ini. Untuk anak muda, keluhannya terasa jauh lebih sedikit dibandingkan dengan orangtua. Mungkin karena metabolisme yang relatif lebih baik. Namun, hal ini sudah bisa dideteksi dengan medical check up menyeluruh dan rutin. Selain itu obesitas juga menjadi faktor penyebab asam urat lebih mudah menjangkiti orang dengan kadar gula tinggi. Baca juga : Obat Alamiah Untuk Penyakit Gondok Anak muda yang rutin berolah raga di pusat kebugaran dan kemudian mengkonsumsi whey protein (tambahan asupan potein) untuk membantu pembentukan oto, juga dipercaya bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Untuk mengantisipasinya, bacalah dengan teliti kadar kandungan purin di dalam suplemen tubuh tersebut. Untuk mengantisipasi asam urat secara keseluruhan, seseorang dianjurkan untuk mengatur pola makan. Misalnya dengan mengurangii makanan beku, makanan instan, dan makanan lain yang memiliki kadar glukosa tinggi. Tingkat konsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas per hari juga penting dilakukan. Poin dari penyakit asam urat adalah asupan, jadi akan lebih baik kalau makanan kembali lagi ke alami (back to nature) sehingga gizinya lebih seimbang. Bagi anak muda yang sudah terlanjur memiliki asam urat tinggi di dalam darah, sebaiknya melakukan perbaikan pola hidup. Obat-obatan mungkin diperlukan setelah berkonsultasi dengan dokter, namun untuk langkah pencegahan mengkonsumsi secara rutin jus herbal seperti Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni adalah tindakan yang bijaksana. [MS]
31-05-2014 00:35
Influenza atau flu merupakan penyakit saluran pernafasan (hidung, tenggorokan, paru-paru) yang disebabkan infeksi virus influenza. Komponen virus yaitu spike hemaglutinin berikatan dengan reseptor yang ada pada permukaan sel inang. Selanjutnya melalui proses endositiosis nukleokapsid, virus masuk ke sitoplasma. Virus kemudian masuk ke nukleus dan bereplikasi. Protein-protein virus yang bersifat virulen dihasilkan di sitoplasma. Setelah protein-protein virus dihasilkan, beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, kelelahan, kedinginan, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan nyeri pada otot akan mucul. Pada anak-anak seringkali disertai dengan mual, muntah dan diare. Virus flu disebarkan melalui droplet infection atau percikan ludah penderita saat bersin atau batuk, dan melalui saliva (air liur). Jika tidak segera ditangani, flu dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, asma, infeksi telinga, dehidrasi, bronkhitis, sinus kerusakan organ hati, dan diabetes. Pada akhirnya dapat menyebabkan kematian, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi, seperti orang tua yang berusia di atas 65 tahun, bayi yang baru lahir, wanita hamil, dan seseorang dengan kondisi kesehatan yang buruk. Di Amerika Serikat diperkirakan 10% - 20% penduduk setiap tahunnya menderita influenza, dan sekira 36.000 penduduk meninggal/tahun karena komplikasi. Baca juga : Bahaya di Balik Berat Badan Berlebihan Influenza disebabkan virus, jadi terapi antibiotik seperti penisilin tidak bisa digunakan. Metode yang tepat untuk mencegah infeksi virus flu adalah dengan vaksinasi sebelum musim flu tiba. Musim flu (flu season) di Amerika Serikat biasanya terjadi antara bulan November hingga April. Ada dua jenis vaksin untuk mencegah flu. Pertama adalah flu shot yang merupakan vaksin yang berisi virus mati. Vaksin ini diberikan melalui injeksi pada lengan bagi orang-orang yang sehat, seseorang dengan kondisi medis yang kronis, dan bayi yang telah berusia lebih dari enam bulan. Kedua adalah nasal spray flu vaccine atau Live Attenuated Influenza Vaccine (LAIV). Vaksin jenis ini telah diperkenalkan sejak tahun 2003, berisi virus hidup yang telah dilemahkan. Vaksin ini diberikan pada penderita yang telah berusia 5-49 tahun dengan cara penyemprotan ke dalam hidung atau nasal spray. Kedua vaksin di atas mengandung tiga jenis virus, yaitu virus A (H3N2, HINI) dan virus B. Flu shot vaksin dan LAIV bekerja dengan jalan menginduksi terbentuknya antibodi yang akan melindungi tubuh terhadap infeksi virus flu. Antara tahun 2003-2004 telah diproduksi 87,1 juta dosis vaksin flu. Baca juga : Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal Kemampuan vaksin flu untuk melindungi manusia dari serangan virus flu tergantung pada dua faktor, yaitu usia dan status kesehatan penderita, serta kemiripan (match) antara strain virus yang menginfeksi dengan vaksin yang diberikan. Seserorang yang telah divaksinasi pada kondisi tertentu dapat terserang kembali flu, hal ini terjadi karena sistem imun alami yang dibentuk tubuh belum tentu efektif terhadap strain virus baru yang menginfeksi atau vaksin yang diberikan sebelumnya, kemungkinan tidak efektif lagi terhadap virus baru. Meskipun tingkat kematian yang disebabkan penyakit ini tidak terlalu tinggi (sekira 1%), namun pandemik yang terjadi di sekuruh dunia pada tahun 1918-1919 dengan menyebabkan kematian lebih dari 20 juta penduduk mengingatkan kita agar berhati-hati terhadap virus ini. Obat-obatan antiviral seperti amantadine, rimantadine, oseltamivir dan zanamavir digunakan juga untuk mencegah flu. Namun, pemakaian obat-obatan ini harus dengan resep dokter dan memperhatikan siapa yang akan meminum obat tersebut, dosis, usia, kondisi medis penderita dan efek samping yang mungkin timbul. Apa yang harus kita lakukan jika telah terinfeksi virus flu? Istirahat yang cukup, banyak minum air putih, hindari konsumsi alkohol dan tembakau, konsumsi minuman suplemen berbahan herbal yang memiliki khasial meningkatkan imunitas, berobat ke dokter untuk meringankan flu, serta menjaga kebersihan merupakan beberapa tindakan bijaksana yang bisa dilakukan agar kesehatan segera pulih.
02-06-2014 23:18
Manfaat buah naga dapat meningkatkan kesehatan tubuh kita. Ada dua buah jenis buah naga yang dapat Anda manfaatkan. Buah yang berasal dari Amerika Serikat ini dikembangkan oleh para petani dalam jua jenis buah naga merah dan putih. Dengan harga jual buah naga yang tinggi, para petani mampu meningkatkan pendapatannya setiap panennya. Nah, ingin tahu kandungan serta manfaat buah naga? Mari kita cari tahu bersama-sama! Kandungan Buah Naga Merah dan Putih Kandungan zat pada buah naga merah dan putih hampir sama. Daging buahnya mengandung protein, karbohidrat, zat besi, serat, betakaroten,fosfor, kalium, dan Vitamin B1 dan B12. Selain kandungan zat tersebut, buah naga juga mengandung kalsium, niasin dan provitamin A yang memiliki banyak fungsi. Baca juga : Manfaat Jus Sirsak untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh Kandungan serat alami dan gula sederhana yang tinggi sangat cocok dikonsumsi bagi orang yang menderita diabetes. Selain itu, kandungan air dan lemaknya juga mampu memberikan rasa kenyang yang awet dan cocok untuk program diet. Oleh karena itu, tidak salah jika Anda meningkatkan konsumsi buah naga setiap harinya. Nah, untuk mengetahui manfaat buah naga, mari kita lanjutkan artikel ini. Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan · Kandungan vitamin C dan antioksidannya mampu meningkatkan sistemkekebalan tubuh kita. Dengan kinerja vitamin C dan antioksidan sebagai penangkal radikal bebas inilah kita tidak akan mudah terserang berbagai macam penyakit. Jadi, buah ini sangat cocok dikonsumsi saat musim pancaroba yang dapat mempengaruhi sistem kekebalan tubuh manusia akan serangan berbagai macam penyakit. · Buah naga juga mengandung zat anti kanker yang sangat bermanfaat untuk menghindarkan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh kita. Jika Anda memiliki saudara atau garis keturunan yang memiliki riwayat mengidap kanker, ada baiknya jika Anda mengkonsumsi buah naga ini sebagai cara pencegahan dini. · Dengan mengkonsumsi buah naga, Anda dapat mengatasi masalah kurangnya nafsu makan pada anak atau diri Anda sendiri. Zat peningkat nafsu makan yang terkandung dalam buah ini mampu menyelesaikan masalah kurangnya gizi pada Anda. Baca juga : Tips Mendapatkan Tubuh Proporsional dengan Diet Golongan Darah · Kandungan serat dan lemak nabati ini sangat cocok untuk orang yang bermasalah dengan berat badannya atau obesitas. Obesitas dapat mengakibatkan masalah diabetes melitu dan kolesterol tinggi. Dengan mengkonsumsi buah naga ini, Anda mampu mengurangi masalah penyakit jantung yang disebabkan oleh penyakit kolesterol tinggi dan diabetes ini. · Untuk meningkatkan kesehatan dan kecantikan kulit, buah naga sangat bermanfaat meningkatkan elastisitas kulit tubuh Anda. Kandungan vitaminnya mampu memperbaiki kerusakan sel kulit yang akan terlihat kusam dan tidak sehat. Selain itu, pemanfaatan buah naga ini mampu menghindarkan dari penuaan dini. Nah, ambilah manfaat buah naga yang lengkap ini sekarang juga!