Waktu Posting : 21-06-2014 19:34 | Dibaca : 2435x
27-08-2014 20:17
Stroke adalah penyakit yang datangnya tak dapat ditebak. Cuma saja, sesungguhnya aspek penyebab stroke telah berlangsung demikian lama. Tetapi orang terkadang tak ingin tahu serta terjerat dengan kehidupan yang tak sehat. Umpamanya, beberapa orang yang doyan dengan makanan tinggi lemak hingga tak mengerti jumlah kolesterolnya telah di ambang batas. Stroke dipicu juga oleh naiknya tekanan darah (hipertensi). Ketika kolesterol bikin penumpukan plak di pembuluh darah, hadirnya hipertensi bisa bikin pembuluh itu pecah. Mengakibatkan bakal berlangsung serangan stroke dengan cara mendadak.  Baca juga : Penyebab Bau Kaki dan Cara Mengatasinya  Ada berbagai kenyataan perihal stroke yang baiknya Anda kenali. Tersebut di bawah ini kenyataan perihal stroke yang baiknya diwaspadai berlangsung pada diri Anda : Stroke ialah penyakit yang tak dapat ditebak datangnya. Serangan stroke kerap berlangsung demikian saja tanpa ada disadari penderitanya. Ini berlangsung pada orang yang telah mempunyai akumulasi aspek resiko stroke cukup tinggi. Hingga, ketika “momenâ€-nya tiba, serangan stoke bakal nampak. Oleh karenanya, kerjakan penelusuran kandungan kolesterol serta tekanan darah dengan teratur selaku aspek terpenting terjadinya penyakit ini. Stroke dapat menyebabkan seorang segera tidak sadarkan diri, serta ada juga yang mendadak sebagian badan tak dapat bergerak. Stroke mempunyai tanda-tanda. Sebelum saat datangnya stroke, kerap juga nampak tanda-tanda yang berlangsung pada pasien. Umpamanya separuh sisi badan susah digerakkan, lidah cadel waktu bicara, sampai sakit kepala yang mencekat. Apabila ada hal aneh ini pada diri Anda, secepatnya datangi rumah sakit. Rusaknya sisi badan lantaran stroke masih tetap dapat diperbaiki. Catatannya, perlakuan pada pasien tak terlambat. Seorang yang terserang serangan stroke serta diatasi dengan cara benar dalam kurun waktu kurang dari 3 jam dari serangan, masih tetap berpeluang untuk diselamatkan fungsi badannya. Keterlambatan perlakuan bisa menimbulkan resiko rusaknya permanen. Tak seluruh penggumpalan darah di otak mengakibatkan stroke. Tetapi penyumbatan aliran darah di otak menyumbang kira-kira 14-15 % dari masalah stroke yang ada. Mungkin kelumpuhan satu sisi badan nampak lantaran sumbatan di pembuluh darah kecuali otak. Stroke umumnya menyerang pada satu diantara bagian otak, baik kanan atau mungkin kiri. Bila satu diantaranya terkena stroke, maka sisi yang lumpuh arahnya berlawanan. Umpamanya stroke menyerang otak samping kiri, maka sisi badan kanan yang menderita dampak stroke. Begitupun demikian sebaliknya. Dipandang dari jenis kelaminnya, pria yang berumur diatas 60 thn lebih berisiko terserang stroke di banding wanita. Tetapi wanita yang kerap mengalami migrain lebih memungkinkan mempunyai resiko terserang stroke di banding pria yang pula sering migrain. Dipandang dari rasnya, orang Asia serta kulit putih lebih rendah mempunyai resiko terkena stroke di banding masyarakat asli Amerika serta Afrika. Baca juga : Trik Mengatasi Keriput Kecil yang Diakibatkan Depresi
07-06-2014 20:40
Jerawat memanglah tidak membahayakan nyawa, namun cukup mengganggu tampilan. Wajah yang semula bersih serta mulus jadi ternoda oleh tonjolan-benjolan kecil. Seringkali, wajah yang penuh jerawat membuat kita jadi kurang percaya diri serta kurang yakin diri. Tetapi, walau mengganggu, janganlah sembarangan menyingkirkan jerawat. Alih-alih hilang, bahkan bakal menyebabkan iritasi kulit serta membekas yang malah sulit di hilangkan. Nyaris tiap-tiap orang sempat merasai persoalan dengan jerawat. Walau umum dihadapi pada saat remaja serta pubertas, tidak tidak sering persoalan jerawat juga berlanjut sampai dewasa. Jerawat merupakan peradangan menahun yang berlangsung lantaran terjadi penyumbatan pori-pori kulit yang disebabkan produksi kelenjar minyak terlalu berlebihan serta penumpukan beberapa sel kulit mati. Secara alami, minyak dihasilkan tubuh untuk menajga kelembaban serta kesehatan kulit. Namun produksi minyak terlalu berlebih bisa menyebabkan jerawat. Asal tak mengalami infeksi, jerawat sesungguhnya bisa pulih sendiri. Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Sendi Wajah, bahu, dada, lengan serta punggung sisi atas, leher dan pantat merupakan bagian-bagian tubuh yang kerap diterpa jerawat lantaran mempunyai banyak kelenjar minyak. Berikut ini sejumlah aspek jadi pemicu jerawat kerap timbul pada kulit kita : • Kosmetik, penggunaan kosmetik yang tak pas bisa mengakibatkan jerawat. • Hormon, penambahan produksi hormon membuat keadaan tak seimbang hingga jerawat bisa nampak. Umumnya berlangsung lantaran stres, waktu mendekati siklus haid serta pada waktu saat remaja atau pubertas. Hormon yang mengakibatkan jerawat ialah androgen. • Genetik. Bila orang tua mempunyai jerawat lantaran produksi kelenjar minyak yang berlebihan, maka besar kemungkinan bakal menjalani penurunan pada anak. • Pola hidup tak sehat, rutinitas merokok, minum alkohol, kurang tidur serta terlampau banyak pikiran bisa menambah hormon androgen yang menjadi penyebab jerawat. • Mikroorganisme, bakteri yang masuk ke susunan kulit bisa mengakibatkan jerawat. Bakteri menyebarkan toksin serta membunuh beberapa sel baik dan berkembang biak ditempat itu, hingga terjadi peradangan serta nampak jerawat. Mencegah aspek-faktor penyebab jerawat sebagai sisi dari pola hidup serta kebiasaan keseharian memanglah dapat jadi jalan keluar untuk menjauhkan diri dari persoalan jerawat yang lebih serius. Umpamanya, dengan rajin membersihkan muka tiga kali satu hari untuk menyingkirkan sel kulit mati, kotoran, bekas rias muka serta keringat. Baca juga : Kulit Manggis dan Jenis Kanker yang Mematikan Tetapi yang paling efisien dikerjakan ialah menghalangi bakteri pemicu jerawat, meredakan peradangan serta mencegah produksi sebum/minyak yang terlalu berlebih. Untuk menghalangi proliferasi bakteri pemicu jerawat, pakailah produk pembersih yang berteknologi anti-bacterial adhesive. dan untuk mengurangi sekresi sebum serta meredakan peradangan serta zinc PA gunakan nicotinamide. Kecuali itu, berkonsultasilah dengan dokter untuk memastikan tipe perawatan yang cocok sesuai dengan tipe serta keadaan kulit, dan jenis jerawat, terlebih apabila jerawat yang Anda alami cukup kronis, telah meradang serta tidak kunjung pulih sendiri. Juga diharap untuk tak memegang serta memencet jerawat supaya tak mengalami infeksi serta meninggalkan noda hitam di wajah Yang pasti, untuk memperoleh kulit sehat bebas jerawat dan parut yang diakibatkan pasca peradangan, diperlukan rangkaian tindakan yang terus-menerus serta tak bisa dikerjakan pada kurun waktu hanya semalam. Jangan anggap menjaga kulit menjadi sebuah beban. Seperti tubuh yang butuh makan, kulit juga perlu perwatan yang jitu serta terus-menerus.
15-07-2016 04:25
Ciuman adalah ritual manusia untuk menujukan kasih sayang dan perhatiannya terhadap pasangannya. tapi dibalik rutinitas itu kenali beberapa penyakit menular yang disebarkan melalui ciuman. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa ciuman yang sehat dapat membawa banyak manfaat untuk tubuh. Namun bila dilakukan dalam kondisi tertentu, ciuman antar pasangan justru dapat menjadi media penularan penyakit. Baca juga : Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Komedo Meski banyak menawarkan manfaat kesehatan, namun ciuman juga dapat menjadi media penularan sejumlah virus dan bakteri penyebab penyakit. Virus dan bakteri dalam air liur atau darah dari satu orang dapat menyebar ke orang lain dengan berciuman. Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman 1. Herpes Virus yang dianggap bagian dari keluarga herpes termasuk Epstein-Barr, varicella-zoster (penyebab cacar air) dan herpes simplex (menyebabkan cold sores). Herpes simplex virus dapat menyebar melalui kontak langsung dengan virus saat Ciuman. Herpes paling mudah menyebar ke orang lain ketika lesi terbentuk atau telah meletus. Virus ini bisa 'menumpahkan' (menyebar ke orang lain) dari lokasi leci bahkan ketika herpes itu telah sembuh. Sedangkan cacar air mudah menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung, tetesan liur atau penyebaran udara. 2. Mono Sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebut Epstein-Barr virus, seperti dikutip dari Wikipedia, virus ini adalah salah satu tipe virus herpes. Namanya cukup unik, Infectious mononucleosis atau EBV infectious mononucleosis, Pfeiffer's disease, Filatov's disease atau bekennya disebut mono. Penyakit ini pertama kali dijabarkan oleh Sprunt dan Evans di sebuah bulletin yang disebarkan di Johns Hopkins Hospitals tahun 1920. Gejala yang muncul akibat penyebaran virus ini adalah sakit tenggorokan, demam, gelisah, rasa tidak nyaman di badan, peradangan, mual-mual hingga kehilangan nafsu makan. Penyakit ini juga mempengaruhi beberapa bagian tubuh dan memicu terbentuknya penyakit lain, seperti radang tenggorokan hingga hepatitis. Infeksi menyebar melalui pertukaran air liur, dan melewati masa inkubasi selama kurang lebih 4-7 minggu. Umumnya, gejala akan dirasakan selama 2-3 minggu dan bertahan selama beberapa bulan lamanya.penyakit ini bisa diobati dan sembuh, hanya saja umumnya menyerang seseorang dalam waktu yang cukup lama. Cenderung saat terserang virus orang akan berburu antibiotik sebagai pengobatan dini. Dalam kasus ini, antibiotik tidak dapat membantu meredakan serangan virus. 3. Glandular fever atau kissing disease Glandular fever adalah istilah umum untuk infeksi virus yang disebut infeksi mononukleosis, yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr. Virus ini menyebar melalui air liur dan infeksi terjadi melalui kontak. 4. Flu dan pilek Pilek ditularkan melalui kontak langsung dengan virus. Anda bisa terinfeksi flu dari tetesan liur atau dari kontak langsung dengan sekresi (cairan dan lendir) dari hidung dan tenggorokan orang yang terinfeksi. 5. Hepatitis B Ciuman juga dapat menularkan virus ini, meskipun darah memiliki tingkat virus lebih tinggi ketimbang air liur. Infeksi dapat terjadi ketika darah dan air liur yang terinfeksi bersentuhan langsung dengan aliran darah orang lain atau selaput lendir. Seseorang lebih mungkin terinfeksi saat berciuman jika mereka berdua memiliki luka terbuka di atau di sekitar mulut. 6. Kutil Kutil di dalam mulut dapat menyebar melalui ciuman, terutama jika sebelumnya ada daerah yang mengalami trauma atau luka. 7. Penyakit Meningokokus Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang meliputi meningitis, radang selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, dan septikemia. Bakteri ini dapat ditularkan baik melalui kontak langsung atau melalui tetesan liur. Baca juga : 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman Nah, itulah Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman dan Jadi pastikan anda terhindar dari penyakit akibat ciuman tersebut serta yang perlu dilakukan sebelum ciuman adalah periksa kesehatan mulut pasangan anda, jangan gonta ganti pasangan, tetap mengkonsumsi makanan sehat dan yang terpenting adalah gunakan hati anda untuk melakukan ciuman jangan asal serobot.