Waktu Posting : 23-06-2014 04:53 | Dibaca : 2906x
02-06-2014 04:24
Kendati susu memiliki berbagai manfaat untuk tubuh, sejumlah orang memandang meminum susu berefek samping tubuh jadi gemuk. Benarkah seperti itu? "Semua pada dasarnya tergantung dari jenis susu yang kita pilih untuk dikonsumsi sehari-hari. Ada beberapa jenis susu berdasarkan komposisi lemak, seperti susu full cream yang mengandung empat persen lemak. Umumnya, susu jenis ini dikonsumsi anak-anak karena membutuhkan kandungan lemak dan vitamin, serta gizi untuk tubuh berkembangnya. Atau bisa dibilang, anak-anak tidak akan gemuk kalau tidak ada faktor genetik dari kecil, karena mereka sedang membutuhkan (tubuh) tumbuh ke atas. Dan akan berbeda cerita lagi kalau orang dewasa yang sudah tidak membutuhkan tumbuh ke atas meminum susu jenis ini," kata Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MSc. MS. Sp. GK, spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dalam acara bertema “UHT Milk: A World of Benefit and Choicesâ€. Baca juga : Amankah Tren Diet Raw Food? Selain itu, kata dia, susu jenis low fat yang memiliki lemak yang rendah. Di mana kandungan lemaknya setengah dari susu full cream. Kemudian, ada juga susu skim yang memiliki kandungan lemak lebih sedikit lagi, yaitu hanya satu persen. Menurut dr. Fiastuti, susu jenis ini baik yang menginginkan nutrisi, tapi tak membuatnya gemuk. Baca juga : Fungsi Beberapa Organ yang Terlihat tidak Berguna "Singkatnya, kalau ingin meminum susu tapi tak gemuk, pilihlah jenis susu yang rendah (kandungan) lemaknya. Namun, kita juga tidak memungkiri setiap orang memiliki kebutuhannya masing-masing dalam kebiasan meminum susu," tutupnya.
03-06-2014 11:26
Orang tidak mati karena diabetes, tetapi meninggal karena komplikasi penyakit. Banyak komplikasi yang berawal dari diabetes. Kematian akibat diabetes, biasanya berupa komplikasi yang berakhir pada penyakit jantung koroner, stroke juga gagal ginjal, serta penyakit lainnya. Diabetes merupakan gerbang masuk penyakit. Sekali menderita diabetes, maka orang itu seumur hidup akan dikekang penyakit itu. Penyakit diabetes itu bukan untuk disembuhkan, tetapi dikendalikan agar kadar gula dalam darah tak terus meningkat. Indikasi lain yang terjadi akibat diabetes adalah kesemutan, pandangan mata kabur, juga luka yang tak kunjung sembuh. Diabetes yang dalam bahasa awam disebut kencing manis itu muncul karena hal yang tak terlalu kita sadari sebelumnya, yakni perubahan gaya hidup dan pola makan. Baca juga : Obat Alami Demam Berdarah Banyak orang masih menganggap diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang timbul karena faktor keturunan. Faktanya, setiap orang dapat mengidap diabetes, anak muda maupun orang tua. Kini banyak orang tak menyadari dirinya menderita diabetes karena minimnya informasi dan pengetahuan yang diketahui tentang penyakit ini. Atau, ada juga orang yang mengetahui gejalanya, tetapi enggan memeriksakan diri ke dokter. Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe dua atau yang disebabkan faktor keturunan. Namun, faktor keturunan tidak cukup untuk menyebabkan seseorang menderita diabetes karena kemungkinannya hanya 5%. Diabetes tipe dua ini juga kerap terjadi pada mereka yang obesitas atau kegemukan, serta gaya hidup tak sehat. Penumpukan lemak di sekitar pinggang dapat menimbulkan diabetes dan komplikasi penyakit lainnya seperti asam urat, kolesterol, dan diabetes tipe dua. Cobalah lakukan pengukuran pada lingkar pinggang Anda dengan meletakkan pita ukur di atas tulang pinggul. Untuk wanita, lingkar pinggang yang sehat tidak lebih dari 80 cm, dan laki-laki tak lebih dari 90 cm. Baca juga : Cara Sehat Bersepeda Motor Lingkar pinggang yang melebihi ukuran normal itu karena adanya penumpukan lemak di sekitar pinggang. Dengan kata lain, itu merupakan indikasi gaya hidup tak sehat dan pola makan yang tak teratur. Untuk pola hidup, dapat dikarenakan olah raga yang tak rutin atau perubahan pola aktivitas. Adanya timbunan lemak yang banyak pada bagian pinggang dapat menimbulkan penyakit seperti asam urat, kolesterol tinggi, diabetes tipe dua, bahkan hipertensi (tekanan darah tinggi). Berbagai penyakit itu kemudian dapat menumpuk di sepanjang pembuluh darah dan berisiko timbulnya penyakit jantung koroner (PJK). Untuk menghilangkan lemak atau mengecilkan lingkar pinggang menjadi normal, dapat dilakukan dengan berolah raga atau mengubah pola hidup. Dalam satu pekan, sisihkan lima hari untuk berolah raga. Setiap hari hanya selama 30 menit. Jangan terlena oleh kemakmuran atau fasilitas yang ada. Sebisa mungkin tetap lakukan aktivitas jalan kaki atau menyusuri tangga setiap hari. Kalau kita mau naik atau turun ke lantai tertentu, pilihlah tangga daripada lift. Pilihan itu lebih baik untuk kesehatan. Untuk pola makan, dianjurkan agar mengkonsumsi makanan bergizi. Mengurangi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, mi instan, pasta, atau makanan cepat saji adalah pilihan terbaik selain memperbanyak minum air putih. Tak ada salahnya juga mengkonsumsi suplemen kesehatan berupa jus herbal yang mengandung sari buah atau ekstrak buah naga, mengkudu, sirsak dan manggis seperti halnya Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni. Jadi, mulailah hidup sehat untuk menekan risiko terkena diabetes!
06-08-2014 12:59
Penyakit kencing manis  atau diabetes ini sudah diderita umat manusia sejak 1500 SM. Usia penyakit yang begitu lama ternyata tidak membuat orang memahami bahaya penyakit ini dengan baik. Penderita penyakit ini setiap tahun selalu mengalami kenaikan signifikan. Bila anda sedang menderita diabetes sebaiknya terapkan obat herbal penyakit diabetes yang terbukti berkhasiat. Karena pengobatan kimiawi biasanya tidak menyentuh akar permasalahan penyakit dan bisa merusak organ tubuh lainnya. Baca juga : Pria Lebih Berisiko Kanker Hati  Kegemaran menyantap makanan manis dianggap sebagai penyebab terbesar serangan diabetes. Memang diabetes ditandai dengan kdar gula darah yang berlebihan. Kondisi ini dikarenakan tubuh mengalami kekurangan insulin. Hormon insulin ini berfungsi dalam menyeimbangkan kadar gula darah. Kekurangan insulin dikarenakan fungsi pankreas yang tidak optimal lagi. Sehingga insulin tidak bisa mengubah gula darah menjadi energi dengan optimal. Pola makan yang buruk dan gerak tubuh yang kurang sangat mencetus serangan diabetes. Baca juga : Tips Sehat dan Aman Mengkonsumsi Mie Instant Kegemukan juga merupakan salah satu pencetus serangan kencing manis. Oleh karenanya anda harus pandai dalam mengontrol pola makan agar tidak berlebihan. Selain menghindari makanan yang tinggi kadar gulanya, anda juga harus senantiasa menghindari konsumsi makanan tinggi garam, tinggi lemak dan tinggi kolesterol. Karena berbagai zat tersebut terbukti bisa merangsang serangan diabetes. Selalu konsumsi makanan dengan nutrisi dan gizi seimbang bisa melawan serangan diabetes. Konsumsi obat herbal penurun kadar gula darah juga bisa diterapkan.