Waktu Posting : 18-06-2014 23:57 | Dibaca : 2645x
15-10-2014 01:03
Obesitas oleh orang awam diidentikan sebagai kelebihan berat badan atau kegemukan. Namun secara medis, Obesitas didefinisikan memiliki kelebihan lemak di dalam tubuh. Obesitas meningkatkan risiko penyakit lain, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi. Dokter menggunakan BMI (body mass index) yang di dasarkan pada berat badan dan tinggi badan untuk menentukan apakah anda mengidap obesitas. Obesitas ekstrim atau obesitas parah dikeal dengan istilah obesitas morbid. Merupakan sebuah kondisi dimana seseorang memiliki BMI di atas 40 atau lebih. Bila Anda masuk dalam kategori obesitas morbid, Anda terancam mengalami gangguan jantung yang serius. Baca juga : 3 Langkah untuk Mencegah Kanker Payudara Rumus untuk menghitung BMI (Body Mass Index) BMI = Berat Badan / (Tinggi Badan * Tinggi Badan) Keterangan : -Satuan Berat Badan adalah Kilogram (kg) -Satuan Tinggi Badan adalah Meter (m) Contoh cara untuk menghitung BMI (Body Mass Index) Berat badan anda adalah 51 kg dan Tinggi Badan anda adalah 1,59 (159 cm). Berapakah Indeks Massa Tubuh atau BMI anda ? Baca juga : Kenali 4 Gejala Limfoma Berikut ini BMI = 51 kg / (1,59 x 1,59) BMI = 20 → Normal Untuk menentukan berapa nilai BMI (Body Mass Index) anda, silahkan menggunakan kalkulator BMI. Kemudian bandingkan hasilnya dengan data pada tabel di bawah ini: BMI Status berat badan Dibawah 18,5 Kurang 18,5 – 24,9 Normal 25,5 – 29,5 Kelebihan 30,0 dan lebih tinggi Obesitas
01-09-2014 00:39
Selama siang.. Vitiligo.. bercak putih padak kulit apa sudah ada obatnya..? jika sudah ada obatnya dimana saya bisa membelinya.. Sekian dan terima kasih..
02-06-2014 04:10
Setelah seharian melakukan aktivitas tentu kondisi tubuh terasa letih. Menghilangkan kepenatannya dengan berendam di barhtub, sungguh nikmat. Sejuknya air bisa memberikan efek nyaman pada tubuh. Bila airnya dibubuhi garam laut, maka tubuh Anda akan semakin rileks. Mandi garam memang memiliki manfaat untuk rileksasi. Selain itu, garam bisa memberikan cairan pada kulit sehingga kulit akan tampak segar dan lembab. Garam juga membuat peredaran darah lancar dan menarik kotoran. Garam sendiri mengandung komponen natrium karbonat deka/monohidrat, natrium klorida (NaCl), natrium kekasametafosfat, asam tartat, dan asam sitrat. NaCl berfungsi untuk membersihkan pori-pori dari kotoran. Natrium karbonat manfaatnya untuk menetralisir asam di permukaan kulit. Sementara garam dari Laut Mati dikenal lebih kaya kandungan unsur renik seperti kalsium, kalium, magnesium, besi, mangan, tembaga, dan seng. Semua komponen ini merupakan mikronatrium yang dibutuhkan tubuh untuk mempercepat regenerasi sel, seperti seng dan selenium berfungsi untuk menetralisir radikal bebas yang meracuni sel-sel tubuh sehingga kembali sehat. Kalium berfungsi untuk menginsulin metabolisme gula darah. Dan komponen-komponen sulfur berguna untuk antiseptik guna menyembuhkan permasalahan. Baca juga : Cara Tepat Gunakan Krim Malam untuk Dapatkan Kulit yang Sehat Cairan garam bisa diberikan pada mereka yang terkena bisul karena garam memiliki efek mendinginkan. Ini karena fungsi garam yang bisa mengikat kotoran sehingga kotoran dari bisul akan keluar. Karena itu garam bisa digunakan untuk detoksifikasi. Meski demikian, mandi garam sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering karena bisa menyebabkan kulit kering. Cukup tiga kali seminggu melakukan treatment mandi garam ini. Biasanya mandi garam menggunakan air hangat. Fungsinya untuk membuka pori-pori sehingga garam masuk ke dalam kulit. Berendam di dalam bathtub yang menggunakan air garam sama dengan mandi di laut. Selain itu mandi garam bisa menghilangkan kelelahan atau rileksasi. Bisa mencegah gejala flu atau badan yang terasa sakit. Dengan mandi air hangat di campur garam, pembuluh darah akan melebar sehingga membuat rileks, mengantuk, dan otak lebih tenang. Sebelum berendam air garam terlebih dahulu tubuh di-scrub, lalu di-massage untuk melancarkan peredaran darah. Setelah itu berendam dalam air garam. Lamanya perawatan ini sekitar 120 menit. Baca juga : Amankah Tren Diet Raw Food? Mandi garam digunakan untuk detoksifikasi. Cara kerjanya, air garam masuk ke dalam tubuh melalui pori-pori dan memberi nutrisi pada kulit. Selain itu menembus otot. Bila di sekitar otot terdapat lemak, maka air garam akan mengikisnya dan membuang racun tubuh melalui keringat. Hasilnya akan efektif bila garamnya dicampur dengan minyak nabati, lalu dioleskan pada bagian tubuh yang berlemak. Setelah itu baru melakukan treatment mandi garam. Karena lemak padat sulit dikikis, maka untuk hasil yang maksimal sebaiknya dilakukan secara sebulan dua kali di spa dan diimbangi di rumah paling banyak seminggu tiga kali.