Waktu Posting : 06-06-2014 17:04 | Dibaca : 3247x
05-07-2016 19:44
Sebuah hasil survei mengungkap, jumlah orang yang setiap malam rutin tidur 8 jam semakin sedikit. Jadwal kerja yang sibuk, kemacetan di jalan, hingga godaan bermain gadget, membuat tidur menjadi prioritas nomer dua. Dampak dari kurang tidur sebenarnya sudah banyak dibahas, mulai dari kelelahan, kurang konsentrasi, hingga obesitas. Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi Dalam studi terbaru disebutkan, durasi tidur yang terlalu sedikit atau terlalu banyak, juga berpengaruh pada risiko seseorang menderita diabetes. Tim peneliti menganalisis 800 orang sehat dari berbagai negara Eropa dan secara spesifik mencari tahu hubungan antara durasi tidur dan metabolisme glukosa. "Pada pria, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, terkait dengan respons yang rendah pada sel tubuh terhadap insulin, mengurangi penyerapan glukosa, dan dalam jangka panjang meningkatkan risiko diabetes . Pada wanita, kaitan itu tidak diketahui," kata Femke Rutters, yang melakukan penelitian. Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke Durasi tidur yang dianggap cukup dalam penelitian ini adalah 7 jam setiap malam. Jika kita kurang tidur, kita cenderung lebih bernafsu pada makanan tidak sehat, emosi tidak stabil, dan mengalami penurunan daya ingat dan konsentrasi. Sementara, jika kita tidur terlalu banyak, kita berpotensi mengalami nyeri punggung, diabetes, dan penyakit jantung
25-10-2017 20:26
Mengobati Jantung dengan Daun Sirsak - Saat ini, di Indonesia penyakit jantung merupakan penyebab kematian kedua setelah stroke menurut survey yang dilakukan pada tahun 2014 lalu. Hal ini dapat terjadi karena pola hidup modern yang semakin menggejala dalam masyarakat. Meningkatnya pola hidup yang modern, kebiasaan makan yang berlebihan, terlalu banyak beraktivitas, merokok serta kurang istirahat dapat menjadi penyebab timbulnya sakit jantung. Akan tetapi penyebab yang paling mencolok dari sakit jantung yaitu karena pola makan yang tidak baik atau salah dan karena kebiasaan merokok. Jantung pada tubuh memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Dan selayaknya sebagai alat transportasi, darah bertugas untuk membawa nutrisi jantung dan pembuluh darah untuk membentuk sistem kardiovaskular. Pada jantung yang normal dan sehat didukung oleh jaringan otot yang kuat dan bekerja dengan baik dalam memompa darah. Dan jantuk akan berdetak secara berkesinambungan dalam memompa darah serta mampu mengalirkan darah lebih dari 14.000 liter per hari. Jantung terbagi dalam empat bagian yaitu serambi kanan dan kiri serta bilik kanan dan kiri. Pada tiap bagian dipisahkan oleh lapisan dinding yang disebut septum. Darah dipompa melalui bagian-bagian tersebut. Dan untuk membantu fungsi jantung, terdapat katup yang bertugas untuk membuka serta menutup. Hal ini untuk menjaga aliran darah tetap berada pada jalur yang benar. Untuk menjaga agar jantung tetap sehat, cukup mengkonsumsi daun sirsak yang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk memelihara kesehatan jantung serta anggota tubuh lainnya. Nutrisi yang terkandung dalam daun sirsak di antaranya adalah : 1.Kalsium, dapat membantu untuk memperkuat jantung dalam memompa darah ke pembuluh darah arteri serta membuat detak jantung menjadi lebih stabil. 2.Fruktosa berfungsi sebagai alternatif pengganti gula. 3.Lemak alami, dapat melindungi serta memperkuat organ-organ tubuh seperti paru-paru, otak dan jantung. 4.Vitamin A, untuk menjaga daya ahan tubuh dan menjaga kesehatan sistem pernafasan serta menghindari resiko infeksi pernafasan. 5.Vitamin B yang telah terbukti secara ilmiah dapat memperkecil resiko stroke dan penyakit jantung. 6.Zat Besi dapat mengurangi resiko anemia. 7.Antioksidan yang mengandung isoflavon yang membantu mengurangi resiko dan mengobati penyakit jantung koroner. 8.Protein, berguna untuk menambah energi pada tubuh serta menambah daya tahan tubuh.
10-04-2023 17:57
Pasti semua orang pernah merasa pusing atau sakit kepala. Hal ini banyak terjadi karena beberapa penyebab, seperti misalnya saat mereka stress. Namun titik sakit bisa berbeda di beberapa orang. Apakah kamu pernah tiba-tiba merasa sakit pada kepala bagian belakang padahal sedang tidak melakukan apapun? Kondisi ini dapat terjadi dalam kondisi yang ringan atau bahkan parah. Namun hal ini jangan dianggap sepele, loh. Yuk, kenali penyebab kenapa hal ini bisa terjadi. Tension Headache Kondisi satu ini sering terjadi karena penderitanya sedang dalam keadaan stress. Sebenarnya banyak pemicu selain stress, yaitu kurang tidur atau lapar. Sakit yang terasa saat kondisi ini terasa sangat tegang dan menekan kepala bagian belakang dan bisa terasa selama 30 menit atau bahkan berhari-hari. Sakit Kepala Cluster Walaupun kondisi ini jarang menyerang penderitanya, namun jika sudah terjadi akan sangat menyakitkan dan menganggu aktivitas. Sakit kepala cluster biasa terjadi karena adanya masalah pada ruas tulang belakang di area leher atau adanya kelainan pada hipotalamus otak. Sakit kepala ini akan membuat sang penderita merasa pusing saat berbaring. Migrain Migrain yang terjadi pada kepala bagian belakang disebut sebagai migrain basilar. Gejala yang dimunculkan oleh kondisi ini sangat membuat siapapun yang terkena menderita. Orang yang mengalami migrain ini akan merasa pusing, telinga berdenging dan pandangan terasa kabur. Kondisi ini sering dipicu karena kurang tidur atau perubahan cuaca. Hati-hati, ya, penyakit ini sering dikaitkan dengan stroke. Postur Tubuh yang Buruk Salah satu penyebab dari kepala belakang sering sakit adalah postur tubuh yang kurang baik. Hal ini dapat terjadi saat kamu terlalu banyak membungkuk sehingga area leher, punggung atau bahu terasa sangat tegang. Karena area-area tersebut menegang, maka kepala bagian belakang akan berdenyut dan nyeri. Mengonsumsi Obat Pereda Sakit Kepala Terlalu Sering Siapa sangka bahwa mengonsumsi obat sakit kepala dalam jumlah banyak justru menjadi bumerang bagi tubuh. Bukannya mengatasi masalah, malah menambah rasa sakit. Memang baik untuk minum obat pereda nyeri saat sakit kepala menyerang, namun cukup dalam jumlah yang pas. Hal ini disebut rebound headache dimana terlalu banyak menggunakan zat secara berlebihan pada tubuh. Sakit pada kepala bagian belakang dapat sering terjadi karena penyebab diatas dan bisa cukup berbahaya dan memicu penyakit serius. Oleh karena itu kamu harus lebih berhati-hati dan waspada. Jika rasa sakit semakin parah, segera konsultasi dengan pihak profesional. Â