Hati-Hati, Racun Tengah Mengintai Makanan dan Minuman Anda!

Additional Image

Waktu Posting : 26-01-2016 09:26 | Dibaca : 2433x

Kasus keracunan massal

Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut.

Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya.

Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga.

Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin  

Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh.

Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda.

Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda.

Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama.

Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi.

Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril.

Penanganan keracunan dini

Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak.

Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai.

Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin.

Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya  

Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh.

Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit.

Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.

 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Manfaat Kacang Almond Bagi Kesehatan Tubuh Anda

01-08-2024 13:32

Di Indonesia almond terkenal sebagai golongan kacang kacangan, sebetulnya almond sendiri adalah buah yang berbiji dengan cangkang yang keras. Almond merupakan tanaman khas timur tengah, sedangkan di Indonesia almond juga di kenal sebagai kacang badam. Almond dengan nama lain(Prunus dulcis ) jika di konsumsi secara rutin makan akan banyak sekali bermanfaat bagi tubuh di antaranya : 1.Sebagai Sumber Nutrisi  Almond mengandung banyak nutrisi yang penting bagi tubuh di anataranya mengandung serat,lemak,protein,vitamin E,magnesium,mangan fosfor dan vitamin B2 2.Kaya Antioksidan Almond terdapat vitamin E yang kaya akan antioksidan yang berffunmgsi membangun sel sel tubuh dan juga melindungi tubuh dari radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker dan penuaan dini. 3.Menstabilkan Gula Darah Dengan kandungan magnesium yang tedapat di dalam almond maka almond sangat baik di konsusmi oleh penderita diabetes mellitus karena bisa mengontrol kadar gula dalam darah juga mampu memberikan rasa kenyang yang lama dalam perut. 4. Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Magnesium dalam almond tidak hanya mampu menstabilkan gula darah saja akan tetapi juga bisa menurunkan tekanan darah  dan bisa meningkatkan kolesterolm baik dan menurunkan kadar kolesetrol jahat dalam tubuh.Koleseterol jahat seperti di ketahui bisa menjadi penyebab seseorang terkena serangan jantung. 5.Membantu Menurunkan Berat Badan Dengan kandungan nya yang kaya akan serat dan nutrisi maka almond bisa menurunkan nafsu makan dan dengan mengkonsumsi almond juga bisa mempercepat metabolisme tubuh juga  melancarkan pencernaan sehingga  tubuh tidak menimbun kelebihan lemak dan gula.Dan hal ini sangat baik bagi Anda untuk menjaga berat badan agar tetap stabil. 6.Almond Juga Baik Untuk Kesehatan Kulit Kandungan vitamin E pada almond baik bagi kesehatan kulit hal ini di karenakan kandungan anti okisdan yang terdapat dalam almond di samping kandungan vitamin E pada almond juga sangat baik untuk menutrisi kulit sehingga kulit akan tamapk lebih bersih sehat dan cerah.

Featured Image
Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah

28-04-2014 04:54

 Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah  - Jerawat sering mengganggu penampilan anda terutama ketika jerawat muncul dalam wajah anda. Gangguan berupa benjolan di wajah ini sering membuat anda merasa  nyeri sekitar wajah serta memberikan bekas yang menampilkan noda hitam di wajah anda. Berbagai cara juga dilakukan untuk menghilangkan jerawat pada bagian wajah ini, baik menggunakan produk kosmetik di pasaran maupun di berbagai klinik kesehatan dokter kulit. Diantara cara menghilangkan jerawat di wajah ini antara lain yaitu berikut ini : 1.    Menggunakan sabun sulfur atau obat sulfur yang mampu mematikan benjolan jerawat di wajah. 2.     Menggunakan masker ekstrak lemon yang memang mampu mengeringkan jerawat di wajah anda. 3.    Resorsinol merupakan obat jerawat yang memang dapat mengeringkan jerawat anda karena obat jerawat ini mampu berperan sebagai anti bakteri, anti fungsi serta keratol.  Nah, sebaiknya sebelum anda melakukan pengobatan jerawat ini anda perlu untuk mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini. Tujuannya adalah agar anda mampu mengobati jerawat sesuai dengan sasaran atau faktor penyebabnya. Jika anda ingin mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini maka berikut ini ulasannya, yaitu : Baca juga :  Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? Penyebab Jerawat di Wajah Penyebab jerawat di wajah ini terbagi atas 5 faktor yang saling berkaitan satu sama lainnya untuk memunculkan benjolan di sekitar wajah yang berisi hormone ataupun nanah. Berikut ini merupakan kelima faktor tersebut yaitu 1.      Faktor Keturunan Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang menjadi bagian dari penyakit herediter. Kesinambungan diantara genetik dengan kejadian penyakit jerawat ini memang memungkinkan untuk terjadi. Pasalnya, jerawat juga muncul akibat dari pengaruh kandungan darah dalam tubuh penderitanya. Apabila keluarga anda memiliki riwayat gangguan kulit berupa jerawat ini maka sudah pasti anda akan mengalaminya jika kulit anda tidak kunjung dirawat karena jerawat berhubungan erat dengan kandungan darah parental. 2.      Faktor Jenis Kulit Kulit merupakan bagian yang luas disepanjang tubuh anda. Kesehatan bagian kulit ini memang memiliki peranan yang penting untuk menjaga kepercayaan diri anda. Apalagi bagian kulit wajah anda ini, tentunya menjadi bagian pertama kali yang mampu memberikan daya tarik terhadap orang lain. Untuk itu, anda perlu melakukan perawatan kulit wajah anda agar terhindar dari gangguan kulit wajah khusunya yaitu jerawat. Munculnya jerawat banyak dikaitkan dengan jenis kulit yang berminyak. Namun, sebenarnya jerawat ini juga bisa terjadi pada kulit kering sekalipun jika penderitanya jarang melakukan perawatan kulit. So, you must care with your skin! Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium  3.      Faktor Jenis Kosmetik Faktor yang ketiga ini merupakan contoh faktor eksternal yang dapat mempengaruhi terjadinya jerawat. Gangguan jerawat tidak hanya muncul dari faktor pengaruh internal namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor bagian eksternal salah satunya yaitu pengaruh pemilihan kosmetik ini. Alat perawatan wajah seperti halnya kosmetik ini memang banyak bermunculan di pasaran, baik yang dijamin oleh BPOM (badan pengawasam obat dan makanan) maupun alat kosmetik produksi rumahan. Untuk itu anda perlu melakukan pemilihan yang cocok untuk kosmetik ini. Langkah – langkah yang dapat jadikan pedoman untuk memilih kosmetik yang cocok bagi kulit anda yaitu : -          Lakukan pengenalan jenis kulit anda -          Usahakan anda memilih produk kosmetik yang memiliki ijin edar seperti BPOM, MUI, dll. -          Jangan sesekali anda memilih produk kosmetik yang mengandung merkuri atau zat alergen semacamnya. -          Gunakanlah kosmetik yang memang dianjurkan oleh dokter kulit atau tenaga medis lainnya jika kulit anda tergolong sensitif. 4.      Faktor Kebersihan Kesehatan kulit wajah yang terhindar dari bahaya jerawat membutuhkan perhatian khusus terutama dari segi kebersihannya. Pasalnya, keberadaan bakteri serta virus penyebab jerawat banyak berkeliaran disekitar anda. Untuk itu, anda harus menjaga kebersihan alat – alat kosmetik yang bersentuhan langsung dengan kulit wajah anda seperti halnya spon bedak, kuas make up serta handuk anda. Anda perlu membersihkannya setiap minggunya atau pun menggantikannya ketika sudah terlihat kotor. 5.      Faktor Kebiasaan Kebiasaan anda sehari – hari juga mampu menimbulkan jerawat di wajah anda. Berbagai kebiasaan yang berisiko terhadap munculnya jerawat ini antara lain yaitu kebiasaan anda yang malas mencuci muka terutama setelah bepergian, kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kacang serta coklat dan berbagai aktivitas anda lainnya yang mampu merangsang hormon untuk menimbulkan jerawat di wajah anda.

Featured Image
Cerita Pendek yang Menyentuh Hati Jutaan Orang

22-07-2016 01:01

Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda. Cerita pertama: Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya. Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis   Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.” Cerita kedua: Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi. Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.” Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”. Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.” Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!” Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon. Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.” Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis. Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?” Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.” Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri   Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.” Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi : “Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.” Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)

...