Cara Menghilangkan Keloid

Additional Image

Waktu Posting : 09-10-2014 19:27 | Dibaca : 651x

Asslmkm.. Selamat Malam Dok.. Saya mau tanya bagaimana cara menghilangkan keloid di dada . Saya sudah coba obat herbal Jelly Gamat tetapi belum berhasil. Adakah cara lain yang ampuh? Terima Kasih BR//Abdul Aziz Muslim

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Evolusi Pemasaran: Dari Tradisional ke Digital

04-08-2024 01:43

Pemasaran telah mengalami evolusi yang signifikan sejak ditemukannya berbagai teknologi dan internet . Dulu, pemasaran dilakukan secara tradisional dengan menggunakan media konvensional seperti iklan di koran, majalah, poster, dan brosur. Namun, dengan munculnya internet, pemasaran pun beralih ke ranah digital yang lebih efisien dan luas dalam jangkauan. Evolusi pemasaran dari tradisional ke digital ini telah membawa perubahan besar dalam dunia bisnis. Pemasaran tradisional cenderung terbatas dalam hal jangkauan dan targeting audience. Iklan di koran atau majalah hanya dapat menjangkau mereka yang membaca publikasi tersebut. Namun, dengan adanya pemasaran digital, perusahaan dapat menjangkau audiens yang lebih luas melalui berbagai platform online seperti media sosial, situs web, dan mesin pencari. Selain itu, pemasaran digital juga memungkinkan pemirsa untuk berinteraksi langsung dengan merek melalui komentar, like, atau pesan langsung. Selain jangkauan yang lebih luas, pemasaran digital juga memberikan data yang lebih akurat dalam hal analisis dan pengukuran kinerja kampanye. Dengan berbagai alat analitik yang tersedia, perusahaan dapat melacak sejauh mana kampanye pemasaran mereka mencapai target audiens dan seberapa efektifnya dalam menghasilkan konversi. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk melakukan penyesuaian yang lebih cepat dan tepat terhadap strategi pemasaran mereka. Meskipun begitu, hal ini tidak berarti bahwa pemasaran tradisional sudah tidak relevan. Masih ada segmen pasar yang responsif terhadap pemasaran tradisional, terutama dalam konteks lokal dan tertentu. Perlu adanya strategi yang menggabungkan baik pemasaran tradisional maupun digital untuk mencapai hasil yang optimal. Dengan demikian, evolusi pemasaran dari tradisional ke digital telah membuka peluang baru bagi perusahaan untuk lebih efektif dalam menjangkau konsumen dan mengukur kinerja pemasaran mereka. Keduanya memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing, sehingga penting bagi perusahaan untuk memahami dan memanfaatkannya secara bijaksana sesuai dengan kebutuhan dan target audiens mereka.

Featured Image
Setelah Alami Keguguran, Perlukah Menjalani Kuret?

31-08-2024 20:14

Keguguran merupakan peristiwa yang umum terjadi pada wanita hamil. Kehamilan dianggap mengalami keguguran jika kehamilan hilang secara spontan sebelum usia kandungan memasuki minggu ke-20.  Setelah mengalami keguguran, tubuh wanita mungkin akan mengeluarkan jaringan janin dengan sendirinya. Namun, kemungkinan wanita juga mengalami “keguguran tidak lengkap”, yaitu ketika perdarahan uterus gagal membersihkan rahim. Terutama pada keguguran yang terlewat, yaitu saat tubuh ibu lalai menyadari bahwa janinnya telah mati, juga mungkin terjadi.  Alasan Kuret Perlu Dilakukan setelah Keguguran Setelah keguguran, wanita biasanya memiliki tiga pilihan. Di antaranya adalah obat untuk menginduksi keguguran, menunggu untuk melihat apakah keguguran akan terjadi dengan sendirinya, atau pelebaran dan kuretase.  Prosedur  kuret  melibatkan pelebaran serviks dan menggunakan alat khusus untuk menghilangkan isi rahim, dan membantu mencegah infeksi dan komplikasi setelah keguguran.  Dilatasi dan kuret merupakan prosedur bedah singkat. Pada prosedur ini, serviks dilatasi dan alat khusus digunakan untuk mengikis lapisan rahim. Kondisi yang Harus Lakukan Prosedur Kuret Setelah mengalami keguguran, mungkin kamu perlu dikuret karena salah satu dari beberapa alasan berikut : Menghapus jaringan di dalam rahim selama atau setelah keguguran atau aborsi untuk menghapus bagian-bagian kecil plasenta setelah melahirkan. Ini juga membantu mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Diagnosis atau obati perdarahan uterus yang abnormal. Kuret dapat membantu mendiagnosis atau mengobati pertumbuhan seperti fibroid, polip, ketidak seimbangan hormon, atau kanker rahim. Sampel jaringan uterus akan dokter lihat di bawah mikroskop untuk memeriksa sel-sel abnormal.  Prosedur kuret hanya membutuhkan waktu 10-15 menit, tetapi kamu perlu tetap di rumah sakit hingga lima jam. Sedangkan waktu pemulihan total dari prosedur kuret adalah sekitar dua minggu. Sebagian besar wanita akan mengalami rasa sakit dan kram pasca operasi yang biasanya berlangsung 3-4 hari, serta bercak yang dapat bertahan hingga dua minggu.  Rasa nyeri setelahnya dapat kamu kelola dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Setelah melakukan kuret, wanita biasanya perlu menghindari hubungan seksual selama beberapa minggu setelah prosedur. Meski begitu, kamu dapat bekerja kembali beberapa hari setelah kuret.  Manfaat Menjalani Kuret setelah Keguguran Berikut ini beberapa manfaat menjalani kuret setelah mengalami keguguran : Mempersingkat proses gejala fisik Kuret merupakan tindakan medis yang bisa kamu jadwalkan, sedangkan keguguran alami dapat berlangsung selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Selain mengurangi gejala fisik seperti pendarahan dan kram, dalam beberapa kasus, seseorang mungkin memilih kuret untuk mengatasi trauma emosional langsung dari keguguran. Meminimalisasi nyeri fisik Kuret dapat kamu lakukan dengan anestesi atau sedasi, dan obat pereda nyeri dapat dokter berikan. Beberapa orang mengalami kram ringan setelah kuret. Namun, biasanya secara fisik dapat kembali ke rutinitas normal dalam satu atau dua hari. Menurunkan risiko tertentu Keguguran yang tidak lengkap memungkinkan terjadinya risiko. Misalnya, sisa-sisa jaringan kehamilan dapat menyebabkan pendarahan dan infeksi yang berkepanjangan. Prosedur kuretase umumnya tergolong aman, tapi seperti halnya operasi apapun, kuret juga memiliki risiko tersendiri. Hanya saja, sebagian besar komplikasi yang mungkin terjadi dapat kamu obati.  Sisa kehamilan tidak terlihat Melihat jaringan sisa kehamilan (seperti sisa-sisa janin) dapat membuat pengalaman keguguran menjadi lebih traumatis. Selama kuret, kamu tidak akan melihat jaringan yang diangkat.  Mengurangi kemungkinan prosedur medis selanjutnya Jika kamu mengalami keguguran dan pendarahan terus berlanjut, jaringan belum sepenuhnya luruh, atau mengalami infeksi. Oleh karenanya, penanganan medis (termasuk kuret) perlu dokter lakukan untuk mencegah komplikasi. Menjalani kuret akan menangani banyak masalah medis di awal, sehingga prosedur medis lebih lanjut dapat kamu cegah.  Untuk menjalani tindakan kuret harus dilakukan Dokter Spesialis Kandungan ObGyn (Sp.OG). Klinik Raden Saleh merupakan Fasilitas layanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan wanita secara spesialistik (dalam bidang kuret). Dengan ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan SpOG. Klinik kuret ini mengutamakan kesejahteraan wanita dengan memberikan perawatan khusus di bidang ginekologi, dengan fokus pada prosedur penting pengangkatan jaringan dari rahim yang dikenal dengan istilah kuret. Terletak di Jln. Raden Saleh Jakarta yang dinamis, klinik kami berdedikasi untuk menawarkan layanan medis ahli Kuret dalam mengutamakan lingkungan yang nyaman dan penuh kasih.

Featured Image
Cara Mudah Dan Aman Mengendalikan Diabetes

03-06-2014 11:26

Orang tidak mati karena diabetes, tetapi meninggal karena komplikasi penyakit. Banyak komplikasi yang berawal dari diabetes. Kematian akibat diabetes, biasanya berupa komplikasi yang berakhir pada penyakit jantung koroner, stroke juga gagal ginjal, serta penyakit lainnya. Diabetes merupakan gerbang masuk penyakit. Sekali menderita diabetes, maka orang itu seumur hidup akan dikekang penyakit itu. Penyakit diabetes itu bukan untuk disembuhkan, tetapi dikendalikan agar kadar gula dalam darah tak terus meningkat. Indikasi lain yang terjadi akibat diabetes adalah kesemutan, pandangan mata kabur, juga luka yang tak kunjung sembuh. Diabetes yang dalam bahasa awam disebut kencing manis itu muncul karena hal yang tak terlalu kita sadari sebelumnya, yakni perubahan gaya hidup dan pola makan. Baca juga : Obat Alami Demam Berdarah   Banyak orang masih menganggap diabetes merupakan penyakit orang tua atau penyakit yang timbul karena faktor keturunan. Faktanya, setiap orang dapat mengidap diabetes, anak muda maupun orang tua. Kini banyak orang tak menyadari dirinya menderita diabetes karena minimnya informasi dan pengetahuan yang diketahui tentang penyakit ini. Atau, ada juga orang yang mengetahui gejalanya, tetapi enggan memeriksakan diri ke dokter. Sebagian besar kasus diabetes adalah diabetes tipe dua atau yang disebabkan faktor keturunan. Namun, faktor keturunan tidak cukup untuk menyebabkan seseorang menderita diabetes karena kemungkinannya hanya 5%. Diabetes tipe dua ini juga kerap terjadi pada mereka yang obesitas atau kegemukan, serta gaya hidup tak sehat. Penumpukan lemak di sekitar pinggang dapat menimbulkan diabetes dan komplikasi penyakit lainnya seperti asam urat, kolesterol, dan diabetes tipe dua. Cobalah lakukan pengukuran pada lingkar pinggang Anda dengan meletakkan pita ukur di atas tulang pinggul. Untuk wanita, lingkar pinggang yang sehat tidak lebih dari 80 cm, dan laki-laki tak lebih dari 90 cm. Baca juga : Cara Sehat Bersepeda Motor   Lingkar pinggang yang melebihi ukuran normal itu karena adanya penumpukan lemak di sekitar pinggang. Dengan kata lain, itu merupakan indikasi gaya hidup tak sehat dan pola makan yang tak teratur. Untuk pola hidup, dapat dikarenakan olah raga yang tak rutin atau perubahan pola aktivitas. Adanya timbunan lemak yang banyak pada bagian pinggang dapat menimbulkan penyakit seperti asam urat, kolesterol tinggi, diabetes tipe dua, bahkan hipertensi (tekanan darah tinggi). Berbagai penyakit itu kemudian dapat menumpuk di sepanjang pembuluh darah dan berisiko timbulnya penyakit jantung koroner (PJK). Untuk menghilangkan lemak atau mengecilkan lingkar pinggang menjadi normal, dapat dilakukan dengan berolah raga atau mengubah pola hidup. Dalam satu pekan, sisihkan lima hari untuk berolah raga. Setiap hari hanya selama 30 menit. Jangan terlena oleh kemakmuran atau fasilitas yang ada. Sebisa mungkin tetap lakukan aktivitas jalan kaki atau menyusuri tangga setiap hari. Kalau kita mau naik atau turun ke lantai tertentu, pilihlah tangga daripada lift. Pilihan itu lebih baik untuk kesehatan. Untuk pola makan, dianjurkan agar mengkonsumsi makanan bergizi. Mengurangi makanan tinggi karbohidrat seperti nasi, mi instan, pasta, atau makanan cepat saji adalah pilihan terbaik selain memperbanyak minum air putih. Tak ada salahnya juga mengkonsumsi suplemen kesehatan berupa jus herbal yang mengandung sari buah atau ekstrak buah naga, mengkudu, sirsak dan manggis seperti halnya Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni. Jadi, mulailah hidup sehat untuk menekan risiko terkena diabetes!

...