Waktu Posting : 21-06-2014 09:41 | Dibaca : 2452x
22-07-2016 17:05
Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala. Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat Purin dan Rematik Asam Urat Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh. Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Panduan Konsumsi Makanan Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya. Batasi konsumsi: Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek. Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung. Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel. Boga bahari seperti kepiting dan udang. Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya. Makanan mengandung ragi seperti roti. Minuman keras, terutama bir. Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Perbanyak konsumsi: Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel. Sayuran hijau, wortel, tomat. Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat. Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah Makanan mengandung biji-bijian utuh. Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi. Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.
19-03-2016 23:55
3 Cara Alami Mengobati Radang Tenggorokan Pada Anak - Si kecil merasakan sakit saat menelan, tak ingin makan serta rewel, barangkali itu sinyal tanda radang tenggorokan pada anak. Kecuali sakit saat menelan, sinyal tanda radang tenggorokan pada anak atau faringitis dapat pula berbentuk tenggorokan merasa kering serta gatal, dibarengi sakit kepala, tubuh merasa capek, serta nyeri otot. Radang tenggorokan adalah gejala yang seringkali menyerang anak-anak dan remaja serta dikarenakan oleh virus. Tetapi kadang-kadang, radang tenggorokan pada anak pun dapat disebabkan oleh bakteri. Lantas, adakah cara alami mengobati radang tenggorokan pada anak? Nah, bila Si Kecil mengalami radang tenggrokan, Anda janganlah cemas terlalu berlebih. Radang tenggorokan pada anak yang dikarenakan oleh virus bisa pulih dengan sendirinya. Sistim kekebalan badan Si Kecil biasanya bisa menangani virus dalam kurun waktu satu minggu. Mengonsumi obat pembasmi rasa sakit, minum banyak air, serta berkumur dengan air garam telah cukup menolong memperingan gejala radang tenggorokan pada anak. Baca juga : 4 Kiat Mencukur Bulu Kemaluan Dengan Aman Bila si kecil telah masuk usia sekolah, Anda bisa mengajarinya berkumur dengan air garam hangat untuk melegakan tenggorokan. Langkahnya, aduk sekitaran ¼ sampai ½ sendok teh garam dengan satu gelas air putih sampai larut, lalu dipakai untuk berkumur. Oh, minum banyak air amat utama supaya si buah hati tak dehidrasi. So, walau si kecil merasakan kesakitan atau kesusahan untuk menelan, pinta dia supaya selalu minum air. Si kecil perlu banyak cairan, terlebih apabila dia pun menderita demam. Minum air hangat seperti teh madu atau air dingin seperti juice apel serta es cream pun di duga bisa meredakan radang tenggorokan pada anak. Tetapi, janganlah menyajikan buah jeruk, air jeruk, atau juice jeruk pada Si Kecil. Meskipun alami, buah jeruk nyatanya bisa merangsang tenggorokan buah hati Anda. Serta kecuali itu, dianjurkan juga supaya si kecil banyak istirahat. Jauhi menyajikan makanan atau minuman yang terlampau anas pada anak Anda. Baca juga : Kenali 4 Penyebab Nyeri Pada Payudara dan Cara Mengatasinya Tetapi, jika si buah hati betul-betul tak merasakan nyaman, Anda dapat memberikannya obat acetaminophen atau ibuprofen. Pastinya dengan dosis yang sesuai untuk anak-anak serta sudah mengonsultasikannya terlebih dulu pada dokter anak. Disarankan untuk tak menyajikan aspirin pada Si Kecil lantaran mungkin mengakibatkan sindrom Reye yang menjadikan otak membengkak. Anda pun dapat menyalakan vaporizer atau humidifier di kamar tidur si kecil untuk melembapkan udara sekeliling serta meredakan radang tenggorokannya. Pastinya, yakinkan apakah filter-nya bersih ataukah tidak. Lantaran filter yang kotor bisa memberi banyak kuman di udara. Seluruh cara diatas pun dapat diaplikasikan pada radang tenggorokan akibat bakteri, namun butuh menambahkan antibiotik sesuai saran dokter. Radang tenggorokan pada anak yang dikarenakan oleh virus memanglah dapat pulih tanpa ada penyembuhan serius, tetapi bila radang sakit tenggorokan tak hilang dalam beberapai hari, berlangsung demam, susah bernapas, leher kaku atau bengkak selekasnya bawa buah hati ke dokter anak atau instalansi gawat darurat paling dekat. Supaya buah hati Anda memperoleh penyembuhan selanjutnya yang cepat serta jitu.
28-04-2014 20:22
Marasmus pada anak – anak tidak lagi menjadi jenis penyakit yang hanya menyerang pada berbagai kalangan anak ekonomi rendah saja. Pasalnya, peran orang tua yang mampu menyajikan makanan sehat dengan jumlah gizi yang cukup juga menjadi poin penting didalamnya. Jenis makanan sehat tidak hanya dinilai dari nominal makanannya saja namun juga dipengaruhi oleh nilai gizi yang berada didalamnya. Asupan makanan itu sendiri harus seimbang antara nilai karbohidrat, protein, vitamin serta lemak yang tentunya menjadi nutrisi yang baik bagi tubuh anak anda. Untuk lebih jelasnya mengenai beberapa rahasia menyembuhkan Marasmus pada anak, anda dapat mengetahuinya dalam ulasan berikut ini : Pengetian Marasmus adalah gangguan kesehatan anak yang disebabkan oleh asupan gizi yang buruk atau kurang. Kejadian penyakit ini tidak hanya dikaitkan dengan kondisi ekonomi keluarga yang rendah namun juga didukung oleh pengetahuan gizi yang cukup oleh orang tuanya, infeksi penyakit atau kelainan fisik anak serta lingkungan yang tidak memungkinkan untuk anak mendapatkan konsumsi makanan yang memang memadai. Untuk itu, peran orang tua serta para promoter kesehatan dibutuhkan agar terbentuk rasa kerja sama yang kuat dalam mengurangi kejadian penyakit akibat gizi kurang atau Marasmus ini. Gejala Marasmus Bagi anda para orang tua perlu memantau perkembangan tubuh anak anda, terutama ketika anda berusia sekitar 0 – 2 tahun. Dalam rentang usia yang seperti ini biasanya anak – anak mudah untuk terserang penyakit Marasmus ini. Diantara gejala klinis yang tampak pada penyakit Marasmus ini antara lain yaitu : a.      Tulang rusuknya akan terlihat lebih jelas b.     Dinding perut akan mengalami hipotonus dan kulit yang longgar c.      Hilangnya lemak sub kutan dengan anggota gerak yang akan terlihat jelas d.     Wajah anak akan terlihat lebih kering, berkeriput serta tampak lebih tua e.      Berat badan anak akan turun menjadi 60% berat badan anak normal pada seusianya f.      Penahan sistem panas anak akan hilang sehingga suhu tubuh anak cenderung dingin Patofisiologi Marasmus Marasmus merupakan jenis kelainan sindrom yang terjadi akibat berbagai faktor / multi faktor. Diantara berbagai faktor tersebut antara lain yaitu : -      Tubuh anak – anak sendiri (host) -      Penyebab (agent) -      Lingkungan sekitarnya (environment) Ketiga faktor inilah yang berperan penting terhadap kejadian penyakit Marasmus. Tubuh anak ini menjadi faktor internal yang memperparah kejadian penyakit Marasmus, seperti halnya kelainan fungsional maupun anatomi tubuh anak yang memang mampu mengakibatkan penyakit Marasmus semakin parah. Faktor kedua yaitu penyebab penyakit yang menjadikan anak untuk menderita gangguan gizi buruk ini. Penyebab atau agent penyakit ini multifaktor seperti yang sudah dijelaskan dalam ulasan diatas. Kemudian faktor terakhir yang menjadikan anak untuk menderita penyakit ini yaitu lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar yang masih belum memiliki akses pelayanan terkait pengetahuan gizi makanan tentunya menyebabkan kejadian Marasmus juga semakin parah. Pencegahan Marasmus Penyakit Marasmus membutuhkan tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi dampak buruk dari penyakit ini. Berbagai tindakan tersebut membutuhkan peran orang tua yang optimal seperti halnya : a.      Pemberian ASI eksklusif terutama pada usia anak 0 – 2 tahun. ASI ( air susu ibu ) merupakan nutrisi yang tepat untuk kesehatan anak. Dengan pemberian ASI yang cukup ini tentunya akan membentuk kekebalan tubuh yang kuat terutama saat ASI pertama yang masih mengandung kolostrum. b.     Meningkatkan kebersihan lingkungan dan personal hygiene Tindakan pencegahan yang kedua ini ditujukan untuk mengurangi paparan zat infeksius terhadap kesehatan tubuh anak, khususnya pengaruh untuk penyakit Marasmus ini. c.      Pemberian imunisasi Kegiatan posyandu yang memberikan imunisasi bagi anak – anak perlu anda kunjungi. Pasalnya, dengan pemberian imunisasi ini mampu memberikan kekebalan tubuh anak anak terhadap beberapa agent penyakit. Selain itu, pada kegiatan posyandu juga dilakukan penimbangan berat badan anak anda sehingga anda akan mengetahui secara pasti pertumbuhan anak anda. d.     Mengikuti penyuluhan atau resep untuk mengolah makanan yang sehat bagi anak. Makanan anak memang berbeda dengan makanan yang anda konsumsi biasanya. Kecukupan nilai gizi serta rasa makanan tersebut sebaiknya harus memadai. Pengobatan Marasmus Marasmus merupakan kelainan gizi pada anak yang dapat anda sembuhkan dengan beberapa langkah berikut ini, yaitu : 1.     Cegah atau atasi Marasmus dengan diet tinggi karbohidrat dan protein agar terhindar dari hipoglikemia 2.     Berikan konsumsi air / mineral yang cukup agar anak tidak mengalami dehidrasi 3.     Mulailah memberikan makanan dengan jumlah gizi yang cukup 4.     Jangan lupa untuk melakukan penimbangan anak secara teratur untuk mengetahui berat badan anak setelah menderita Marasmus