Waktu Posting : 17-09-2014 00:01 | Dibaca : 2465x
14-07-2014 06:01
Faktor diet/makanan menyumbang porsi besar pada penyakit kanker, berarti makanan kita bakal jadi penyebab atau sebaliknya jadi pencegah kanker. Sekarang kita bakal memperhatikan berbagai hal berkenaan dengan diet ini : 1. Serat bisa mencegah kanker. Di tahun 1970, seseorang dokter Inggris bernama Dennis Burkitt mencermati bahwasanya diet kaya serat kurangi penyakit yang terkait dengan saluran pencernaan. Dia pula mencermati bahwasanya Negara yang konsumsi seratnya tinggi, yakni makanan yang datang dari dunia tumbuhan, masalah kanker kolonnya pula rendah di semua dunia. Kita ketahui bahwasanya daging apa pun tak memiliki kandungan serat, jadi Negara yang konsumsi dagingnya tinggi, disitu masalah kanker kolon pula tertinggi. Manfaat serat tidak cuma bermanfaat untuk mencegah kanker kolon, namun pula kanker lambung, kanker payudara serta penyakit yang lain yang bukan hanya kanker. Baca juga : Faktor Utama Penyebab Kanker Di mana memperoleh serat ini? Kaum pakar merekomendasikan konsumsi 30-40 gram serat /hari, pada umumnya manusia moderen konsumsi jauh di bawah angka ini. Serat paling baik bisa ditemukan di biji-bijian utuh seperti beras pecah kulit, polongan, sayuran, buah-buahan, peas, lentil, makanan ini mesti dalam keadaan sealami barangkali, bukan hanya yang telah dibuang kulitnya serta diolah hingga jauh menyusut seratnya. Kita makan sayuran serta buah- buahan tidak cuma untuk memperoleh seratnya, namun di dalam sayuran serta buah memiliki kandungan beragam unsur yang bisa melawan kanker. Kerotin, zat yang menyajikan warna gelap pada sayur serta buah, dapat dibuktikan baik untuk mencegah kanker. Beta kerotin yang ada pada sayuran berwarna hijau gelap, serta kuning seperti wortel amat berguna untuk mencegah kanker paru-paru, kanker mulut, saluran kemih, payu dara, esophagus serta yang lain. Lalu ada pula flavones serta indoles yang ada dalam sayuran seperti kubis, brokoli, bayam, kangkung, kembang kol, brussels sprouts, dan lain-lain dipercaya bisa mencegah kanker. Unsur yang lain yang terdapat banyak pada buah serta sayuran dan bijian ialah zat yang melakukan tindakan semacam anti oksidan, umpamanya vitamin C, selenium, dan lain-lain. Demikianlah penyebab orang yang ikuti pola makan vegetarian dengan cara benar, mempunyai kecendrungan lebih rendah terkena kanker Ada makanan yang baik untuk mencegah kanker, ada pula makanan yang amat punya potensi untuk menyuburkan kanker, salah satunya adalah : Lemak. Dinegara yang tinggi konsumsi lemaknya, disitu pula terdaftar paling tinggi kematian disebabkan kanker payudara serta kanker kolon. Kita ketahui bahwasanya kita tak bisa konsumsi terlampau banyak makanan berlemak, tetapi yang lebih terlebih lagi adalah lemak yang datang dari hewani, lemak hewani ini lebih mengakibatkan kerusakan dibanding lemak nabati. Riset tunjukkan bahwasanya lemak hewani, daging serta susu amat terkait erat dengan masalah kanker prostat serta kanker indung telur kecuali kanker kolon serta kanker payudara. Rata-rata konsumsi lemak dizaman moderen ini sudah melebihi jumlah yang dianjurkan, di Amerika rata-rata konsumsi meraih 37 dari keseluruhan kalori datang dari lemak. The National Cancer Institute merekomendasikan tak bisa lebih dari 30%, tetapi riset tunjukkan bahwasanya mesti jauh di bawah angka 30%, yakni sekitar 10-15% untuk memperoleh manfaat anti kanker. Daging hewani. Ada apa dengan daging? Daging tak mempunyai serat yang amat berguna seperti sudah dikemukakan pada mulanya, daging pula kekurangan beragam unsur yang baik membuat perlindungan badan dari kanker seperti yang terdapat banyak pada dunia tumbuhan.. Selain itu daging pula memiliki kandungan protein hewani, lemak jemu serta dalam beragam daging memiliki kandungan unsur karsinogen seperti yang di kenal dengan nama heterocyclic amines (HCA) serta polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH), ke-2 zat beresiko ini terbentuk ketika daging dimasak, dipanggang atau di proses. HCA terbentuk ketika daging dimasak pada suhu tinggi, PAH terbentuk ketika daging dipanggang. Ke-2 unsur ini menambah resiko kanker. Saat kaum pakar mempelajari jalinan pada diet serta kanker, satu hal yang pasti tampak ialah bahwasanya orang yang hindari makan daging, cendrung lebih kemungkinan kecil terkena kanker. Riset yang melibatkan beberapa orang di Inggris serta Jerman tunjukkan Vegetaris 40 % lebih rendah terserang penyakit ini dibanding pemakan daging. Di Amerika, riset pada grup Seventh-day Adventists, suatu grup keagamaaan yang amat menarik lantaran nyaris seluruhnya pemeluk agama ini hindari tembakau, alkohol serta ikuti pola hidup sehat pada umumnya. Beberapa populasi mereka ialah vegetaris, sesaat beberapa yang lain cuma konsumsi daging dalam jumlah tak banyak. Dengan cara seluruh riset tunjukkan penurunan yang siknifikan pada resiko kanker untuk grup yang tak makan daging sekalipun. Makanan yang sehat, kegiatan fisik serta kurangi stress semakin diakui memegang fungsi vital dalam pencegahan serta pengobatan kanker. Aspek genetik memegang fungsi yang kecil, jauh di bawah aspek yang lain. Sebenarnya apa yang dilihat semacam “faktor keturunan” kerapkali hanya lantaran dalam keluarga yang sama kerapkali ter-ekspos pada aspek lingkungan yang sama – lingkungan yang banyak bersentuhan dengan bahan kimia pencetus kanker serta barangkali pola makan yang sama. Kegiatan fisik. Kegiatan fisik pula memegang fungsi yang amat utama dalam mencegah kanker. Dalam situasi normal, imunitas badan mempunyai kekuatan untuk menghancurkan sel kanker sebelum saat sel ini pernah berkembang selanjutnya, ini sama sesuai imunitas badan memerangi bakteri atau virus yang masuk kedalam badan. Sistem imunitas kita memperlengkapi badan dengan kekuatan untuk temukan serta menghancurkan sel kanker, satu diantara komponen dari sistem ini ialah sisi dari sel darah putih yang bernama T-Lymphocytes atau di kenal dengan nama T-sel. Nah sistem imunitas badan kita bisa jadi lemah dalam keadaan spesifik seperti diet yang tak benar, kurang tidur, stress, serta tak aktif dengan cara fisik. Bagaimana jalinan kegiatan fisik/olah raga serta kanker? Dalam satu riset yang melibatkan 17. 148 alumni Harvard, ditemukan bahwasanya orang yang berolah raga cuma kurang dari 10 menit dengan jalan kaki cepat bisa turunkan resiko kanker sejumlah 15-20% lebih rendah dari pada orang yang tak aktif sekalipun. Sesaat orang yang jalan kaki selama lebih kurang 40 menit tiap-tiap hari, mempunyai resiko kanker yang menyusut sampai 35% lebih rendah kematian disebabkan kanker. Jadi hingga titik spesifik, makin lama berolah raga makin baik, serta pasti kita ketahui pula bahwasanya kita tak dianjurkan berolah raga terlalu berlebih, lantaran dampaknya pula bakal jelek. Ada demikian banyak faedah dari berolah raga ini, dalam soal kanker olah raga bakal menambah kekuatan pertahanan badan lewat penambahan kekuatan NK-sel (alami killer cell/sel pembunuh alami) dalam melawan sel kanker yang bakal berkembang. Baca juga : 5 Cara Alami Sembuhkan Depresi Bagaimana olah raga yang baik itu? Kerjakanlah olah raga dengan cara moderat, tak terlalu berlebih, lantaran olah raga terlalu berlebih, seperti pelari maraton umpamanya, malah bakal menghimpit manfaat NK-sel dalam melawan penyakit. Olah raga yang paling baik ialah jalan cepat, berenang. Bila mempunyai saat yang terbatas, loncat tali/skipping ialah olah raga yang amat baik pula. Stress Lalu dengan mengatur stress pula bisa melindungi sistem kekebalan badan dalam keadaan yang baik. Orang yang terlalu berlebih alami stress, sistem imunitas pula cendrung menurun Bagaimana jalan mengatur stress? Janganlah lari pada obat-obatan. Pertama istirahatlah yang cukup, tidur sebentar disore hari sebelum saat makan malam pula bakal kurangi stress. Dalam bekerja, seringlah rehat sesat, ambil napas dalam-dalam, menguap dengan mulut lebar serta relakskan otot. Bila terdapat beberapa persoalan datang menekan, hingga bikin stress. Berdoalah kepada Yang Maha Kuasa, pasrahkan semua kekhawatiran Anda kepada-Nya, semakin banyak berdoa serta merenung, maka kecemasan kita pasti bakal menyusut serta stress kita pun dengan sendirinya bakal berkurang.
16-06-2014 11:13
Pamor minuman berenergi naik daun seiring dengan musim pertandingan Piala Dunia. Alasannya, tentu saja untuk membuat badan tetap bugar saat beraktivitas esok harinya. Namun, adakah dampak buruk untuk kesehatan tubuh? Minuman berenergi diciptakan untuk dikonsumsi agar badan tetap berstamina meski kurang istirahat. Oleh karenanya, jenis minuman ini sering dipilih banyak orang untuk begadang atau memulihkan badan setelah begadang. Kalau dilihat di kemasannya, minuman itu memiliki kandungan yang sebenarnya bisa dikatakan baik. Ada vitamin B Complex, ginseng, dan ada juga yang mengandung despantal. Meski memang ada juga nikotin dan kafeunnya. Vitamin B complex yang juga merupakan vitamin neurotropik, dikatakannya memberikan manfaat pada kesegaran tubuh. Ginseng pun bermanfaat untuk kesegaran tubuh, sementara despantal berfungsi untuk merangsang nafsu makan. Baca juga : Cara Mudah Turunkan Gula Darah Sementara, kafein dalam minuman itu bekerja layaknya kopi. Kafein membuat irama atau frekuensi jantung meningkat sehingga seakan-akan tubuh merasa kuat untuk terus "on" meskipun sudah waktunya untuk istirahat. Begitupun nikotin, ia bekerja seperti kafein yang akhirnya ikut merangsang sistem syaraf dan pembuluh darah ikut meningkat. Apakah lantas minuman itu bisa dikatakan suplemen yang baik? Tentu saja ada risiko kesehatan akibat mengkonsumsi minuman berenergi untuk meningkatkan stamina. Apalagi bila itu dikonsumsi dalam jumlah banyak untuk jangka waktu yang panjang. Minuman itu akan membuat tubuh merasa fit tanpa istirahat. Padahal, seluruh organ tubuh mulai dari otak, jantung, hati, dan semuanya memerlukan istirahat yang wajar untuk pemulihan fungsi selnya. Risikonya, pasti organ tubuh akan terganggu fungsinya kalau dipaksa bekerja keras. Jantung adalah organ yang paling terkena dampaknya. Bila tubuh tidak istirahat dan malah terus beraktivitas, maka kerja jantung akan terganggu. Efek samping ringan yang muncul adalah rasa berdebar-debar, sementara risiko fatalnya adalah serangan jantung. Otak juga akan terganggu karena didorong untuk terus bekerja. Tanda-tanda awal gangguan di kepala adalah dengan munculnya rasa pusing. Selain itu, konsumsi minuman benergi juga bisa mengganggu sistem pencernaan seperti gangguan maag. Bila dikonsumsi sekali-sekali dan amat jarang, dampak negatifnya tidak akan muncul. Namun, yang mengkhawatirkan, di dalam minuman itu ada kafein dan nikotin yang memberikan efek adiktif atau candu. Seseorang akan merasa butuh terus, jadinya minum sangat banyak. Minuman itu bisa menimbulkan ketergantungan. Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan Konsumsi dalam jumlah banyak itu juga akan berisiko penyakit diabetes. Hal itu diakibatkan kandungan gula yang cukup tinggi di dalam minuman tersebut. Kandungannya akan berkali-kali lipat kalau dikonsumsi lebih dari satu botol. Kalaupun boleh dikonsumsi, berapa botol? Minuman itu bukanlah obat yang memiliki takaran konsumsi. Jadi jangan terbuai dengan sensasi rasa segar saat meminumnya, tetapi setelahnya malah menjadi sakit. Dan, yang pasti diingat, seluruh organ tubuh kita membutuhkan istirahat berkualitas supaya memperbaiki sel-selnya. Meminumnya sekali saja demi begadang nonton bola oke-oke saja, asal jangan dijadikan kebiasaan sampai akhirnya tubuh tidak bisa lagi menemukan waktunya untuk beristirahat. Saat minuman berenergi dibutuhkan agar badan tetap fit, terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya adalah : Untuk minuman berenergi dalam bentuk botol, saat mengkonsumsinya paling banyak adalah dua botol untuk hari tu saja. Namun, tetap saja jangan dikonsumsi terus-menerus di hari-hari berikutnya. Bila sudah meminum minuman berenergi, pastikan jangan lagi mengkonsumsi kopi dan teh yang mengandung kafein. Bila semua dikonsumsi, risiko jangka panjangnya akan lebih berbahaya bagi tubuh. Bila sudah terasa jantung berdebar, kepala pusing, atau nyeri lambung,berhenti mengkonsumsinya. Setelah mengkonsumsinya, perbanyak minum air putih. Hal ini akan membantu ginjal untuk mengeluarkan hasil dari metabolisme tubuh sehingga diharapkan bisa mengurangi efeknya.
26-06-2014 01:05
Iklan Pasta Gigi senantiasa menghadirkan gigi putih serta bercahaya. Tahukah Anda bahwasanya makanan yang Anda konsumsipun memengaruhi kesehatan serta warna gigi? Teh Teh mempunyai reputasi semacam minuman yang menyehatkan. Sayangnya minum teh dengan cara teratur, dapat meninggalkan noda pada gigi putih Anda. Dokter gigi menyampaikan teh – terlebih beragam basic hitam – dapat meninggalkan noda lebih dari pada kopi. Juga studi teranyar sudah menemukan bahwasanya teh herbal serta teh putih juga mempunyai potensi untuk mengikis enamel serta mengakibatkan pewarnaan gigi. Saus serta Kecap Saus serta Kecap menaikkan kelezatan makanan, namun tipe saus yang amat berwarna seperti kecap, saus tomat, saus karijuga dipercaya mempunyai potensi “mewarnai” gigi yang amat tinggi. Pastikan saus terbuat berbahan alami tiada penambahan bahan perwarna serta berkumur atau sikatlah gigi anda selekasnya sesudah makan untuk kurangi kemungkinan noda tertinggal pada gigi Anda. Baca juga : Cara Meningkatkan Berat Badan Secara Sehat Minuman Energi Makanan serta minuman yang asam pula dapat mengakibatkan perubahan warna gigi. Riset teranyar menemukan bahwasanya minuman yang amat asam seperti minuman daya – dapat mengikis enamel gigi, mempermudah noda tertinggal pada gigi. Waktu olahraga, batasi konsumsi tipe minuman ini. Air barangkali jadi pilihan yang tambah baik – sekurang-kurangnya untuk gigi Anda. Wine Bila makanan atau minuman dapat menodai taplak meja, ia mempunyai potensi untuk menodai gigi Anda. Anggur merah, minuman asam dengan molekul berpigmen intens dikatakan tanin serta chromogens, populer semacam aspek pemicu pewarnaan gigi. Anggur putih juga lebih asam serta dapat mengakibatkan noda pula. Buah-buahan Kelompok “Beri” Buah-buah ini mempunyai molekul kecil dengan pigmentasi amat tinggi yang kerap melekat pada enamel gigi. Itu penyebab blueberi, blackberi, ceri, delima, serta buah-buahan “beri” berwarna yang lain dapat menodai gigi. Juice serta kue yang terbuat dari buah-buah pula dapat mengakibatkan noda. Buah dengan pigmentasi lebih sedikit – seperti anggur putih serta cranberry putih – condong lebih tak menodai gigi. Namun zat asam tetap dapat membahayakan enamel, jadi yakinkan untuk rajin menyikat gigi serta bersihkan dengan benang gigi. Soda, Cola serta Minuman Berkarbonasi lain Asam serta chromogens dalam minuman dapat mengakibatkan pewarnaan gigi. Keasaman dalam berbagai minuman berkarbonasi demikian kuat hingga sesungguhnya kandungannya sepadan dengan keasaman baterai. Minuman-minuman ini pula banyak yang memiliki kandungan zat aditif (perasa penambahan, pewarna penambahan, dan sebagainya) yang menaikkan efek erosif mereka. Baca juga : Seputar Jenis-jenis Kanker Otak Permen Bila Anda suka pada makanan manis seperti permen, permen karet atau es cream yang bikin warna lidah anda beralih, makanan itu pula dapat bikin gigi anda ternoda. Untungnya, bila anda cuma konsumsi mereka sekali-kali saja, dampaknya tak terlampau besar. Lalu bagaimana meminimalkan pewarnaan gigi tetapi tetap memperoleh nutrisi dari makanan tersebut di atas? Blueberi, blackberi, serta saus tomat umpamanya, kaya bakal antioksidan. Jadi teruslah konsumsi mereka tetapi dengan jumlah yang seperlunya, atau sekali-kali ubahlah dengan sumber antioksidan lain, seperti kembang kol, apel, jeruk, serta melon. Kecuali itu, cobalah pakai sedotan untuk minum minuman kesayangan Anda – seperti soda, juice, serta es teh. Hal semacam ini sekurang-kurangnya menjaga gigi sisi depan Anda serta meminimalkan kontak dengan gigi-gigi sisi lain. Pastinya, janganlah lupa selalu untuk berkumur serta menyikat gigi setelah makan. 30 menit sesudah anda konsumsi sesuatu yang berbentuk asam, enamel gigi anda memiliki resiko alami abrasi apabila segera disikat. Oleh karenanya, berkumurlah dulu, lalu menyikat gigi. Bila anda tak pernah menyikat gigi, kunyahlah permen karet tiada gula sesudah Anda makan.