Baju Muslimah Elegan Untuk Pesta

Additional Image

Waktu Posting : 25-06-2018 21:34 | Dibaca : 1760x

Acara-acara special seperti pernikahan tentu harus menggunakan baju yang special pula tidak terkecuali untuk wanita muslimah. Meski harus menutupi aurat, wanita muslimah dapat tetap tampil mempesona dengan baju muslimah yang didesain khusus agar tidak terlihat old fashion karena memakai baju dengan model yang salah. Model baju yang cocok untuk acara-acara seperti pernikahan atau pertemuan formal ialah gamis tentu dengan desain yang berbeda begitu pula dengan bahan yang digunakan. Baju muslimah elegan seperti apa yang cocok untuk pesta? Berikut ulasannya.

Gamis Untuk Pesta

Acara-acara formal biasanya memiliki dress code sendiri sehingga untuk wanita muslimah tidak bisa seenaknya menggunakan baju yang biasa digunakan sehari-hari. Contohnya gamis dengan bergo yang biasa untuk pengajian. Tentu saja tidak sesuai untuk acara seperti pernikahan. Maka dari itu, Anda harus memilih baju gamis yang memang khusus untuk acara-acara seperti pesta pernikahan. Baju muslimah elegan sangat cocok untuk pesta karena akan membuat Anda terlihat lebih anggun dan elegan serta fashionable. Gamis untuk pesta biasanya diberi tambahan kain brukat di bagian atas dan kain berwarna polos untuk bagian bawah.

Selain itu, gamis untuk pesta juga biasanya setelan baju dengan blazer yang diberi hiasan dengan bordiran yang menonjol untuk memberikan kesan elegan. Tidak hanya itu, perpaduan dengan motif batik pun tidak jarang digunakan terutama untuk baju khusus pesta pernikahan. Batik pun dapat digunakan untuk acara-acara formal lainnya sehingga Anda tidak akan salah kostum meski memakai batik ke acara selain pesta pernikahan. Kesan anggun dan elegan bisa didapatkan dari bagian bawahnya yang lebih lebar dan mengembang, bukan bahan jatuh seperti gamis pada umumnya. Untuk menambah kesan elegan, biasanya juga diberi bahan yang mengkilap seperti glitter.

Kini Anda tidak perlu bingung lagi ketika harus menghadiri acara-acara formal seperti pernikahan karena Anda dapat memakai baju muslimah elegan yang membuat Anda tetap terlihat anggun meski dengan baju gamis yang sederhana. Kombinasikan baju gamisnya dengan hijab berbahan wolfis atau crepe yang jatuh dan lembut untuk menambah kesan simpel namun tetap elegan.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Keuntungan Mengikuti Kelas Karyawan

19-10-2021 15:06

Semua orang ingin merasakan pendidikan tinggi alias kuliah di universitas. Namun pada kenyataannya tidak semua orang bisa kuliah dengan alasan yang berbeda-beda, salah satunya karena mereka sudah bekerja dan tidak memiliki waktu luang untuk belajar dari pagi hingga malam.  Namun, hal ini sebenarnya tidak menjadi masalah, karena pekerja kantoran bisa mengikuti kursus di kelas karyawan. Perbedaan antara kuliah biasa dan kelas karyawan hanya pada waktunya. Jika kuliah biasanya penuh dari pagi hingga sore, tetapi kelas staf sebaliknya, proses kegiatan belajar mengajar hanya dimulai pada sore hari dan berakhir pada malam hari.  Hal ini tentunya bermanfaat bagi mereka yang bekerja namun tetap ingin mengenyam pendidikan universitas. Faktanya, banyak universitas sekarang menawarkan kursus publik dan swasta untuk pekerja. Oleh karena itu, kuliah khusus bagi karyawan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi mereka yang sudah bekerja namun ingin terus belajar. Salah satu solusi yang bisa didapatkan adalah dengan mengikuti kelas karyawan yang diadakan oleh beberapa universitas. Kebanyakan sekarang perguruan tinggi atau universitas memang menyediakan kelas karyawan yang dikhususkan bagi mereka para pekerja yang ingin tetap melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi. Ada banyak perguruan tinggi yang menyediakan kuliah  kelas karyawan di Bandung dan beberapa kota besar lainnya. Salah satunya adalah Masoem University. Nah apa saja keuntungan mengikuti kelas karyawan bagi para pekerja? berikut kami jelaskan secara lengkap. 1. Bisa bekerja Sekaligus Kuliah Bagi Anda para pekerja yang bekerja di Bandung dan Sumedang tidak perlu khawatir lagi jika ingin kuliah. karena saat ini tersedia kelas karyawan di Sumedang dan Bandung khusus bagi Anda yang ingin mengikuti program kelas karyawan di Masoem University. Dengan begitu selain Anda berkarya, tapi Anda juga bisa sekaligus kuliah untuk mengasah ilmu dan kemampuan Anda. 2. Lebih Eksklusif dengan Kurikulum Khusus Dengan mengikuti kelas karyawan, pastinya tugas dan pembelajaran akan berbeda dengan kelas reguler. Di kelas karyawan, kegiatan belajar mengajar akan lebih efektif dan profesional. Di samping para mahasiswa kebanyakan mengikuti kuliah setelah selesai bekerja. Maka pada saat perkuliahan, kuliah kaan dipadukan dengan kurikulum yangt bisa diterapkan untuk mahasiswa pekerja yang ada di bandung dan Sumedang. 3. Memperbanyak Relasi dan Peluang Kerja Selain bertujuan untuk menambah ilmu untuk kepentingan pekerjaan Anda, jika Anda mengikuti kelas karyawan di Masoem University maka secara tidak langsung kaan menambah relasi dan peluang kerja yang lebih besar. Karena teman kuliah saat berada di kelas karyawan bisa saja berasal dari instansi atau perusahaan yang sudah besar. Dengan begitu Anda akan lebih memiliki kesempatan besar untuk mempeluar circle pertemanan. 4. Melatih Manajemen waktu Kuliah dan bekerja adalah salah satu hal yang sebenarnya sangat mudah untuk dijalankan secara bersamaan. Banyak orang yang mengatakan bahwa kuliah sambil bekerja akan menyita waktu. Sehingga ilmu dan perkuliahan yang diberikan tidak cepat menempel di otak kita. Semua itu bisa diatasi dengan mengatur manajemen waktu yang baik antara bekerja, kuliah, dan mengerjakan tugas kuliah maupun kantor. Jika waktu bisa dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin Anda akan semakin lihai dalam mengatur waktu di berbagai bidang. Nah, itulah sebagian besar manfaat yang bisa didapatkan jika Anda mengikuti kelas karyawan. Kuliah sambil bekerja itu adalah pilihan, akan tetapi pilihan itu harus Anda tentukan sebelum semuanya terlambat. Semoga artikel ini bermanfaat dan sampai jumpa di artikel berikutnya.

Featured Image
Mari Basmi Kanker Dengan Daun Sirsak

14-05-2014 17:05

Manfaat daun sirsak untuk penghilang beberapa sel kanker yang bersarang di badan manusia telah tak diragukan lagi. Manfaat daun sirsak untuk penghilang kanker telah di kenal luas dari zaman dulu. Suatu riset mengatakan daun sirsak dapat membasmi kanker 10. 000 kali lipat dari kemoterapi. Hebat bukan? Hal ini terjadi lantaran adanya zat yang diberi nama Acetogenins annonaceous terkandung di dalam daun sirsak yang ternyata bermanfaat sekali untuk membasmi tumor serta beragam macam sel kanker seperti kanker usus, kanker payudara, kanker rahim, kanker prostat, kanker pankreas tiada membahayakan beberapa sel badan yang sehat. Acetogenins Annonaceous ini diprosuksi dibagian daun, kulit kayu serta biji sirsak.   Baca juga :Obat Herbal Untuk Metabolisme Yang Baik   Tak hanya untuk anti tumor serta kanker, kandungan Acetogenins dapat juga jadi antiparasit, antimikroba serta insektisida. Suatu riset mengatakan Acetogenins dapat jadi penghambat yang mengagumkan dari sistem enziem yang ditemukan dalam membran sel tumor serta kanker. Tersebut penyebab, Acetogenins adalah toksin yang mematikan untuk beberapa sel kanker serta tumor. Tak cuma itu, daun sirsak dapat juga digunakan sebagai obat pencegah kanker. Membasmi kanker dengan daun sirsak pasti tambah lebih efisien lantaran mengandung dampak sampingan yang mudah di banding dengan penyembuhan kemoterapi. Dari segi dana, penyembuhan memakai daun sirsak lebih irit. Untuk Anda yang mengandung penyakit kanker, coba resep obat dari alam ini untuk membasmi beberapa sel kanker Anda. Langkahnya yaitu :   Baca juga : Cara Efektif Untuk Meningkatkan Kinerja serta Metabolisme Tubuh 1. 20 lembar daun sirsak dicuci bersih 2. Masak dengan air sejumlah 5 gelas sampai tersisa 3 gelas 3. Minumlah air rebusan daun sirsak tadi sejumlah 3x1 dengan cara teratur hingga kanker Anda pulih. Tak hanya dapat membasmi sel kanker, daun sirsak juga mengandung manfaat lain seperti menolong menambah system kekebalan badan, dapat menghindar radikal bebas, menaikkan stamina serta daya untuk badan. Daun sirsak dapat juga dipakai untuk turunkan asam urat, rematik, masalah pada air seni, sakit pinggang, eksim, liver serta anyang-anyangan. Sedemikian hebatnya manfaat dan khasiat daun sirsak sehingga saat ini ada upaya menghadirkannya dalam bentuk minuman suplemen berupa jus herbal yang dipadukan dengan ekstrak herbal lainnya, yaitu kulit manggis, yang juga tak kalah khasiatnya sebagai tanaman obat. Ya, benar, inilah Ultra Mangosteen, jus herbal yarg berisi ekstrak daun sirsak dan kulit manggis.

Featured Image
Sering Bertengkar dan Khawatir Bisa Meningkatkan Resiko Kematian

11-05-2014 13:27

Bertengkar dan khawatir atas masalah keluarga dapat menyebabkan peningkatan resiko kematian di usia paruh baya. Konflik dengan keluarga, teman dan tetangga menimbulkan resiko terbesar. Mereka yang paling beresiko adalah laki-laki dan orang-orang keluar dari pekerjaan, para peneliti mencatat.   “Stress dalam hubungan sosial yang ada hubungannya dengan kehidupan pribadi memiliki 2 sampai 3x peningkatan resiko kematian, " kata pemimpin peneliti Dr Rikke Lund, seorang profesor di departemen kesehatan masyarakat di University of Copenhagen. "Kekhawatiran dan tuntutan dari pasangan dan anak-anak  dan konflik pada umumnya , tampaknya faktor risiko yang paling penting, " katanya. Temuan masih dipegang ketika kekhawatiran atau keluhan tentang penyakit kronis, gejala depresi, umur, jenis kelamin, status perkawinan, dukungan dari hubungan sosial, dan posisi sosial dan ekonomi, kata Lund. Baca juga : Umur 40 Apakah Tidak Terlalu Tua Untuk Olahraga Rutin?  "Kami juga menemukan bahwa laki-laki dan peserta luar usia kerja sangat rentan terhadap paparan stres dari hubungan sosial, " katanya . Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan sosial sebenarnya lebih mirip sebuah pedang bermata dua, karena mereka juga dapat merusak ketika tidak berjalan dengan lancar.  Untuk penelitian ini , Lund dan rekan mengumpulkan data pada hampir 10.000 pria dan wanita , berusia 36-52. Peserta ditanya tentang hubungan sosial mereka sehari-hari, terutama tentang siapa, hubungan di antara pasangan, anak-anak, kerabat lain, teman dan tetangga, membuat tuntutan berlebihan, mendorong kekhawatiran atau yang menjadi sumber konflik, dan seberapa sering masalah ini muncul. Mereka juga meneliti apakah memiliki pekerjaan membuat perbedaan . Menggunakan data dari Denmark Penyebab Kematian Registry, peneliti melacak peserta dari tahun 2000 sampai akhir 2011. Selama waktu itu, 196 perempuan ( 4 persen ) dan 226 orang ( 6 persen ) meninggal. Hampir separuh kematian berasal dari kanker, penyakit jantung dan stroke, penyakit hati , kecelakaan dan bunuh diri menyumbang sisanya. Sekitar 1 dari 10 mengatakan bahwa anak-anak mereka adalah sumber keluhan dan kekhawatiran. 9 persen mengatakan bahwa pasangan mereka sering menjadi sumber keluhan atau kekhawatiran . Enam persen tentang masalah antara saudara mereka dan 2 persen memiliki masalah dengan teman-teman. Baca juga : Tips Untuk Mendapatkan Keefektifan Dari Obat Herbal   Beberapa 6 persen dari peserta mengatakan mereka sering memiliki konflik dengan pasangan atau anak-anak mereka , 2 persen mengalami konflik tersebut dengan kerabat lainnya, dan 1 persen dengan teman atau tetangga. Kesimpulan dari semua ini, tim Lund menghitung bahwa tekanan tersebut dikaitkan dengan risiko 50 persen menjadi 100 persen peningkatan kematian dari setiap penyebab . Di antara semua tekanan ini, berkeluh kesah adalah yang paling berbahaya. Sering bertengkar dengan pasangan, saudara, teman atau tetangga bisa meningkatkan dua kali lipat sampai tiga kali lipat dalam resiko kematian dari setiap penyebab, dibandingkan dengan mereka yang mengatakan kejadian ini jarang. Namun, para peneliti menduga bahwa stres yang lebih besar dari konflik dan masalah yang mungkin menjadi alasan di balik peningkatan resiko . Mereka mencatat bahwa ketika stress meningkat, misalnya, konflik di rumah ditambah dengan pengangguran - risiko kematian mendadak juga meningkat. Hormon stress yang meninggi dan peningkatan tekanan darah mungkin alasan terjadinya kematian mendadak. Interaksi antara stress dan respon stress tubuh serta faktor-faktor lain seperti keturunan, lingkungan, faktor sosial ekonomi dan respon psikologis - mungkin semuanya memainkan peran dalam hubungan antara konflik dan resiko kematian yang lebih tinggi . Keterampilan dalam menangani kekhawatiran dan tuntutan dari hubungan sosial serta manajemen konflik dalam pasangan dan keluarga , dan juga dalam masyarakat lokal, dapat dianggap strategi penting untuk mengurangi kematian dini.

...