Waktu Posting : 12-07-2018 20:11 | Dibaca : 1532x
Pola makan dan diet yang salah biasanya dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Banyak orang terutama pada usia pertengahan dan orang lanjut usia merasa kaget ketika mengetahui kadar kolesterol yang cukup tinggi. Sebenarnya kondisi ini memang terjadi akibat pola kebiasaan makan yang banyak mengandung lemak jenuh.
Penyakit komplikasi seperti jantung, stroke, tekanan darah tinggi dan diabetes adalah hal yang paling berbahaya dari kolesterol tinggi. Tentu saja salah satu cara untuk menghindari semua penyakit akibat kolesterol tinggi adalah mengendalikan kolesterol itu sendiri. Berikut ini merupakan makanan atau obat kolesterol untuk remaja.
Obat alami untuk mengontrol kolesterol remaja
Makan Apel Setiap Hari
Jika Anda sedang memiliki target untuk menurunkan kolesterol maka cobalah untuk makan apel setiap hari. Bahan antioksidan alami dalam apel dapat menetralkan lemak tubuh dan membuat pembuluh darah menjadi lebih sehat. Selain itu apel juga mengandung sterol yang bisa menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh.
Makan Tomat Setiap Hari
Tomat bisa mencegah pembentukan kolesterol dari makanan lain karena mengandung sterol dan lycopene. Apel atau stroberi bisa Anda campurkan dengan tomat untuk mendapatkan manfaat yang menyehatkan.
Kacang-kacangan
Makanan ringan ini terbukti ampuh menurunkan kolesterol. Penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Clinical Nutrition mengatakan, orang yang mengonsumsi 1,5 ons kacang kenari dalam sebulan bisa menurunkan kolesterol (total) sebesar 5,4 persen dan menurunkan kolesterol jahat sebesar 9,3 persen. Meskipun baik untuk menurunkan kolesterol, kacang-kacangan memiliki kandungan kalori yang tinggi.
Minyak zaitun
Obat kolesterol untuk remaja selanjutnya adalah minyak zaitun, yang penuh dengan lemak tak jenuh. Sangat baik untuk tubuh dan mampu menurunkan kadar kolesterol jahat. Gunakan minyak zaitun untuk membuat salad atau memasak makanan lainnya.
Bayam
Bayam mengandung banyak lutein, yang mampu menjaga kesehatan mata akibat degenerasi makula terkait usia. Penelitian juga menunjukkan setengah cangkir makanan yang kaya akan lutein setiap hari mampu mencegah serangan jantung.
Alpukat
Alpukat menjadi sumber makanan yang mampu meningkatkan kolestrol baik. Alpukat mengandung kolestrol-smashing beta-sitosterol, lemak nabati yang bermanfaat mengurangi kolesterol dari makanan. Konsumsilah alpukat secukupnya karena alpukat tinggi kalori dan lemak.
Cara di atas bisa dilakukan oleh siapa saja asal dilakukan dengan tekat yang kuat untuk mengelola kondisi kolesterol level tinggi. Pengendalian kolesterol yang tinggi hanya bisa dilakukan dengan pola makan, gaya hidup yang sehat, dan olahraga. Banyak yang mengganti pola makan mereka dengan bahan alami sebagai obat kolesterol untuk remaja, dan terbukti bisa mengontrol kolesterol mereka.
05-06-2014 15:54
Meski MERS baru dikenal tidak melebihi satu semester yang lalu lantaran berhasil bikin khawatir masyarakat di tanah air, tetapi sesungguhnya penyakit ini pertama kali dilaporkan telah dari September 2012 silam. Meski sekian, tidak sempat ada kata terlambat untuk menangani terjangkitnya virus MERS. Sesuai sama nama, Middle East Respiratory Syndrome atau MERS, merupakan penyakit yang berkembang di lokasi Timur Tengah. Pemicunya ialah inveksi virus yang tetap terhitung dalam kelompok Korona (MERS-CoV). Satu misal lain dari kelompok virus Korona ini ialah virus pemicu SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang pernah mewabah didunia pada masa 2000-an awal. Memanglah, SARS di ketahui lebih punya potensi menulari manusia daripada SARS. Baca juga : Hati-hati Dehidrasi Ringan Bisa Ancam Produktivitas Nyaris satu tahun yang lalu, tepatnya 17 Juli 2013 pada pertemuan IHR Emergency Committee, Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwasanya MERS-CoV merupakan kondisi serius serta butuh perhatian besar, tetapi belum berlangsung sesuatu yang darurat pada kesehatan orang-orang. Sedang status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) bakal diberikan, bila virus itu meluas ke negara-negara lain. Faktanya, dari dilaporkan tentang kemunculan virus itu pada kisaran September 2012 hingga 1 Agustus 2013, seluruhnya masalah tetap terkait dengan negara-negara di Jazirah Arab, baik dengan cara segera ataupun tak segera. Grup umur yang rawan terinfeksi virus ini ialah lanjut usia (berumur diatas 65), anak-anak, ibu hamil, beberapa orang dengan penyakit kronis (seperti diabetes mellitus serta penyakit jantung/pembuluh darah), dan mereka yang mempunyai system kekebalan badan rendah. Tentang keadaan didalam negeri, MERS jadi perhatian utama orang-orang dari musim haji tempo hari. Juga, dua orang dari 13 propinsi yang sudah melaporkan masalah suspek virus itu di ketahui tidak terselamatkan, meski sampai saat ini belum dapat di pastikan seutuhnya tentang kaitan MERS semacam pemicu utama kematian itu. Profesor Mulia Soeroso yang mengatasi pasien wafat di Medan menyebutkan, " Kita tak dapat meyakinkan dia terkena MERS atau tak, lantaran keluarga tak mengizinkan dikerjakan swap. Namun menurut gejalanya, mengarah kesana, " seperti diambil dari detik. com. Baca juga : Dada Terasa Deg-degan Seirama dengan hal tadi, launching yang dikeluarkan oleh STANMED CENTER – klinik yang bermarkas di lokasi Kebayoran Baru, Jakarta Selatan – mencantumkan juga bahwasanya beberapa gejala MERS yang kerap didapati ialah terjadinya masalah saluran napas akut yang mencakup demam, batuk serta sesak atau dada jadi berat. Beberapa gejala itu umum juga dibarengi dengan beberapa gejala saluran pencernaan, terhitung diare. Maka, jika Anda merasakan beberapa gejala itu, serta pastinya dilengkapi juga dengan kisah melancong ke negara-negara Timur Tengah dalam kurun 1-14 hari – saat inkubasi MERS-CoV ialah 2-14 hari – atau sekurang-kurangnya berhubungan dengan seseorang yang sakit serta di ketahui bahwasanya 14 hari pada mulanya lakukan perjalanan kesana, maka harus selekasnya memeriksakan keadaan itu ke puskesmas, rumah sakit, ataupun unit-unit service kesehatan lain
11-06-2014 02:10
Assalamualaikum bu,ibu saya berumur 50thn,ia kena diabet,sbelumnya punya gangguan maag,akhir2 ini sering kambuh maagnya,attensi darahnyapun mulai dlu rendah,Ɣªήğ ingin sy tanyakan gmn crnya mengatasi maagnya biar Ǧªªªк̲̣к̲̣к̲̣. Kambuh?sedangkan kl diabet mknya :) Ҩɑ̤̈̊к̲̣̣ bleh sring,hrs di takar.skian trimakasi atas jwbnya
31-05-2014 10:23
Kelebihan berat badan tak cuma mengganggu penampilan tapi juga membuat badan tak terjamin kesehatannya. Aneka penyakit akan dengan mudah datang dan bersarang. Tapi bukan berarti semua itu tak dapat diatasi. Dengan bantuan olahraga, diet, dan motivasi serta disiplin yang kuat, niscaya berat badan yang berlebih bisa diatasi. Secara mudah, kegemukan dapat diartikan sebagai adanya kelebihan lemak di bagian tubuh tertentu sehingga antara lain menyebabkan berat badan melebihi normal. Kelebihan lemak bisa dijumpai di lipatan perut, paha, pantat, lengan bagian atas, leher, dan sebagainya. Selain itu, jantung dan pembuluh darah juga sering diselimuti lemak. Dan kegemukan bukan saja menurunkan nilai penampilan serta daya tarik, tapi juga mendekatkan kita pada beragam penyakit yang menurunkan nilai kesehatan. Ini berbeda dengan penampilan tubuh atlet body building (binaraga). Walau mereka kelebihan berat badan, tapi tidak dapat dikatakan gemuk sebab yang berkembang adalah otot, bukan lemak tubuh. Baca juga : Membincang Perawatan Kesehatan Wanita Untuk menilai berat badan tersebut antara lain dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI). Yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (meter). Anda dengan berat 64 kg dan tinggi 1,5 m misalnya, nilai BMI-nya adalah 28,4. Nah, berdasar perhitungan tadi, Anda bisa dikategorikan bertubuh gemuk sebab BMI tubuh yang ideal adalah berkisar antara 20-25. Bila nilainya di atas 27, sudah dikategorikan gemuk. Angka BMI ini hampir sama pada pria maupun wanita. Begitulah, kegemukan mau tidak mau pasti akan menambah berat badan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Antara lain gangguan pada sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab sebagian kandungan lemak itu terdapat di sepanjang pembuluh darah. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Di sisi lain, sebagian lainnya juga akan melapisi bagian luar jantung. Ini pun akan mempersulit kerja jantung. Adanya lemak di sepanjang pembuluh darah dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah balik yang pada gilirannya akan mempermudah timbulnya varises, khususnya di betis. Kaki jadi mudah mengalami kelelahan karena beban kaki sebagai penyangga tubuh tambah berat akibat berat badan bertambah. Akibat lain, tulang dan sendi bisa mengalami gangguan. Ya, ibarat mobil sajalah. Bila terlalu sering kelebihan muatan akan mempercepat kerusakan. Orang yang menderita kegemukan juga cenderung rentan terhadap gangguan penyakit. Misalnya saja penyakit gula (diabetes). Orang yang mengalami kegemukan biasanya suka makan sehingga hormon insulin tidak mampu lagi mengolah gula. Akibatnya gula menumpuk. Ginjalnya pun akan cepat rusak. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza Dari beragam risiko tersebut, jelas sulit untuk mengatakan, orang gemuk dapat sehat dalam jangka waktu panjang. Mungkin untuk sementara waktu mereka dapat sehat. Tapi 4-5 tahun kemudian berbagai gangguan kesehatan tadi akan muncul, meskipun yang bersangkutan berusaha agar tetap sehat. Karena kegemukan tidak sehat, maka sedini mungkin ia harus dihindari. Yaitu pada usia 18-20 tahun. Berat badan harus senantiasa terkontrol agar mencapai sekitar berat badan ideal. Setelah usia 20 tahun sudah mendapat berat badan ideal. Ini yang harus dipertahankan. Naik, boleh-boleh saja, tapi tak lebih dari 10 persen. Berat badan ideal (BBI) dapat dihitung dengan rumus: tinggi badan dikurangi 100. Kalau tingginya 160 cm, berat idealnya sekitar 60 kg. Kalaupun mau naik, ya, cukup 2-3 kg saja. Untuk mempertahankan berat ideal, olahraga adalah jawaban utamanya. Bagaimana upaya agar tetap sehat kendati menderita kegemukan? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Antara lain melakukan aktivitas tubuh secara teratur. Sedapat mungkin harus selalu melakukan olahraga. Misalnya jalan kaki, naik tangga, lari, renang, senam, atau melakukan gerakan tubuh secara teratur dan seimbang.