Waktu Posting : 31-05-2014 10:23 | Dibaca : 2619x
Kelebihan berat badan tak cuma mengganggu penampilan tapi juga membuat badan tak terjamin kesehatannya. Aneka penyakit akan dengan mudah datang dan bersarang. Tapi bukan berarti semua itu tak dapat diatasi. Dengan bantuan olahraga, diet, dan motivasi serta disiplin yang kuat, niscaya berat badan yang berlebih bisa diatasi.
Secara mudah, kegemukan dapat diartikan sebagai adanya kelebihan lemak di bagian tubuh tertentu sehingga antara lain menyebabkan berat badan melebihi normal. Kelebihan lemak bisa dijumpai di lipatan perut, paha, pantat, lengan bagian atas, leher, dan sebagainya. Selain itu, jantung dan pembuluh darah juga sering diselimuti lemak.
Dan kegemukan bukan saja menurunkan nilai penampilan serta daya tarik, tapi juga mendekatkan kita pada beragam penyakit yang menurunkan nilai kesehatan. Ini berbeda dengan penampilan tubuh atlet body building (binaraga). Walau mereka kelebihan berat badan, tapi tidak dapat dikatakan gemuk sebab yang berkembang adalah otot, bukan lemak tubuh.
Baca juga : Membincang Perawatan Kesehatan Wanita
Untuk menilai berat badan tersebut antara lain dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI). Yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan kuadrat tinggi badan (meter). Anda dengan berat 64 kg dan tinggi 1,5 m misalnya, nilai BMI-nya adalah 28,4. Nah, berdasar perhitungan tadi, Anda bisa dikategorikan bertubuh gemuk sebab BMI tubuh yang ideal adalah berkisar antara 20-25. Bila nilainya di atas 27, sudah dikategorikan gemuk. Angka BMI ini hampir sama pada pria maupun wanita.
Begitulah, kegemukan mau tidak mau pasti akan menambah berat badan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Antara lain gangguan pada sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab sebagian kandungan lemak itu terdapat di sepanjang pembuluh darah. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Di sisi lain, sebagian lainnya juga akan melapisi bagian luar jantung. Ini pun akan mempersulit kerja jantung.
Adanya lemak di sepanjang pembuluh darah dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah balik yang pada gilirannya akan mempermudah timbulnya varises, khususnya di betis. Kaki jadi mudah mengalami kelelahan karena beban kaki sebagai penyangga tubuh tambah berat akibat berat badan bertambah. Akibat lain, tulang dan sendi bisa mengalami gangguan. Ya, ibarat mobil sajalah. Bila terlalu sering kelebihan muatan akan mempercepat kerusakan.
Orang yang menderita kegemukan juga cenderung rentan terhadap gangguan penyakit. Misalnya saja penyakit gula (diabetes). Orang yang mengalami kegemukan biasanya suka makan sehingga hormon insulin tidak mampu lagi mengolah gula. Akibatnya gula menumpuk. Ginjalnya pun akan cepat rusak.
Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza
Dari beragam risiko tersebut, jelas sulit untuk mengatakan, orang gemuk dapat sehat dalam jangka waktu panjang. Mungkin untuk sementara waktu mereka dapat sehat. Tapi 4-5 tahun kemudian berbagai gangguan kesehatan tadi akan muncul, meskipun yang bersangkutan berusaha agar tetap sehat.
Karena kegemukan tidak sehat, maka sedini mungkin ia harus dihindari. Yaitu pada usia 18-20 tahun. Berat badan harus senantiasa terkontrol agar mencapai sekitar berat badan ideal. Setelah usia 20 tahun sudah mendapat berat badan ideal. Ini yang harus dipertahankan. Naik, boleh-boleh saja, tapi tak lebih dari 10 persen.
Berat badan ideal (BBI) dapat dihitung dengan rumus: tinggi badan dikurangi 100. Kalau tingginya 160 cm, berat idealnya sekitar 60 kg. Kalaupun mau naik, ya, cukup 2-3 kg saja. Untuk mempertahankan berat ideal, olahraga adalah jawaban utamanya.
Bagaimana upaya agar tetap sehat kendati menderita kegemukan? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Antara lain melakukan aktivitas tubuh secara teratur. Sedapat mungkin harus selalu melakukan olahraga. Misalnya jalan kaki, naik tangga, lari, renang, senam, atau melakukan gerakan tubuh secara teratur dan seimbang.
07-08-2018 16:45
Jatuh cinta merupakan hal alamiah yang pasti akan dirasakan semua orang. Tak dapat dipungkiri, saat jatuh cinta pasti perasaan akan sangat bahagia. Ternyata, jatuh cinta bukan hanya dapat membuat orang bahagia tapi memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Saat jatuh cinta, seseorang akan memiliki banyak energi positif yang mengalir dalam tubuh dan membuat kinerja tubuh lebih optimal sehingga semua fungsi organ tubuh dapat bejalan dengan lancar. Berikut ini manfaat jatuh cinta untuk kesehatan : 1. Menjaga daya tahan tubuh tetap optimal Perasaan bahagia saat jatuh cinta membuat tubuh tidak mudah stres dan depresi serta dapat membantu menjaga dan merangsang sistem kekebalan tubuh agar lebih prima. Hal ini juga dapat mengurangi risiko tubuh terserang berbagai macam penyakit. 2. Mengurangi tingkat stres dan depresi Penelitian yang dilakukan oleh Journal of Health dan Social Behaviour mengatakan jika orang yang baru menikah memiliki kemungkinan yang rendah terkena depresi daripada orang yang belum menikah. Hal ini terjadi karena saat jatuh cinta tubuh akan mengeluarkan hormon serotonin yaitu hormon yang memberikan perasaan bahagia dan tenang. 3. Dapat mengurangi rasa nyeri Saat memegang tangan pasangan maka rasa nyeri pada tubuh akan berkuran. Efek jatuh cinta dapat mengurangi rasa nyeri di tubuh. 4. Rasa cemas berkurang Saat jatuh cinta maka akan mengeluarkan hormon dopamin yang akan memberikan efek positif dan optimis pada tubuh sehingga rasa cemas pun hilang. 5. Menjaga kesehatan jantung Efek bahagia saat jatuh cinta dapat mnurunkan tekanan darah serta frekuensi denyut nadi serta dapat meingkatkan kualitas sistem yang mengatur kinerja jantung sehingga kesehatannya pun dapat terjaga. 6. Menjaga kesehatan kulit Tersenyum dan tertawa sepanjang hari akan mengurangi kadar kortisol yang menyebabkan stres yang juga dapat memicu masalah kulit seperti jerawat.
23-02-2016 12:06
Keramas merupakan salah satu kegiatan (aktivitas) dalam proses perawatan rambut, dengan cara mencuci rambut serta kulit kepala menggunakan shampo atau pun produk pembersih lain yang dikhususkan untuk rambut/kulit kepala. Proses ini dilakukan dengan cara meremas-remas kulit kepala dengan shampo atau bahan lain yang sudah dicampurkan air yang kemudian diusapkan pada rambut yang sudah dibasahi air. Proses terakhir adalah dengan membilas rambut dengan air hingga bersih. Keramas memiliki tujuan, yakni untuk menghilangkan kotoran pada rambut serta kulit kepala seperti ketombe, debu dan kotoran bekas keringat. Aktivitas mencuci rambut (keramas) yang dilakukan secara teratur serta berkala dipercayai dapat menyehatkan rambut. Hal tersebut karena keramas berfungsi membersihkan bagian rambut serta kulit kepala, juga dapat merangsang kulit kepala karena pijatan yang dilakukan pada saat keramas. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Ternyata aktivitas membersihkan rambut atau disebut dengan keramas tersebut memiliki cara serta aturan khusus. Karena jika terlalu banyak keramas, justru akan merusak rambut Anda. Hal tersebut karena shampo yang digunakan untuk keramas terbuat dari bahan kimia, sehingga aturan dan cara yang digunakan juga harus sesuai dan tepat. Namun ternyata tanpa penggunaan shampo, keramas juga dapat dilakukan. Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa tips seperti tips keramas tanpa shampo, tips keramas yang benar dan sehat serta tips memilih jenis shampo yang tepat untuk rambut. Tips Keramas Tanpa Menggunakan Shampo Pasti Anda penasaran dengan cara keramas namun tanpa menggunakan shampo. Ternyata teknik keramas tanpa shampo ini sudah menjadi trend keramas yang lebih dikenal dengan sebutan “no poo” atau “no shampoo”, sudah banyak dilakukan oleh beberapa orang luar negeri dan sekarang juga mulai banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Awal prosesnya rambut memang akan terasa berminyak, namun jika rutin melakukannya dalam beberapa bulan, maka rambut Anda akan terasa lebih halus. Bagaimana caranya? Berikut langkah keramas tanpa menggunakan shampo : Persiapan Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa efek yang terjadi jika menggunakan teknik ini pada awalnya rambut akan lebih berminyak dan terlihat lepek. Hal tersebut wajar, karena merupakan respon tubuh dalam proses penyesuaian dalam rangka menjaga rambut agar tetap sehat. Sehingga agar mengurangi efek berminyak yang terjadi tidak berlebihan, Anda dapat mengurangi pemakaian shampo terlebih dahulu. Setelah mengurangi pemakaian, kemudian Anda dapat mencoba teknik ini agar efek yang ditimbulkan tidak terlalu berlebihan. Keramas Keramas tanpa menggunakan shampo atau no poo bukan berarti tidak menggunakan apapun, namun kita dapat mengganti pemakaian shampo dengan menggunakan baking soda dan cuka apel (sebagai kondisioner). Baking soda sebanyak 1 sdm dicampurkan dengan satu gelas air, kemudian aduk rata sampai air terlihat keruh. Gunakan cairan baking soda tersebut seperti saat Anda menggunakan shampo, yaitu dengan memijatnya secara merata pada daerah akar rambut secara merata lalu bilas dengan air bersih. Selanjutnya masuk pada tahap conditioning. Cuka apel sebanyak 1 sdt dengan satu gelas air atau tambahkan bahan tambahan seperti beberapa tetes madu, essential oil atau perasan jeruk lemon. Kemudian campurkan dan gunakan merata pada seluruh bagian rambut. Kedua bahan tersebut tidak harus selalu digunakan pada saat keramas. Pada awal menggunakan teknik keramas tanpa shampo ini ada baiknya menggunakan sekitar 2 sampai 3 kali selama seminggu. Namun setelahnya Anda dapat mengurangi pemakaiannya hingga cukup sekali seminggu. Tips Keramas yang Benar dan Sehat Sebelum mandi atau keramas, sebaiknya Anda menyisir rambut terlebih dahulu. Hal tersebut berfungsi mengeluarkan debu yang menempel pada rambut, sehingga rambut juga tidak kusut saat dikeramas. Anda harus membasahi seluruh bagian rambut hingga basah masuk ke kulit kepala. Perhatikan benar khususnya bagi perempuan yang memiliki rambut panjang. Jika menggunakan shampo, maka pilihlah jenis shampo yang sesuai dengan jenis serta karakter rambut Anda, hal tersebut menghindarkan terjadinya kerusakan pada rambut. Cara yang benar menggunakan shampo adalah dengan menuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, busakan lalu usapkan dan pijat dengan lembut pada akar rambut serta seluruh bagian rambut. Massage atau pijat kepala merupakan teknik memijat pada bagian kulit kepala (akar rambut) saat keramas. Pemijatan tersebut bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan minyak-minyak yang menyebabkan ketombe. Gosoklah dengan lembut dengan menggunakan ruas-ruas jari. Jangan menggosok terlalu keras atau kencang karena dapat menyebabkan kerusakan rambut seperti rambut mudah patah, kusut, kering dan rontok. Setelah rambut penuh dengan busa, biarkan hingga 2 sampai 3 menit, baru kemudian membilasnya. Jika rambut dalam keadaan kotor serta lepek, Anda dapat mengulangi proses keramas tersebut, namun dengan pemberian shampo yang lebih sedikit dibandingkan keramas yang pertama. Hindari menyisir rambut pada saat rambut masih basah setelah keramas. Karena akan menyebabkan rambut mudah rontok dan patah. Jangan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu keras dan dengan menggunakan handuk kering. Keringkan rambut dengan cara alami yakni di angin-anginkan dapat menggunakan kipas angin. Jika menggunakan hair dryer maka gunakan dalam suhu yang tidak terlalu panas. Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman Tips Memilih Jenis Shampo yang Tepat Bagi Rambut Beberapa orang merasa bingung dalam memilih jenis shampo yang tepat bagi rambutnya. Karena pemilihan yang tidak tepat justru akan membuat rambut mengalami kerusakan seperti rambut kering, bercabang, ketombean, rontok, mudah patah dan sebagainya. Sehingga dalam memilih shampo pun Anda harus menyesuaikannya dengan jenis rambut Anda. Agar Anda tidak bingung dalam memilih shampo yang cocok dan tepat untuk jenis rambut Anda, sebaiknya Anda membaca serta menyimak pembahasan di bawah ini, mengenai tips atau cara memilih shampo yang tepat bagi rambut Anda : Perhatikan kandungan atau komposisi yang ada dalam shampo. Jangan sampai ternyata shampo yang Anda gunakan mengandung bahan yang justru akan merusak rambut dan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda. Sebelum memilih shampo, Anda perlu mengenali jenis atau tekstur rambut Anda terlebih dahulu. Tekstur rambut seperti rambut lurus, keriting, tipis, kuat, rapuh, mengembang (bervolume) dan sebagainya. Dari mengerti jenis atau tekstur rambut Anda tersebut, dapat menyesuaikan dengan jenis shampo yang Anda pilih atau gunakan. Karena beberapa shampo diperuntukkan berdasarkan jenis atau tekstur rambut penggunanya. Kenali masalah-masalah rambut, khususnya untuk masalah rambut yang Anda alami. Sperti rambut serta kulit kepala yang kering, rambut yang cenderung berminyak, rambut yang berketombe dan masalah rambut lainnya. Masalah rambut yang Anda keluhkan dapat menjadi cara dalam memilih jenis shampo yang tepat. Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai keramas dan menjaga rambut agar tetap sehat. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan rambut Anda. Karena rambut yang sehat juga berpengaruh pada penampilan serta kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba beberapa tips di atas, semoga berhasil dan terima kasih.
26-05-2014 12:38
Datang tak diundang, pergi mesti diusir dengan paksa! Apakah itu? Begitulah Depresi. Menakutkan? Pasti, ini menyerang seluruh kelompok manusia, baik selebritis ataupun pemirsa selebritis, orang kaya serta juga orang miskin yang kerap sok bahagia. Anak kecil serta anak besar. Apakah Depresi itu? Depresi ialah sama juga dengan rasa sedih, murung, kesal, tak bahagia, serta menanggung derita. Orang biasanya memakai arti depresi untuk memperjelas pada situasi yang melibatkan rasa sedih serta emosi negatif yang mengganggu, rasa kesal, rasa tak mempunyai harga diri, tak bertenaga, kencederungan bunuh diri serta juga hingga bertindak bunuh diri (APA, 1994). Statistik dari WHO menyebutkan bahwasanya tiap-tiap tahun depresi merenggut melebihi 850. 000 jiwa. Baca juga : Obat Tradisional Sakit Gigi Berlubang Ada dua jenis depresi, yakni depresi yang tergolong ringan serta berat (menetap). Depresi yang ringan datang serta pergi dengan sendirinya, ditandai dengan hati yang berat, sedih, serta murung. Depresi berat dicirikan oleh perasaan tak bermanfaat atau bersalah dan kerap dibarengi tanda-tanda fisik seperti turun berat tubuh, sakit kepala, sampai tak enak kondisi tubuh. Pasien depresi berat condong untuk menarik diri, tak perduli pada lingkungan seputar, dan kesibukan fisik yang terbatas. Di bawah ini ialah 6 terapi untuk melawan depresi : 1. Janganlah paranoid Janganlah kerap memikirkan perihal kemungkinan terburuk, hal semacam ini bakal menjadikan Anda gampang mengalami kekhawatiran serta makin ciut keberanian. Belajarlah untuk ikhlas serta melakukan realita yang ada, karena Anda tak bakal gampang tertekan atau mendapatkan kekhawatiran. 2. Konsentrasi pada hal positif Cobalah lebih konsentrasi pada beberapa hal positif dalam hidup Anda, berhenti mengingat omongan orang. Seluruh orang mempunyai kekurangan tetapi juga mempunyai kemampuan untuk melampauinya dengan keunggulan, memikirkan negatif cuma bakal menyebabkan Anda gampang sakit. Baca juga : Yuk Kenali Tanda-tanda Demensia 3. Jauhi over thinking Satu diantara rutinitas orang yang gampang stres ialah saat dia over thinking, batasi rutinitas ini dengan lebih merealisasikannya di banding cuma mengenangkannya. Over thinking dapat bikin Anda gampang kuatir serta senantiasa memikirkan negatif. 4. Buat Rencana Buat gagasan harian supaya Anda tak gampang hilang konsentrasi atau random dalam mengerjakan suatu hal, yakinkan Anda mempunyai goal, jadi Anda bakal lebih konsentrasi pada hal semacam itu. Lebih teratur serta terencana bakal bikin Anda lebih teratur serta tak hilang arah. 5. Janganlah memikirkan hitam serta putih Anda bakal tertekan waktu cuma membagi kehidupan jadi hitam serta putih, benar atau salah. Hidup ini terdapat beberapa warna serta begitulah kenapa kita tidak dapat memperhatikan suatu hal dari satu segi saja, terkadang Anda mengerjakan kekeliruan, namun pasti ada pelajaran di dalamnya. 6. Hidup Teratur Makan sehat, olahraga serta istirahat cukup ialah terapi paling gampang yang dapat Anda kerjakan. Sesibuk apa pun Anda, janganlah lupa untuk melaksanakan kebiasaan penting ini. Biasanya lantaran Anda tak teratur melaksanakan hal itu, Anda gampang sakit di saat stres menerpa.