Waktu Posting : 12-05-2016 10:54 | Dibaca : 2225x
05-10-2018 04:26
Liburan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu untuk melepas penat setelah melakukan banyak aktivitas yang padat. Berlibur bersama teman-teman memang menyenangkan, namun ada juga yang lebih memilih untuk melakukan perjalanan liburan sendirian (solo traveling) dengan berbagai macam alasan. Dengan melakukan liburan sendirian, maka risiko pun akan semakin besar dan ditanggung sendiri. Biaya yang seharusnya dapat ditekan karena bisa dibagi dengan teman harus ditanggung sendiri hingga risiko keamanan atau hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Namun jangan khawatir untuk Anda yang berencana melakukan solo traveling, Anda pun dapat melakukan liburan dengan aman dan seru dengan mengikuti beberapa tips berikut ini : 1. Lakukan seservasi secara online Memesan hotel dadakan setelah sampai di tempat tujuan sangat tidak efektif apalagi saat melakukan solo traveling. Sebaiknya lakukan pemesanan hotel secara online karena lebih mudah dan praktis serta menghindari kejadian jika hotel telah penuh. 2. Selalu waspada saat berkenalan dengan orang baru Agar suasana tidak sepi memang perlu menjalin komunikasi dengan orang-orang baru di sekitar tempat wisata. Senyum saat ada yang menoleh merupakan senjata andalan dan ucapkan sepatah dua patah kata saat mereka mengajak mengobrol. Namun tetap harus berhati-hati dan jangan langsung percaya pada orang yang baru dikenal. 3. Jangan terlalu sering menggunakan earphone Earphone dapat menjadi teman selama perjalanan, namun terlalu sering menggunakan earphone akan menyebabkan tingkat komunikasi dengan orang lain berkurang sehingga Anda tidak mendapat teman baru untuk mengobrol saat melakukan solo traveling. 4. Pelajari budaya lokal Setiap daerah atau negara memiliki budaya yang berbeda. Saat hendak mengunjungi suatu tempat lebih baik pelajari terlebih dahulu, tempat, budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat disana agar dapat memahami kebiasaan penduduk setempat. Bisa juga dengan mempelajari bahasa mereka agar dapat berkomunikasi dengan baik. 5. Lakukan duplikasi dokumen penting Banyak risiko yang dapat terjadi selama perjalanan, untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi maka sebaiknya lakukan duplikasi beberapa dokumen penting seperti paspor, VISA, KTP, tiket pesawat dan hotel.
22-03-2016 19:10
2 Penyebab Vagina Bau Dan Cara Merawat Kebersihannya - Vagina bau tak cuma bisa bikin seseorang wanita tak yakin diri, tetapi pula dapat jadi sinyal ada permasalahan dengan kesehatan vagina. Bau vagina seseorang wanita bisa tidak sama didalam satu siklus menstruasi. Anda pula tak usah cemas bila vagina Anda merasa bau sesudah lakukan kegiatan yang berkeringat. Walau demikian, vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain butuh diwaspadai. Lantaran, itu berarti ada permasalahan pada kesehatan daerah kewanitaan Anda. Kenali Penyebabnya Vagina Bau Melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan atau vagina ialah hal yang utama. Kenali berbagai penyebabnya vagina bau berikut ini, serta bermacam gejala yang lain, manfaat tahu apakah bau pada vagina beresiko atau tak. Baca juga : Inilah 5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar dan Cara Mengatasinya Vaginosis bakterialis Pada intinya vagina memanglah memiliki kandungan satu tipe bakteri. Bakteri ini ada didalam rongga vagina normal serta berperan membuat perlindungan vagina dengan bikin situasi asam. Tetapi pada vaginosis bakterialis, jumlah bakteri normal sekan-akan menyusut hingga keasaman vagina alami penurunan serta bakteri spesifik malah alami penambahan. Berlangsung tidak seimbangan bakteri atau kimia didalam vagina. Vagina bau adalah satu diantara gejala yang nampak dari keadaan ini. Bila Anda alami vaginosis bakterialis, vagina bakal berbau amis atau seperti bau ikan sesudah lakukan jalinan intim. Kecuali itu, vagina bakal keluarkan keputihan berwarna abu-abu atau putih, yang berair serta/atau encer. Trichomoniasis Keadaan ini dikarenakan oleh parasit protozoa, serta adalah satu diantara penyakit menular seksual. Penularan penyakit ini bisa lewat jalinan pada penis dengan vagina atau vagina dengan vagina. Walau penyakit ini bisa sembuh, tetapi tak tutup peluang penyakit ini bakal kambuh lagi. Timbulnya penyakit ini kadang-kadang tak diakui oleh pasien, hingga menyebabkan peluang untuk menularkan pada orang lain. Gejala yang mungkin saja nampak diantaranya, vagina berbau tak enak atau busuk, vagina memerah, gatal, kerap terasa hendak buang air kecil, tak nyaman waktu buang air kecil, keputihan berwarna hijau atau kuning, dan pembengkakan di sekitaran selangkangan. Kecuali berbagai hal diatas, walau tidak sering berlangsung atau termasuk tak umum berlangsung, penyebabnya munculnya vagina bau yang lain diantaranya ialah kanker vagina, kanker serviks, fistula rektovaginal. Sayangi Daerah Kewanitaan Anda Kurangnya melindungi kebersihan daerah kewanitaan pula dapat jadi penyebabnya munculnya vagina bau. Jagalah kebersihan daerah kewanitaan Anda dengan berbagai jalan berikut ini. Jagalah kebersihan Miss V dengan benar Cermati pemakaian pembalut. Bila Anda tengah dalam saat menstruasi, ingatlah untuk rajin ganti pembalut Anda dengan yang baru. Jauhi memakainya sepanjang sepanjang hari. Ingat pula untuk hindari pemakaian panty liners atau semacamnya bila tak tengah menstruasi. Lantaran pembalut atau panty liners bisa tingkatkan kelembaban pada daerah kewanitaan. Keadaan berikut yang bisa mengakibatkan masalah kesehatan pada vagina Anda. Kecuali itu, sesudah buang air besar, sebisa-bisanya jauhi mengusap dari belakang ke depan. Supaya bakteri yang ada di sekitaran anus tak masuk kedalam vagina. Ingatlah untuk mengusap dari depan ke belakang. Jalan ini pula bisa turunkan resiko infeksi kandung kemih. Cermati kelembaban Miss V Anda pula butuh melindungi sisi kewanitaan Anda tetaplah kering, serta pakai bahan yang nyaman seperti dalaman memiliki bahan katun. Jauhi memakai celana ketat untuk hindari meningkatnya kelembaban pada daerah kewanitaan yang bisa menyebabkan infeksi serta berkumpulnya bakteri. Baca juga : Cara Mengembalikan Kualitas Hidup dengan Terapi Stroke Jauhi cairan pembersih vagina Vagina bau memanglah dapat bikin seseorang wanita jadi kurang yakin diri. Kadang-kadang cairan pembersih vagina dengan bermacam aroma juga jadi pilihan. Sayangnya, nyatanya cairan ini malah dapat mengacaukan kesehatan serta keseimbangan pH (situasi asam atau basa) pada vagina, yang wajarnya sekitar di angka 3, 8 – 4, 5. Cairan ini pula dapat menyebabkan infeksi bakteri didalam vagina. Tak cuma itu, bila bau pada vagina Anda nyatanya dikarenakan oleh bakteri atau masalah kesehatan vagina yang lain, cairan ini tak bisa menolong dalam mengobati permasalahan itu. Tetapi cuma menyingkirkan bau. Kecuali berbagai hal diatas, manfaat melindungi kesehatan serta kebersihan daerah kewanitaan, jauhilah sex bebas. Lantaran lewat fasilitas ini, bakteri yang beresiko bisa mengintai Anda. Hingga pada akhirnya menyebabkan herpes, gonorea, HIV, klamidia, sifilis, serta kutil kelamin. Vagina adalah organ badan yang amat utama untuk tiap-tiap wanita. Jaga kesehatannya dengan memerhatikan kebersihannya. Tangkal vagina bau yang dibarengi dengan gejala lain dengan mencegah berbagai hal yang bisa menyebabkan bakteri atau infeksi. Bila vagina bau yang Anda alami dibarengi dengan gejala yang lain, janganlah malu atau malas untuk bertanya pada dokter. Dengan mendiamkannya demikian saja malah dapat membahayakan kesehatan organ kewanitaan Anda.
31-08-2024 20:14
Keguguran merupakan peristiwa yang umum terjadi pada wanita hamil. Kehamilan dianggap mengalami keguguran jika kehamilan hilang secara spontan sebelum usia kandungan memasuki minggu ke-20. Setelah mengalami keguguran, tubuh wanita mungkin akan mengeluarkan jaringan janin dengan sendirinya. Namun, kemungkinan wanita juga mengalami “keguguran tidak lengkap”, yaitu ketika perdarahan uterus gagal membersihkan rahim. Terutama pada keguguran yang terlewat, yaitu saat tubuh ibu lalai menyadari bahwa janinnya telah mati, juga mungkin terjadi. Alasan Kuret Perlu Dilakukan setelah Keguguran Setelah keguguran, wanita biasanya memiliki tiga pilihan. Di antaranya adalah obat untuk menginduksi keguguran, menunggu untuk melihat apakah keguguran akan terjadi dengan sendirinya, atau pelebaran dan kuretase. Prosedur kuret melibatkan pelebaran serviks dan menggunakan alat khusus untuk menghilangkan isi rahim, dan membantu mencegah infeksi dan komplikasi setelah keguguran. Dilatasi dan kuret merupakan prosedur bedah singkat. Pada prosedur ini, serviks dilatasi dan alat khusus digunakan untuk mengikis lapisan rahim. Kondisi yang Harus Lakukan Prosedur Kuret Setelah mengalami keguguran, mungkin kamu perlu dikuret karena salah satu dari beberapa alasan berikut : Menghapus jaringan di dalam rahim selama atau setelah keguguran atau aborsi untuk menghapus bagian-bagian kecil plasenta setelah melahirkan. Ini juga membantu mencegah infeksi atau pendarahan hebat. Diagnosis atau obati perdarahan uterus yang abnormal. Kuret dapat membantu mendiagnosis atau mengobati pertumbuhan seperti fibroid, polip, ketidak seimbangan hormon, atau kanker rahim. Sampel jaringan uterus akan dokter lihat di bawah mikroskop untuk memeriksa sel-sel abnormal. Prosedur kuret hanya membutuhkan waktu 10-15 menit, tetapi kamu perlu tetap di rumah sakit hingga lima jam. Sedangkan waktu pemulihan total dari prosedur kuret adalah sekitar dua minggu. Sebagian besar wanita akan mengalami rasa sakit dan kram pasca operasi yang biasanya berlangsung 3-4 hari, serta bercak yang dapat bertahan hingga dua minggu. Rasa nyeri setelahnya dapat kamu kelola dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Setelah melakukan kuret, wanita biasanya perlu menghindari hubungan seksual selama beberapa minggu setelah prosedur. Meski begitu, kamu dapat bekerja kembali beberapa hari setelah kuret. Manfaat Menjalani Kuret setelah Keguguran Berikut ini beberapa manfaat menjalani kuret setelah mengalami keguguran : Mempersingkat proses gejala fisik Kuret merupakan tindakan medis yang bisa kamu jadwalkan, sedangkan keguguran alami dapat berlangsung selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Selain mengurangi gejala fisik seperti pendarahan dan kram, dalam beberapa kasus, seseorang mungkin memilih kuret untuk mengatasi trauma emosional langsung dari keguguran. Meminimalisasi nyeri fisik Kuret dapat kamu lakukan dengan anestesi atau sedasi, dan obat pereda nyeri dapat dokter berikan. Beberapa orang mengalami kram ringan setelah kuret. Namun, biasanya secara fisik dapat kembali ke rutinitas normal dalam satu atau dua hari. Menurunkan risiko tertentu Keguguran yang tidak lengkap memungkinkan terjadinya risiko. Misalnya, sisa-sisa jaringan kehamilan dapat menyebabkan pendarahan dan infeksi yang berkepanjangan. Prosedur kuretase umumnya tergolong aman, tapi seperti halnya operasi apapun, kuret juga memiliki risiko tersendiri. Hanya saja, sebagian besar komplikasi yang mungkin terjadi dapat kamu obati. Sisa kehamilan tidak terlihat Melihat jaringan sisa kehamilan (seperti sisa-sisa janin) dapat membuat pengalaman keguguran menjadi lebih traumatis. Selama kuret, kamu tidak akan melihat jaringan yang diangkat. Mengurangi kemungkinan prosedur medis selanjutnya Jika kamu mengalami keguguran dan pendarahan terus berlanjut, jaringan belum sepenuhnya luruh, atau mengalami infeksi. Oleh karenanya, penanganan medis (termasuk kuret) perlu dokter lakukan untuk mencegah komplikasi. Menjalani kuret akan menangani banyak masalah medis di awal, sehingga prosedur medis lebih lanjut dapat kamu cegah. Untuk menjalani tindakan kuret harus dilakukan Dokter Spesialis Kandungan ObGyn (Sp.OG). Klinik Raden Saleh merupakan Fasilitas layanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan wanita secara spesialistik (dalam bidang kuret). Dengan ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan SpOG. Klinik kuret ini mengutamakan kesejahteraan wanita dengan memberikan perawatan khusus di bidang ginekologi, dengan fokus pada prosedur penting pengangkatan jaringan dari rahim yang dikenal dengan istilah kuret. Terletak di Jln. Raden Saleh Jakarta yang dinamis, klinik kami berdedikasi untuk menawarkan layanan medis ahli Kuret dalam mengutamakan lingkungan yang nyaman dan penuh kasih.