Waktu Posting : 12-05-2016 10:54 | Dibaca : 2089x
20-03-2015 05:52
Penyakit gula seakan menjadi momok menakutkan yang sering dikhawatirkan dengan terlambat. Penyakit ini seringkali hanya diasosiasikan dengan penyakit-penyakit lain seperti hipertensi dan kelebihan kolesterol dan dianggap hanya akan menyerang kita setelah berusia lanjut. Akibatnya, banyak kasus penanganan penyakit ini yang terlambat karena kita menyepelekan penyakit ini di kala usia muda. Padahal, penyakit ini bisa menyerang siapa saja dan tidak terbatas pada jenis IDDM (Insulin Dependent Diabetes Mellitus). Seorang penderita diabete IDDM memang terlahir dalam kondisi harus menerima suplai insulin. Namun, bagi seseorang yang tidak memiliki kelainan seperti itu, faktor pola hidup dapat menjadi penyebab serangan penyakit ini. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga diri dari dampak penyakit ini sejak usia dini. Baca juga : Kegunaan Jamsi Obat Diabetes  Menjaga pola hidup yang sehat adalah langkah baik untuk menghindarkan diri kita dari penyakit ini. Pola hidup sehat mencakup rutin berolahraga, cukup beristirahat, menghindarkan diri dari stress, mengatur pola makan yang bergizi, seimbang, serta sehat. Konsumsi gula yang berlebihan terutama untuk mereka yang memiliki riwayat keluarga menderita penyakit gula juga harus dikontrol sedemikian rupa. Jangan berlebihan namun jangan pula sampai kekurangan. Sayangnya pola hidup sehat yang sebenarnya sederhana ini seringkali tidak diaplikasikan. Kesibukan dan kemalasan memang seringkali menjadi alasan kita tidak bisa menerapkan pola hidup seperti ini. Oleh karena itu, menumbuhkan kesadaran mengenai hidup yang sehat dan bahagia perlu ditanamkan dengan baik. Dengan demikian, kita bukan hanya terhindar dari penyakit ini, namun kita juga bisa terhindar dari berbagai penyakit lain yang disebabkan pola hidup yang tidak baik. Baca juga : Cara Mengobati Diabetes yang Dapat Dilakukan Mengenal gejala penyakit ini juga sangat penting kita lakukan. Secara spesifik tiap jenis penyakit gula bisa memberikan tanda yang berbeda-beda. Namun, terdapat beberapa gejala umum yang patut Anda jadikan sebagai peringatan mengenai serangan penyakit ini. Gejala pertama yang patut Anda waspadai adalah mudah lelah padahal hanya melakukan aktivitas harian seperti biasanya. Gejala selanjutnya adalah berat badan turun, sering merasa haus, sering buang air kecil, warna kulit menjadi lebih gelap terutama di sekitar leher, penglihatan melemah, sering merasa lapar, dan luka lebih sulit untuk sembuh. Bila Anda memiliki gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera cek kadar gula darah Anda ke klinik atau puskesmas. Dengan demikian, bila Anda memang menderita penyakit gula, dokter dapat menangani penyakit Anda sebelum terjadi kejadian fatal.
04-08-2014 08:38
1. Gunakan air bersih untuk memasak mie,jangan gunakan air sisa rebusan mie. 2. Masukan mie ketika air yang direbus sudah mendidih. 3. Masaklah mie hingga matang, jangan dimasak setengah matang karena masih ada zat lilin yang melapisi lapisan mie belum lepas. 4. Jika anda membuat mie goreng maka pisahkan mie dengan air rebusan mie hingga mie sedikit kering, namun jika anda membuat mie rebus maka jangan memakai air rebusan sebagai kuah tapi masaklah air bersih lagi untuk kuahnya. Baca juga :Pencetus Penyakit Diabetes 5. Gunakanlah sebagian dari bumbu bawaan mie saja, karena bumbu bawaan mie mengandung banyak pengawet. Dan alangkah baiknya anda mengunakan bumbu buatan sendiri untuk merendahkan konsumsi pengawet pada bumbu. 6. Pakai minyak zaytun sebagai pengganti minyaknya. 7. Minum habbasy oil 1 - 2 kapsul 1 jam sebelum konsumsi mie instan agar kadar toksin pengawet, penyedap, dan lilinnya bisa tereduksi. Baca juga : Tips Kembali Langsing Usai Lebaran Â
16-05-2014 09:11
Untuk beberapa penderitanya, asma barangkali sekedar hanya persoalan kecil yang bakal hilang dengan cepat. Tetapi untuk yang lain, asma dapat benar-benar mengganggu kesibukan keseharian juga bisa mengakibatkan kematian. Walau tak dapat sembuh sekalipun, kekambuhan serta serangan asma dapat dihindari atau dikurangi dengan penanganan yang jitu. Bila Anda menderita asma serta kerap kambuh, besar kemungkinan mempunyai persediaan obat asma atau inhaler. Namun, sesungguhnya ada langkah lain yang dapat meminimalisir kemungkinan serangan asma. Di bawah ini yaitu beberapa kiat mengelakkan asma yang dapat dicoba. Baca juga : Tanda-tanda Serta Penyembuhan Penyakit Rematik Dengan Cara Herbal Gunakan penyejuk ruangan (AC). AC bisa kurangi jumlah serbuk sari yang terbawa hawa dari pohon, rumput, serta rumput liar yang masuk ke dalam ruangan. Kecuali itu, ruangan ber-AC bisa kurangi kelembapan hingga paparan dust mite bisa diminimalisir. Untuk Anda yang tak mempunyai AC, coba untuk menempatkan filter debu pada jendela atau buka jendela sekedarnya saja. Hindari alergen yang bisa menyebabkan serangan asma. Barangkali Anda mesti hindari kucing atau anjing, lantaran bulu mereka dapat bikin asma kambuh. Bila Anda pelihara mereka, pindahkan hewan itu dari dalam rumah atau sekurang-kurangnya jauh dari kamar. Janganlah beli baju, perlengkapanan, atau karpet yang terbuat dari bulu hewan. Bersihkan rumah dengan cara teratur. Janganlah tunggulah hingga rumah berdebu atau kotor, bersihkan rumah dengan cara teratur atau tiap-tiap minggu supaya debu tak menumpuk. Pakai pengisap debu yang mempunyai penyaring untuk partikel kecil. Janganlah lakukan pekerjaan yang dapat menaikkan penumpukan debu di rumah—seperti menggergaji perlengkapanan kayu. Jangan merokok serta jauhi perokok/asap rokok. Tidak cuma asap rokok yang perlu dihindari, namun juga seluruhnya tipe asap. Ini terhitung asap pembakaran sampah yang bisa mengakibatkan iritasi mata, kalkulasi, serta pastinya bakal menyebabkan serangan asma. Olahraga yang teratur. Dahulu, barangkali dokter bakal melarang Anda untuk olahraga lantaran takut asma kambuh. Saat ini, umumnya dokter memiliki pendapat bahwasanya olahraga yang teratur serta direncanakan dengan baik bakal berguna, terlebih bila Anda menderita asma mudah/tengah. Tetapi baiknya jauhi olahraga berat, terlebih yang memiliki resiko besar seperti lari maraton, balap sepeda, serta triatlon. Pertahankan berat tubuh ideal. Berat tubuh berlebihan bisa jadi parah tanda-tanda asma serta jadi besar kemungkinan diserang persoalan kesehatan lain. Konsumsi buah serta sayur-sayuran. Dengan lakukan ini, kemampuan kerja paru-paru bisa meningkat serta turunkan kemungkinan terjadinya serangan asma. Lantaran buah serta sayur-sayuran kaya bakal antioksidan yang berperan menaikkan ketahanan badan. Baca juga : Konsumsilah Minuman-minuman Penurun Tekanan Darah ! Kecuali beberapa kiat diatas, ada juga obat-obatan herbal yang dipercaya dapat menurunkann intensitas kekambuhan serta menahan serangan asma. Walau dampaknya tak secepat obat-obatan medis, obat herbal sekurang-kurangnya dapat mengelakkan Anda dari efek samping yang tak penting. Jus mengkudu ialah satu diantara herbal paling baik yang bisa menahan reaksi sensitivitas badan Anda pada alergen spesifik yang menyebabkan serangan asma. Herbal ini memiliki kandungan zat aktif antrakuinon serta scopoletin yang bakal menghimpit reaksi sebelum saat asma menyerang. Namun, konsumsi jus mengkudu mesti juga diimbangi dengan aksi pencegahan seperti yang telah di uraikan diatas supaya lebih efisien dalam mengelakkan kambuhnya asma. [MS]