Waktu Posting : 26-04-2016 06:43 | Dibaca : 2471x
08-08-2017 01:31
Buah Mengkudu memiliki nama latin Morinda Citrifolia dan termasuk dalam famili Rubiaceae. Meskipun baunya sangat tidak sedap, namun buah mengkudu yang sudah matang memiliki banyak manfaat untuk pengobatan. Karena di dalam buah mengkudu terdapat kandungan morinda diol, morindone, morindin, metil asetil, asam kapril, damnacanthal dan sorandiyiol. Buah mengkudu dapat untuk mengobati bermacam penyakit seperti: 1. Menurunkan tekanan darah tinggi ( Hipertensi ) Buah satu ini dipercaya mengandung senyawa xeronin, kandungan senyawa inilah yang sangat berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah. Selain membantu menurunkan tekanan darah, kandungan zat fitonutrien yang terdapat dalam mengkudu juga mampu melebarkan pembuluh darah, sehingga akan meringankan kinerja organ jantung secara maksimal. 2. Meningkatkan sistem imun tubuh Buah mengkudu mengandung berbagai macam mineral alami, peptida, vitamin C, E dan koenzim Q10. Kandungan-kandungan tersebut yang menjadi alasan khasiat buah mengkudu bagi sister imun sangatlah besar sekali. Dengan meningkatnya sistem imun tubuh, maka tubuh kita tidak akan mudah terserang penyakit. 3. Membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh Kolesterol dalam tubuh kita dibagi menjadi 2 macam, yaitu kolesterol jahat (LDL) fan kolesterol baik (HDL). apabila kadar LDL lebih tinggi dari HDL, maka akan mudah terserang penyakit berbahaya seperti stroke dan serangan jantung. 4. Mencegah Kanker Kanker adalah penyakit mematikan nomor dua setelah jantung ini mudah sekali menyerang tubuh kita. Menurut para ahli herbalis, buah mengkudu mengandung senyawa antioksidan yang cukup tinggi. kandungan antioksidan dalam buah mengkudu dipercaya bermanfaat mencegah radikal bebas penyebab munculnya kanker 5. Mengobati Asam Urat Penyakit asam urat tidak boleh dianggap sepele, meskipun gejalanya hanya muncul beberapa saat tapi jika dibiarkan penyakit tersebut akan menyebabkan gagal ginjal bahkan stroke. Untuk mengobatinya, Anda dapat mengkonsumsi buah mengkudu secara langsung ataupun dibuat jus mengkudu. Buah mengkudu mengandung senyawa iridoid tinggi yang mampu menurunkan kadar asam urat dalam diri anda. Selain membantu menurunkan kadar asam urat, kandungan iridoid tersebut juga mampu mengurangi rasa sakit dan nyeri akibat peradangan sendi yang diakibatkan oleh penumpukan asam urat. 6. Melancarkan sistem peredaran darah Tidak lancarnya sistem peredaran darah dapat disebabkan karena adanya penyempityan pembuluh darah. Apabila peredaran darah tidak lancar dan dibiarkan dalam jangka waktu yang lama, maka akan menyebabkan timbulnya penyakit berbahaya dalam tubuh. Buah mengkudu mengandung zat scopoletin yang berkhasiat untuk melebarkan pembuluh darah. Sehingga mengkonsumsi buah mengkudu secara rutin sangat berkhasiat untuk melancarkan sistem peredaran darah tubuh anda. 7. Mengobati ambeien Meski hanya sebuah benjolan kecil, tetapi apabila ambeien dibiarkan akan sangat berbahaya sekali. sebab ambeien tersebut akan berubah menjadi tumor dan bahkan kanker yang mematikan. Anda dapat mengatasi ambeien tersebut dengan cara mengkonsumsi buah mengkudu baik berupa air rebusan maupun yang sudah diolah menjadi jus mengkudu . Itulah sajian informasi mengenai manfaat buah mengkudu untuk kesehatan, Semoga bermanfaat.
17-06-2014 07:19
Berbagai pekerjaan mengharuskan kita berlama-lama di depan komputer. Kalau Anda salah satu yang mengalaminya, saatnya mulai memperhatikan bagaimana kondisi mata, kepala, leher, dan punggung Anda? Mata menjadi bagian tubuh yang paling terdampak akibat pemakaian komputer yang terlalu lama. Mata akan berakomodasi secara berlebihan sehingga cepat lelah. Kalau itu terjadi terus-menerus akan ada gangguan visus, gangguan penglihatan. Pada orang muda, biasanya menjadi minus atau bertambah minusnya. Itu karena mata seakan dipaksa bekerja terus-menerus. Sebuah penelitian dari American Optometric Association tentang dampak komputer terhadap kesehatan mata menunjukkan hasil bahwa kondisi yang paling umum terjadi adalah mata lelah dan ketegangan otot mata. Selain itu, ada nyeri kepala, gangguan penglihatan seperti buram serta sakit pada leher dan bahu. Baca juga : Tips Menghindari Kerontokan Rambut Penelitian itu pun menyatakan, menurunnya kesehatan mata akibat penggunaan komputer akan berdampak lagi berupa penurunan produktivitas kerja dan meningkatnya tingkat kesalahan kerja. Selain mata, kepala tempat mata bernaung juga bisa terdampak kesehatannya. Terlalu lama bekerja, otak akan menjadi tidak rileks. Lama-kelamaan bisa muncul kondisi nyeri kepala seperti nyut-nyutan ataupun pusing seperti limbung. Bukan hanya di bagian atas, dampak kesehatan itu juga terjadi di keseluruhan otot badan mulai dari leher, punggung atau tulang belakang, dan sampai ke kaki. Dampak yang muncul mulai dari pegal linu sampai nyeri otot. Coba Anda ingat-ingat bagaimana kondisi tubuh saat bekerja di depan komputer. Adakah yang tahan berjam-jam dengan posisi tegak? Atau membungkuk mendekatkan kepala ke layar? Atau malah selonjoran saking lelahnya? Otot tubuh jelas terganggu karena biasanya duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang sama. Otot berkontraksi terus tanpa relaksasi sehingga menimbulkan gangguan kesehatan otot. Bahkan, ada pula yang tulang punggungnyamenjadi berubah bentuk bila dibiarkan dalm jangka panjang. Beban pekerjaan dalam berbagai profesi ini memang menuntut seseorang bekerja di depan komputer tanpa bisa bergerak. Apalagi saat deadline mendekat, tubuh ini seakan tertancap dikursi dan kita pun harus terus berhadapan dengan komputer. Kondisi itu membuat tubuh terlalu banyak diam. Akhirnya, muncullah berbagai efek sekunder yang sebenarnya tak berkaitan langsung dengan komputer dan baru akan dirasakan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah jantung. Karena kurang aktivitas fisik, otot jantung pun menjadi tidak terlatih. Jantung pun akan mudah kena gangguan. Sirkulasi darah pun menjadi kurang lancar sehingga tubuh mudah nyeri. Saat serius bekerja pun orang-orang cenderung tak teratur pola makannya hingga muncul gangguan lambung. Biasanya mereka pun kurang minum air putih dan apalagi suka malas buang air kecil karena sedang kagok bekerja. Akhirnya fungsi ginjal dapat terganggu. Apalagi beberapa orang terbiasa bekerja depan komputer sambil merokok dan minum kopi. Alasannya untuk memudahkan otak bekerja. Padahal, itu malah akan berdampak nyata pada kesehatan paru-paru dan organ lain di dalam tubuh. Baca juga : Lensa Kontak, Amankah? Berikut ini beberapa tips agar Anda bisa tetap sehat walau sering duduk berlama-lama di depan komputer : Setelah dua jam bekerja di depan komputer, keluarlah dari kantor! Carilah pemandangan hijau seperti pepohonan untuk menyegarkan mata. Lakukan selama 15 menit. Selama 15 menit itu, gerakkan badan, terutama yang tidak mengalami pergerakan selama duduk di depan komputer. Itu akan meregangkan dan merelaksasi otot. Saat waktu istirahat, berhenti bekerja! Pakai waktu istirahat untuk makan dan menggerakkan badan. Selama bekerja, selalu sediakan air putih dan rajinlah minum. Itu akan mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat, tapi jangan malas ke toilet bahkan manfaatkan momen itu untuk meregangkan otot badan. Atur posisi layar komputer supaya berada persis di hadapan kita. Ada beberapa meja kerja yang menempatkan layar di samping, itu akan membuat tulang punggung berubah bentuk. Hasil penelitian American Optometric Association menunjukkan kita harus mengatur pencahayaan layar komputer supaya tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap sehingga mata tidak cepat lelah. Penelitian itu juga menganjurkan penataan penerangan di ruang kerja. Posisi komputer pun diatur supaya lampu ruangan tidak menimbulkan bayangan yang mengganggu di layar. Antisipasi kondisi ruang kerja dengan menggunakan tirai supaya pencahayaan bisa dikontrol sepanjang hari. Sebagai individu, kita harus mengantisipasi dampak kesehatan itu sebelum ada keluhan yang nyata, atau kalau pun ada maka kondisinya tak bertambah parah. Selain itu, setiap perusahaan pun sebaiknya menerapkan kebijakan mengenai durasi maksimal di depan komputer sehingga bisa diselingi dengan relaksasi atau kegiatan lain. Kalau dipaksa terus-menerus dalam jangka panjang dan akhirnya sakit, sudah pasti pekerjaan pun tidak bisa ditangani sesuai target. Jadi, mari mencegah daripada mengobati!  Â
30-04-2014 08:25
Pengobatan Alami untuk Sakit Gigi - Sakit gigi bisa dikatakan merupakan salah satu penyakit yang cukup umum ditemukan dan menjadi alasan utama mengapa seseorang berkunjung ke dokter gigi. Sakit gigi itu sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal misalnya saja gigi yang berlubang, infeksi pada gusi, cavity atau tumpukan plak yang bisa memicu munculnya gigi berlubang, adanya gigi yang patah, gigi goyang dan berbagai sebab lainnya. Berbagai jenis penyakit gigi seperti ini sebenarnya dapat dicegah sedari dini dengan rajin melakukan kunjungan ke dokter gigi, setiap 6 bulan sekali. Selama proses kunjungan rutin tersebut, gigi akan diperiksa secara menyeluruh, dibersihkan tumpukan plak yang ada bila perlu dan juga mendeteksi sejak dini bila ada masalah yang terjadi pada gigi tersebut. Selain itu, menjaga kebersihan gigi dengan cara menggosok gigi secara teratur pagi dan malam hari sebelum tidur adalah hal yang wajib dilakukan oleh semua orang yang menginginkan gigi mereka agar tetap sehat. Namun, ada kalanya sakit gigi tetap menyerang dan bila hal ini terjadi, ada beberapa hal yang bisa ditempuh oleh penderita sakit gigi. Melakukan kunjungan ke dokter adalah hal yang dianjurkan untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan mengetahui dengan pasti apa yang menjadi penyebab sakit gigi tersebut. Selain itu, penderita sakit gigi bisa mengkonsumsi jenis obat pereda rasa nyeri yang diberikan oleh dokter, atau bisa juga menggunakan obat tradisional yang lebih mudah ditemukan, lebih murah, lebih sedikit resiko efek samping dan juga lebih efektif. Meredakan Rasa Nyeri Upaya pertama yang bisa ditempuh saat menderita sakit gigi adalah meredakan nyeri itu sendiri. Ada beberapa cara yang bisa ditempuh yaitu dengan: Kompres dingin. Hal ini dilakukan dengan cara menggunakan es batu yang sudah dibungkus oleh kain atau handuk kecil. Kompres ini diletakkan di bagian pipi tepat dibagian luar gigi yang terasa sakit. Hal ini bisa membantu meredakan nyeri. Tidak dianjurkan untuk mengompres langsung didaerah yang sakit karena hal ini bisa menimbulkan rasa nyeri yang lebih hebat mengingat gigi yang sakit akan jauh lebih rentan terhadap suhu dingin dan panas. Kompres panas dengan kantong teh. Pergunakan kantong teh yang masih hangat (tanpa tambahan gula) untuk mengompres daerah yang sakit Baca juga : Berbagai Pilihan Obat Herbal Darah Tinggi di Sekitar Kita Upaya Penyembuhan dengan Rajin Membersihkan Gigi Sakit gigi bisa disebabkan karena tumpukan sisa makanan yang tidak dibersihkan. Oleh karena itu, upaya pembersihan gigi secara teratur bukan hanya akan mencegah penyakit gigi itu sendiri, namun juga dapat membantu mengurangi rasa sakit yang ada. Berbagai upaya untuk membersihkan gigi itu sendiri bisa berupa rajin menyikat gigi pagi dan malam sebelum tidur, menggunakan mouthwash atau pencuci mulut secara teratur untuk mengurangi tumpukan plak yang ada dan juga menggunakan benang pembersih untuk membersihkan sela-sela gigi Penggunaan mouthwash bisa sangat membantu, namun anda tidak perlu menggunakan mouthwash yang ada di pasaran. Ada beberapa bahan yang mungkin sudah tersedia di dapur setiap orang yang bisa membantu membersihkan gigi dengan lebih maksimal yaitu: Berkumur-kumur dengan air hangat yang dicampur garam. Campuran garam dalam air hangat bisa membantu untuk membersihkan area disekitar gigi dan menarik racun ataupun cairan yang menyebabkan daerah gusi membengkak. Berkumur-kumur dengan air yang sudah dicampur dengan baking soda. Jenis mouthwash yang satu ini juga dapat dilakukan secara teratur untuk membantu mengurangi plak dalam mulut Obat Herbal untuk Mengobati Sakit Gigi Upaya pengobatan sakit gigi tidak akan lengkap tanpa menggunakan bahan-bahan herbal tertentu yang dipercaya dapat mengobati rasa sakit tersebut. Ada beberapa jenis obat herbal yang umum dipergunakan oleh masyarakat di seluruh dunia untuk mengatasi penyakit gigi, yaitu: Minyak cengkeh. Minyak cengkeh mengandung eugenol, sebuah senyawa yang bisa membantu meredakan sakit gigi. Cara menggunakannya adalah dengan mencelupkan kapas pada sedikit minyak cengkeh dan letakkan di daerah gigi yang sakit dan berlubang. Manfaat yang sama juga bisa didapatkan dengan cara menghaluskan cengkeh dan mencampurnya dengan sedikit air hingga membentuk pasta sebelum diaplikasikan ke daerah yang sakit Bawang putih. Penggunaan bawang putih merupakan salah satu resep nenek moyang terbukti cukup efektif untuk mengatasi sakit gigi. Caranya cukup mudah yaitu dengan menghaluskan bawang putih dengan sedikit garam. Campuran ini kemudian dimasukkan pada gigi yang berlubang atau pada daerah gigi/gusi yang sakit. Bawang putih memiliki kandungan anti bakteri yang bisa membasmi kuman-kuman penyebab penyakit gigi Biji alpukat. Biji alpukat yang sudah kering dihaluskan kemudian bubuk biji alpukat ini ditaburkan di daerah gigi yang sakit dan ditutup dengan kapas hingga rasa sakitnya berkurang. Air dari jeruk nipis yang diteteskan ke area yang sakit juga bisa membantu mengurangi rasa sakit yang ada. Oregano oil. Oregano oil atau minyak oregano merupakan salah satu jenis minyak yang bisa dipergunakan untuk mengatasi sakit gigi. Cukup dengan menempelkan kapas atau cotton ball yang sudah dibasahi dengan minyak oregano ke daerah yang sakit. Baca juga : Gejala dan Pengobatan Secara Herbal Untuk Penyakit Rematik Banyak sekali metode pengobatan herbal atau pengobatan alami yang bisa dipergunakan untuk mengatasi sakit gigi. Namun, kunjungan ke dokter gigi sangat diperlukan bila sakit yang dirasakan tidak kunjung reda. Pemeriksaan lebih lanjut akan mengungkap apa penyebab dari sakit gigi tersebut sehingga bisa dilakukan perawatan yang tepat untuk mencegah masalah tersebut menjadi lebih parah.