Waktu Posting : 28-04-2016 11:32 | Dibaca : 2331x
12-06-2014 07:27
Tak seluruh jenis olahraga dapat dilakukan oleh seluruh umur. Tentukan yang sesuai supaya tak membahayakan diri sendiri. Mengukur kekuatan olahraga bukan hanya dari kekuatan untuk mengerjakannya. Teratur tidaknya Anda olahraga, berat tubuh dan umur juga mempengaruhi, lho. Anda pasti tetap ingat sebagian masalah kematian yang menimpa kaum artis, saat selesai melaksanakan olahraga. Agar terlepas dari beberapa hal yang tak dikehendaki waktu olahraga, baiknya tentukan olahraga yang sesuai dengan umur Anda. Di bawah ini ialah ketentuan-aturan olahraga menurut umur. Baca juga : Mengetahui Serba-serbi Kanker Payudara Umur 20-an Umur 20-an ialah umur di mana metabolisme manusia tengah ada di puncak paling tinggi. Pada umur ini badan mempunyai kekuatan untuk bekerja sangat optimal. Mereka yang ada pada umur ini tidak bermasalah untuk melaksanakan macam olahraga apa pun. Walau begitu, latihan yang teratur terus mesti dilakukan untuk bikin badan gampang menyesuaikan. Umur 30-an Pada umur ini orang gampang tertipu. Umumnya lantaran semangat serta kekuatan paling tinggi yang didapat pada umur 30-an, banyak yang berasumsi tetap mempunyai kekuatan sama di umur 30-an. Walau sebenarnya masuk umur 30-an adalah tanda keadaan badan menjalani penurunan. Seperti bantalan antar ruas tulang punggung, saat masuk umur 30-an terjadi penurunan, hingga fungsinya juga jadi tak optimal. Jenis olahraga yang pas dilakukan baiknya terkonsentrasi pada olahraga kardio, seperti jogging, bersepeda santai, atau berenang jarak menengah. Baca juga: Ada Apa Di Balik Terapi Pijat Umur 40 serta 50-an Masuk umur ini, olahraga permainan atau kompetitif seperti sepakbola baiknya memanglah telah tak dilakukan lagi. Terkecuali Anda betul-betul mempunyai kesehatan ekstra. Kaum pakar merekomendasikan mereka yang ada di umur ini lebih konsentrasi melaksanakan olahraga tai-chi, yoga, santai, pilates, jogging ringan, dan jalan kaki. Umur diatas 60-an Pada umur ini seluruh tugas organ badan telah terjadi penurunan perannya. Anda yang ada di umur ini terus diharap untuk waspada dalam melaksanakan olahraga yang paling mudah sekalipun. Tetapi, memutuskan tak bergerak juga sama bahayanya. Tai chi serta Yoga umpamanya, tetap dapat dilakukan seandainya jeli menentukan gerakan.
22-09-2017 00:50
Diabetes adalah salah satu jenis penyakit mematikan yang sulit untuk disembuhkan. Diabetes dapat terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh sangat tinggi. Penyebab diabetes ini yaitu karena pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin yang sangat bermanfaat untuk mengendalikan kadar gula dalam darah sehingga kadar gula tersebut semakin menumpuk. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin, yaitu : Pola makan yang salah dan tidak sehat Pola makan tidak sehat merupakan penyebab diabetes paling umum. Mengkonsumsi makanan yang manis, berlemak dan berminyak sangat berpotensi menyebabkan obesitas karena lemak menumpuk dalam tubuh. Penumpukan lemak ini akan membuat metabolisme tubuh tidak bekerja dengan benar termasuk mengganggu kinerja pankreas dalam memproduksi hormon insulin. Faktor genetik Diabetes juga bisa saja merupakan penyakit turunan dimana orang tersebut memiliki keluarga yang terkena diabetes. Selain itu menurut penelitian mengatakan jika orang ras Asia lebih rentan terkena diabetes dibanding dengan ras lainnya. Faktor usia Diabetes akan lebih rentan terjadi pada seseorang yang sudah beranjak tua. Hal ini terjadi akibat frekuensi aktivitas fisik orang tersbeut sudah mulai berkurang serta olah raga pun semakin jarang. Hal ini akan menyebabkan obesitas dan mengganggu sistem kinerja pankreas. Obat Herbal Diabetes yang ampuh yaitu : Daun Mangga Daun mangga mengandung senyawa tanin yang mampu mengobati diabetes dalam fase awal. Daun mangga juga mengandung senyawa tarakserol -3 beta dan etil asetat yang mampu mempertahankan jumlah produksi hormon insulin sehingga kadar gula dalam darah akan terkontrol. Kumis Kucing Kumis kucing mengandung senyawa minyak atsiri, myoinotisol serta saponin yang mampu mengaktifkan sel beta pankreas sehingga mampu membuat pankreas tetap sehat dan memproduksi insulin. Senyawa sapofonin, kalium dan sinensetin dalam kumis kucing juga mampu berperan sebagi anti-inflamasi untuk proses penyembuhan luka dan peradangan yang tidak kunjung sembuh. Daun Sirsak Obat herbal diabetes lainnya yaitu dengan menggunakan daun sirsak karena mengandung fruktosa, Vitamin A, kalsium dan protein yang semuanya mengandung nutrisi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Mengkudu Mengkudu sangat ampuh digunakan sebagai obat herbal diabetes. Walaupun rasanya yang kurangenak dan aromanya yang menyengat namun buah mengkudu memiliki manfaat yang luar biasa untuk menyembuhkan diabetes. Kandungan proxeroni dalam buah mengkudu mampu menurunkan kadar gula dalam darah.
30-05-2014 23:33
Bedah atau operasi sering kali harus ditempuh sebagai solusi menyembuhkan tubuh dari penyakit. Tetapi, muncul banyak kekhawatiran terhadap kesulitan pascaoperasi seperti rasa sakit, opname berhari-hari, dan pemulihannya yang lama. Sebaiknya operasi atau jangan, ya? Kekhawatiran itu sering membuat kita menunda-nunda untuk melakukan operasi. Padahal dokter yang dijadikan tempat konsultasi menyatakan bahwa operasi harus dilakukan supaya segera bisa disembuhkan. Akan tetapi karena khawatir kondisi pascaoperasi yang membuat kita sulit untuk kembali beraktivitas, akhirnya kita terus menunda-nunda. Hasilnya, penyakit itu sudah semakin parah dan biasanya ditambah lagi muncul peradangan atau infeksi. Daripada kondisi itu harus kita hadapi, ada satu teknik bedah atau operasi yang saat ini memnimalkan dampak pascaoperasi itu. Namanya laparoskopi atau disebut keyhole surgery. Teknik itu disebut juga bedah invasif minimal atau bedah akses minimal. Bca juga : Cara Menjaga Kesehatan Tulang Selagi Muda Laparoskopi mampu memberikan keuntungan meminimalkan nyeri pascabedah bagi pasien secara signifikan, dan memiliki keunggulan tambahan kosmetik yang baik karena luka operasinya hanya berupa beberapa sayatan kecil sepanjang 0,5 – 2 cm. Teknik laparoskopi itu biasanya membuat minimal tiga lubang sayatan atau lazimnya disebut port. Melalui lubang-lubang itulah alat bedah akan dimasukkan dan operasi pun dilakukan. Saat ini teknik laparoskopi pun sudah semakin berkembang dengan munculnya teknik single port laparoscopic surgery. Tidak lagi ada tiga lubang atau lebih, proses operasi itu hanya akan menyayat satu lubang, yaitu di pusar. Proses bedahnya secara sederhana dimulai dengan pembiusan umum. Kemudian dokter bedah akan membuat satu sayatan di pusar 2-3 cm untuk memasukkan gas CO2 yang sangat aman untuk menciptakan lapang operasi. Setelah itu dimasukkanlah teleskop dan isntrumen pembedahan. Setelah pembedahan selesai, specimen jaringan akan dikeluarkan melalui lubang yang sama secara steril. Kemudian dikeluarkan juga gas CO2 dan instrumen bedah. Lukapun dijahit dan dirawat secara biasa. Tetapi harus diingat bahwa teknik laparoskopi bukan merupakan senjata pamungkas yang selalu berhasil dilakukan pada semua kondisi. Terkadang jika radang atau infeksi penyakit pasien sudah sangat hebat, maka terpaksa dibatalkan dan dilakukan konversi menjadi bedah konvensional dengan sayatan besar. Infeksi itu terjadi karena pasien sering menunda-nunda pelaksnaaan operasi yang sudah disarankan dokter. Akhirnya, muncullah radang dan perlengketan usus hebat yang tidak cocok lagi untuk ditangani dengan teknik laparoskopi. Baca juga : Betapa Pentingnya Merawat Organ Intim Wanita Oleh karena itu, jangan terlambat atau menunda-nunda pelaksanaan operasi. Selain itu ada pula kondisi yang membuat teknik laparoskopi tak bisa dilakukan, yaitu bila pasiennya sangat gemuk. Penyakit yang sama memang bisa ditangani berbeda pada tiap-tiap orang. Karenanya konsultasi ke dokter yang tepat memang harus dilakukan dengan intensif supaya bisa diketahui penanganannya yang tepat. Berikut ini kelebihan dan kekurangan teknik laparoskopi. Kelebihan laparoskopi 1. Nyeri pascabedah minimal 2. Trauma jaringan minimal 3. Perdarahan minimal 4. Kondisi rongga perut atau dda apat devaluisi dengan lebih jelas dan diperbesar (zoom) 5. Proses penyembuhan pasien lebih cepat 6. Lama rawat inap yang diperlukan lebih singkat 7. Risiko komplikai infeksi luka operasii , perdarahan, dan perlengketan usus lebih jarang terjadi. Kekurangan laparoskopi 1. Waktu operasi yang berpotensi lama 2. Biaya operasi lebih tinggi karena dibutuhkan alat dan keterampilan khusus. 3. Risiko operasi 4. Tidak bisa dilakukan bila sudah terjadi infeksi atau peradangan Bila operasi memang harus dilakukan, jangan khawatir dengan kondisi pascaopersi karena sudah ada teknik laparoskopi. Namun harus juga disiapkan biayanya yang memang lebih mahal. Jadi memang, lebih baik mencegah daripada mengobati. Selain itu, kalau memang masih merasa ragu dengan teknik penanganan medis yang masih berisiko dan menimbulkan efek samping, lebih baik coba menggunakan terapi herbal yang berbahan alami seperti jus herbal dan semacamnya.