Waktu Posting : 30-06-2014 19:31 | Dibaca : 2605x
20-02-2022 04:55
Penyakit diabetes merupakan penyakit kronik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah dalam tubuh. Meskipun tergolong penyakit yang tidak bisa disembuhkan, namun pengidap diabetes (diabetesi) diharapkan mampu mengontrol kadar gula darah untuk meatasncegah komplikasi penyakit. Untuk mengontrol kadar gula tersebut tentunya memerlukan tindakan yang tepat, salah satunya dengan cara membatasi asupan gula. Tebu merupakan tanaman yang terkenal sebagai bahan penghasil gula. Tidak ada lemak jenuh yang terkandung di dalamnya. Nutrisi lain yang terkandung dalam jus tebu adalah fosfor, zat besi, kalium, kalsium, dan magnesium. Dan tebu justru memiliki kadar indeks glikemik yang relatif rendah. Sehingga minum jus tebu justru bisa mengontrol gula darah. Kandungan kalium dalam air tebu bisa mengurangi ketegangan pada pembuluh arteri. Hal ini tidak hanya bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah, tapi juga berpotensi menurunkan risiko pengerasan pembuluh, serangan jantung, dan stroke. Air tebu mampu mencegah diabetes karena kandungan gula alaminya. Kandungan gula alami ini memiliki indeks glikemik yang cukup rendah jika dibandingkan dengan gula olahan. Oleh karena itu, air tebu ini dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes.Begitu juga bagi orang tanpa diabetes tipe 2, air tebu dapat membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah jika dikonsumsi dalam jumlah sedang. Tebu sebagai solusi diabetes yang herbal, aman, dan ampuh ini terdapat dalam produk Kolagit . Meskipun berkhasiat untuk mengatasi diabetes, Kolagit nyatanya jauh berbeda dengan obat pada umumnya, termasuk obat herbal sekalipun. Ini karena, Kolagit diolah menjadi serbuk kopi, sehingga Anda bisa mengonsumsinya dengan mudah, bahkan jika Anda sangat susah untuk minum obat sekalipun. Nama Kolagit sendiri merupakan sebuah singkatan dari Kopi guLA GITa. Gita, atau Gita Adinda Nasution, adalah anak muda Indonesia yang menjadi otak di balik lahirnya Kolagit. Sementara itu, nama Kolagit memang benar dikarenakan produk ini merupakan produk kopi plus gula. Hanya saja, gula yang digunakan bukan sembarang gula, melainkan gula tebu asli. Kolagit obat diabetes alami yang terbuat dari rempah olahan gula tebu berbentuk serbuk. Kolagit merupakan obat diabtes alami yang terbuat dari rempah olahan gula tebu berbentuk serbuk. Dengan mengonsumsi Kolagit, Anda pun bisa merasakan segala kebaikan dari bahan-bahan alami yang terkandung di dalamnya, yaitu: Membantu menurunkan dan menetralisir kadar gula darah. Membantu memperbaiki dan meningkatkan daya penglihatan. Meningkatkan sistem imun tubuh. Membantu memperlancar kinerja sistem pencernaan. Menjadi sumber energi untuk beraktivitas Kolagit telah terbukti aman, alami, dan ampuh dalam mengatasi diabetes. Apalagi, cara konsumsinya sangat mudah dan tidak seperti obat sama sekali. Kemampuannya untuk mencegah infeksi, yang sangat membantu pasien diabetes yang rentan mengalami luka dan butuh waktu lebih panjang untuk sembuh ketika menderita penyakit ringan seperti flu sekalipun. Gula tebu pun bisa bantu tubuh meregenerasi sel, sehingga jika pasien diabetes mengalami luka, hal tersebut tidak akan jadi terlanjur makin parah atau sampai infeksi. Sudah banyak testimoni Kolagit dan Kolagit juga memperbaiki fungsi pankreas, ginjal, dan lambung yang rusak karena komplikasi diabetes. Jadi, apa lagi yang Anda tunggu? Segera pesan Kolagit sekarang juga, sebelum diabetes menjadi semakin parah dan Anda hanya bisa menyesal nantinya! Untuk tata-cara pemesanan kolagit yang asli bisa melalui nomor whatsapp 0812-8610-7878.
11-05-2014 19:35
Pria yang memulai olahraga daya tahan setelah usia 40 bisa mendapatkan manfaat jantung jangka panjang yang sama seperti orang-orang yang memulai olahraga sebelum usia 30 tahun, penelitian baru yang menemukan. Penelitian ini melibatkan 40 pria sehat, berusia antara 55 dan 70 , yang tidak memiliki faktor risiko penyakit jantung. 10 dari orang-orang itu tidak pernah melakukan olahraga rutin selama lebih dari 2 jam seminggu . Sisanya 30 telah melaksanakan olahraga rutin setidaknya 7 jam seminggu selama lebih dari 5 tahun , baik awal sebelum usia 30 atau setelah usia 40. Olahraga rutin mereka terlibat baik bersepeda atau berjalan. Baca juga : Bawang Merah, Herbal Sehat dari Dapur Pria yang mulai rutin olahraga berat, mereka sebelum usia 30 telah melakukannya selama rata-rata 39 tahun ( sejak usia 22 ), sementara mereka yang dimulai setelah usia 40 telah melakukannya selama rata-rata 18 tahun ( sejak umur 48 ). Istirahat denyut jantung adalah serupa antara laki-laki pada kedua kelompok olahraga (sekitar 57-58 denyut per menit ) , tetapi jauh lebih tinggi di antara pria yang tidak berolahraga ( hampir 70 denyut per menit ). Orang-orang dalam dua kelompok olahraga juga memiliki pengambilan oksigen maksimal yang jauh lebih tinggi daripada mereka yang tidak berolahraga. Pria pada kedua kelompok olahraga rutin menunjukkan bukti yang sama dalam perbaikan olahraga terkait dalam struktur dan fungsi jantung. Baca juga : Sering Bertengkar dan Khawatir Bisa Meningkatkan Risiko Kematian Jadi, meskipun ada perbedaan usia biologis, tapi dengan modifikasi olahraga pada mulai umur 40 tampaknya tidak mengganggu manfaat jantung. Namun, olahraga daya tahan juga bermanfaat untuk kepadatan tulang , untuk massa otot, stres oksidatif. Dan manfaat ini diketahui lebih besar jika olahraga dimulai pada awal kehidupan. Dengan olahraga yang teratur dapat memperlambat struktur dan fungsi jantung yang makin menua. Tidak pernah terlalu terlambat untuk mengubah cara hidup Anda dan mendapatkan lebih aktif secara fisik. Ini akan selalu bermanfaat bagi jantung dan kesejahteraan. Dan tidak perlu untuk olahraga tingkat tinggi selama berjam-jam seminggu. Menggunakan tangga daripada lift, atau berkebun secara teratur, dapat bermanfaat juga. (TTR)
23-05-2014 18:22
Penyakit stroke saat ini sering kali menghantui mereka yang berada dalam usia di atas 40 tahun. Ya dalam hal ini kita sering kali mendapati orang yang berada pada usia di atas 40 tahun mengalami penyakit stroke. Hal ini lantas memunculkan banyak pertanyaan yang ada dalam benak kita, tentang mengapa penyakit yang satu ini bisa terjadi? Setelah para ahli melakukan banyak penelitian tentang penyakit ini maka akhirnya muncul sebuah hasil yang cukup mengejutkan. Stroke ini terjadi rata-rata karena pola hidup yang kurang sehat yang dimiliki oleh penderitannya di masa sebelumnya. Jadi dalam hal ini dapat kita simpulkan bahwa penyakit ini dapat kita cegah dengan pola hidup yang baik. Stroke merupakan penyakit yang berbahaya yang terkadang dapat berakhir pada kematian penderitanya. Penyakit ini merupakan penyakit yang menyerang pada sistem syaraf manusia. Jadi ketika sistem syaraf pada manusia tersebut terganggu maka yang terjadi adalah kekakuan atau mati fungsi yang dialami oleh sebagian organ tubuh. Semisal tangan, kaki dan juga organ tubuh lainnya. Perlu untuk anda ingat bahwa penyakit ini adalah pembunuh kedua di dunia setelah penyakit jantung, yang dengannya Indonesia memiliki jumlah penderita penyakit ini yang tidak sedikit. Sehingga dengannya perlu pemahaman lebih lanjut tentang penyakit ini agar mengurangi resikonya. Baca juga : Indikator Seseorang Terkena Sakit Ginjal Gejala stroke yang dialami oleh seseorang ini dibagi menjadi dua jenis gejala. Yakni gejala stroke mayor dan minor atau ringan. Dan untuk lebih jelasnya tentang kedua gejala stroke ini maka anda dapat membacanya pada ulasan d bawah ini. Gejala stroke mayor yang biasanya terjadi adalah tiba-tiba mengalami sakit kepala, rasa kaku pada bagian-bagian tubuh tertentu semisal wajah, kaki , tangan dan juga organ lainnya, terjatuh secara tiba-tiba, akan mengalami kesulitan untuk berbicara, penglihatan yang dirasa semakin kabur, denyut nadi terasa kuat namun tubuh dirasakan semakin melemah, sulit melakukan berbagai macam aktivitas yang biasanya dirasakan mudah layaknya berjalan, mengunyah makanan, dan lain sebagainya. Jika mengalami masalah ini maka upaya yang dapat dilakukan adalah dengan segera melakukan perawatan ke dokter dan memberikan bantuan pernapasan kepada penderita. Sedangkan gejala stroke minor atau ringan yang sering kali terjadi adalah penderita akan mengalami sakit kepala secara tiba-tiba, otot-otot yang terasa melemas serta biasanya akan mengalami kesulitan bicara. Jika hal ini terjadi maka upaya terbaik yang seharusnya segera dilakukan adalah mengonsultasikannya ke dokter terkait. Baca juga : Kebutuhan Gizi Wanita Penyakit stroke ini merupakan penyakit yang diakibatkan oleh gaya hidup yang kurang sehat penderita di masa sebelumnya. Sehingga penyakit ini dapat dicegah dengan berbagai upaya di antaranya sebagai berikut: 1. Membiasakan pola makan yang sehat. Anda perlu memperbaiki pola makan anda agar terhindar dari penyakit ini. Seperti halnya mengurangi makanan yang banyak mengandung lemak seperti daging dan memperbanyak mengonsumsi buah dan sayuran 2. Mengonsumsi air putih dalam jumlah yang cukup. Seperti yang kita ketahui bahwa air putih mengandung beragam manfaat bagi tubuh kita. Jadi membiasakan mengonsumsinya secara teratur merupakan upaya yang baik untuk dilakukan. 3. Mengendalikan pola pikir. Orang yang stress memiliki resiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit stroke. Jadi sebaiknya anda serng kali melakukan refreshing agar otak anda lebih santai. 4. Berolahraga dengan baik. Pagi dan sore hari serta waktu istirahat adalah waktu yang tepat untuk anda gunakan olahraga. Hal ini sangat manjur untuk mengurangi kepenatan sekaligus mengurangi resiko terkena penyakit stroke. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan kepada anda. Semoga beberapa ulasan di atas dapat memberikan manfaat bagi anda sekalian.