Waktu Posting : 23-05-2014 12:11 | Dibaca : 2667x
Asam urat ialah satu diantara jenis penyakit rematik yang sudah diketahui manusia dari zaman 5 SM, yang disebabkan oleh tingginya kandungan asam urat dalam darah. Beberapa nama populer seperti Leonardo Da Vinci, Benjamin Franklin, serta Ratu Anne disebut-sebut menanggung derita penyakit ini. Memanglah penyakit ini tak mematikan seperti kanker, tetapi lantaran sifatnya gampang kambuh serta dapat menyebabkan nyeri yang sangat benar-benar menyakitkan, maka penyakit ini terbilang cukup mengganggu untuk penderitanya.
Sebenarnya badan kita menghasilkan asam urat dalam badan, semacam hasil samping metabolisme purin, serta asam urat yang terbentuk dalam darah, bakal dibuang lewat urin, hingga dalam keadaan normal, asam urat dapat ditemukan di urin ataupun darah. Tetapi jika jumlahnya benar-benar terlalu berlebih, maka badan kesusahan mengatur sistem ekskresinya, hingga kristal-kristal asam urat dapat menimbun dalam persendian, serta keadaan inilah yang dimaksud semacam gouty arthritis, atau masalah asam urat. Lantaran wujud kristalnya yang tajam-tajam seperti jarum, maka penumpukan kristal-kristal asam urat kerapkali menyebabkan nyeri yang sungguh terlalu pada sendi.
Baca juga : 5 Fakta Mengagetkan Masalah Kolesterol
Pencetus utama tingginya asam urat ialah pola makan yang tak cocok. Purin semacam satu diantara sisi dari protein, terdapat banyak dalam sumber-sumber protein seperti daging serta jeroan, hingga pola makan yang tak seimbang dengan jumlah protein yang benar-benar tinggi dalam kurun tempo yang panjang dapat mencetus terbentuknya penumpukan asam urat. Alkohol berlebihan juga disebut-sebut semacam satu diantara pencetusnya.
Indonesia sudah mengetahui sebagian tanaman obat yang diakui dapat dipakai untuk menyembuhkan asam urat, diantaranya sambiloto, sidaguri, salam, kumis kucing, meniran, serta anting-anting. Biasanya sifat-sifat farmakologis tanaman ini ialah diuretik (peluruh kencing) serta antiradang, lantaran dalam penyembuhan moderen juga, sifat-sifat obat sintetik yang digunakan untuk menyembuhkan asam urat ialah antiradang (untuk kurangi pembengkakan disebabkan penumpukan kristal asam urat) serta juga diuretik (untuk menolong pembuangan selebihnya asam urat dalam darah supaya tak selalu menumpuk dalam badan).
Selain itu, saat ini telah diketahui pula bahwa Mengkudu, Manggis, Buah Naga, dan Sirsak sangat berguna sebagai tanaman herbal yang bisa menangkal asam urat.
Mengkudu
Kekuatan buah Mengkudu semacam zat analgesik sudah diketahui dalam riwayat penyembuhan tradisional hingga tanaman ini dikatakan sebagai " painkiller tree " atau " headache tree ". Riset-riset ilmiah sudah menunjukkan dampak memberi keuntungan dari Mengkudu untuk menangani rasa sakit. Hal semacam ini dihubungkan dengan kekuatan xeronine menormalkan protein pada beberapa sel yang abnormal, terhitung beberapa sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit. Sebagian masalah rasa sakit yang kritis seperti sakit kepala terus-terusan, rasa sakit pada otot saraf serta nyeri sendi sembuh sesudah mengkonsumsi sari buah Mengkudu.
Baca juga : Langkah Yang Gampang Untuk Hidup Lebih Lama dan Sehat
Manggis
Manggis ialah makanan yang ideal untuk menghindar dari serangan asam urat, lantaran buah ini mempunyai tabiat anti-inflamasi. Idealnya, Anda mesti mengkonsumsi dalam wujud juice kulit manggis dengan cara teratur untuk mengontrol asam urat. Jadi, janganlah menunda lagi, awalilah dari saat ini mengkonsumsinya.
Buah Naga
Satu diantara buah yang bisa menangani persoalan yang diakibatkan oleh penyakit asam urat ialah buah naga. Buah ini mempunyai kandungan vitamin C yang cukup tinggi hingga benar-benar bermanfaat untuk menambah kekebalan badan. Buah ini pula mempunyai kandungan vitamin B3 yang benar-benar bermanfaat untuk mengurangi kandungan kolesterol. Kecuali itu, kandungan air dalam buah naga bisa melarutkan zat purin dalam badan serta membuangnya berbarengan cairan badan seperti air seni serta keringat. Maka dari itu buah naga benar-benar baik semacam obat herbal asam urat alami.
Sirsak
Kita sudah mengetahui sirsak mempunyai faedah yang begitu hebat. Khasiatnya sudah diakui di beberapa Negara. Di dalamnya ada zat-zat yang dapat mencegah asam urat, hipertensi, osteoporosis, serta bsia bikin awet muda. Faedah yang lain menambah ketahanan badan, mengobati wasir serta membuat lancar pencernaan makanan.
23-02-2016 12:06
Keramas merupakan salah satu kegiatan (aktivitas) dalam proses perawatan rambut, dengan cara mencuci rambut serta kulit kepala menggunakan shampo atau pun produk pembersih lain yang dikhususkan untuk rambut/kulit kepala. Proses ini dilakukan dengan cara meremas-remas kulit kepala dengan shampo atau bahan lain yang sudah dicampurkan air yang kemudian diusapkan pada rambut yang sudah dibasahi air. Proses terakhir adalah dengan membilas rambut dengan air hingga bersih. Keramas memiliki tujuan, yakni untuk menghilangkan kotoran pada rambut serta kulit kepala seperti ketombe, debu dan kotoran bekas keringat. Aktivitas mencuci rambut (keramas) yang dilakukan secara teratur serta berkala dipercayai dapat menyehatkan rambut. Hal tersebut karena keramas berfungsi membersihkan bagian rambut serta kulit kepala, juga dapat merangsang kulit kepala karena pijatan yang dilakukan pada saat keramas. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Ternyata aktivitas membersihkan rambut atau disebut dengan keramas tersebut memiliki cara serta aturan khusus. Karena jika terlalu banyak keramas, justru akan merusak rambut Anda. Hal tersebut karena shampo yang digunakan untuk keramas terbuat dari bahan kimia, sehingga aturan dan cara yang digunakan juga harus sesuai dan tepat. Namun ternyata tanpa penggunaan shampo, keramas juga dapat dilakukan. Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa tips seperti tips keramas tanpa shampo, tips keramas yang benar dan sehat serta tips memilih jenis shampo yang tepat untuk rambut. Tips Keramas Tanpa Menggunakan Shampo Pasti Anda penasaran dengan cara keramas namun tanpa menggunakan shampo. Ternyata teknik keramas tanpa shampo ini sudah menjadi trend keramas yang lebih dikenal dengan sebutan “no poo” atau “no shampoo”, sudah banyak dilakukan oleh beberapa orang luar negeri dan sekarang juga mulai banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Awal prosesnya rambut memang akan terasa berminyak, namun jika rutin melakukannya dalam beberapa bulan, maka rambut Anda akan terasa lebih halus. Bagaimana caranya? Berikut langkah keramas tanpa menggunakan shampo : Persiapan Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa efek yang terjadi jika menggunakan teknik ini pada awalnya rambut akan lebih berminyak dan terlihat lepek. Hal tersebut wajar, karena merupakan respon tubuh dalam proses penyesuaian dalam rangka menjaga rambut agar tetap sehat. Sehingga agar mengurangi efek berminyak yang terjadi tidak berlebihan, Anda dapat mengurangi pemakaian shampo terlebih dahulu. Setelah mengurangi pemakaian, kemudian Anda dapat mencoba teknik ini agar efek yang ditimbulkan tidak terlalu berlebihan. Keramas Keramas tanpa menggunakan shampo atau no poo bukan berarti tidak menggunakan apapun, namun kita dapat mengganti pemakaian shampo dengan menggunakan baking soda dan cuka apel (sebagai kondisioner). Baking soda sebanyak 1 sdm dicampurkan dengan satu gelas air, kemudian aduk rata sampai air terlihat keruh. Gunakan cairan baking soda tersebut seperti saat Anda menggunakan shampo, yaitu dengan memijatnya secara merata pada daerah akar rambut secara merata lalu bilas dengan air bersih. Selanjutnya masuk pada tahap conditioning. Cuka apel sebanyak 1 sdt dengan satu gelas air atau tambahkan bahan tambahan seperti beberapa tetes madu, essential oil atau perasan jeruk lemon. Kemudian campurkan dan gunakan merata pada seluruh bagian rambut. Kedua bahan tersebut tidak harus selalu digunakan pada saat keramas. Pada awal menggunakan teknik keramas tanpa shampo ini ada baiknya menggunakan sekitar 2 sampai 3 kali selama seminggu. Namun setelahnya Anda dapat mengurangi pemakaiannya hingga cukup sekali seminggu. Tips Keramas yang Benar dan Sehat Sebelum mandi atau keramas, sebaiknya Anda menyisir rambut terlebih dahulu. Hal tersebut berfungsi mengeluarkan debu yang menempel pada rambut, sehingga rambut juga tidak kusut saat dikeramas. Anda harus membasahi seluruh bagian rambut hingga basah masuk ke kulit kepala. Perhatikan benar khususnya bagi perempuan yang memiliki rambut panjang. Jika menggunakan shampo, maka pilihlah jenis shampo yang sesuai dengan jenis serta karakter rambut Anda, hal tersebut menghindarkan terjadinya kerusakan pada rambut. Cara yang benar menggunakan shampo adalah dengan menuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, busakan lalu usapkan dan pijat dengan lembut pada akar rambut serta seluruh bagian rambut. Massage atau pijat kepala merupakan teknik memijat pada bagian kulit kepala (akar rambut) saat keramas. Pemijatan tersebut bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan minyak-minyak yang menyebabkan ketombe. Gosoklah dengan lembut dengan menggunakan ruas-ruas jari. Jangan menggosok terlalu keras atau kencang karena dapat menyebabkan kerusakan rambut seperti rambut mudah patah, kusut, kering dan rontok. Setelah rambut penuh dengan busa, biarkan hingga 2 sampai 3 menit, baru kemudian membilasnya. Jika rambut dalam keadaan kotor serta lepek, Anda dapat mengulangi proses keramas tersebut, namun dengan pemberian shampo yang lebih sedikit dibandingkan keramas yang pertama. Hindari menyisir rambut pada saat rambut masih basah setelah keramas. Karena akan menyebabkan rambut mudah rontok dan patah. Jangan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu keras dan dengan menggunakan handuk kering. Keringkan rambut dengan cara alami yakni di angin-anginkan dapat menggunakan kipas angin. Jika menggunakan hair dryer maka gunakan dalam suhu yang tidak terlalu panas. Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman Tips Memilih Jenis Shampo yang Tepat Bagi Rambut Beberapa orang merasa bingung dalam memilih jenis shampo yang tepat bagi rambutnya. Karena pemilihan yang tidak tepat justru akan membuat rambut mengalami kerusakan seperti rambut kering, bercabang, ketombean, rontok, mudah patah dan sebagainya. Sehingga dalam memilih shampo pun Anda harus menyesuaikannya dengan jenis rambut Anda. Agar Anda tidak bingung dalam memilih shampo yang cocok dan tepat untuk jenis rambut Anda, sebaiknya Anda membaca serta menyimak pembahasan di bawah ini, mengenai tips atau cara memilih shampo yang tepat bagi rambut Anda : Perhatikan kandungan atau komposisi yang ada dalam shampo. Jangan sampai ternyata shampo yang Anda gunakan mengandung bahan yang justru akan merusak rambut dan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda. Sebelum memilih shampo, Anda perlu mengenali jenis atau tekstur rambut Anda terlebih dahulu. Tekstur rambut seperti rambut lurus, keriting, tipis, kuat, rapuh, mengembang (bervolume) dan sebagainya. Dari mengerti jenis atau tekstur rambut Anda tersebut, dapat menyesuaikan dengan jenis shampo yang Anda pilih atau gunakan. Karena beberapa shampo diperuntukkan berdasarkan jenis atau tekstur rambut penggunanya. Kenali masalah-masalah rambut, khususnya untuk masalah rambut yang Anda alami. Sperti rambut serta kulit kepala yang kering, rambut yang cenderung berminyak, rambut yang berketombe dan masalah rambut lainnya. Masalah rambut yang Anda keluhkan dapat menjadi cara dalam memilih jenis shampo yang tepat. Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai keramas dan menjaga rambut agar tetap sehat. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan rambut Anda. Karena rambut yang sehat juga berpengaruh pada penampilan serta kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba beberapa tips di atas, semoga berhasil dan terima kasih.
04-09-2014 22:13
Gusi bengkak umumnya berlangsung disebabkan ada pembusukan pada gigi. Gusi bengkak atau yang dalam istilah medis disebut parulus dapat menandakan bengkak kecil ataupun bengkak mengandung nanah yang terletak pada jaringan lunak gigi atau gusi, lantaran terjadinya peradangan (infeksi). Akumulasi plak pada gusi jadi pemicu paling utama gusi yang membengkak. Bila muncul rasa nyeri jadi ini mengisyaratkan tanda-tanda penyakit gusi telah lebih kronis semacam akibatnya karena hilangnya tulang di seputar gigi serta mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri dalam kantong mengakibatkan infeksi gusi, bengkak, nyeri, serta rusaknya tulang selanjutnya. Gusi bengkak, termasuk juga penyakit-penyakit gusi yang lain, dapat dikarenakan oleh berbagai aspek, seperti seperti kebersihan mulut yang jelek, kisah keluarga penyakit gusi, merokok, serta histori keluarga diabetes. Baca juga : Cara Menangkis Serangan Asma Jalan Menangani serta Menyembuhkan Gusi Bengkak gusi bengkakSebagai langkah awal, kurangi tingkat infeksi serta peradangan pada gusi, sekalian sedikit meredakan rasa sakitnya. Ini dapat dikerjakan dengan berbagai langkah simpel, yakni : Air larutan garam Larutkan satu sendok garam pada satu gelas air hangat, lantas manfaatkanlah larutan itu untuk berkumur. Langkah ini bisa kurangi pembengkakan pada gusi. Kerjakan proses itu sepanjang berbagai kali dalam satu hari. Teh celup atau kantong teh Dengan letakkan kantong teh celup yang kering (baiknya teh hitam) pada gusi yang membengkak bisa kurangi infeksi, bahkan juga keluarkan nanah yang ada di gusi. Letakkan kantong teh diantara dinding pipi sisi dalam serta gusi bengkak sepanjang berbagai jam, atau bila dapat biarlah selama malam. Jalan ini semestinya dapat kurangi bengkak serta rasa sakit yang dihadapi. Mengkonsumsi vitamin C Tingkatkan mengkonsumsi vitamin C 1000 mg, sampai 3 kali satu hari. Vitamin itu nanti bakal berperan dengan cara alami semacam antibiotik untuk melawan infeksi pada gusi. Ketiga jalan diatas hanya cara penyembuhan rumahan (home remedy) untuk kurangi bengkak pada gusi serta meredakan rasa sakitnya. Baca juga : Mengenal Manfaat dan Efek Samping Antibiotik Untuk menyembuhkan penyakit gusi bengkak tersebut secara detail, tiada jalan lain kecuali berkunjung ke dokter gigi. Gusi yang bengkak memerlukan perawatan medis supaya kondisinya kembali normal. Kecuali itu, dokter mungkin saja bakal bertindak penyembuhan lanjut untuk menyembuhkan serta menghindar gusi bengkak di saat yang bakal datang. Anda dapat meminta untuk dikerjakan X-ray pada mulut. Tiada jalan tambah baik untuk mendiagnosa gusi bengkak dengan cara akurat kecuali dengan lakukan X-raypada daerah yang terdampak. Akhirnya kelak bakal mempermudah dokter anda lakukan diagnosis dengan tambah baik. Janganlah terperanjat bila dokter merekomendasikan supaya gigi anda dicabut, lantaran proses itu bakal bikin gusi mengempis serta menolong proses pengobatan dengan cara prima. Tanyakan pula dengan dokter anda jalan paling baik untuk menjaga kebersihan gigi serta gusi, dan melindungi kesehatan mulut keseluruhannya. Dengan senantiasa memerhatikan kebersihan serta kesehatan mulut, anda bisa kurangi kemungkinan terjadinya gusi bengkak di masa datang.
13-01-2025 18:39
Kuret (atau kuretase) adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengangkat jaringan dari dalam rahim wanita. Prosedur ini biasanya melibatkan penggunaan alat yang disebut kuret, yang berfungsi untuk mengikis lapisan dalam rahim. Kuret sering dilakukan bersamaan dengan dilatasi, di mana leher rahim dibuka (dilatasi) sebelum jaringan diangkat. Prosedur ini dikenal sebagai Dilatasi dan Kuretase (D&C).Tujuan dan Indikasi Prosedur Kuret :Kuret dilakukan untuk berbagai alasan medis, antara lain :Mengatasi Perdarahan AbnormalJika seorang wanita mengalami perdarahan menstruasi yang berat atau tidak teratur, kuret bisa digunakan untuk membersihkan lapisan rahim dan menghentikan perdarahan.Mengobati Keguguran atau Kehamilan Tidak BerhasilSetelah keguguran, jaringan janin atau plasenta mungkin tertinggal di rahim. Kuret dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa jaringan tersebut dan mencegah infeksi atau komplikasi lebih lanjut.Diagnostik untuk Kondisi RahimDalam kasus tertentu, kuret dilakukan untuk mengambil sampel jaringan dari dinding rahim yang akan diperiksa di laboratorium. Ini bisa digunakan untuk mendiagnosis kondisi seperti kanker rahim, polip, atau hiperplasia endometrium (penebalan lapisan rahim).Menghilangkan Polip atau Tumor Jinak di RahimPolip atau tumor jinak (fibroid) di dalam rahim dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau perdarahan yang tidak normal. Kuret bisa digunakan untuk menghilangkannya.Menghentikan Perdarahan Pasca MelahirkanSetelah melahirkan, jika ada sisa plasenta atau jaringan lain yang tidak keluar secara sempurna, kuret dapat dilakukan untuk membersihkannya dan mencegah komplikasi seperti perdarahan berat atau infeksi.Manfaat dari Prosedur Kuret :Mengatasi Kondisi Medis yang SeriusKuret bisa membantu mengatasi kondisi seperti perdarahan hebat, keguguran, atau infeksi di rahim dengan menghilangkan jaringan yang menyebabkan masalah.Mencegah Komplikasi Lebih LanjutJika jaringan yang tersisa di dalam rahim tidak diangkat, ini bisa menyebabkan infeksi serius, perdarahan berkepanjangan, atau bahkan masalah kesehatan jangka panjang. Kuret membantu mencegah komplikasi ini.Mendapatkan Diagnosis yang AkuratKetika dilakukan untuk tujuan diagnostik, kuret memungkinkan dokter mendapatkan sampel jaringan yang bisa diperiksa untuk mengetahui adanya kanker atau kondisi lain yang memerlukan perawatan khusus.Mengembalikan Siklus Menstruasi yang NormalPada wanita yang mengalami perdarahan abnormal atau tidak teratur, kuret dapat membantu mengembalikan siklus menstruasi ke kondisi yang lebih normal dengan membersihkan lapisan rahim.Adalah Klinik Aborsi Jakarta sebuah Klinik kesehatan kandungan yang di dedikasikan untuk pelayanan kebidanan dan kandungan dengan memberikan layanan aborsi aman tanpa efek samping yang sesuai dengan prosedur medis agar menekan kasus aborsi yang tidak aman yang banyak dilakukan oleh wanita dengan cara aborsi yang tidak aman seperti menggunakan obat aborsi, jamu aborsi, dan cara ilegal lainnya.Tindakan di Klinik Raden Saleh ini ditangani oleh Dokter SpOG (Obstetri & Genekologi) Asli dan bukan Bidan atau dokter Umum seperti di Klinik Aborsi lainnya. Peralatan medis Modern dan canggih serta alat medis Steril dimiliki dan digunakan di Klinik Aborsi Raden Saleh sehingga menjamin proses Aborsi aman tanpa efek samping tanpa takut adanya penularan penyakit serta tanpa infeksi.