Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS

Additional Image

Waktu Posting : 28-04-2014 21:50 | Dibaca : 6248x

Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS  - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu :

Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak  

Apa itu penyakit HIV/AIDS?

       Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome).  Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda.

Apa penyebab penyakit seksual ini?

Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini :

1.      Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom.

2.      Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus.

3.      Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik. 

Bagaimana cara penularan penyakit ini?

Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui :

Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman  

a.       Cairan seksual

Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung.  Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda.

b.      Injeksi narkoba suntikan

Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini.

c.       Melalui cairan darah

Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut.

Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS?

Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu

1.      Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan.

2.      Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus.

3.      Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti.

4.      Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman.

5.      Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV.

Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS?

1.      Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini

2.      Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda

3.      Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom

4.      Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain

5.      Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Krisis Guru Bahasa Inggris Berkualitas: Peran Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Ma\'soem University

21-10-2025 07:40

Meskipun Bahasa Inggris adalah mata pelajaran wajib di sekolah, Indonesia masih menghadapi krisis kualitas guru Bahasa Inggris. Banyak pendidik yang sudah mengajar memiliki kompetensi bahasa yang kurang memadai atau menggunakan metode pengajaran yang sudah usang dan kurang efektif dalam meningkatkan minat serta kemampuan praktis siswa. Kesenjangan antara kurikulum nasional dan kemampuan guru di lapangan menjadi tantangan besar dalam mencetak generasi yang mahir berbahasa Inggris.PBI Ma'soem University: Solusi Melalui Kompetensi Ganda Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) di Ma'soem University (MU) menempatkan diri sebagai bagian dari solusi terhadap krisis ini. Tujuan utama PBI MU adalah mencetak Pendidik Profesional yang dibekali Kompetensi Ganda: mahir berbahasa (setara advanced user) dan menguasai ilmu mengajar (pedagogi). Kurikulum MU memastikan lulusan tidak hanya tahu apa yang diajarkan (bahasa) tetapi juga bagaimana cara mengajarkannya dengan metode yang paling efektif dan adaptif.Penekanan pada Etika Profesi dan Psikologi Pendidikan Untuk menjadi guru yang efektif, diperlukan lebih dari sekadar skill teknis. PBI Ma'soem University menekankan pentingnya Etika Profesi Keguruan dan pemahaman mendalam tentang Psikologi Pendidikan. Mahasiswa dilatih untuk memahami karakteristik peserta didik, mengelola kelas dengan management skills yang baik, dan menciptakan lingkungan belajar yang suportif. Lulusan MU dipersiapkan untuk menjadi guru yang berintegritas dan mampu memberikan bimbingan, bukan hanya sebagai instruktur bahasa.Mengembangkan Materi Ajar yang Inovatif dan Relevan Keunggulan praktis lulusan PBI Ma'soem University adalah kemampuan mereka dalam mengembangkan dan memodifikasi materi ajar. Di tengah keterbatasan sumber daya di sekolah, kemampuan seorang guru untuk menciptakan modul pembelajaran, soal, atau alat bantu yang inovatif dan relevan dengan konteks siswa adalah kunci sukses. Mahasiswa MU dilatih untuk memanfaatkan open source dan teknologi untuk merancang materi ajar yang menarik dan sesuai dengan tujuan kurikulum.Kontribusi Nyata bagi Pendidikan Nasional Memilih Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris di Ma'soem University adalah bentuk kontribusi nyata pada kemajuan pendidikan nasional. Lulusan MU diposisikan untuk menjadi agen perubahan yang akan membawa metode pengajaran Bahasa Inggris menjadi lebih modern, efektif, dan menyenangkan. Jika Anda bercita-cita menjadi guru yang mampu menginspirasi dan meningkatkan kualitas belajar siswanya, PBI MU adalah tempat yang tepat untuk memulai perjalanan profesional Anda.

Featured Image
Ketahui Lasik Mata dan Manfaatnya

09-03-2025 23:22

LASIK (Laser-Assisted in Situ Keratomileusis) adalah prosedur bedah mata yang digunakan untuk mengoreksi masalah penglihatan, terutama untuk orang yang mengalami miopia (rabun jauh), hipermetropia (rabun dekat), atau astigmatisme. Prosedur ini menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea (bagian depan mata) agar cahaya dapat fokus dengan tepat pada retina dan meningkatkan penglihatan.Cara Kerja LASIK Mata :Pembuatan Flap: Dalam prosedur LASIK, pertama-tama dokter akan menggunakan alat mikrokeratom atau laser femtosecond untuk membuat flap tipis di bagian luar kornea.Pemrograman Laser: Setelah flap dibuka, laser digunakan untuk mengubah bentuk jaringan di bawah permukaan kornea, yang mengarah pada perubahan fokus cahaya yang masuk ke mata.Penutupan Flap: Setelah proses pemotongan kornea dengan laser, flap tersebut diposisikan kembali dan akan menempel dengan sendirinya tanpa perlu jahitan.Kegunaan LASIK :Mengoreksi Rabun Jauh (Miopia): Pada miopia, cahaya yang masuk ke mata tidak difokuskan dengan benar di retina, menyebabkan objek yang jauh menjadi buram. LASIK membantu mengubah bentuk kornea agar cahaya difokuskan pada retina.Mengoreksi Rabun Dekat (Hipermetropia): Hipermetropia terjadi ketika cahaya difokuskan di belakang retina, menyebabkan penglihatan jarak dekat menjadi buram. LASIK membantu mengubah bentuk kornea untuk memfokuskan cahaya lebih tepat di retina.Mengoreksi Astigmatisme: Astigmatisme disebabkan oleh bentuk kornea yang tidak merata, yang menyebabkan penglihatan kabur atau terdistorsi. LASIK dapat memperbaiki ketidaksempurnaan ini dengan meratakan bentuk kornea.Meningkatkan Kualitas Hidup: LASIK dapat mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak, memberikan kebebasan dan kenyamanan bagi orang-orang yang memiliki masalah penglihatan.Pemulihan Cepat: Salah satu keuntungan utama dari LASIK adalah pemulihan yang relatif cepat, dengan banyak pasien mengalami peningkatan penglihatan dalam waktu 24 hingga 48 jam setelah prosedur.Keuntungan LASIK:Peningkatan Penglihatan Cepat: Banyak pasien melaporkan bahwa penglihatan mereka membaik segera setelah prosedur dan sebagian besar pasien dapat mencapai penglihatan yang sangat baik.Mengurangi Ketergantungan pada Kacamata atau Lensa Kontak: Banyak orang yang menjalani LASIK tidak lagi memerlukan kacamata atau lensa kontak untuk aktivitas sehari-hari.Prosedur yang Minim Penderitaan: Prosedur ini umumnya tidak menyakitkan, karena anestesi lokal berupa tetes mata digunakan untuk membius mata selama prosedur.Potensi Risiko dan Efek Samping :Penglihatan Kabur atau Halos: Beberapa pasien mungkin mengalami penglihatan kabur, terutama pada malam hari atau melihat halo di sekitar cahaya.Infeksi atau Peradangan: Walaupun jarang, ada risiko infeksi atau peradangan setelah prosedur.Perubahan Penglihatan: Tidak semua orang mendapatkan hasil yang sempurna, dan dalam beberapa kasus, koreksi penglihatan bisa tidak memadai, yang memerlukan prosedur tambahan.Kesimpulan :LASIK adalah prosedur bedah mata yang efektif untuk mengoreksi masalah penglihatan seperti miopia, hipermetropia, dan astigmatisme. Dengan menggunakan laser untuk mengubah bentuk kornea, LASIK memungkinkan banyak orang untuk mengurangi atau menghilangkan ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak, meningkatkan kualitas hidup secara signifikan. Namun, seperti semua prosedur medis, LASIK juga memiliki beberapa risiko yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk menjalani operasi ini.

Featured Image
Krim Pemutih Wajah yang Aman dan Tanpa Efek Samping

22-09-2017 09:19

Mayoritas wanita di Indonesia pasti melakukan perawatan untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit. Salah satu perawatan yang pasti dilakukan yaitu menggunakan krim pemutih wajah. Kulit orang Indonesia yang berwarna kuning langsat dan kecokelatan membuat para wanita Indonesia kurang puas dan mengingikan kulit yang lebih putih. Banyak sekali produk krim pemutih wajah yang dijual bebas di pasaran. Namun sebaiknya tetap berhati-hati dan waspada dalam memilih serta menggunakan krim pemutih wajah. Berikut ini beberapa tips memilih krim pemutih wajah yang aman dan tanpa efek samping. 1. Pilihlah yang harga jualnya sedikit lebih mahal Krim pemutih wajah yang aman biasanya memiliki harga yang cukup mahal karena kualitas dan kemanan produknya terjamin. Tingginya peminat dalam menggunakan krim pemutih wajah membuat banyak sekali produsen asli maupun abal-abal berlomba memasarkan produknya dengan harga yang kompetitif sehingga tak jarang kualitas bahan juga tak diperhatikan. 2. Lihat komposisi yang tertera pada label Cara yang paling mudah yaitu dnegan melihat komposisi bahan apa saja yang digunakan pada produk krim pemutih wajah tersebut. Pastikan semua bahan yang digunakan aman tanpa bahan kimia berbahan untuk kulit. Salah satu bahan kimia berbahaya yang sering terdapat pada krim pemutih wajah yaitu merkuri. 3. Pilihlah krim sesuai dengan jenis kulit Krim pemutih wajah yang baik yaitu dengan memilih yang sesuai kondisi kulit wajah baik berminyak, kering maupun normal. Bisa juga dengan memeriksakan kondisi kulit wajah terlebih dahulu di klinik kecantikan sebelum membeli krim pemutih wajah. 4. Terdapat nomor BPOM pada kemasan Nomor BPOM pada kemasan sudah pasti jika produk tersebut aman dan terpercaya. Namun nomor BPOM ini juga bisa dimanipulasi dengan teknologi. Jadi agar lebih yakin produk krim pemutih wajah itu aman lebih baik cek di website resmi BPOM.

...