Waktu Posting : 09-06-2014 03:02 | Dibaca : 2578x
22-07-2016 17:05
Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala. Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat Purin dan Rematik Asam Urat Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh. Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Panduan Konsumsi Makanan Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya. Batasi konsumsi: Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek. Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung. Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel. Boga bahari seperti kepiting dan udang. Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya. Makanan mengandung ragi seperti roti. Minuman keras, terutama bir. Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Perbanyak konsumsi: Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel. Sayuran hijau, wortel, tomat. Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat. Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah Makanan mengandung biji-bijian utuh. Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi. Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.
19-06-2014 11:21
Bersamaan pertambahan umur, ulang tahun bukan hanya lagi waktu untuk bergembira seperti saat kita sedang kanak-kanak serta remaja. Kita mesti mulai menyesuaikan dengan pergantian yang berlangsung pada tubuh bersamaan pertambahan umur per satu dekade. Bukan hanya bermakna lantaran kita terasa kurang percaya diri, namun mengetahui pergantian tubuh dapat menolong kita supaya lebih siap serta lebih menyayangi tubuh kita sendiri. Umur 30-an : Dengan cara alami, sistem menyusutnya hormon diawali pada umur 30. Metabolisme menjalani penurunan 4-5 % tiap-tiap tahunnya. Berat tubuh juga gampang jadi tambah walau kita rajin olahraga serta pola makan tak beralih dari umur 20-an. Presentase lemak tubuh meraih 25 %, umumnya menumpuk di pantat, paha, serta perut. Lemak ini amat perlu di saat kehamilan, tetapi sesudah melahirkan, himpunan lemak bakal menumpuk di perut sisi bawah. Juga berlangsung pengurangan massa otot. Baca juga : Tips Menghindari Nyeri Punggung Pembentukan sel kulit baru menyusut diatas umur 35 thn. Mulai nampak kerutan, terlebih bila Anda merokok serta banyak bekerja dibawah cahaya matahari tidak dengan menggunakan tabir surya dengan cara teratur dari umur 20-an. Pada awal hingga pertengahan 30-an, wanita meraih puncak seksualitasnya – lebih gampang meraih orgasme. Hal semacam ini lantaran Anda mempunyai rasa percaya diri, yakin pada pasangan, serta akumulasi pengalaman. Namun bersamaan dengan penurunan hormon, libido akan menjalani penurunan. Umur 40-an : Umur ini merupakan umur wanita yang mempunyai anak, repot dengan aktivitas mendidik serta menjaga anak. Metabolisme selalu merasakan penurunan. Tidak dengan olahraga, tubuh bisa kehilangan 250 gram massa otot per thn, sedang lemak jadi tambah 3 kali lipat. Lantaran estrogen selalu alami penurunan, kolagen (protein diisi serat halus) serta elastin (protein yang membuat sisi utama jaringan serat elastis) pada kulit menyusut, hingga kulit mulai jadi kering, tak kencang, serta makin banyak kerutan. Menyusutnya elastisitas juga berlangsung pada lensa mata, yang mengakibatkan turunnya daya penglihatan. Umur 50-an : Tingkat estrogen fluktuatif serta wanita masuk saat menopause. Pada beberapa wanita, diikuti dengan masalah, seperti insomnia, mood swing, hot flush, serta gampang lupa. Berkurangnya estrogen juga merangsang penumpukan lemak pada perut, paha, pantat, cuping telinga, pipi, serta sisi bawah mata. Namun pada beberapa tempat, umpamanya hypodermis (susunan bawah kulit), lemak malah terkikis hingga kulit mengendur serta menipis. Menopause juga mengakibatkan dinding vagina kering serta kehilangan elastisitasnya, yang dapat menyebabkan rasa sakit saat melakukan hubungan intim, terkadang melepuh disebabkan tergesek. Bibir vagina barangkali mengerut hingga menghimpit klitoris, mengakibatkan sensitivitas organ itu menyusut. Baca juga : Ketimun, Obat Alami yang Kaya Manfaat Umur 60-an : Tubuh bakal lebih lambat menderita gangguan fisik jika asupan kalsium cukup di waktu dulu. Hilangnya kepadatan tulang atau osteoporosis berisiko tinggi bagi wanita yang kekurangan kalsium serta tak olahraga. Hilangnya estrogen juga mengakibatkan rambut kepala menipis, tetapi rambut di sisi lain menebal serta berwarna lebih gelap. Pipi juga mulai kempot, beberapa sel kulit kehilangan kekuatan untuk melakukan perbaikan diri, hingga sel kulit mati di muka tampak tak rata. Cahaya matahari lebih gampang meninggalkan noda hitam di wajah. Berat tubuh barangkali menyusut atau stabil, lantaran metabolisme tubuh terjadi penurunan serta nafsu makan juga menyusut. Sesaat ketertarikan untuk melaksanakan jalinan sex menyusut banyak. Apabila tak menjalin hubungan intim dalam periode waktu lama, vagina bakal berkurang serta kering. Apabila Anda masih mau menjaga kehidupan seksual, diperlukan pelumas serta sentuhan lembut.
10-06-2014 10:42
Potensi keracunan makanan dapat berlangsung bila kita kurang betul menaruh makanan serta minuman di kulkas. Lho, kok bisa ya? Selanjutnya kita simak saja segera beberapa strategi sehat menaruh makanan serta minuman yang baik serta sehat di bawah ini: Penataan Suhu Atur suhu kulkas (non-freezer) di antara 3°C sampai 5°C. Terlalu dingin atau terlalu hangat juga tak baik untuk makanan yang lain serta sangat mungkin bakteri jadi tumbuh lebih gampang. Penyimpanan Daging, Ikan, Ayam/Unggas Bila Anda menaruh ikan, ayam atau unggas-unggasan seger yang lain di area non-freezer upayakan janganlah melebihi 2 hari. Untuk daging seger, janganlah melebihi 3 terlebih 5 hari. Secepatnya masak atau bila akan menyimpannya lebih lama, maka bekukanlah dengan menyimpannya didalam area freezer. Baca juga : Mengenal Efek Ganja Bagi Kesehatan Duren atau Makanan Aroma Menyengat Bila Anda merencanakan menaruh beberapa makanan yang beraroma, maka yakinkan Anda mempunyai tempat yang mempunyai wadah yang bertutup rapat. Hal semacam ini untuk mencegah rusaknya makanan lain lantaran aroma makanan yang menyengat itu. Taruh makanan yang beraroma menyengat di wadah tertutup serta tak bocor hawa. Jauhi Meletakkan Penuh-Sesak Janganlah bikin kulkas Anda padat, penuh, sesak dengan makanan atau minuman. Upayakan selalu ada jeda supaya aliran hawa bisa terjaga. Baca juga : Hal yang Harus Dihindari Ketika Sikat Gigi Wadah Makanan Upayakan Anda mempunyai wadah tertutup rapat untuk seluruh makanan. Hal semacam ini untuk menjauhkan diri dari kerancuan aroma, resiko tetesan dari makanan lain serta lebih gampang melindungi kesegaran makanan Anda didalam kulkas. Makanan Kaleng Bila Anda menaruh makanan berkemasan kaleng, cermati tiada sisa karat atau penyok ataupun lubang pada paket. Di bawah ini ialah tabel beberapa makanan serta ketahanannya seberapa lama bisa disimpan didalam kulkas: