Waktu Posting : 21-06-2014 00:56 | Dibaca : 5600x
28-08-2018 15:00
Pada masa kanak-kanak merupakan masa yang rentan terhadap penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak yaitu demam tinggi bahkan hingga mengalami kejang-kejang. Demam kejang kerap kali terjadi pada usia 6 bulan hingga 6 tahun apalagi jika orangtua memiliki riwayat kejang demam saat mereka masih kecil. Anak yang mengalami kejang demam akan membuat orang tua khawatir, oleh karena itu untuk mengantisipasi kejadian kejang demam pada anak lebih baik ketahui langkah yang tepat mengatasi penyakit tersebut. Kejang demam merupakan kejang yang terjadi saat bayi atau anak mengalami demam yang disebabkan bukan dari infeksi sistem saraf pusat. Kejang yang terjadi pada anak harus mendapat perhatian khusus karena kejang dapat terjadi berulang kali yang sangat membahayakan keselamatan anak. Saat anak sering mengalami kejang maka dapat merusak sel-sel otak pada anak. Ada beberapa jenis kejang demam yang perlu diketahui berdasarkan lama dan seberapa sering terjadi, antara lain : 1. Kejang demam sederhana Jenis ini merupakan kejang pada seluruh tubuh yang berlangsung kurang dari 10 menit dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu 24 jam. 2. Kejang demam kompleks Jenis ini merupakan kejang lokal atau tidak terjadi pada seluruh tubuh yang biasa terjadi pada area lengan dan tungkai kaki. Kejang kompleks berlangsung sekitar 10 menit dan terjadi secara berulang lebih dari 1 kali dalam kurun waktu 24 jam. Untuk memastikan apakah anak mengalami kejang demam dapat mengeceknya seperti berikut ini : Jika posisi lengan anak tertekuk pada siku maka cobalah secara perlahan untuk meluruskannya, jika lengan mudah diluruskan maka anak tidak mengalami kejang. Jika posisi lengan anak lurus maka cobalah untuk menekuknya secara perlahan, jika lengan mudah ditekuk maka anak tidak mengalami kejang. Namun jika lengan dulit untuk diluruskan atau ditekuk maka kemungkinan besar anak mengalami kejang. Cara menghadapi saat anak kejang demam : 1. Jangan panik, tenangkan diri saat anak mengalami kejang demam. 2. Jika dalam posisi tidur telentang, maka miringkan tubuh anak. 3. Jika di rumah ada obat untuk pereda kejang maka segera berikan untuk pertolongan pertama. Obat ini biasanya dimasukan melalui dubur. 4. Jangan berikan minuman apapun saat anak sedang kejang karena dapat menyebabkan cairan masuk ke paru-paru. 5. Bawalah segera ke dokter maupun tempat pelayanan kesehatan terdekat agar segera mendapat penanganan yang tepat.
27-06-2014 08:02
Gusi bengkak umumnya berlangsung disebabkan ada pembusukan pada gigi. Gusi bengkak (parulus) dapat bermakna bengkak kecil atau bengkak bernanah pada jaringan lunak gigi (gusi), lantaran terjadinya peradangan atau infeksi. Akumulasi plak pada gusi jadi pemicu utama gusi yang membengkak. Bila timbul rasa nyeri maka ini mengisyaratkan tanda-tanda penyakit gusi telah lebih kronis semacam disebabkan dari hilangnya tulang di seputar gigi serta mengarah pada pembentukan kantong gusi dalam. Bakteri dalam kantong mengakibatkan infeksi gusi, bengkak, nyeri, serta rusaknya tulang selanjutnya. Gusi bengkak, terhitung penyakit-penyakit gusi yang lain, dapat dikarenakan oleh berbagai aspek, seperti seperti kebersihan mulut yang jelek, kisah keluarga penyakit gusi, merokok, serta histori keluarga diabetes. Baca juga : Cara Meningkatkan Berat Badan Secara Sehat Langkah Menangani serta Menyembuhkan Gusi Bengkak gusi bengkakSebagai langkah awal, kurangi tingkat infeksi serta peradangan pada gusi, sekalian sedikit meredakan rasa sakitnya. Ini dapat dikerjakan dengan berbagai langkah simpel, yakni : Air larutan garam Larutkan satu sendok garam pada satu gelas air hangat, lalu manfaatkanlah larutan itu untuk berkumur. Langkah ini bisa kurangi pembengkakan pada gusi. Kerjakan sistem itu sepanjang berbagai kali dalam satu hari. Teh celup atau kantong teh Dengan letakkan kantong teh celup yang kering (baiknya teh hitam) pada gusi yang membengkak bisa kurangi infeksi, juga keluarkan nanah yang ada di gusi. Letakkan kantong teh diantara dinding pipi sisi dalam serta gusi bengkak sepanjang berbagai jam, atau bila dapat biarlah selama malam. Jalan ini semestinya dapat kurangi bengkak serta rasa sakit yang dihadapi. Konsumsi vitamin C Tingkatkan konsumsi vitamin C 1000 mg, sampai 3 kali satu hari. Vitamin itu nanti bakal berperan dengan cara alami selaku antibiotik untuk melawan infeksi pada gusi. Ketiga langkah diatas hanya cara penyembuhan rumahan (home remedy) untuk kurangi bengkak pada gusi serta meredakan rasa sakitnya. Baca juga : Makanan untuk Menambah Sel Darah Merah Untuk menyembuhkan penyakit gusi bengkak itu sendiri secara detail, tiada jalan lain kecuali berkunjung ke dokter gigi. Gusi yang bengkak memerlukan perawatan medis supaya kondisinya kembali normal. Kecuali itu, dokter barangkali bakal bertindak penyembuhan lanjut untuk menyembuhkan serta mencegah gusi bengkak di saat yang bakal datang. Anda dapat meminta untuk dilaksanakan X-ray pada mulut. Tiada upaya terbaik untuk mendiagnosa gusi bengkak dengan cara akurat kecuali dengan melaksanakan X-ray pada daerah yang terdampak. Akhirnya kelak bakal mempermudah dokter Anda menjalankan diagnosa dengan tambah baik. Janganlah terperanjat bila dokter merekomendasikan supaya gigi Anda dicabut, lantaran sistem itu bakal menjadikan gusi mengempis serta menolong sistem pengobatan dengan cara prima. Tanyakan pula kepada dokter Anda jalan paling baik untuk menjaga kebersihan gigi serta gusi, dan menjaga kesehatan mulut dengan cara menyeluruh. Dengan senantiasa mencermati kebersihan serta kesehatan mulut, Anda bisa kurangi kemungkinan terjadinya gusi bengkak di masa datang.
16-06-2024 15:13
Bagi penderita diabetes, menjaga kadar gula darah tetap stabil merupakan hal yang penting dilakukan. Ini karena kadar gula darah yang terlalu tinggi berisiko menyebabkan berbagai penyakit, seperti stroke, gagal ginjal, bahkan kematian.Selain mengonsumsi obat medis, penderita diabetes juga bisa menggunakan beberapa bahan alami yang diduga efektif untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh. Berbagai Jenis Obat Diabetes Alami Selain mengonsumsi obat diabetes yang diberikan oleh dokter, ada beberapa jenis obat diabetes alami yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita prediabetes maupun diabetes, yaitu : 1. Kayu manis Salah satu obat diabetes alami yang dapat dengan mudah ditemukan adalah kayu manis. Obat alami ini diduga memiliki efek seperti insulin dalam tubuh yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Tidak hanya itu, kayu manis juga diduga dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes, termasuk penyakit jantung dan kerusakan saraf. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas hingga efek samping kayu manis sebagai pengobatan diabetes. 2. Ginseng Tanaman ginseng, khususnya ginseng Amerika (Panax quinquefolius), merupakan salah satu jenis ginseng yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Jenis ginseng ini juga dapat mencegah resistensi insulin pada orang yang sehat, sehingga mencegah risiko terkena diabetes tipe 2. 3. Lidah buaya Obat diabetes alami selanjutnya adalah lidah buaya. Meski umumnya lebih dikenal sebagai obat untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti luka bakar ringan, tetapi lidah buaya juga diketahui dapat mengontrol kadar gula darah. Khasiat lidah buaya tersebut berasal dari kandungan fitosterol yang diduga dapat mengurangi kadar gula dengan menurunkan penyerapan gula di saluran cerna setelah makan. 4. Jahe Jahe merupakan jenis rempah yang cukup sering dijadikan sebagai pengobatan alami, termasuk obat diabetes. Berdasarkan beberapa penelitian, jahe diduga dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan menjaganya tetap stabil. Meski begitu, studi terkait jahe sebagai obat herbal untuk diabetes masih sangat terbatas sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui khasiat dan keamanannya. https://pafiyapen.org/ 5. Cengkeh Penelitian menunjukan bahwa cengkeh bisa menjadi salah satu pilihan obat diabetes alami. Ini berkat kandungan senyawa pada cengkeh yang diduga dapat meningkatkan produksi insulin dan menurunkan kadar gula darah. 6. Gymnema Gymnema merupakan salah satu obat alami yang diduga memiliki sifat antidiabetes dan dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Perlu diingat bahwa beberapa bahan alami di atas biasanya hanya digunakan sebagai pendukung obat diabetes, bukan pengganti obat diabetes yang diberikan oleh dokter. Selain itu, penderita diabetes juga perlu berhati-hati ketika mengonsumsi obat herbal. Pasalnya, menggabungkan obat alami dengan obat medis diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia atau kadar gula darah di bawah normal. Di samping mengonsumsi obat alami maupun medis, Anda juga perlu menjalani pola hidup sehat agar kadar gula darah tetap terjaga, misalnya dengan olahraga secara rutin, hindari asupan tinggi gula dan lemak, serta kelola stres. Meski beberapa bahan alami di atas dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanan dan efektivitasnya sebagai obat diabetes alami.