Waktu Posting : 23-05-2014 20:57 | Dibaca : 2536x
21-05-2014 09:25
Kini asam urat tak hanya ditemukan pada penderita berusia 40 atau 50 tahun, melainkan juga usia produktif. Mitos bahwa asam urat hanay menghampiri orangtua jelas tak lagi relevan. Meningkatnya angka kejadian asam urat pada penderita berusia mulai 20 tahunan menjadi bukti bahwa penyakit ini mulai menghinggapi usia muda. Angka kejadian asam urat pada generasi muda meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Penyebab utamanya adalah faktor asupan makanan. Gaya hidup dan faktor keturunan juga disebutkan menjadi faktor lain pencetus asam urat yang diderita anak muda. Kebanyakan karena gaya hidup yang tidak sehat, dimanifestasikan dengan memakan makanan yang mengandung kadar purin tinggi. Kadar asam urat yang normal di dalam darah bagi perempuan yaitu 2-6 mg/dl dan laki-laki yaitu 2-7 mg/dl. Penyakit asam urat yang dalam istilah medis dikenal sebagai gout, merupakan penyakit akibat adanya penumpukan asam urat di dalam tubuh secara berlebihan. Hal itu disebabkan baik karena produksi asam urat yang meningkat, mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar purin berlebih, maupun ginjal yang tidak mampu mengeluarkan zat tersebut secara normal. Akibatnya, kristal asam urat menumpuk di persendian. Obat-obatan, hipertensi, obesitas (kegemukan), diabetes melitus (kencing manis), dan hiperlipidemia juga dapat menyebabkan meningkatnya produksi asam urat. Baca juga : Obat Herbal Bukan Sekedar Pendamping bagi Penyakit Asma Beberapa gejala yang dirasakan oleh penderita asam urat, misalnya nyeri atau linu di bagian jari, lutut, bahu, pinggang, leher, dan punggung. Kebanyakan kasus asam urat terjadi di pergelangan kaki dan sendi jari kaki, terutama bagian jempol. Selain itu, juga terjadi pembengkakan di bagian sendi yang meradang dan umumnya berwarna merah. Rasa nyeri bisa datang kembali jika memakan makanan berpurin tinggi. Namun, banyak juga orang yang menganggap bahwa semua pebal linu dan nyeri sendi adalah asam urat, padahal belum tentu. Untuk memastikannya harus melakukan pengecekan. Banyaknya kejadian asam urat pada anak muda terjadi karena riwayat pernah mengkonsumsi minuman beralkohol secara aktif. Minuman yang mengandung alkohol mengadung kadar purin yang tinggi sehingga bisa memicu terjadinya penyakit ini. Untuk anak muda, keluhannya terasa jauh lebih sedikit dibandingkan dengan orangtua. Mungkin karena metabolisme yang relatif lebih baik. Namun, hal ini sudah bisa dideteksi dengan medical check up menyeluruh dan rutin. Selain itu obesitas juga menjadi faktor penyebab asam urat lebih mudah menjangkiti orang dengan kadar gula tinggi. Baca juga : Obat Alamiah Untuk Penyakit Gondok Anak muda yang rutin berolah raga di pusat kebugaran dan kemudian mengkonsumsi whey protein (tambahan asupan potein) untuk membantu pembentukan oto, juga dipercaya bisa meningkatkan kadar asam urat di dalam darah. Untuk mengantisipasinya, bacalah dengan teliti kadar kandungan purin di dalam suplemen tubuh tersebut. Untuk mengantisipasi asam urat secara keseluruhan, seseorang dianjurkan untuk mengatur pola makan. Misalnya dengan mengurangii makanan beku, makanan instan, dan makanan lain yang memiliki kadar glukosa tinggi. Tingkat konsumsi air putih sebanyak 8-10 gelas per hari juga penting dilakukan. Poin dari penyakit asam urat adalah asupan, jadi akan lebih baik kalau makanan kembali lagi ke alami (back to nature) sehingga gizinya lebih seimbang. Bagi anak muda yang sudah terlanjur memiliki asam urat tinggi di dalam darah, sebaiknya melakukan perbaikan pola hidup. Obat-obatan mungkin diperlukan setelah berkonsultasi dengan dokter, namun untuk langkah pencegahan mengkonsumsi secara rutin jus herbal seperti Ultra Mangosteen, Ultra Noni, dan DragonNoni adalah tindakan yang bijaksana. [MS]
20-01-2016 18:21
Adakah cara yang tepat untuk mengurangi mata minus? Jawabnnya tentu saja ada. Mata minus dapat dikurangi dan bahkan dapat disembuhkan. Namun untuk mengurangi serta menyembuhkannya sendiri memang dibutuhkan beberapa tahapan langkah yang cukup panjang. Sebelum menjelaskan hal tersbeut, sebaiknya Anda pahami dulu mengenai mata minus itu sendiri serta beberapa hal yang menimbulkan keberadaannya. Mata minus seringkali terjadi akibat dari lengkungan kornea di bagian mata yang lebih cenderung memiliki ukuran pendek jika dibandingkan dengan sumbu bola mata yang tentunya lebih panjang. kedua hal tersebut seringkali dikatakan bermula dari gen atau turunan yang diwariskan oleh kedua orang tuanya. Namun selain gen, ternyata ada juga beberapa bentuk hal lainnya yang berperan aktif dalam menimbulkan mata minus tersebut. Hal ini berkaitan dengan berbagai macam bentuk aktifitas yang dilakukan oleh penderitanya itu sendiri. Ingin tau apa saja aktifitas penyebab mata minus terseut? Simaklah penjelasannya berikut ini : Baca juga : Jual Buku & Ebook Panduan Merawat dan Terapi Penderita Stroke Minimnya asupan makanan sehat Pola makan sehat dikenal dengan istilah 4 sehat 5 sempurna. Untuk mengkonsumsi makanan tersebut, Anda dapat melakukan kombinasi diantara karbohidrat, sayuran dan juga buah-buahan. Jika Anda terlalu banyak mengkonsumsi salah satu bagiannya saja, utamanya karbohidrat, maka ketajaman mata yang Anda miliki pun akan berkurang karena tidak dilengkapi dengan jenis makanan sehat lainnya. Melakukan kebiasaan buruk Ada beberapa jenis aktifitas yang termasuk dalam kategori kebiasaan buruk, terutama bagi kesehatan mata. Kebiasaan tersebut seperti halnya membaca ditempat yang redup, kemudian membaca dengan posisi tiduran atau bahkan melakukan kegiatan membaca dengan jarak yang terlalu dekat. Kebiasaan seperti ini sangat memudahkan mata Anda mejadi cepat lelah, sehingga ia tidak dapat berfungsi dengan lebih optimal, yang pada akhirnya mewajibkan Anda untuk mengurangi mata minus dengan melakukan pengobatan atau bahkan perawatan khusus. Terlalu sering berada di depan layar Penyebab lainnya yang juga dapat membuat mata Anda menjadi tidak sehat atau minus adalah kebiasaan menatap layar dalam jangka waktu yang lama, misalkan menonton televisi atau bahkan menatap layar komputer. Kedua jenis layar tersebut, utamanya komputer dikenal dengan tingkat radiasi yang tinggi. Karena itulah ia dapat menyebabkan mata minus dengan mudah pada penderitanya. Demikianlah 3 bentuk penyebab utama yang seringkali menimbulkan terjadinya mata minus pada penderita. Karena itulah sebaiknya Anda hindari ketiga hal tersebut, dan pastikan untuk menjaga kebersihan dari mata Anda dengan lebih teliti. Namun bagi Anda yang sudah mengalami mata minus, tentunya dibutuhkan cara untuk mengurangi mata minus tersebut, sehingga ia dapat kembali dengan normal. Cara untuk menguranginya itu dapat Anda lakukan dengan menggunakan 8 tips sehat di bagian bawah ini : 1. Menjaga kebersihan dari mata Hal pertama dan yang paling penting untuk merawat kesehatan mata Anda agar ia tetap berada dalam keadaan yang baik adalah dengan menjaga kebersihannya.karena itulah sebaiknya Anda biasakan untuk membersihkan bagian bola mata Anda, selain itu gunakan lah alat pelindung mata ketika Anda tengah melakukan aktifitas di luar ruangan. Karena lingkungan yang kotor, seperti halnya jalanan dapat menyimpan berbagai macam kotoran masuk ke dalam bagian mata Anda hingga mengakibatkan adanya mata minus. 2. Terapi Lilin untuk mengeluarkan air mata Terapi lilin adaah cara tradisional yang seringkali dilakukan untuk mengurangi tingkat keminusan dalam mata. Terapi ini pun dapat Anda lakukan dengan sederhana, cukup nyalakan lilin di depan Anda, dan mulailah untuk menatap lilin tersebut tanpa berkedip, hingga air mata pun mulai bercucuran. Semakin banyak air mata yang Anda keluarkan, maka semakin baik pula hasil yang bisa Anda dapatkan dari terapi yang satu ini. Hal ini berkaitan dengan lilin yang berfungsi dalam menguatkan akomodasi dari daya mata yang Anda miliki. 3. Istirahat dari depan layar Jika Anda adalah orang yang sering bekerja di depan layar atau bahkan hobi menonton televisi, maka sebaiknya pastikan untuk melakukan istirahat dari mata sebanyak 30 menit 1 kali. Istirahat yang Anda lakukan untuk mata juga tidak membutuhkan waktu yang lama, cukup lakukan selama 3 hingga 5 menit saja. Selain itu pastikanlah selama melakukan istirahat terseut untuk melakukan kegiatan senam mata atau bahkan melihat pemandangan lainnya yang lebih jauh dan juga berwarna hijau, sehingga mata akan kembali menjado lebih segar. 4. Terapi alami daun sirih Sebuah terapi alami dengan menggunakan bahan dari daun sirih dikenal sebagai metode yang paling manjur dalam mengembalikan keadaan mata minus menjadi lebih normal kembali. Cara untuk melakukan terapi ini pun cukup sederhana, yaitu dengan mengambil dua bagian dari daun sirih yang dapat menutupi bagian dari kelopak mata Anda. Namun sebelumnya pastikanlah untuk membersihkan daun sirih tersebut lebih dahulu, dan terapkan pada kelopak mata Anda sebelum Anda tertidur. Cara yang satu ini sangat mudah, murah dan bahkan bermanfaat dalam menjaga kesehatan utamanya mengurangi mata minus yang tengah Anda derita. 5. Penggunaan layar anti radiasi Pada bagian di atas sudah dijelaskan cara untuk menghindari mata minus dengan melakukan istirahat setelah melakukan aktifitas di depan layar komputer atau bahkan televisi. Namun untuk cara yang jauh lebih aman selanjutnya. Anda juga dapat menggunakan layar anti radiasi sebagai bentuk perlindungan dari cahaya radiasi yang dikeluarkan oleh layar komputer atau bahkan televisi pada bagian mata Anda. 6. Menatap dan mengikuti arah pergerakan benda Ketika Anda berada di ruangan terbuka dan tentunya berada di lingkungan yang penuh pergerakan, seperti halnya di jalan raya, maka biasakanlah untuk memperhatikan benda-benda yang bergerak disekeliling Anda, baik itu orang yang tengah berjalan, laju kendaraan dari satu titik tertentu menuju titik lainnya atau bahkan burung yang tengah terbang bebas di langit. Ketika menatap benda bergerak tersebut, pastikanlah agar leher dan kepala Anda tidak bergerak namun ikuti gerakan dari objek tersebut dengan menggunakan gerakan mata. Sehingga mata Anda pun akan terasa jauh lebih rileks. Baca juga : 10 Cara Atasi Sakit Kepala Sebelah Atau Migrain Dengan Tepat 7. Senam mata Senam mata adalah aktifitas ringan yang bisa Anda lakukan untuk melatih otot mata dalam memperhatikan fokus dari objek tertentu. Senam mata ini dapat dilakukan di mana pun Anda berada, dan caranya cukup dengan mengedipkan bagian mata selama beberapa saat saja. Selain itu lakukan pula gerakan menatap dari satu fokus tertentu menuju fokus lainnya secara bergantian. Kemudian Anda juga dapat menatap benda yang memang lokasinya berada cukup jauh dari lokasi Anda dalam beberapa saat. 8. Melepaskan kaca mata Ketika Anda tengah bersantai atau bahkan dapat melakukan pekerjaan tanpa menggunakan kaca mata, maka sebaiknya lepaskanlah kaca mata yang Anda gunakan tersebut untuk sementara. Hal ini tentunya sangat berguna untuk mengurangi tingkat ketergantungan mata terhadap kacamata. Dengan melakukan hal yang satu ini, maka mata Anda pun akan lebih terlatih untuk banyak bergerak, sehingga bagian dari otot-otot yang dimilikinya akan lebih banyak berakomodasi dan menjadi fleksibel. Karena itulah cara ini dapat Anda lakukan untuk mengurangi mata minus yang Anda miliki dengan mudah.
26-07-2014 19:18
Saat ini obesitas/kegemukan menjadi masalah yang cukup serius di kalangan masyarakat. Obesitas/ kegemukan bisa menyerang kaum laki-laki dan kaum perempuan. Penyebab obesitas ini bisa beragam, misalnya seperti faktor genetik, faktor lingkungan dan faktor psikis. Orang yang memiliki obesitas beresiko mudah terkena penyakit, misalnya saja penyakit diabetes dan masih banyak penyakit lainnya. Oleh sebab itu, banyak orang berlomba-lomba untuk menjaga keseimbangan berat badan mereka dengan alasan penampilan dan tentunya untuk menjaga kesehatan. Ada cara cepat dan ada cara aman dan sehat yaitu dengan obat kurus alami. Baca juga : Cara Mencegah Serangan Stroke Sekarang ini ada banyak sekali obat alami untuk membuat tubuh menjadi lebih kurus / menurunkan berat badan secara efektif. Adapun beberapa ramuan obat kurus alami yang bisa dicoba adalah jamu kunyit asam, kunyit asam ini sudah terbukti dapat menurunkan berat badan karena sudah sejak dulu dipercaya. Selain itu bisa juga dengan menkonsumsi teh hijau secara rutin karena kandungan yang ada di dalamnya terdapat antioksidan yang dapat mengurangi berat badan. Kemudian bisa juga dengan membuat ramuan kayu manis yang dicampur dengan madu. Menkonsumsi teh tanpa gula juga bisa Anda manfaatkan karena tidak ada gula maka kadar gula juga bisa terjaga dengan baik, hal tersebut dilakukan karena gula dapat menambah berat badan. Dengan demikian nantinya tubuh akan lebih kurus dan berat badan akan terjaga dengan baik.