Waktu Posting : 23-05-2014 20:57 | Dibaca : 2451x
19-03-2016 23:55
3 Cara Alami Mengobati Radang Tenggorokan Pada Anak - Si kecil merasakan sakit saat menelan, tak ingin makan serta rewel, barangkali itu sinyal tanda radang tenggorokan pada anak. Kecuali sakit saat menelan, sinyal tanda radang tenggorokan pada anak atau faringitis dapat pula berbentuk tenggorokan merasa kering serta gatal, dibarengi sakit kepala, tubuh merasa capek, serta nyeri otot. Radang tenggorokan adalah gejala yang seringkali menyerang anak-anak dan remaja serta dikarenakan oleh virus. Tetapi kadang-kadang, radang tenggorokan pada anak pun dapat disebabkan oleh bakteri. Lantas, adakah cara alami mengobati radang tenggorokan pada anak? Nah, bila Si Kecil mengalami radang tenggrokan, Anda janganlah cemas terlalu berlebih. Radang tenggorokan pada anak yang dikarenakan oleh virus bisa pulih dengan sendirinya. Sistim kekebalan badan Si Kecil biasanya bisa menangani virus dalam kurun waktu satu minggu. Mengonsumi obat pembasmi rasa sakit, minum banyak air, serta berkumur dengan air garam telah cukup menolong memperingan gejala radang tenggorokan pada anak. Baca juga : 4 Kiat Mencukur Bulu Kemaluan Dengan Aman Bila si kecil telah masuk usia sekolah, Anda bisa mengajarinya berkumur dengan air garam hangat untuk melegakan tenggorokan. Langkahnya, aduk sekitaran ¼ sampai ½ sendok teh garam dengan satu gelas air putih sampai larut, lalu dipakai untuk berkumur. Oh, minum banyak air amat utama supaya si buah hati tak dehidrasi. So, walau si kecil merasakan kesakitan atau kesusahan untuk menelan, pinta dia supaya selalu minum air. Si kecil perlu banyak cairan, terlebih apabila dia pun menderita demam. Minum air hangat seperti teh madu atau air dingin seperti juice apel serta es cream pun di duga bisa meredakan radang tenggorokan pada anak. Tetapi, janganlah menyajikan buah jeruk, air jeruk, atau juice jeruk pada Si Kecil. Meskipun alami, buah jeruk nyatanya bisa merangsang tenggorokan buah hati Anda. Serta kecuali itu, dianjurkan juga supaya si kecil banyak istirahat. Jauhi menyajikan makanan atau minuman yang terlampau anas pada anak Anda. Baca juga : Kenali 4 Penyebab Nyeri Pada Payudara dan Cara Mengatasinya Tetapi, jika si buah hati betul-betul tak merasakan nyaman, Anda dapat memberikannya obat acetaminophen atau ibuprofen. Pastinya dengan dosis yang sesuai untuk anak-anak serta sudah mengonsultasikannya terlebih dulu pada dokter anak. Disarankan untuk tak menyajikan aspirin pada Si Kecil lantaran mungkin mengakibatkan sindrom Reye yang menjadikan otak membengkak. Anda pun dapat menyalakan vaporizer atau humidifier di kamar tidur si kecil untuk melembapkan udara sekeliling serta meredakan radang tenggorokannya. Pastinya, yakinkan apakah filter-nya bersih ataukah tidak. Lantaran filter yang kotor bisa memberi banyak kuman di udara. Seluruh cara diatas pun dapat diaplikasikan pada radang tenggorokan akibat bakteri, namun butuh menambahkan antibiotik sesuai saran dokter. Radang tenggorokan pada anak yang dikarenakan oleh virus memanglah dapat pulih tanpa ada penyembuhan serius, tetapi bila radang sakit tenggorokan tak hilang dalam beberapai hari, berlangsung demam, susah bernapas, leher kaku atau bengkak selekasnya bawa buah hati ke dokter anak atau instalansi gawat darurat paling dekat. Supaya buah hati Anda memperoleh penyembuhan selanjutnya yang cepat serta jitu.
23-02-2016 06:26
Saat ini masyarakat banyak dikejutkan dengan LGBT, banyak diantaranya yang belum tau dan mengerti dengan apa itu yang dimaksud oleh LGBT sendiri. Bahkan ada pula beberapa diantaranya yang bertanya apakah LGBT itu termasuk dalam jenis penyakit LGBT atau bukan? Untuk menjawab beberapa bentuk pertanyaan tersebut, sebaiknya Anda perhatikan terlebih dahulu uraian penjelasan di bagian bawah ini : Apa itu LGBT? LGBT atau sering pula disebut sebagai GLBT adalah singkatan dari kata Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender. Istilah ini sebenarnya sudah digunakan sejak tahun 1990 lalu, namun untuk perkembangannya memang baru dikenal oleh masyarakat dalam beberapa waktu terakhir ini. Penggunaan istilah LGBT pada mualnya digunakan untuk mengganti frasa dari Komunitas Gay. Hal ini juga berkaitan dengan penggunaan kata yang lebih mewakili dari kelompok-kelompok orang yang sudah disebutkan pada bagian di atas itu tadi. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan dengan Cara Pencegahannya Selain itu penggunaan istilah ini juga digunakan untuk menekan bentuk keanekaragaman yang dilihat melalui kacamata seksualitas serta gender. Bahkan peggunaan istilah tersebut juga tidak hanya digunakan untuk menyebutkan pihak homoseksual atau pun biseksual saja. Karena tidak jarang mereka yang heteroseksual pun dimasukkan dalam istilah yang satu ini. Karena itulah penggunaan istilah LGBT sering pula ditambahkan dengan penggunaan huruf Q yang berarti mewakili kata Queer. Sehingga istilah tersebut pun berubah menjadi LGBTQ atau GLBTQ. Penggunaan istilah ini bahkan tercatat sejak tahun 1996 lalu. Pada dasarnya tidak semua orang setuju dengan penggunaan istilah dari LGBT itu sendiri. Karena ada beberapa diantaranya pendapat yang menyatakan bahwa pergerakan transgender serta transeksual tidak sama dengan apa yang disebut sebagai Lesbian, Gay serta Biseksual. Hal ini berkaitan pula dengan gagasan dari penggunaan kata transgender serta transeksual yang memang berkaitan dengan identitas gender, namun justru terlepas dari bentuk orientasi seksual. LGBT Bukanlah penyakit atau pun kelainan Setelah membicarakan mengenai istilah LGBT yang pada dasarnya sudah dikenal sejak jaman dulu. Salah seorang pakar saraf yang bernama dr. Roslan Yusni Hasan, SpBS justru mengungkapkan pendapatnya terkait dengan LGBT tersebut. Menurut beliau LGBT bukanlah jenis penyakit atau bahkan kelainan. Karena itulah tidak diperlukan adanya sistem pengobatan atau bahkan penyembuhan yang perlu dilakukan. Dokter yang akrab dengan panggilan Ryu itu bahkan menyebutkan bahwa LGBT sebagai variasi kehidupan saja. Mengepa demikian? Karena di dalam bagian biologi yang dimiliki oleh para kaum tersebut tidak terdapat hal yang tidak normal. Karena itulah hal ini dianggapnya sebagai bentuk variasi belaka. Beliau bahkan menjelaskan bakat seseorang untuk menjadi seorang lesbian, kemudian gay, biseksual atau bahkan transgender itu sendiri pada dasarnya memang sudah terbentuk ketika dirinya menjadi janin dalam kandungan ibu. Meskipun proses terbentuknya jenis kelamin, kemudian gender serta orientasi seksual adalah proses yang terjadi dengan cara terpisah, namun proses tersebut pada dasarnya memang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. Hal inilah yang pada akhirnya menyebabkan ada beberapa orang yang memiliki jenis kelamin laki-laki, namun gendernya justru belum tentu maskulin. Hal ini juga turut memberikan pengaruh pada orientasi seksualnya yang juga belum tentu mengarah pada sosok perempuan. Hal ini juga lebih dijelaskan oleh sosok Ryu melalui penjabarannya yang menyatakan bahwa seseorang yang memiliki kromosom XX belum tentu memiliki jenis kelamin sebagai perempuan, begitupun dengan kromosom XY yang juga belum tentu menjadi sosok laki-laki. fakta biologisnya, banyak sekali variasi genetik, yang pada akhirnya dapat membuat keadaan kromosom menjadi lebih banyak atau malah berkurang. Selain hal tersebut Ryu juga menjelaskan jika kaum LGBT memiliki variasi struktur otak yang berbeda antara satu dengan lainnya, sehingga sulit untuk diubah. Hal ini terkait pula dengan jumlah dari kaum LGBT yang memang jauh lebih sedikit jika dibandingkan dengan masyarakat lainnya. Selain itu Ryu juga menambahkan bahwa seseorang yang termasuk homoseksual pada dasarnya tidak dapat menurunkan sifat asli yang dimilikinya. Hal ini jelas berbeda dengan mereka yang heteroseksual yang mampu memiliki keturunan. Karena itulah pada akhirnya menurut Ryu semua itu kembali pada masing-masing pribadi yang memilikinya, dan bentuk kenyamanan yang dirasakan oleh seseorang. Dengan kata lain ketika seseorang menyukai permainan drum dan memiliki bakat dalam hal tersebut, kemudia ia memilih drum itu tadi dibandingkan dengan gitar, maka hal tersebut tentu saja diperbolehkan. LGBT sebagai bentuk penyakit kejiwaan yang menular Berbeda halnya dengan bentuk pendapat yang disebutkan pada bagian di atas tadi. untuk pendapat yang akan dijelaskan pada bagian di bawah ini justru menyebutkan LGBT sebagai bentuk jenis penyakit. Selain itu penyakit LGBT ini juga dimasukkan dalam kategori penyakit menular. Isu mengenai masalah LGBT saat ini memang tengah menjadi kontroversi di kalangan masyarakat Indonesia. Cukup banyak diantaranya orang yang berpendapat jika LGBT ini bertentangan dengan nilai serta ajaran agama. Namun tidak jarang pula orang yang beranggapan bahwa kaum LGBT berhak untuk menyuarakan keadaannya sehingga ia tidak dikucilkan dari masyarakat di lingkungan sekitarnya. Beberapa orang yang menyatakan pendapatnya bahwa LGBT bukanlah jenis penyakit justru mulai dipatahkan oleh seorang psikiater bernama Dr. Fidiansyah. Menurut beliau mereka yang termasuk dalam kaum yang satu ini justru termasuk orang yang terkena gangguan jiwa. Karena termasuk dalam bentuk penyakit dari gangguan jiwa, maka bentuk penyakit yang satu ini pun dikategorikan sebagai penyakit yang mampu menular pada orang lainnya. Hal tersebut bahkan diterangkan olehnya dalam sebuah buku yang berjudul PedomanPenggolongan Diagnosis dari Gangguan Jiwa. Dalam bukunya tersebut, Fidiansyah menyebutkan jika homoseksual serta biseksual termasuk dalam bentuk gangguan psikologis serta perilaku yang memang berhubungan dengan perkembangan dari orientasi seksual. Dari pernyataannya tersebut Fidiansyah menyatakan bahwa apa yang sudah diungkapkan olehnya atau bahkan psikiater lain yang menyebutkan LGBT sebagai bentuk penyakit menular bukan ingin mendiskriminasi. Menurut beliau hal ini dilakukan justru untuk membantu para kaum tersebut. berkaitan dengan sebutan LGBT sebagai jenis penyakit gangguan jiwa yang menular tentu saja bentuk penularannya pun tidak dilakukan melalui kontak bakteri, virus, atau bahkan mikroba lainnya. Hal ini justru lebih mengarah pada bentuk penularan melalui perubahan sikap perilaku serta bentuk pembiasaan yang dilakukan olehnya. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Karena itulah LGBT dikatakan dapat menular, yang dilakukan melalui penularan perilaku. Teori penularan yang satu ini diungkapkan melalui bentuk pembiasaan. Seperti halnya ketika seseorang mulai mengikuti satu pola tertentu yang pada akhirnya akan membuat dirinya menjadi satu karekter tersebut. Sehingga pada akhirnya terbentuklah kepribadian, dengan bentuk pembiasaan yang sesuai dengan gangguan dari penyakit jiwa itu tadi. Dari beberapa bentuk pendapat yang sudah dijelaskan pada bagian di atas tadi, Anda dapat melihat bahwa masih banyak pertentangan terkait dengan isu kontroversial dari LGBT itu sendiri. Apakah ia termasuk dalam jenis penyakit yang dikenal dengan sebutan Penyakit LGBT atau bukan? Namun jika hal ini sekiranya merugikan memang lebih baik untuk tidak menjadi bagian di dalamnya.
19-06-2014 21:50
Penyakit jantung merupakan pemicu kematian paling besar, jauh besar melebihi kanker. Sebelum saatnya terlambat, jaga kesehatan jantung Anda. Menurut kaum pakar, pemicu kematian terbesar pada wanita menopause ialah penyakit jantung atau kardiovaskuler (jantung serta pembuluh-pembuluh darah). Angkanya juga semakin besar dari pada kematian yang disebabkan penyakit kanker yang kerap ditakutkan wanita. Satu diantara pemicunya ialah tingkat kepedulian wanita dalam menjaga kesehatan jantung tetap rendah. Beberapa hasil riset menyebutkan, resiko penyakit jantung pada wanita lebih rendah dari pada pria. Hal semacam ini lantaran hormon estrogen pada wanita dapat membuat perlindungan susunan dalam pembuluh darah dari rusaknya serta menghindar penyempitan disebabkan menumpuknya lemak serta plak pada pembuluh darah. Estrogen juga menghindar penggumpalan sel darah merah dengan cara tiba-tiba. Tetapi bersamaan pertambahan umur, estrogen juga menyusut hingga perlindungan tubuh pada penyakit jantung serta pembuluh darah turut alami penurunan. Saat estrogen sudah betul-betul ‘habis’, resiko penyakit jantung serta pembuluh darah pada wanita juga sama besarnya dengan pria. Hal semacam ini kerapkali luput dari perhatian serta baru disadari wanita sesudah alami tanda-tanda penyakit jantung. Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Otak Sinyal tanda Serangan Jantung Cermati apabila Anda atau orang paling dekat menderita tanda-tanda seperti ini : • Sakit dada hebat seperti ditindih benda berat di dada tengah atau kiri. Rasa sakit umumnya menjalar ke bahu, rahang, atau lengan kiri, dibarengi keringat dingin, keluhan lemas, pusing, serta lain lain. • Tanda-tanda ini baiknya selekasnya di pastikan dengan EKG (alat rekam jantung). Bila penanganan terlambat, dapat menyebabkan otot beralih, meninggalkan cacat, atau sesak napas. • Pengobatan mesti dikerjakan pada ‘Waktu Emas’ yakni secepat-cepatnya hingga 6 jam dari diawali sakit dada. Selekasnya bawa ke dokter pakar jantung atau rumah sakit yang mempunyai EKG. Apabila seseorang merasakan serangan jantung, maka beberapa hal berikut ini perlu dilakukan segera : - Sebelum dibawa ke dokter jantung sebaiknya penderita dibaringkan atau diistirahatkan dulu. - Berikanlah pada penderita obat yang bisa mengencerkan darah, misalnya aspirin dan sejenisnya. - Jika ada berilah penderita obat jantung untuk diisap yang diletakkan di bawah lidah. - Jika tersedia cobalah pakaikan masker oksigen - Lebih baik jangan mengerok penderita yang umumnya dilakukan untuk mengusir masuk angin. Hal ini bisa menyebabkan terlambatnya pengobatan dengan membuang peluang emas. Gizi seimbang Baiknya, janganlah terlambat untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Lebih cepat mulai bakal berikan hasil tambah baik. Langkah pertama ialah melakukan gaya hidup sehat, yakni menjauhi rokok serta alkohol, dan konsumsi makanan dengan nilai gizi seimbang serta sesuai sama dengan keperluan tubuh, yakni karbohidrat, protein (nabati serta hewani), lemak, vitamin, dan mineral. Anda dapat memilih program diet yang paling pas dengan diri Anda, umpamanya Mediteranian Diet (komposisi karbohidrat 45%, protein hewani serta nabati masing-masing 20%, lemak 10%, vitamin serta mineral kurang lebih 5%), atau Food Combining (tak konsumsi karbohidrat serta protein dengan cara berbarengan). Konsumsi oatmeal atau hasil gandum juga baik untuk kesehatan jantung lantaran komposisi gizinya cukup komplit, memiliki kandungan nyaris seluruhnya elemen vitamin serta mineral, tetapi tak memiliki kandungan kolesterol. Baca juga : Inilah Rahasia Awet Muda yang Perlu Anda Ketahui Stres juga bikin kerja jantung lebih berat. Karenanya betapa sebaiknya apabila Anda dapat hindari stres, umpamanya dengan meditasi atau memahami agama. Kecuali jantung lebih sehat, mutu hidup Anda juga meningkat. Olahraga Beberapa orang melupakan olahraga dengan alasan aktivitas yang padat. Walau sebenarnya olahraga merupakan satu diantara kunci utama kesehatan. Tetapi kerap juga berlangsung salah paham, bahwasanya olahraga bisa menyembuhkan penyakit kardiovaskuler. Sesungguhnya, faedah olahraga ialah menghindar penyakit. Apabila tanda-tanda penyakit jantung mulai timbul, besar kemungkinan Anda tinggal satu langkah menuju penyakit itu. Karenanya, siapkan saat olahraga, sekurang-kurangnya 1/2 jam tiap-tiap dua hari sekali untuk menjaga kesehatan jantung Anda. Tiap-tiap olahraga yang menggerakkan semua anggota tubuh dengan cara seimbang -termasuk seluruhnya otot serta pembuluh darah- bisa menguatkan jantung serta pembuluh darah. Umpamanya jalan kaki, jogging, atau berenang. Anda tak butuh melakukan olahraga terlalu berlebih. Tetapi utamakan kedisiplinan dalam menggerakkan tubuh. Kecuali itu, kerjakan juga kontrol desakan darah serta konsultasi dengan dokter dengan cara teratur untuk memonitor keadaan jantung Anda.