Waktu Posting : 29-05-2014 03:43 | Dibaca : 2622x
Nanang sudah setahun ini mengidap amandel. Hampir setiap bulan amandelnya kumat. Menurut dokternya, sudah derajat tiga dan belum perlu dioperasi. Namun setiap kali serangan amandelnya datang, Nanang mesti minum antibiotika. Kalau tidak, amandelnya meradang hebat, bernanah dan tak sembuh-sembuh.
Linggar juga begitu. Bahkan ia sudah sering sekali sampai tak bisa bernapas kalau sedang serangan. Tapi Linggar tak mau dioperasi. Ia takut, dan lebih suka memilih minum kapsul antibiotika saja.
Nanang dan Linggar memang sudah sejak kecil minum obat antibiotika, obat untuk memusnahkan kuman penyakit. Namun menurut pengakuan ibunya, obat antibiotikanya sering tidak pernah dihabiskan. Selain minumnya kurang teratur, begitu terasa membaik, ia langsung menyetop sendiri minum antibiotikanya. Padahal dokternya memberinya sampai 5 hari. Ia minum cuma 2 sampai 3 hari saja.
Tapi apakah karena minum antibiotika yang tak habis, dapat menimbulkan amandel?
Oh, tidak. Bukan karena antibiotika yang tak dihabiskan amandel muncul, tapi karena kelenjar pertahanan tubuh di rongga mulut itu yang kalah perang melawan bibit penyakit. Dan kebiasaan minum antibiotika yang setengah-setengah itu dapat membuat kuman penyebabnya menjadi kebal (resisten) terhadap antibiotika tersebut. Dan kalau kumannya sudah kebal begitu, ia akan menyerang ulang penderita, dengan demikian penyakit akan menahun. Amandelnya sering terserang, dan tak sembuh jika diberikan jenis antibiotika yang sama. Perlu dicari jenis antibiotika yang lain.
Baca juga : Inilah Herbal Penangkal Bau Mulut
Terlalu Bebas Berantibiotika
Obat antibiotika tergolong obat daftar G. Artinya hanya dapat dibeli dengan resep dokter. Namun di kota-kota besar, toko-toko obat menjualnya tanpa resep dokter, dan digunakan secara bebas, bahkan tanpa aturan yang benar.
Mudah dipahami, akibat dari pemakaian antibiotika yang tidak tertib ini, maka populasi berjenis-jenis kuman menjadi bertambah merajalela. Ia bukan saja menurunkan generasi yang kebal terhadap beberapa jenis antibiotika yang digunasalahkan, tapi juga semakin sukar menciptakan jenis antibiotika baru untuk memusnahkan generasi kuman yang baru. Banyak kuman sudah resisten sehingga pemakaian antibiotika semakin terbatas untuknya. Kita perlu melakukan uji kebal (resistensi tes) untuk memilih jenis antibiotika mana yang cocok untuk kuman yang sedang diidap seorang penderita penyakit infeksi. Dengan demikian tembakan kita lebih terarah.
Sekarang sedikit-sedikit orang membeli kapsul sendiri, lalu meminumnya dengan aturan sendiri, dan tak tahu kapan obat harus dihentikan. Pemakaian antibiotika yang berkepanjangan juga bukan tanpa efek sampingan. Organ hati, ginjal dan darah adalah bagian dari tubuh kita yang paling sering dipengaruhinya.
Sejak penisilin ditemukan, generasi kuman sudah semakin beraneka dan antibiotika pun kian bermunculan untuk membasminya. Masing-masing mempunyai peluru sendiri untuk menembak bagian kuman yang mana, dan tidak setiap antibiotika mampu membunuh semua kuman yang pernah kita kenal. Ada jenis yang bisa menyeluruh, ada yang hanya untuk beberapa jenis saja.
Tetrasiklin tidak untuk anak kurang dari 10 tahun
Sekarang terdapat banyak anak-anak yang mengeluh karena gigi-geliginya berwarna tidak seperti mutiara. Kuning keruh keabuan, bukan karena malas menggosok gigi, tapi karena memang mutu giginya yang buruk akibat pemakaian antibiotika dari golongan tetrasiklin (tetracycline). Jenis antibiotika ini berpengaruh terhadap pembentukan gigi-geligi sejak janin. Jadi memang tidak boleh diberikan bagi anak-anak, sekurang-kurangnya sampai anak mencapai usia 8 tahun.
Baca juga : Atasi Jerawat Membandel Dengan Bahan Alami
Celakanya, karena setelah gigi (benihnya) terbentuk buruk, tidak ada cara untuk memutihkannya, dengan mengasah atau mengikisnya sekalipun, kecuali melapisinya dengan mantel gigi pada seluruh permukaan gigi, terutama yang tampak dari luar.
Obat jenis ini pun paling sering digunakan karena amat umum dan cukup tua selain golongan kloramfenikol (chloramphenicol). Di puskesmas, poliklinik, di balai pengobatan, tetrasiklin banyak digunakan, dan kini saatnya kita perlu pandai memilih jenis antibiotika mana yang boleh dan mana yang tidak.
Bisa Suntikan
Untuk jenis tertentu, antibiotika hanya dapat diberikan melalui suntikan. Antibiotika streptomisin (streptomycine) untuk penderita penyakit TBC atau Lepra, diberikan hanya lewat suntikan. Biasanya, penderita lebih tertib karena harus mengunjungi dokternya, dibanding yang harus diminum sendiri.
Jika ada satu orang yang tidak tertib menggunakan antibiotika, berarti akan tumbuh jutaan kuman yang sedang dibasmi yang mewariskan generasi baru yang kebal terhadap antibiotika tersebut. Dapat dihitung, berapa banyak jenis kuman yang melahirkan generasi baru yang kian kebal terhadap antibiotika yang ada, harus menjadikan kita semakin takut. Iya, kan?!
13-01-2025 18:39
Kuret (atau kuretase) adalah prosedur medis yang dilakukan untuk mengangkat jaringan dari dalam rahim wanita. Prosedur ini biasanya melibatkan penggunaan alat yang disebut kuret, yang berfungsi untuk mengikis lapisan dalam rahim. Kuret sering dilakukan bersamaan dengan dilatasi, di mana leher rahim dibuka (dilatasi) sebelum jaringan diangkat. Prosedur ini dikenal sebagai Dilatasi dan Kuretase (D&C).Tujuan dan Indikasi Prosedur Kuret :Kuret dilakukan untuk berbagai alasan medis, antara lain :Mengatasi Perdarahan AbnormalJika seorang wanita mengalami perdarahan menstruasi yang berat atau tidak teratur, kuret bisa digunakan untuk membersihkan lapisan rahim dan menghentikan perdarahan.Mengobati Keguguran atau Kehamilan Tidak BerhasilSetelah keguguran, jaringan janin atau plasenta mungkin tertinggal di rahim. Kuret dilakukan untuk membersihkan sisa-sisa jaringan tersebut dan mencegah infeksi atau komplikasi lebih lanjut.Diagnostik untuk Kondisi RahimDalam kasus tertentu, kuret dilakukan untuk mengambil sampel jaringan dari dinding rahim yang akan diperiksa di laboratorium. Ini bisa digunakan untuk mendiagnosis kondisi seperti kanker rahim, polip, atau hiperplasia endometrium (penebalan lapisan rahim).Menghilangkan Polip atau Tumor Jinak di RahimPolip atau tumor jinak (fibroid) di dalam rahim dapat menyebabkan ketidaknyamanan atau perdarahan yang tidak normal. Kuret bisa digunakan untuk menghilangkannya.Menghentikan Perdarahan Pasca MelahirkanSetelah melahirkan, jika ada sisa plasenta atau jaringan lain yang tidak keluar secara sempurna, kuret dapat dilakukan untuk membersihkannya dan mencegah komplikasi seperti perdarahan berat atau infeksi.Manfaat dari Prosedur Kuret :Mengatasi Kondisi Medis yang SeriusKuret bisa membantu mengatasi kondisi seperti perdarahan hebat, keguguran, atau infeksi di rahim dengan menghilangkan jaringan yang menyebabkan masalah.Mencegah Komplikasi Lebih LanjutJika jaringan yang tersisa di dalam rahim tidak diangkat, ini bisa menyebabkan infeksi serius, perdarahan berkepanjangan, atau bahkan masalah kesehatan jangka panjang. Kuret membantu mencegah komplikasi ini.Mendapatkan Diagnosis yang AkuratKetika dilakukan untuk tujuan diagnostik, kuret memungkinkan dokter mendapatkan sampel jaringan yang bisa diperiksa untuk mengetahui adanya kanker atau kondisi lain yang memerlukan perawatan khusus.Mengembalikan Siklus Menstruasi yang NormalPada wanita yang mengalami perdarahan abnormal atau tidak teratur, kuret dapat membantu mengembalikan siklus menstruasi ke kondisi yang lebih normal dengan membersihkan lapisan rahim.Adalah Klinik Aborsi Jakarta sebuah Klinik kesehatan kandungan yang di dedikasikan untuk pelayanan kebidanan dan kandungan dengan memberikan layanan aborsi aman tanpa efek samping yang sesuai dengan prosedur medis agar menekan kasus aborsi yang tidak aman yang banyak dilakukan oleh wanita dengan cara aborsi yang tidak aman seperti menggunakan obat aborsi, jamu aborsi, dan cara ilegal lainnya.Tindakan di Klinik Raden Saleh ini ditangani oleh Dokter SpOG (Obstetri & Genekologi) Asli dan bukan Bidan atau dokter Umum seperti di Klinik Aborsi lainnya. Peralatan medis Modern dan canggih serta alat medis Steril dimiliki dan digunakan di Klinik Aborsi Raden Saleh sehingga menjamin proses Aborsi aman tanpa efek samping tanpa takut adanya penularan penyakit serta tanpa infeksi.
15-06-2014 00:43
Jantung adalah satu diantara organ vital untuk manusia. Ketidakpahaman manusia perihal organ itu bikin banyak mitos beredar di orang-orang. Yang kritis, tak sedikit yang memercayai, walaupun lalu dapat dibuktikan salah. Serta bila salah, nyawa taruhannya. Mitos 1 : orang muda tak terkena serangan jantung Kata siapa? Mitos ini benar-benar lama beredar di orang-orang, juga barangkali ada banyak yang memercayai. Namun faktanya, sesudah masa 90-an pasien serangan jantung makin muda. Saat ini, terdaftar sejumlah 20 % masalah serangan jantung dibawah umur 40, sejumlah 40% diantara umur 40-45, serta 40% diatas umur 50. Itu penyebab tiap-tiap orang dianjurkan untuk lakukan penelusuran serta pencegahan dari awal, sesudah umur 25. Ada tiga aspek yang menambah resiko terkena penyakit jantung, yakni terlampau banyak konsumsi lemak serta gula, kemalasan fisik, serta dampak radikal bebas. Bila aspek resiko ini dirangkum jadi satu, ujungnya ialah pola hidup! Waspada! Baca juga : Waspadai, Kanker Usus Mengincar Anda Mitos 2 : jantung tak butuh beristirahat " Bila jantung beristirahat, mati, dong, orangnya! " Walau tak betul-betul berhenti berdenyut, jantung juga butuh beristirahat. Kapan? Di waktu kita tidur. Pada saat tidur, jantung berkontraksi minimum, yakni seputar 50-60 denyut per menit. Pekerjaan jantung sejatinya benar-benar berat. Setiap saat berdenyut, jantung memompa 70-80 cc darah. Serta dalam satu menit, jantung berdenyut 70-100 kali. Berarti, dalam satu menit jantung bakal memompa 500 cc cairan darah, serta ada 30. 000 cc atau seputar 5. 000-6. 000 liter darah dipompa tiap-tiap hari. Ini penyebab tidur benar-benar utama untuk kesehatan jantung. Mitos 3 : serangan jantung diwariskan? Pada dasarnya, penyakit jantung tak alami penurunan dengan cara genetik. Tetapi, bila keluarga Anda mempunyai kisah serangan jantung yang tinggi, maka itu mempertinggi resiko Anda terkena. Oleh karena itu Anda mesti dapat mengetahui diri serta lingkungan Anda, berhenti merokok, olahraga teratur, melindungi kolesterol, gula, serta berat tubuh, plus periksakan diri Anda dari awal. Baca juga : Tips Mendongkrak Stamina Orang Tua Mitos 4 : dada kiri nyeri = serangan jantung? Belum pasti iya, namun belum pasti juga tak. Bila rasa nyeri jadi lebih kuat saat aktif berkegiatan, serta gejalanya alami penurunan dengan pemberian obat nitrat dibawah lidah, maka itu mengindikasikan sakit jantung. Namun, apabila sakit di dada bisa ditunjuk dengan terang memakai jari -dan bila ditekan jadi nyeri, besar kemungkinan ini sakit otot dada. Di Indonesia, umumnya sinyal serangan jantung yang nampak ialah sakit di ulu hati, kembung serta seperti masuk angin. Tidak sama dengan di AS yang nyeri bermula dari dada, lalu menjalar ke lengan kiri serta leher. Yang menghebohkan, riset di Kampus Airlangga pada 1980-an tunjukkan, saat beberapa orang yang terasa masuk angin di check, sebenarnya 30 % diantara mereka terkena serang jantung koroner. Mitos 5 : dapat mendeteksi serangan jantung Salah besar. Ada argumen kuat kenapa serangan jantung bisa dimaksud 'the silent killer', tidak cuma di Indonesia, tetapi di semua dunia. Faktanya, sejumlah 30 % masalah serangan jantung tak mempunyai tanda-tanda serta selesai dengan kematian. Ini yang dimaksud sudden death. Pemberitahuan untuk pertama serta paling akhir kalinya. Memanglah, sebagian serangan jantung, terlebih bila dikarenakan bisul penyumbat pembuluh darah yang besar, menyebabkan tanda-tanda. Namun pecahnya bisul pembuluh darah yang kecil, yang ukurannya kurang dari 50 % penyumbatan, inilah yang mengakibatkan sudden death. Plak-plak kecil inilah yang jahat. Bagaimana tak, ia tak tampak dengan EKG, tak terdeteksi dengan tes treadmill. Ia baru bakal terlihat bila dikerjakan Multislice CT scan. Dari sinilah julukan silent killer berasal.
21-01-2026 20:33
Memilih jurusan kuliah bukan hanya soal minat, tetapi juga tentang peluang masa depan. Salah satu jurusan yang dikenal memiliki prospek karier luas dan fleksibel adalah Jurusan Teknik Industri. Jurusan ini memadukan ilmu teknik, manajemen, serta analisis sistem sehingga lulusannya dapat beradaptasi di berbagai bidang pekerjaan. Bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah di Bandung dengan biaya terjangkau dan pengalaman praktik nyata, Universitas Masoem menawarkan pilihan yang patut diperhitungkan.Mengenal Jurusan Teknik Industri Lebih DekatJurusan Teknik Industri berfokus pada bagaimana suatu sistem kerja dirancang, dijalankan, dan ditingkatkan agar lebih efisien dan efektif. Mahasiswa akan mempelajari proses produksi, perencanaan kerja, pengendalian kualitas, manajemen sumber daya manusia, hingga analisis biaya dan waktu. Keilmuan ini menjadikan teknik industri berbeda dari jurusan teknik lainnya karena tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga manajerial.Dengan karakter ilmu yang luas, lulusan Jurusan Teknik Industri memiliki kemampuan analisis yang kuat dan cara berpikir sistematis. Hal ini membuat mereka mampu melihat permasalahan secara menyeluruh dan mencari solusi yang tepat. Tidak heran jika lulusan jurusan ini dibutuhkan di berbagai sektor industri dan jasa.Kuliah Jurusan Teknik Industri di Bandung dengan Biaya TerjangkauSalah satu keunggulan Universitas Masoem adalah komitmennya menyediakan pendidikan berkualitas dengan biaya yang ramah. Mahasiswa dapat menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Industri hanya 5 juta per semester. Biaya ini menjadi solusi bagi calon mahasiswa yang ingin kuliah dengan anggaran terbatas tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran.Bandung sebagai kota pendidikan juga memberikan nilai tambah. Lingkungan akademik yang dinamis, suasana kota yang nyaman, serta kedekatan dengan berbagai pusat industri menjadikan Bandung tempat ideal untuk menempuh pendidikan di Jurusan Teknik Industri. Mahasiswa memiliki banyak kesempatan untuk belajar, berjejaring, dan mengembangkan potensi diri.Prodi Teknik Industri Universitas Masoem yang Siap KerjaProdi Teknik Industri Universitas Masoem dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja saat ini. Kurikulum disusun secara aplikatif dengan menyeimbangkan teori dan praktik. Mahasiswa tidak hanya memahami konsep di kelas, tetapi juga dilatih untuk menerapkannya melalui studi kasus, diskusi, dan proyek berbasis permasalahan nyata.Pendekatan pembelajaran ini bertujuan agar lulusan Jurusan Teknik Industri memiliki kesiapan kerja yang lebih baik. Dosen-dosen yang berpengalaman turut membimbing mahasiswa agar mampu berpikir kritis, solutif, dan adaptif terhadap perubahan industri.Kesempatan Magang di Perusahaan Masoem GroupNilai unggul lain dari Universitas Masoem adalah adanya program magang di perusahaan-perusahaan Masoem Group. Mahasiswa Jurusan Teknik Industri berkesempatan menjalani praktik kerja langsung di berbagai unit usaha, seperti BPRS Al Masoem, Pabrik Air Al Masoem, SPBU, SPBE, serta unit bisnis lainnya.Melalui program magang ini, mahasiswa dapat merasakan suasana kerja nyata sejak masih kuliah. Mereka belajar memahami proses operasional perusahaan, sistem manajemen, hingga pengendalian kualitas secara langsung. Pengalaman magang ini menjadi bekal penting yang sangat dihargai oleh dunia kerja setelah lulus.Testimoni Lulusan Jurusan Teknik Industri Universitas MasoemBanyak alumni Jurusan Teknik Industri Universitas Masoem yang merasakan manfaat besar dari sistem pembelajaran dan program magang tersebut. Salah satu lulusan mengungkapkan bahwa pengalaman magang di Pabrik Air Al Masoem membuatnya memahami alur produksi dan standar kualitas secara menyeluruh, sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja.Lulusan lain yang pernah magang di BPRS Al Masoem menyatakan bahwa ilmu Jurusan Teknik Industri sangat relevan dengan dunia perbankan, terutama dalam analisis proses kerja dan efisiensi operasional. Bahkan, beberapa alumni mendapatkan peluang kerja lebih cepat karena telah memiliki pengalaman industri sejak masa kuliah.Prospek Karier Lulusan Jurusan Teknik IndustriDengan kompetensi yang dimiliki, lulusan Jurusan Teknik Industri memiliki prospek karier yang sangat luas. Mereka dapat bekerja sebagai analis sistem, staf perencanaan, quality control, supervisor produksi, manajer operasional, hingga konsultan bisnis. Selain itu, kemampuan analisis dan manajemen yang kuat juga membuka peluang untuk menjadi wirausaha.Kombinasi antara biaya kuliah terjangkau, kurikulum aplikatif, dan pengalaman magang menjadikan lulusan Universitas Masoem memiliki daya saing yang baik di pasar kerja.Saatnya Menentukan Masa DepanBagi Anda yang ingin kuliah di Bandung dengan biaya ringan dan prospek kerja yang jelas, Jurusan Teknik Industri Universitas Masoem layak menjadi pilihan. Dengan biaya hanya 5 juta per semester, dukungan pembelajaran berkualitas, serta akses magang di Masoem Group, mahasiswa tidak hanya memperoleh ilmu, tetapi juga pengalaman nyata.