Waktu Posting : 17-06-2014 08:40 | Dibaca : 2585x
Lensa kontak adalah alat medis yang dipergunakan sebagai alat bantu penglihatan, penggunaan terapeutik, dan kosmetikal. Penggunaan lensa kontak kebanyakan untuk menggantikan fungsi kacamata, mengatasi beberapa kekurangan dari kacamata itu sendiri, seperti meningkatkan kemampuan penglihatan perifer dan menghindari buramnya kacamata akibat hujan atau keringat. Namun, tak jarang lensa kotak dipakai hanya untuk mengubah penampilan mata seseorang.
Lensa kontak dapat diklasifikasikan menurut beberapa aspek, termasuk kegunaan primer, material bahan, durasi penggunaan, dan penggantian lensa kontaknya. Menurut kegunaannya, lensa kontak terbagi atas lensa kontak untuk memperbaiki penglihatan, kosmetik, dan terapeutik. Dari material bahannya, bisa berupa lensa kontak rigid (berbahan PMMA/polymethyl methacrylate) yang tidak dapat mengantarkan oksigen dan RGP (rigid gas permeable) yang sekarang lebih populer karena dapat menghantarkan oksigen dengan baik) dan lensa kontak lunak, lebih dikenal dengan softlens yang menyediakan kemampuan penghantaran oksigen yang lebih baik, wetability dan nyaman.Ada juga berbahan campuran lensa kontak rigid dan lunak.
Baca juga : Rahasia Kulit Sehat
Lensa kontak dapat dikenal dari penggunaannya, beberapa istilah yang sering terdengar, seperti daily wear, yaitu lensa kontak yang hanya dapat digunakan untuk kegiatan sehari-sehari dan harus dilepas pada saat tidur dan extended wear atau continues wear yaitu lensa kontak yang dapat dipakai overnight, sampai enam hari bahkan dengan bahan yang terbaru dapat dipakai sampai 30 hari karena tingginya kemampuan penghantaran oksigen, tentunya dengan syarat-syarat yang sangat ketat, seperti tidak dipakai dalam lingkungan yang berdebu dan kotor sebelumnya.
Dikenaljuga lensa kontak dari berapa lama ia dapat dipakai. Lensa kontakl unak single use atau sekali pakai yang dapat dipakai oleh orang-orang dengan riwayat alergi atau mudah terkena infeksi. Lensa kontak lunak lainnya, lensa kontak 2 mingguan atau 4 mingguan, bahkan ada yang setengah atau satu tahun. Lensa kontak rigid, biasanya dapat dipakai sampai beberapa tahun.
Jika seseorang ingin menggunakan lensa kontak, sebelumnya harus memikirkannya secara matang. Selain itu, dalam keputusan itu memerlukan kerja sama yang baik antara fitter (biasanya seorang dokter mata atau di luar negeri dapat dilakukan oleh optometris) dan pengguna lensa kontak. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu seorang fitter harus dapat menentukan apakah mata pengguna dalam keadaan sehat dan mampu menggunakan lensa kontak, bahkan harus bisa mengajarkan cara menggunakan dan memelihara lensa kontak yang akan dipakai.
Baca juga : Waspadai, Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda
Nah, sebagai pengguna lensa kontak, yang paling penting adalah mengetahui secara baik dan disiplin dalam hal penggunaan lensa kontak. Misalnya saja, selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum memegang lensa kontak. Lensa kontak sebaiknya secara rutin dibersihkan, dicuci dengan pencuci lensa kontak (harus selalu terjaga kebersihan cairannya), dan selalu mengecek apakah lensa kontak rusak atau tidak. Cairan pencuci lensa memegang peranan penting dalam pemeliharaan lensa kontak.
Mengapa dapat terjadi komplikasi akibat lensa kontak? Tentunya hal ini terjadi akibat ketidaktahuan, kelalaian, dan ketidakmampuan dalam penggunaan lensa kontak secara baik dan disiplin. Hal yang dapat dilakukan adalah mengkonsultasikan kepada seseorang yang kompeten mengenai lensa kontak, jangan memaksakan memakai lensa kontak apabila sudah terjadi mata merah dan iritasi. Pakailah kacamata untuk sementara dan segerakan melakukan konsultasi ke dokter spesialis mata untuk mengatasi keluhannya. Jangan berusaha mengobati keluhannya tersebut dengan membeli obat tanpa resep dari dokter.
Ternyata menggunakan lensa kontak itu tidak mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk memutuskan apakah kita sudah mampu memulai hidup dengan lensa kontak. Jagalah kesehatan mata Anda karena mata adalah jendela untuk melihat dunia ini.
05-06-2014 01:32
Walaupun tampak gampang, nyatanya ada banyak yang lakukan kekeliruan waktu membersihkan muka. Yuk, cari info langkah yang jitu disini. 1. Membersihkan terlampau sering Rajin membersihkan muka tak mempunyai arti bebas dari persoalan. Juga, bila terus-terusan kulit jadi kering serta kehilangan kelembaban alaminya. Muka akan tampak kusam, gampang berkerut, serta nampak garis halus. Bila cuma melakukan aktivitas didalam ruangan, jauhi membersihkan muka terus-terusan. Idealnya, membersihkan muka dikerjakan pada pagi hari sebelum saat melakukan aktivitas serta malam hari sesudah usai melakukan aktivitas. Dengan demikian membersihkan muka cukup 2 kali satu hari. Waktu beraktivitas outdoor atau olahraga, bisa membersihkan muka melebihi 2 kali satu hari. 2. Lupa bersihkan tangan Tiada sadar saat membersihkan muka kita lupa mencermati kebersihan tangan. Telapak tangan merupakan satu diantara tempat bersarangnya banyak bakteri lantaran kerap menyentuh beragam jenis benda. Bila membersihkan muka dengan tangan kotor, dengan sendirinya bakteri juga menempel di wajah. Hal inilah yang umumnya menyebabkan munculnya jerawat. Baca juga : Dada Terasa Deg-degan 3. Membersihkan dengan air panas Mitos mengutarakan bahwasanya membersihkan dengan air hangat bisa buka pori kulit hingga bisa bersihkan lebih dalam. Perawatan disudahi dengan mencuci muka dengan air dingin untuk tutup pori. Faktanya, pori tak dengan gampang terbuka serta tertutup. Pemakaian air dengan suhu panas yang tinggi malah mengakibatkan kulit lebih kering, kasar, juga terbakar. Sebaiknya pakai air dengan suhu ruang yang normal, yakni seputar 25o C. 4. Cuma memercayakan Facial wipes Facial wipes atau tisu muka merupakan jalan keluar praktis untuk bersihkan muka waktu melancong. Perlu diingat, manfaat facial wipes cuma untuk meniadakan riasan, namun tak bersihkan serta menutrisi kulit. Jadi, membersihkan muka sesudah melakukan aktivitas harus dikerjakan, terlebih bila make-up tetap menempel di muka. Kerjakan bagian pembersihan yang jitu, yakni diawali dengan make-up remover, susu pembersih, sabun pembersih muka, serta face toner. Baca juga : Tips Nutrisi Penting Untuk Kesehatan Pria 5. Menentukan yang kesat Banyak asumsi bahwasanya kulit yang bersih bermakna kesat serta kencang. Janganlah salah kaprah, rasa kesat bermakna sabun pembersih Anda terlampau kering serta mempunyai kandungan detergen yang tinggi. Pembersih ini bisa bikin kulit kehilangan kelembaban alaminya serta menyebabkan garis-garis halus di wajah. Formulasi sabun muka yang baik ditandai dengan busa yang tak terlampau banyak serta berikan rasa lembut beri kesegaran. Cocokkan struktur sabun dengan persoalan kulit. Tentukan sabun gel untuk kulit berminyak, oil cleanser untuk kulit kering, serta sabun bertekstur cream untuk kulit peka. 6. Salah memakai scrub Tak seluruhnya persoalan kulit bisa diatasi dengan eksfoliasi. Keadaan kulit yang tengah berjerawat malah bakal semakin meradang bila dieksfoliasi. Begitupun dengan kulit yang kering, malah bakal bikin kulit teriritasi serta kemerahan. Tambah baik pakai scrub pada waktu kulit dalam situasi normal, tak iritasi serta berjerawat. Kerjakan saat malam hari saat kulit tengah lakukan sistem pergantian sel. Cukup kerjakan satu minggu sekali.
12-06-2014 12:34
Pijat umumnya jadi pelarian untuk beberapa orang untuk terasa rileks serta menyingkirkan kemelut yang ada di otot-otot. Orang jadi yakin dengan manfaat pijat lantaran sensasi nyaman yang disiapkan oleh praktik pijat. Tetapi, cuma sedikit orang yang betul-betul mengetahui serta tahu apa serta bagaimana semestinya terapi pijat bisa bermanfaat. Pijat sendiri adalah aksi meraba serta menghimpit jaringan lunak pada badan, seperti otot-otot. Pijatan memanglah memiliki manfaat melegakan kemelut serta rasa pegal yang dihadapi badan hingga menolong menambah kelancaran aliran darah serta berikan rasa enjoy pada badan. Pijat juga berperan untuk menolong kembalikan gerakan sendi-sendi seperti awal mulanya. Baca juga : Cara Tepat Merawat Gigi Berkarat Seseorang pemijat pakar umumnya memakai tak cuma tangan, tetapi juga lengan depan, siku, sampai kaki untuk membuat desakan pada bagian-bagian badan yang butuh dipijat. Ada seputar 80 tipe pijat yang tidak sama, bermacam dimulai dari yang lembut sampai yang benar-benar keras serta aktif. Gerakan pijat yang keras ataupun lembut tergantung pada jaringan badan yang butuh dilepaskan dari kemelut. Pada jaringan badan yang terdapat agak jauh ke dalam, diperlukan gerakan yang lebih keras serta penuh desakan untuk mengobati kemelut otot yang umumnya telah lama berlangsung. Biasanya, terapis pijat bakal memakai gerakan dengan jari-jari, jempol, serta siku dengan desakan yang lebih dalam untuk mencapai susunan otot yang terdapat lebih dalam. Baca juga : Olahraga yang Cocok dengan Usia Anda Tipe pijat lain yang lebih keras dari pada pijat dengan desakan dalam ialah pijat yang dikerjakan pada lokasi-lokasi badan yang barangkali alami cedera atau terkilir. Pemijatan pada keadaan sejenis ini bakal dikerjakan sampai otot jadi rileks. Bila alami rasa sakit sepanjang sistem pemijatan, beritahukan rasa sakit pada orang yang memijat serta janganlah memaksakan diri. Pijat tak senantiasa bermakna Anda butuh memakai layanan terapis di panti pijat ataupun memanggil orang ke rumah. Pijat juga barangkali sekali dikerjakan sendiri. Pijat bisa dikerjakan sendiri untuk menangani rasa pegal serta capek dan untuk memulihkan daya saat pagi hari. Pijat yang dikerjakan sendiri bisa dikerjakan pada kaki, tangan, serta leher. Gunakan baju yang nyaman serta atur posisi badan pada posisi yang nyaman. Gunakan juga losion atau minyak pada kulit.
19-03-2015 17:24
Obat diabetes melitus kian mengalami kemajuan untuk mengatasi penyakit ini yang kian menjadi ganas. Diabetes melitus atau kencing manis adalah suatu kondisi kronis yang mempengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk menggunakan energi yang terdapat di dalam makanan. Ada tiga jenis utama diabetes melitus, yakni diabetes tipe 1, diabetes tipe 2, dan diabetes gestasional. Baca juga : Obat Tradisional Kolesterol Semua jenis diabetes mellitus memiliki sesuatu yang sama. Biasanya, tubuh Anda akan memecah gula dan karbohidrat yang Anda makan menjadi gula khusus yang disebut glukosa. Glukosa akan menjadi sumber energi untuk sel di dalam tubuh Anda. Tetapi sel-sel membutuhkan insulin, hormon, dalam aliran darah Anda untuk mengambil glukosa dan menggunakannya untuk dijadikan sumber energi. Dengan mengidap penyakit diabetes melitus ini, tubuh Anda tidak akan mampu membuat cukup insulin, menggunakan insulin yang telah dihasilkan, atau kombinasi dari keduanya. Karena sel-sel tidak dapat mengambil glukosa, maka glukosa ini akan menumpuk dalam darah Anda. Tingginya kadar glukosa darah dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal, jantung, mata, atau sistem saraf Anda. Itu sebabnya diabetes akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, kebutaan, dan kerusakan saraf saraf di kaki ketika tidak ditangani dengan mengonsumsi obat diabetes melitus. Untuk tipe diabetes melitus 1, disarankan untuk Anda mengonsumsi obat herbal yang mengandung daun sirsak sebagai bahan dasarnya. Karena daun sirsak sendiri mengandung senyawa acetogenins yang mampu meregenerasi setiap sel tubuh yang rusak, tak terkecuali sel-sel beta pankreas. Dengan bantuan senyawa ini, sel beta di dalam pankreas Anda dapat kembali bekerja seperti semula untuk memproduksi insulin. Baca juga : Obat Diabetes Melitus yang Disesuaikan dengan Jenisnya Sedangkan untuk diabetes melitus tipe 2 Anda disarankan untuk mengonsumsi obat herbal yang mengandung kandungan buah Acai Berry, di mana semua kandungan nutrisi yang terkandung di dalam buah ini akan memperbaiki metabolisme sel. Acai berry mengandung vitamin A, B1, B2, B3 C dan E, juga kaya akan antioksidan dan antosianin, dimana semua ini memainkan peran penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jadi sebelum Anda mendapatkan obat untuk penyakit diabetes Anda, perhatikan terlebih dahulu bahan-bahan yang dibawanya agar Anda dapat merasakan khasiat dari obat diabetes melitus.