Lensa Kontak, Amankah?

Additional Image

Waktu Posting : 17-06-2014 08:40 | Dibaca : 2755x

Lensa kontak adalah alat medis yang dipergunakan sebagai alat bantu penglihatan, penggunaan terapeutik, dan kosmetikal. Penggunaan lensa kontak kebanyakan untuk menggantikan fungsi kacamata, mengatasi beberapa kekurangan dari kacamata itu sendiri, seperti meningkatkan kemampuan penglihatan perifer dan menghindari buramnya kacamata akibat hujan atau keringat. Namun, tak jarang lensa kotak dipakai hanya untuk mengubah penampilan mata seseorang.

Lensa kontak dapat diklasifikasikan menurut beberapa aspek, termasuk kegunaan primer, material bahan, durasi penggunaan, dan penggantian lensa kontaknya. Menurut kegunaannya, lensa kontak terbagi atas lensa kontak untuk memperbaiki penglihatan, kosmetik, dan terapeutik. Dari material bahannya, bisa berupa lensa kontak rigid (berbahan PMMA/polymethyl methacrylate) yang tidak dapat mengantarkan oksigen dan RGP (rigid gas permeable) yang sekarang lebih populer karena dapat menghantarkan oksigen dengan baik) dan lensa kontak lunak, lebih dikenal dengan softlens yang menyediakan kemampuan penghantaran oksigen yang lebih baik, wetability dan nyaman.Ada juga berbahan campuran lensa kontak rigid dan lunak.

Baca juga : Rahasia Kulit Sehat 

Lensa kontak dapat dikenal dari penggunaannya, beberapa istilah yang sering terdengar, seperti daily wear, yaitu lensa kontak yang hanya dapat digunakan untuk kegiatan sehari-sehari dan harus dilepas pada saat tidur dan extended wear atau continues wear yaitu lensa kontak yang dapat dipakai overnight, sampai enam hari bahkan dengan bahan yang terbaru dapat dipakai sampai 30 hari karena tingginya kemampuan penghantaran oksigen, tentunya dengan syarat-syarat yang sangat ketat, seperti tidak dipakai dalam lingkungan yang berdebu dan kotor sebelumnya.

Dikenaljuga lensa kontak dari berapa lama ia dapat dipakai. Lensa kontakl unak single use atau sekali pakai yang dapat dipakai oleh orang-orang dengan riwayat alergi atau mudah terkena infeksi. Lensa kontak lunak lainnya, lensa kontak 2 mingguan atau 4 mingguan, bahkan ada yang setengah atau satu tahun. Lensa kontak rigid, biasanya dapat dipakai sampai beberapa tahun.

Jika seseorang ingin menggunakan lensa kontak, sebelumnya harus memikirkannya secara matang. Selain itu, dalam keputusan itu memerlukan kerja sama yang baik antara fitter (biasanya seorang dokter mata atau di luar negeri dapat dilakukan oleh optometris) dan pengguna lensa kontak. Beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu seorang fitter harus dapat menentukan apakah mata pengguna dalam keadaan sehat dan mampu menggunakan lensa kontak, bahkan harus bisa mengajarkan cara menggunakan dan memelihara lensa kontak yang akan dipakai.

Baca juga : Waspadai, Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda 

Nah, sebagai pengguna lensa kontak, yang paling penting adalah mengetahui secara baik dan disiplin dalam hal penggunaan lensa kontak. Misalnya saja, selalu mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun sebelum memegang lensa kontak. Lensa kontak sebaiknya secara rutin dibersihkan, dicuci dengan pencuci lensa kontak (harus selalu terjaga kebersihan cairannya), dan selalu mengecek apakah lensa kontak rusak atau tidak. Cairan pencuci lensa memegang peranan penting dalam pemeliharaan lensa kontak.

Mengapa dapat terjadi komplikasi akibat lensa kontak? Tentunya hal ini terjadi akibat ketidaktahuan, kelalaian, dan ketidakmampuan dalam penggunaan lensa kontak secara baik dan disiplin. Hal yang dapat dilakukan adalah mengkonsultasikan kepada seseorang yang kompeten mengenai lensa kontak, jangan memaksakan memakai lensa kontak apabila sudah terjadi mata merah dan iritasi. Pakailah kacamata untuk sementara dan segerakan melakukan konsultasi ke dokter spesialis mata untuk mengatasi keluhannya. Jangan berusaha mengobati keluhannya tersebut dengan membeli obat tanpa resep dari dokter.

Ternyata menggunakan lensa kontak itu tidak mudah. Banyak hal yang harus diperhatikan untuk memutuskan apakah kita sudah mampu memulai hidup dengan lensa kontak. Jagalah kesehatan mata Anda karena mata adalah jendela untuk melihat dunia ini.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Keberadaan PAFI dalam Meningkatkan Kualitas Dunia Kesehatan

13-01-2025 18:31

Ahli Farmasi Indonesia ada sejak di Proklamasikan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945, telah berjuang bahu membahu dengan semua golongan masyarakat, untuk melenyapkan penjajahan dari muka bumi Indonesia, serta turut aktif mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kemudian ikut serta dalam Pembangunan Masyarakat dan Negara.Oleh karena itu Ahli Farmasi Indonesia merupakan salah satu potensi pembangunan yang tidak pernah absen dalam perjuangan pembangunan Negara. Sebagai salah satu potensi pembangunan sesuai Fungsinya, Ahli Farmasi Indonesia disamping tugas keseharian, tetap ikut serta mempertinggi taraf kesejahteraan umum, khususnya dibidang Kesehatan Masyarakat dan Farmasi.Pada tanggal 13 Februari 1946, di Yogyakarta dibentuklah suatu Organisasi yang dinamakan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) sebagai wadah untuk menghimpun Semua Tenaga yang Bakti Karyanya di bidang Farmasi, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia selanjutnya disingkat PAFI.PAFI dan Pengurus Pusat PAFI berkedudukan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berazaskan Pancasila, Organisasi PAFI adalah Organisasi Profesi yang bersifat Kekaryaan dan Pengabdian.Diantara didirikannya PAFI bertujuan untuk meningkatkan standar profesi farmasi di Indonesia.Melalui berbagai program pendidikan dan pelatihan, PAFI membantu para profesional farmasi untuk meningkatkan keahlian dan pengetahuan mereka. Hal ini penting karena farmasi adalah bidang yang terus berkembang dan berubah, dengan banyak inovasi dan penemuan baru yang terjadi setiap tahun. Dengan bekerja sama dengan PAFI, para profesional farmasi dapat terus memperbarui pengetahuan mereka dan mengikuti perkembangan terkini dalam bidang ini.PAFI juga berperan dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia. Dengan meningkatkan standar profesi farmasi, PAFI membantu memastikan bahwa obat-obatan yang digunakan oleh masyarakat aman dan efektif. PAFI juga berperan dalam memastikan bahwa apotek-apotek di seluruh Indonesia menjalankan praktik yang baik dan memenuhi standar yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan melibatkan PAFI dalam pengaturan dan pengawasan apotek, masyarakat dapat memiliki akses ke obat-obatan yang berkualitas dan aman.PAFI juga berfungsi sebagai wadah kolaborasi dan pertukaran informasi antara para profesional farmasi di Indonesia. Melalui konferensi, seminar, dan pertemuan lainnya, PAFI memfasilitasi pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara anggotanya. Hal ini penting karena dalam bidang farmasi, kolaborasi dan pertukaran informasi adalah kunci untuk terus berinovasi dan meningkatkan praktik.Dengan menjadi anggota PAFI, para profesional farmasi dapat terlibat dalam jaringan yang kuat dan mendapatkan akses ke berbagai sumber daya dan informasi terbaru. Untuk lebih jelas terkait pendaftaran bisa kunjungi websitenya di webpafi.or.id.

Featured Image
5 Langkah Mengatasi Kekurangan Darah Dengan Cara Alami Serta Cepat

02-05-2016 21:18

Biasanya gejala kurang darah  bukan jadi penyakit utama tiba-tiba demikian saja, terdapat beberapa penyakit lain yang melatarbelakangi munculnya gejala kurang darah, dapat dari imbas penyakit ganas misalnya kanker maupun pula karena buruknya konsumsi nutrisi pasien untuk mencukupi bahan baku pembuatan sel darah baru sesudah sel darah lama alami saat kadaluarsanya. Umumnya pasien waktu menderita kekurangan darah bakal mengalami keluhan lemah setiap saat karena kurangnya konsumsi oksigen dan sari nutrisi yang di terima semua jaringan dalam tatanan anggota badannya.    Berikut ini 5 langkah mengatasi kekurangan darah dengan cara alami serta cepat:  1. Memperbanyak mengkonsumsi sayuran  Pasien dengan gejala positif menderita kekurangan darah sangat disarankan untuk lebih cermat lagi dalam memelihara pola hidupnya terlebih yang terkait dengan semua makanan yang diasup kedalam badannya, semua makanan instan sebaiknya dikurangi dulu untuk melindungi anggota badan beserta sel terkecilnya selalu  dalam keadaan terbangun untuk saat pemulihan yang lebih cepat.  Satu diantara makanan paling baik serta aman untuk kaum pasien kurang darah yaitu semua tipe sayuran yang biasanya adalah kelompok bahan makanan alami nan aman, kaya serat serta anti-oksidan, yang paling utama yaitu kandungan zat besi di dalamnya yang amat baik untuk kecukupan bahan baku pembuatan sel darah merah baru untuk menangani keluhan kekurangan darah.    Baca juga : Inilah 5 Makanan yang Mengandung DHA  Yang paling disarankan untuk pasien kurang darah tentunya kelompok sayur bayam ataupun daun katuk, tetapi cobalah pula jenis-jenis sayur yang lain sejenis bunga kol, daun selederi ataupun sayuran kubis bila Anda tertarik mencari alternatif lainnya.  2. Mengkonsumsi hati jeroan  Konsumsi jeroan mungkin terlarang untuk kaum pasien dengan kandungan asam urat yang terlalu berlebih, tetapi untuk anda intinya wanita yang tiap-tiap bulannya alami proses menstruasi serta sekaligus memiliki keluhan kekurangan darah jadi anda bisa sekali coba tipe bahan makanan yang satu ini, coba untuk memproses kudapan dengan bahan basic hati ayam ataupun hati bebek pasti hal semacam ini bakal menolong mencukupi keperluan zat besi harian dari badan anda.  Butuh di ketahui bawa fungsi zat besi yang dibantu dengan sari nutrisi lain yang mencukupi keperluan badan bakal amat bermanfaat untuk proses pembuatan sel darah baru pada sumsum tulang belakang hingga dengan begini kurangnya darah anda bisa selekasnya diupayakan untuk ditanggulangi.  3. Memperbanyak makan buah  Tentu semuanya telah tidak asing lagi dengan semua kombinasi kandungan vitamin dalam beragam jenis buah-buahan, tipe bahan kudapan yang umumnya berasa manis fresh ini sangat berperan besar dalam mencukupi keperluan nutrisi vitamin harian pada badan kita.  Kaum pasien kurang darah sebaiknya gencar konsumsi bahan makanan alami nan aman, dengan konsumsi buah-buahan kaya vitamin ini jadi badan kita bakal dibantu dalam menyerap konsumsi zat besi dengan cara prima, kombinasi zat besi dan vitamin bakal mempermudah badan kita untuk mengolahnya jadi komponen utuh pembentuk sel darah baru sesuai sama yang badan kita perlukan.  4. Cobalah ramuan daun bawang  Jalan lain yang bisa dipakai kaum pasien kurang darah yaitu dengan coba konsumsi daun bawang yang populer bakal kandungan zat besinya yang amat tinggi, tipe dedaunan yang satu ini pula mempunyai kandungan protein ferropotin yang kelak bakal bertugas menyalurkan keperluan zat besi ke semua ruang badan kita dengan cara rata sesuai sama yang diperlukan oleh badan.  Anda awal mula dapat merebus potongan daun bawang ini pada beberapa air untuk lalu dapat anda campur dengan kuning telur sebelumnya pada akhirnya dapat anda mengkonsumsi. Janganlah lupa juga untuk mengonsumsinya dengan cara teratur untuk tercapainya semua manfaat dengan cara optimal.    Baca juga : 5 Cara Bijak Memilih Minyak Buat Memasak  Anda dapat berusaha untuk konsumsi resep penambah darah alami yang satu ini kurang lebih 2 x sehari-harinya untuk mengoptimalkan kemampuan kerja faedahnya didalam badan anda.    5. Berpindah pada makanan ringan kacang-kacangan  Tanpa ada kita sadari nyatanya tipe kudapan berbahan alami semacam kacang-kacangan sangatlah menolong dalam mencukupi keperluan harian badan kita bakal zat besi, anda dapat berusaha untuk berpindah pada makanan ringan kacang almond maupun kacang merah, di segi berikan dampak kenyang jadi kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya juga sangat efisien untuk menolong kemampuan kerja badan dalam menghasilkan beberapa sel darah baru untuk menukar sel darah yang terlebih dulu.  Demikianlah berbagai anjuran yang dapat Anda terapkan untuk menanggulangi persoalan kekurangan darah di samping dengan mengonsumsi obat penambah darah yang barangkali sudah diresepkan oleh dokter Anda, Anda pun bisa mengkonsumsi minuman herbal penambah darah seperti DragonNoni, Ultra Noni dan Ultra Mangosteen.

Featured Image
Kanker Serviks, Gejala, Penyebab Dan Penanganannya

07-09-2014 23:46

Kanker serviks, atau yang dikenal juga dengan kanker mulut atau leher rahim, adalah jenis kanker yang paling umum terjadi pada wanita di dunia, termasuk di Indonesia. WHO pun mencatat bahwa kanker serviks merupakan jenis kanker penyebab kematian teratas pada wanita. Kanker serviks terjadi ketika sel-sel abnormal pada leher rahim tumbuh dan menyebar tanpa terkontrol. Serviks adalah bagian bawah rahim (leher rahim) yang membuka dan terhubung ke kemaluan wanita. Penyebab Kanker Serviks Umumnya–lebih dari 99,5%–kanker serviks disebabkan oleh human papilloma virus atau HPV. Virus ini sangat mudah menyebar, baik melalui sentuhan, perpindahan cairan, atau menyentuh tempat yang telah terjangkit dengan virus ini. Namun yang paling umum adalah ketika seorang wanita melakukan hubungan seksual dengan orang yang memiliki virus HPV. Ada banyak jenis virus HPV, dan tidak semuanya menyebabkan kanker serviks. Kebanyakan orang dewasa telah atau pernah terinfeksi virus HPV, namun infeksi virus ini bisa hilang dengan sendirinya. Tetapi terkadang infeksi virus ini bisa menyebabkan kutil pada daerah kelamin atau menyebabkan terjadinya ke kanker serviks.   Baca juga : Kantung Mata, Penyebab dan Cara Mengatasinya Human papilloma virus (HPV) 16 dan 18 merupakan penyebab utama pada 70% kasus kanker serviks di dunia. Perjalanan dari infeksi HPV hingga menjadi kanker serviks memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 10 hingga 20 tahun. Namun proses penginfeksian ini sering tidak disadari oleh para penderita, karena proses HPV kemudian menjadi pra-kanker umumnya tidak menunjukkan gejala apapun. Itulah mengapa sangat penting bagi wanita melakukan tes PAP smear secara reguler untuk mendeteksi ketidaknormalan pada leher rahim sebelum mereka berubah menjadi kanker. Pada tes ini berlangsung, dokter akan mengorek sampel kecil dari sel-sel di permukaan leher rahim untuk melihat perubahan sel. Jika tes PAP menunjukkan perubahan yang abnormal, dokter akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui apakah perubahan tersebut berupa kanker atau dapat menyebabkan kanker di leher rahim. Gejala Kanker Serviks Perubahan abnormal pada sel serviks jarang menimbulkan gejala. Jika perubahan tersebut berkembang menjadi kanker, gejala yang timbul bisa berupa: Pendarahan tak normal pada vagina, misalnya di antara periode menstruasi, setelah berhubungan intim, atau setelah menopause. Merasa sakit ketika berhubungan intim atau ketika buang air kecil. Nyeri di perut bagian bawah atau panggul. Keputihan yang tidak normal, misalnya berlebih atau bercampur darah. Perubahan signifikan yang tak dapat dijelaskan pada siklus menstruasi. Pada tahapan yang lebih lanjut, gejala yang mungkin timbul antara lain: Anemia karena pendarahan berlebih pada kemaluan. Sakit berkelanjutan pada panggul, punggung dan juga kaki. Masalah urinasi/buang air kecil. Berat badan turun drastis.  Baca juga : 10 Kebiasaan Yang Bisa Turunkan Berat Badan Melakukan screening dan tes sejak dini sangat berperan untuk mencegah kanker serviks. Di negara berkembang, penggunaan secara luas program pengamatan leher rahim mengurangi kasus kanker serviks yang invasif, yaitu sebesar 50% atau lebih. Penanganan Kanker Serviks Perawatan dan penanganan kanker serviks meliputi operasi pada kanker serviks stadium awal, dan kemoterapi serta radioterapi pada stadium yang lebih lanjut. Tergantung pada seberapa jauh kanker telah berkembang, penderita mungkin akan satu atau lebih penanganan (kombinasi). Jika dilakukan hysterectomy (operasi pengangkatan rahim) pada penderita, maka penderita tak bisa lagi memiliki anak. Namun hysterectomy tidak selalu dibutuhkan, khususnya jika kanker ditemukan masih pada tahap sangat awal.

...