Kesemutan Ditangan

Additional Image

Waktu Posting : 05-06-2014 09:55 | Dibaca : 2465x

Kesemutan ditangan bisa dialami oleh banyak orang dari semua kalangan umur. Berbagai penyebab bisa menimbulkan hal tersebut. Kesemutan merupakan sensasi tertusuk – tusuk , terbakar dan mati rasa pada bagian tertentu, seperti ada ratusan semut yang tiba – tiba menggerayangi bagian tersebut. Semua orang pernah mengalami kesemutan yang umumnya berlangsung singkat baik itu pada bagian tangan ataupun kaki. Tetapi kesemutan yang berlangsung lama dan berulang – ulang bisa menjadi tanda bahwa kondisi tersebut membahayakan diri seseorang entah itu adanya gejala penyakit atau lainnya. Mungkin ketika seseorang mengalami kesemutan akan menganggap hal biasa padahal, hal tersebut membutuhkan perhatian. Dimana, kita harus mengenali dan mengetahui bagaimana kondisi tubuh kita mulai dari peredaran darah hingga detak jantung yang sehat. Kesemutan seringkali terjadi ketika tangan terlalu lama menahan beban berat. Jika kesemutan terjadi secara berangsur – angsur akan membuat bagian tangan atau kaki menjadi mati rasa sehingga tidak dapat digunakan untuk beraktivitas seperti biasanya.

  Baca juga : Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua

Secara istilah medis kesemutan disebut dengan parestesia. Secara umum kesemutan disebabkan oleh tekanan pada syaraf, dimana pada saat sistem persarafan berjalan lancar, arus listrik kecil mengalir pada di sepanjang jaringan saraf pada lengan dan kaki, tulang belakang serta otak. Namun, jika terjadi tekanan secara terus – menerus pada saraf, arus tersebut terhambat sehingga menyebabkan sensasi kesemutan. Kondisi ini akan terjadi jika seseorang tidur kemudian tangan tertindih tubuh dalam waktu lama dan pada saat bangun tangan sulit digerakkan karena kesemutan. Selang beberapa waktu ketika tangan digerak – gerakan dengan halus kesemutan tersebut akan berkurang secara perlahan. Kesemutan ditangan yang berlangsung secara lama atau terjadi dalam waktu sering dimana menujukkan kondisi kronis harus diperhatikan. Dimana, hal ini bisa mengindikasikan adanya gangguan saraf yang lebih permanen. Berikut ini terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kesemutan kronis.

-        Diabetes, bisa merusak pembuluh darah kecil yang memasok saraf pada jari tangan. Hal tersebut bisa menyebabkan kesemutan, nyeri, bahkan mati rasa pada bagian tangan.

-        Kompresi saraf, misalnya dengan saraf ulnaris dimana saraf yang dimulai dari leher dan memanjang kebawah hingga pada bagian dalam lengan atas dan siku.

-        Carpal tunnel syndrome, merupakan sensasi nyeri dan kesemutan ditangan yang diakibatkan oleh akumulasi tekanan pada terowongan kecil memanjang dari pergelangan tangan hingga pada bagian telapak tangan.

-        Malnutrisi, yaitu kondisi tubuh yang kekurangan nutrisi penting untuk berjalannya sistem saraf termasuk vitamin B12.

-        Kerusakan saraf, akibat infeksi ataupun cidera mampu menyebabkan kesemutan pada tangan.

  Baca juga : Mata Sakit dan Bengkak

Kesemutan yang dialami seseorang ternyata dapat diatasi dengan alami. Sehingga ketahui beberapa tips mengatasi kesemutan berikut ini.

-        Hindari cedera saraf leher / punggung dengan tidak mengangkat beban yang berat. Beristirahat secara teratur dengan menjaga postur tubuh secara baik supaya kesemutan tidak terjadi secara sering.

-        Kendalikan diabetes, jika anda seseorang yang mengalami diabetes sebaiknya mengendalikan dengan diet, olahraga, obat – obatan serta rutin melakukan pemeriksaan.

-        Hindari kekurangan vitamin B12 dengan melakukan diet seimbang.

-        Segera kunjungi dokter apabila kesemutan disertai dengan adanya tanda – tanda gangguan saraf lain.

Kesemutan harus diwaspadai dengan baik karena bisa menjadi tanda – tanda adanya penyakit didalam tubuh. Kondisi tubuh yang kurang sehat dan menjalur pada sistem saraf akan berakibat terjadinya kesemutan.  Kesemutan ditangan dapat diatasi dengan melakukan beberapa hal diatas dan anda bisa mengetahui apa yang menyebabkan kesemutan dengan adanya penjelasan diatas.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Iritasi Kulit : Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

25-08-2025 19:06

Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun sering dianggap sepele, iritasi kulit yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengganggu kenyamanan sehari-hari dan berisiko menimbulkan infeksi atau gangguan kulit lebih serius.Apa Itu Iritasi Kulit?Iritasi kulit adalah reaksi peradangan yang terjadi ketika kulit bereaksi terhadap zat atau kondisi tertentu. Reaksi ini muncul sebagai respons tubuh terhadap paparan yang dianggap mengganggu, baik itu dari lingkungan, bahan kimia, gesekan, maupun faktor internal seperti alergi.Kondisi ini berbeda dengan infeksi karena tidak disebabkan oleh bakteri atau virus, melainkan oleh faktor fisik, kimia, atau alergi. Meski umumnya bersifat ringan, iritasi kulit dapat berkembang menjadi dermatitis atau eksim jika tidak diatasi dengan tepat.Ciri-Ciri Umum Iritasi KulitGejala atau ciri-ciri iritasi kulit bisa bervariasi tergantung penyebab dan sensitivitas individu. Namun, berikut beberapa tanda umum yang sering muncul :Kemerahan (ruam) di area kulit tertentuGatal ringan hingga intensPerih atau sensasi terbakarKulit terasa kering dan bersisikPembengkakan ringan atau benjolan kecilMengelupas atau pecah-pecah, terutama di area seperti tangan dan kakiIritasi dapat muncul secara tiba-tiba atau berkembang secara bertahap, tergantung pada seberapa sering kulit terpapar faktor penyebabnya.Penyebab Iritasi KulitAda banyak faktor yang dapat memicu iritasi kulit. Beberapa penyebab umum di antaranya :1. AlergiReaksi alergi terhadap bahan tertentu seperti parfum, pewarna, atau bahan aktif tertentu dalam produk skincare bisa menyebabkan kulit meradang dan gatal.2. Paparan Bahan KimiaBahan kimia keras seperti deterjen, pemutih, pembersih rumah tangga, atau pelarut industri bisa merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan iritasi.3. Penggunaan Produk yang Tidak CocokProduk skincare atau kosmetik yang tidak cocok dengan jenis kulitmisalnya terlalu kuat untuk kulit sensitifdapat memicu ruam, gatal, atau perih.4. Cuaca EkstremUdara yang terlalu dingin atau panas bisa menyebabkan kulit menjadi kering, rentan pecah-pecah, dan mudah iritasi.5. Gesekan BerulangGesekan dari pakaian, sepatu, atau benda keras yang menyentuh kulit terus-menerus juga bisa menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering terjadi di area lipatan kulit seperti paha dalam, ketiak, atau leher.Cara Mencegah Iritasi KulitMencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa langkah penting untuk mencegah iritasi kulit :1. Pilih Produk yang Lembut dan AmanGunakan sabun, sampo, dan produk perawatan kulit yang bebas dari pewangi buatan, alkohol, atau SLS (sodium lauryl sulfate). Pilih produk yang sudah diuji untuk kulit sensitif.2. Jaga Kelembapan KulitKulit yang kering lebih rentan mengalami iritasi. Gunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi. Pilih pelembap yang mengandung bahan-bahan seperti ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid.3. Hindari Pemicu AlergiJika Anda sudah mengetahui bahwa kulit Anda alergi terhadap bahan tertentu (misalnya nikel, lateks, atau parfum), hindari paparan bahan tersebut sebisa mungkin.4. Gunakan Pakaian yang NyamanPilih pakaian berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat. Hindari kain sintetis yang dapat menyebabkan gesekan dan panas berlebih.5. Lindungi Kulit dari Sinar MatahariSinar UV dapat memperburuk iritasi. Gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30, terutama jika Anda memiliki kondisi kulit sensitif atau sedang iritasi.Bahan Alami dan Kandungan Skincare untuk Meredakan IritasiBeberapa bahan alami telah terbukti efektif membantu meredakan iritasi kulit. Berikut yang paling populer dan direkomendasikan :Aloe VeraDikenal sebagai agen penenang alami, gel aloe vera dapat membantu mengurangi kemerahan, gatal, dan panas akibat iritasi. Selain itu, kandungan anti-inflamasi dan antioksidannya membantu proses penyembuhan kulit.Oatmeal KoloidOatmeal memiliki sifat menenangkan dan melembapkan. Oatmeal kolloid sering digunakan dalam sabun dan lotion khusus untuk kulit sensitif atau eksim karena kemampuannya menenangkan peradangan dan rasa gatal. ChamomileEkstrak chamomile memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-alergi. Biasanya ditemukan dalam produk skincare yang ditujukan untuk kulit sensitif, chamomile dapat membantu meredakan kemerahan dan pembengkakan ringan.Centella Asiatica (Daun Pegagan)Bahan populer dalam skincare Korea, centella asiatica sangat efektif dalam menenangkan kulit yang rusak, merangsang produksi kolagen, dan mempercepat proses penyembuhan iritasi.Iritasi kulit pada bayi adalah kondisi yang sangat umum dan sering membuat orang tua khawatir. Kulit bayi masih sangat halus, tipis, dan sensitif, sehingga lebih rentan terhadap berbagai pemicu dibandingkan kulit orang dewasa. Penanganan dan pencegahan iritasi kulit bayi pun harus lebih hati-hati dan lembut.Iritasi kulit pada bayi memang umum terjadi, namun tetap perlu perhatian khusus karena kulit bayi jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Dengan perawatan yang tepat, mulai dari memilih produk yang aman, menjaga kelembapan, hingga menggunakan bahan alami seperti aloe vera atau oatmeal, kulit bayi dapat kembali sehat dan nyaman.Kapan Harus ke Dokter?Meski iritasi kulit ringan bisa ditangani sendiri di rumah, ada kondisi yang membutuhkan penanganan medis. Segera konsultasikan ke dokter jika :Iritasi tidak kunjung membaik setelah beberapa hari,Muncul luka terbuka, nanah, atau infeksi,Rasa gatal dan perih semakin parah,Iritasi menyebar luas ke bagian tubuh lain.Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, paparan bahan kimia, hingga cuaca ekstrem. Meskipun tidak selalu berbahaya, iritasi kulit bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan. Dengan mengenali gejala, mengetahui penyebab, serta memilih perawatan yang tepattermasuk bahan alami seperti aloe vera, oatmeal, chamomile, dan centella asiaticakita bisa mencegah dan meredakan iritasi secara efektif. Selalu rawat kulit dengan hati-hati, karena kulit yang sehat adalah cermin dari tubuh yang terjaga.

Featured Image
Mengenal Jenis-jenis Penyakit Kulit

26-06-2014 01:24

Penyakit kanker kulit saat ini condong mengalami penambahan jumlahnya terlebih di Amerika, Australia, serta Inggris. Di Indonesia, pasien kanker kulit terbilang amat sedikit dibanding ke-3 negara itu. Walau begitu kanker kulit butuh dimengerti lantaran kecuali mengakibatkan kecacatan (mengakibatkan kerusakan tampilan), pada stadium lanjut pula dapat menyebabkan fatal untuk pasien. Artikel ini bakal menuturkan pada Anda jalan untuk menjauhkan diri dari kanker kulit serta bagaimana mengetahui beberapa gejala kanker kulit. Kanker kulit umumnya tumbuh di epidermis (susunan paling luar kulit), maka dariitu kanker kulit adalah kanker yang stadium awalannya paling gampang dideteksi, kanker tipe ini kebanyakan menyerang kulit putih dibanding kulit berwarna. Pemicu kanker kulit belum dapat di ketahui dengan cara pasti namun ada berbagai aspek yang memengaruhi terjadinya kanker kulit, diantaranya, paparan cahaya matahari yang terlalu berlebih, bahan kimia yang berbentuk karsinogen pada kulit, kulit kurang pigmen seperti albino serta jenis kulit putih halus dengan rambut pirang serta mata biru lebih tak tahan pada cahaya matahari, kisah keluarga (turunan), radiasi ionisasi.   Baca juga : Seputar Jenis-jenis Kanker Otak Pencegahan dapat dilaksanakan dengan mengindari paparan cahaya matahari langsung yang terlalu berlebih (pakai tabir surya, topi, payung), hindari bahan kimia yang berbentuk karsinogen pada kulit, serta jauhi radiasi ionisasi seperti cahaya X yang terlalu berlebih. Beberapa jenis penyakit kulit : 1. Basal cell carcinamo (BCC) Ini ialah tipe kanker kulit yang paling umum, ada resiko yang semakin besar untuk individu yang mempunyai kisah keluarga dengan penyakit itu serta beberapa orang yang kerap bersentuhan seketika dengan cahaya UV lewat cahaya matahari, atau barangkali di waktu dulu sempat terkena bahan kimia terlebih arsenik. Suatu cara yang umum dari operasi ialah electrodessication serta kuretase (ED & C), penyembuhan lain untuk tipe kanker kulit mencakup kemoterapi temaal, x-ray, cryosurgery, terapi photodynamic, atau obat temaal peningkat kekebalan tubuh seperti Imiquimod. Tipe kanker kulit ini tak hingga membahayakan jiwa namun bila tak diatasi dapat mengakibatkan perubahan wujud, perdarahan, serta membuahkan rusaknya lokal di berbagai sisi seperti, telinga hidung mata, serta bibir. 2. Karsinoma sel skuamosa (SCC) Tipe kanker kulit ini ialah tumor ganas dari epitel yang menunjukkan diferensiasi sel skuamosa, Ini ialah wujud dari kanker tipe karsinoma yang barangkali berlangsung dalam beragam organ terhitung kulit, mulut, kerongkongan, paru-paru serta leher rahim. Squamous cell carcinoma umumnya di kembangkan dalam susunan epitel kulit serta kadang-kadang di beberapa selaput lendir tubuh, tipe kanker ini dapat dipandang di kulit, bibir, didalam tenggorokan, mulut serta kerongkongan, serta ditandai dengan kulit bersisik merah sebagai luka terbuka. Merokok adalah aspek resiko yang penting dari penyakit ini.   Baca juga : Tips Mudah Atasi Bau Badan Aspek resiko yang lain meliputi biasanya bersentuhan seketika dengan cahaya matahari, terapi radiasi, paparan karsinogen, iritasi kulit kritis atau peradangan, penyakit genetika, serta ada lesi premaligna. Untuk mendiagnosa penyakit ini, dikerjakan biopsi dimana sampel dari jaringan kulit yang terkena di ambil serta di check dibawah mikroskop, apabila ditemukan kanker, operasi bakal dikerjakan untuk menghilangkannya. 3. Melanoma Tipe kanker kulit ini ialah tipe yang paling mematikan, melanoma ialah tumor ganas pada melanosit. Melanosit terlebih berlangsung pada kulit namun pula dapat ditemukan ditempat lain, terlebih di mata. Beberapa besar melanoma datang dari kulit, seperti umumnya wujud kanker, deteksi awal penyakit pada pasien menyajikan peluang yang tambah baik untuk bertahan hidup. Sudah ditemukan dalam riset bahwasanya paparan radiasi ultraviolet ialah satu diantara kontributor utama perubahan melanoma. Aspek-faktor lain yakni mutasi atau kehilangan semua gen supresor tumor, suatu keluarga yang mempunyai kisah melanoma menyajikan kemungkinan yang amat besar untuk menambah resiko seorang untuk terkena kanker melanoma ini. Tiap-tiap tahi lalat yang tak teratur dalam warna atau wujud mesti dibawa ke dokter untuk memastikan apakah itu adalah melanoma ganas yaitu wujud kanker kulit yang paling serius serta membahayakan nyawa atau bukan, diagnosis melanoma memerlukan pengalaman, selaku fase awal barangkali tampak seperti suatu tahi lalat yang tak beresiko atau tak mempunyai warna sekalipun. Penyembuhan kanker kulit tipe ini mencakup operasi, penyembuhan atau kemoterapi, radiasi serta terapi lain.

Featured Image
Lakukan Hal Ini Agar Tidak Tergoda Ngemil di Malam Hari

16-10-2018 00:12

Ngemil di malam hari terutama saat jam tidur merupakan salah satu penyebab naiknya berat badan secara drastis karena tubuh akan menyimpan lemak dari pada menyimpan cadangan energi. Namun aktivitas ini sulit dihindari karena biasanya pada malam hari tubuh akan terus menerus menginginkan camilan sebagai pengisi waktu luang saat tidak melakukan aktivitas apapun. Namun jangan khawatir, ada beberapa cara agar tidak tergoda untuk ngemil di malam hari. Berikut tipsnya :   1. Konsumsi lebih banyak protein Rasa ingin ngemil di malam hari merupakan respon tubuh untuk megatakan jika tidak cukup makan. Konsumsi lebih banyak protein akan membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dan otomatis akan menghentikan kebiasaan ngemil terutama pada malam hari. 2. Jalan-jalan Saat ingin ngemil di malam hari, cobalah untuk berjalan-jalan keluar rumah menghirup udara segar dan melakukan sedikit olahraga ringan yang dapat membantu memperlancar pencernaan, menjernihkan pikiran serta membuat tidur lebih pulas. 3. Jika benar-benar ingin makan maka makanlah makanan yang sehat Cobalah konsumsi sesuatu yang sehat dan tidak membuat berat badan naik drastis. 4. Pahami apa yang diinginkan Dari pada membeli es krim setiap malam maka tidak ada salahnya untuk memperhatikan waktu dimana sering merasa lapar dan makanan apa yang diinginkan. Semakin menyadari keinginan tersebut maka akan semakin mudah menghentikan kebiasaan ngemil pada malam hari. 5. Minum teh herbal Minum secangkir teh herbal merupakan cara terbaik untuk bersantai sebelum tidur dan menjaga pikiran dari keinginan untuk ngemil.

...