Kesemutan Ditangan

Additional Image

Waktu Posting : 05-06-2014 09:55 | Dibaca : 2504x

Kesemutan ditangan bisa dialami oleh banyak orang dari semua kalangan umur. Berbagai penyebab bisa menimbulkan hal tersebut. Kesemutan merupakan sensasi tertusuk – tusuk , terbakar dan mati rasa pada bagian tertentu, seperti ada ratusan semut yang tiba – tiba menggerayangi bagian tersebut. Semua orang pernah mengalami kesemutan yang umumnya berlangsung singkat baik itu pada bagian tangan ataupun kaki. Tetapi kesemutan yang berlangsung lama dan berulang – ulang bisa menjadi tanda bahwa kondisi tersebut membahayakan diri seseorang entah itu adanya gejala penyakit atau lainnya. Mungkin ketika seseorang mengalami kesemutan akan menganggap hal biasa padahal, hal tersebut membutuhkan perhatian. Dimana, kita harus mengenali dan mengetahui bagaimana kondisi tubuh kita mulai dari peredaran darah hingga detak jantung yang sehat. Kesemutan seringkali terjadi ketika tangan terlalu lama menahan beban berat. Jika kesemutan terjadi secara berangsur – angsur akan membuat bagian tangan atau kaki menjadi mati rasa sehingga tidak dapat digunakan untuk beraktivitas seperti biasanya.

  Baca juga : Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua

Secara istilah medis kesemutan disebut dengan parestesia. Secara umum kesemutan disebabkan oleh tekanan pada syaraf, dimana pada saat sistem persarafan berjalan lancar, arus listrik kecil mengalir pada di sepanjang jaringan saraf pada lengan dan kaki, tulang belakang serta otak. Namun, jika terjadi tekanan secara terus – menerus pada saraf, arus tersebut terhambat sehingga menyebabkan sensasi kesemutan. Kondisi ini akan terjadi jika seseorang tidur kemudian tangan tertindih tubuh dalam waktu lama dan pada saat bangun tangan sulit digerakkan karena kesemutan. Selang beberapa waktu ketika tangan digerak – gerakan dengan halus kesemutan tersebut akan berkurang secara perlahan. Kesemutan ditangan yang berlangsung secara lama atau terjadi dalam waktu sering dimana menujukkan kondisi kronis harus diperhatikan. Dimana, hal ini bisa mengindikasikan adanya gangguan saraf yang lebih permanen. Berikut ini terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kesemutan kronis.

-        Diabetes, bisa merusak pembuluh darah kecil yang memasok saraf pada jari tangan. Hal tersebut bisa menyebabkan kesemutan, nyeri, bahkan mati rasa pada bagian tangan.

-        Kompresi saraf, misalnya dengan saraf ulnaris dimana saraf yang dimulai dari leher dan memanjang kebawah hingga pada bagian dalam lengan atas dan siku.

-        Carpal tunnel syndrome, merupakan sensasi nyeri dan kesemutan ditangan yang diakibatkan oleh akumulasi tekanan pada terowongan kecil memanjang dari pergelangan tangan hingga pada bagian telapak tangan.

-        Malnutrisi, yaitu kondisi tubuh yang kekurangan nutrisi penting untuk berjalannya sistem saraf termasuk vitamin B12.

-        Kerusakan saraf, akibat infeksi ataupun cidera mampu menyebabkan kesemutan pada tangan.

  Baca juga : Mata Sakit dan Bengkak

Kesemutan yang dialami seseorang ternyata dapat diatasi dengan alami. Sehingga ketahui beberapa tips mengatasi kesemutan berikut ini.

-        Hindari cedera saraf leher / punggung dengan tidak mengangkat beban yang berat. Beristirahat secara teratur dengan menjaga postur tubuh secara baik supaya kesemutan tidak terjadi secara sering.

-        Kendalikan diabetes, jika anda seseorang yang mengalami diabetes sebaiknya mengendalikan dengan diet, olahraga, obat – obatan serta rutin melakukan pemeriksaan.

-        Hindari kekurangan vitamin B12 dengan melakukan diet seimbang.

-        Segera kunjungi dokter apabila kesemutan disertai dengan adanya tanda – tanda gangguan saraf lain.

Kesemutan harus diwaspadai dengan baik karena bisa menjadi tanda – tanda adanya penyakit didalam tubuh. Kondisi tubuh yang kurang sehat dan menjalur pada sistem saraf akan berakibat terjadinya kesemutan.  Kesemutan ditangan dapat diatasi dengan melakukan beberapa hal diatas dan anda bisa mengetahui apa yang menyebabkan kesemutan dengan adanya penjelasan diatas.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Waspadai Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda

17-06-2014 07:19

Berbagai pekerjaan mengharuskan kita berlama-lama di depan komputer. Kalau Anda salah satu yang mengalaminya, saatnya mulai memperhatikan bagaimana kondisi mata, kepala, leher, dan punggung Anda?  Mata menjadi bagian tubuh yang paling terdampak akibat pemakaian komputer yang terlalu lama. Mata akan berakomodasi secara berlebihan sehingga cepat lelah. Kalau itu terjadi terus-menerus akan ada gangguan visus, gangguan penglihatan. Pada orang muda, biasanya menjadi minus atau bertambah minusnya. Itu karena mata seakan dipaksa bekerja terus-menerus.  Sebuah penelitian dari American Optometric Association tentang dampak komputer terhadap kesehatan mata menunjukkan hasil bahwa kondisi yang paling umum terjadi adalah mata lelah dan ketegangan otot mata. Selain itu, ada nyeri kepala, gangguan penglihatan seperti buram serta sakit pada leher dan bahu.  Baca juga : Tips Menghindari Kerontokan Rambut  Penelitian itu pun menyatakan, menurunnya kesehatan mata akibat penggunaan komputer akan berdampak lagi berupa penurunan produktivitas kerja dan meningkatnya tingkat kesalahan kerja. Selain mata, kepala tempat mata bernaung juga bisa terdampak kesehatannya. Terlalu lama bekerja, otak akan menjadi tidak rileks. Lama-kelamaan bisa muncul kondisi nyeri kepala seperti nyut-nyutan ataupun pusing seperti limbung. Bukan hanya di bagian atas, dampak kesehatan itu juga terjadi di keseluruhan otot badan mulai dari leher, punggung atau tulang belakang, dan sampai ke kaki. Dampak yang muncul mulai dari pegal linu sampai nyeri otot. Coba Anda ingat-ingat bagaimana kondisi tubuh saat bekerja di depan komputer. Adakah yang tahan berjam-jam dengan posisi tegak? Atau membungkuk mendekatkan kepala ke layar? Atau malah selonjoran saking lelahnya? Otot tubuh jelas terganggu karena biasanya duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang sama. Otot berkontraksi terus tanpa relaksasi sehingga menimbulkan gangguan kesehatan otot. Bahkan, ada pula yang tulang punggungnyamenjadi berubah bentuk bila dibiarkan dalm jangka panjang. Beban pekerjaan dalam berbagai profesi ini memang menuntut seseorang bekerja di depan komputer tanpa bisa bergerak. Apalagi saat deadline mendekat, tubuh ini seakan tertancap dikursi dan kita pun harus terus berhadapan dengan komputer. Kondisi itu membuat tubuh terlalu banyak diam. Akhirnya, muncullah berbagai efek sekunder yang sebenarnya tak berkaitan langsung dengan komputer dan baru akan dirasakan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah jantung. Karena kurang aktivitas fisik, otot jantung pun menjadi tidak terlatih. Jantung pun akan mudah kena gangguan. Sirkulasi darah pun menjadi kurang lancar sehingga tubuh mudah nyeri. Saat serius bekerja pun orang-orang cenderung tak teratur pola makannya hingga muncul gangguan lambung. Biasanya mereka pun kurang minum air putih dan apalagi suka malas buang air kecil karena sedang kagok bekerja. Akhirnya fungsi ginjal dapat terganggu. Apalagi beberapa orang terbiasa bekerja depan komputer sambil merokok dan minum kopi. Alasannya untuk memudahkan otak bekerja. Padahal, itu malah akan berdampak nyata pada kesehatan paru-paru dan organ lain di dalam tubuh. Baca juga : Lensa Kontak, Amankah?  Berikut ini beberapa tips agar Anda bisa tetap sehat walau sering duduk berlama-lama di depan komputer : Setelah dua jam bekerja di depan komputer, keluarlah dari kantor! Carilah pemandangan hijau seperti pepohonan untuk menyegarkan mata. Lakukan selama 15 menit. Selama 15 menit itu, gerakkan badan, terutama yang tidak mengalami pergerakan selama duduk di depan komputer. Itu akan meregangkan dan merelaksasi otot. Saat waktu istirahat, berhenti bekerja! Pakai waktu istirahat untuk makan dan menggerakkan badan. Selama bekerja, selalu sediakan air putih dan rajinlah minum. Itu akan mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat, tapi jangan malas ke toilet bahkan manfaatkan momen itu untuk meregangkan otot badan. Atur posisi layar komputer supaya berada persis di hadapan kita. Ada beberapa meja kerja yang menempatkan layar di samping, itu akan membuat tulang punggung berubah bentuk. Hasil penelitian American Optometric Association menunjukkan kita harus mengatur pencahayaan layar komputer supaya tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap sehingga mata tidak cepat lelah. Penelitian itu juga menganjurkan penataan penerangan di ruang kerja. Posisi komputer pun diatur supaya lampu ruangan tidak menimbulkan bayangan yang mengganggu di layar. Antisipasi kondisi ruang kerja dengan menggunakan tirai supaya pencahayaan bisa dikontrol sepanjang hari. Sebagai individu, kita harus mengantisipasi dampak kesehatan itu sebelum ada keluhan yang nyata, atau kalau pun ada maka kondisinya tak bertambah parah. Selain itu, setiap perusahaan pun sebaiknya menerapkan kebijakan mengenai durasi maksimal di depan komputer sehingga bisa diselingi dengan relaksasi atau kegiatan lain. Kalau dipaksa terus-menerus dalam jangka panjang dan akhirnya sakit, sudah pasti pekerjaan pun tidak bisa ditangani sesuai target. Jadi, mari mencegah daripada mengobati!    

Featured Image
Pelayanan Kesehatan Reproduksi dan Dinamika Isu Aborsi di Indonesia

11-12-2025 22:35

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kualitas hidup masyarakat. Pelayanan yang baik, edukasi yang memadai, serta akses terhadap fasilitas kesehatan yang aman dan legal adalah faktor yang menentukan kesejahteraan perempuan dan keluarga. Di Indonesia, isu mengenai Klinik Aborsi dan Klinik Kuret sering muncul dalam diskusi publik, terutama terkait batasan hukum, kebutuhan medis, hingga risiko kesehatan. 1. Aborsi dalam Perspektif Hukum di IndonesiaDalam regulasi Indonesia, aborsi tidak diperbolehkan secara bebas dan hanya boleh dilakukan dalam kondisi tertentu. Undang-Undang Kesehatan No. 36 Tahun 2009 serta PP No. 61 Tahun 2014 mengatur bahwa tindakan aborsi hanya dapat dilakukan karena alasan :Kedaruratan medis, misalnya mengancam nyawa ibu atau janin memiliki kelainan berat yang tidak bisa diperbaiki.Kehamilan akibat perkosaan, dengan syarat tertentu dan dalam usia kehamilan yang dibatasi.Tindakan tersebut hanya boleh dilakukan oleh tenaga medis berwenang di fasilitas kesehatan resmi yang memenuhi standar. Dengan demikian, apa pun bentuk layanan, baik yang sering disebut sebagai klinik aborsi atau klinik kuret, tidak boleh memberikan layanan aborsi ilegal di luar ketentuan hukum.2. Peran Klinik Reproduksi dalam Pelayanan Kesehatan yang AmanIstilah Klinik Aborsi sering disalahartikan. Pada dasarnya, fasilitas kesehatan yang berwenang bukanlah klinik aborsi dalam arti bebas, melainkan klinik atau rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan reproduksi menyeluruh. Fasilitas tersebut dapat mencakup :Konseling kesehatan reproduksiPemeriksaan kehamilanPenanganan komplikasi kehamilanTindakan medis seperti kuret untuk penanganan keguguran, bukan untuk aborsi ilegalTindakan kuretase sendiri merupakan prosedur medis untuk membersihkan sisa jaringan di rahim. Banyak orang awam menyamakan kuret dengan aborsi, padahal kuret lebih sering dilakukan karena keguguran spontan atau kondisi medis lainnya.3. Risiko Aborsi Ilegal dan Pentingnya EdukasiAborsi yang dilakukan di tempat tidak resmi dan tanpa pengawasan medis menimbulkan risiko besar, seperti :Infeksi beratPendarahanKerusakan rahimInfertilitasRisiko kematianOleh sebab itu, edukasi tentang kesehatan reproduksi menjadi sangat penting. Masyarakat perlu memahami bahwa tindakan medis terkait kehamilan harus dilakukan hanya oleh tenaga kesehatan profesional yang mengikuti standar keselamatan.4. Pelayanan Konseling Reproduksi dan Pentingnya Dukungan PsikologisKehamilan yang tidak direncanakan atau kondisi medis tertentu sering membuat perempuan dan keluarga mengalami tekanan emosional. Layanan kesehatan reproduksi yang profesional biasanya menyediakan :Konseling pra-tindakanKonseling pasca-tindakanEdukasi kontrasepsiPendampingan psikologisDengan pendekatan holistik, perempuan dapat membuat keputusan kesehatan dengan aman dan sesuai aturan hukum.5. Dinamika Sosial seputar Aborsi di IndonesiaIsu aborsi di Indonesia bukan hanya soal medis, tetapi juga terkait aspek agama, budaya, dan moral. Banyak perempuan yang membutuhkan dukungan justru terjebak dalam stigma, sehingga menyebabkan mereka mencari solusi tidak aman. Oleh karena itu, keberadaan layanan edukatif dan informasi resmi sangat dibutuhkan.6. Membangun Akses Kesehatan Reproduksi yang Lebih BaikUntuk meningkatkan keselamatan perempuan, beberapa hal penting dilakukan :Peningkatan edukasi mengenai reproduksi sejak remajaAkses yang lebih besar terhadap layanan KB dan konsultasiPenguatan regulasi dan penegakan hukum terhadap praktik ilegalPenyediaan fasilitas kesehatan ramah perempuanPelatihan tenaga medis berstandar WHODengan langkah tersebut, dinamika isu aborsi bisa ditangani secara lebih manusiawi, ilmiah, dan sesuai hukum.Pelayanan kesehatan reproduksi di Indonesia harus mengedepankan keselamatan, legalitas, dan edukasi. Aborsi hanya legal dalam kondisi medis tertentu dan harus dilakukan di fasilitas resmi oleh tenaga kesehatan berwenang. Istilah Klinik Aborsi atau Klinik Kuret sering menimbulkan salah persepsi, sehingga masyarakat perlu mendapatkan informasi yang benar mengenai fungsi klinik reproduksi.Optimalisasi layanan kesehatan reproduksi bukan hanya untuk mencegah praktik aborsi ilegal, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan.

Featured Image
Cara Mengatasi Jerawat Di Usia Dewasa

05-07-2014 21:33

Jerawat  umumnya “tumbuh subur” waktu umur remaja atau mengalami saat puber. Lalu kenapa jerawat tetap “betah tinggal” waktu umur Anda telah melebihi kepala dua? Pemicu jerawat ialah muka berminyak, bakteri, pergantian hormon yang disebabkan kehamilan serta menstruasi, rutinitas merokok, serta aspek keturunan. Berbagai aspek pemicu munculnya jerawat dewasa ialah stres serta makanan seperti cokelat, gula, serta makanan berlemak.   Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Mulut Selama Berpuasa Pada intinya, ada dua tipe jerawat pada orang dewasa. Yakni : 1. Komedo. Komedo terbentuk dibawah permukaan kulit waktu minyak (sebum) bereaksi dengan hawa di beberapa pori-pori muka yang terhalang. Waktu pori-pori terhalang semuanya, timbullah komedo. Komedo dapat diatasi dengan bersihkan muka 2 x satu hari memakai pembersih muka. Gunakan air hangat serta janganlah menggosok muka terlampau keras. Kecuali itu, batasi pemakaian make-up yang terlalu berlebih lantaran dapat menyumbat pori-pori. Apabila hendak berdandan, pastikan tipe make-up bebas minyak, memiliki kandungan tabir matahari (sunblock), dan tak menyebabkan munculnya jerawat ataupun komedo. 2. Jerawat meradang atau jerawat batu. Pada jerawat batu, folikel kulit terhalang amat dalam dibawah permukaan kulit. Jerawat ini memerlukan obat-obatan berbentuk pil antibiotik dan cream muka yang memiliki kandungan retinoids. Jauhi menggaruk, memencet, ataupun memecahkan jerawat batu lantaran cuma bakal memperburuk jerawat serta meninggalkan sisa luka.   Baca juga : Waspadai Dehidrasi Ringan Ancam Produktivitas Satu diantara upaya menangani jerawat ialah meminum pil KB yang mampu mengontrol serta menolong memblokir hormon androgen. Hormon inilah yang menyebabkan produksi minyak jadi semakin banyak. Walau begitu, jerawat dapat kembali menghiasi muka waktu Anda berhenti konsumsi pil KB. Oleh karenanya, senantiasa rundingkan pemakaian pil KB pada dokter Anda. Supaya Anda dapat menghindari munculnya jerawat dewasa, jauhi rutinitas menyentuh muka yang bisa menaikkan minyak, merangsang kulit, serta menambah perkembangan bakteri. Lalu, jauhkan rambut berminyak dari kulit muka serta gunakan produk perawatan rambut yang bebas minyak. Kecuali itu, senantiasa perlakukan kulit muka dengan ekstra hati-hati. Umpamanya, gosok muka dengan ujung jari memakai pembersih muka yang tak kasar serta hindari pemakaian lap ataupun spons muka.

...