Waktu Posting : 11-06-2014 14:28 | Dibaca : 2386x
12-04-2017 15:17
6 Obat Alami Atasi Nyeri Datang Bulan - Nyeri saat datang bulan adalah hal yang biasa terjadi terutama pada usia remaja, namun tidak menutup kemungkinan juga wanita dewasa mengalami nyeri saat datang bulan. Bagi wanita karir dengan segudang aktivitas pasti akan sangat menyebalkan jika mengalami nyeri saat datang bulan. Hal ini akan sangat mengganggu aktivitas dan membuat emosi tidak stabil. Nyeri saat datang bulan dapat disebabkan oleh beberapa hal seperti stress, tubuh tidak fit, obesitas atau terlalu kurus. Menurut penelitian, sekitar 90% wanita pasti mengalami nyeri saat datang bulan. Perlu diingat bahwa nyeri berlebihan dapat menjadi tanda dari infeksi rahim. Segeralah konsultasikan dengan dokter jika sampai mengalami gejala muntah, pendarahan atau demam saat datang bulan. Ada beberapa pengobatan alami yang dapat menyembuhkan atau mencegah nyeri berlebih saat datang bulan : 1. Hindari Mengkonsumsi Makanan Cepat Saji Makanan cepat saji dapat mengganggu kesehatan karena rasanya cenderung lebih asin atau terlalu manis dan hal itu dapat memperburuk rasa kembung. Gula dan lemak jenuh pada makanan cepat saji akan meningkatkan kadar estrogen yang memicu gejala PMS. 2. Sayuran Hijau Sayuran hijau mengandung kalsium dan magnesium yang dapat membantu mengendurkan otot-otot penyebab kram dan rasa kembung. 3.Air Putih Hindari meminum alkohol dan perbanyak konsumsi air putih karena dapat membantu mengurangi nyeri saat datang bulan. Minumlah air hangat untuk meningkatkan aliran darah ke kulit serta membantu merileksasikan otot agar tidak kram. 4. Pepaya Kandungan beta karoten, Vitamin A, C dan enzim papain pada pepaya dapat membantu melancarkan aliran darah selama menstruasi. 5. Kayu Manis Kayu manis bukan hanya dimanfaatkan untuk memasak tapi juga bermanfaat untuk mengatasi nyeri saat datang bulan. Kayu manis merupakan sumber mangan yang dapat mengurangi kram perut serta melancarkan pencernaan. 6. Sinar Matahari Berjemur dibawah sinar matahari saat pagi hari sangat baik untuk kesehatan tubuh. Vitamin D3 yang berasal dari sinar matahari langsung bagus untuk mengurangi kram saat haid agar tidak semakin parah. Jika tidak sempat untuk berjemur dibawah terik sinar matahari pagi dapat menggantinya dengan mengkonsumsi suplemen yang mengandung vitamin D.
11-06-2024 23:54
Dari dulu hingga kini, stroke termasuksalah satu penyakit yang paling ditakuti. Penyakit ini terjadi ketika jaringan otak tidak berfungsi dengan baik dan aliran darah serta oksigen ke dalamnya kurang. Hingga saat ini, diketahui setidaknya ada beberapa hal yang dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko stroke, di antaranya : 1. Tingginya Tekanan Darah Penyebab paling umum terjadinya stroke adalah tingginya tekanan darah, atau dalam dunia medis disebut hipertensi. Sebaiknya kamu waspada akan ancaman stroke jika memiliki tekanan darah lebih dari 140/90. 2. Kebiasaan Merokok Memiliki kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Pasalnya, nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah (penyebab paling umum dari stroke). Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan lemak di arteri leher utama menumpuk, darah menjadi lebih kental, dan lebih rentan membeku. Bahaya rokok ini juga perlu diwaspadai oleh mereka yang sering terpapar asap rokok, lho. 3. Mengidap Penyakit Jantung Penyakit jantung dan stroke memang bisa dibilang memiliki hubungan yang erat. Pasalnya, orang yang mengidap penyakit ini lebih rentan terserang stroke, dibanding yang tidak. Hal ini tak terlepas dari fungsi jantung yang sangat vital, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan pada jantung yang dimaksud dalam hal ini termasuk fibrilasi atrium, kerusakan katup jantung, detak jantung yang tidak teratur, dan arteri yang tersumbat karena timbunan lemak. 4. Genetik Faktor ini cukup berpengaruh pada risiko stroke seseorang. Artinya, jika kamu memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke, risiko kamu untuk bisa mengalami kondisi serupa akan meningkat. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. 5. Obesitas Jika obesitas disebut-sebut bisa sebabkan stroke, jawabannya tentu iya. Hal ini diperkuat dengan pernyataan yang tertuang dalam Obesity and Stroke Fact Sheet dari Obesity Action Coalition, yang menjelaskan bahwa peluang untuk terkena stroke dapat meningkat pada orang yang kelebihan berat badan, tak peduli pria ataupun wanita. Selain itu, obesitas juga menjadi faktor risiko untuk hipertensi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stroke. 6. Kolesterol Tinggi yang Tak Terkontrol Kolesterol yang kadarnya terlalu tinggi akan membentuk lapisan pada dinding-dinding pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi sempit, sehingga sel-sel darah pun menjadi sulit mengalir ke seluruh tubuh. Jika aliran darah terhambat, risiko penyakit berbahaya seperti stroke pun meningkat. 7. Mengidap Diabetes Diabetes bisa dibilang penyebab tidak langsung terjadinya stroke. Hal ini karena orang yang mengidap penyakit ini biasanya lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan cenderung obesitas. Kedua kondisi itu dapat meningkatkan risiko stroke. Terlebih, diabetes dapat membuat pembuluh darah menjadi rusak, sehingga stroke jadi lebih mungkin terjadi. 8. Usia Meski bukan faktor penentu utama (karena siapapun bisa mengalami stroke), usia nyatanya dapat meningkatkan risiko. Secara umum, peluang seseorang untuk terserang stroke akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah berusia lebih dari 55 tahun. 9. Gender Pada usia yang sama, jika dibandingkan, wanita memiliki risiko yang lebih kecil ketimbang pria, untuk mengalami stroke. Namun, bukan berarti wanita terbebas dari risiko stroke, lho. Mengingat penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu. Hanya saja, kemungkinan stroke pada wanita baru meningkat ketika telah menginjak usia lanjut. Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya stroke. Cegah penyakit ini dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika kamu merasa berisiko mengalami penyakit ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter maupun mengonsumsi obat sesuai petunjuk ahli farmasi. Kunjungi websitenya di https://pafisorongkab.org/.
16-08-2014 06:50
Tak susah dilukiskan, untuk memperoleh kulit sehat serta indah sesungguhnya gampang. Hal yang pertama kali mesti di ketahui ialah apa tipe kulit Anda. Hal semacam ini mempunyai tujuan untuk mengenal perawatan serta produk kecantikan apa yang sesuai serta pas untuk Anda. Pada intinya, jenis kulit bergantung dari berbagai aspek seperti kandungan air di kulit yang berpengaruh pada kenyamanan serta keelastisan kulit, kandungan minyak yang punya pengaruh pada kelembutan kulit, dan tingkat sensitivitas kulit. Pada umumnya, jenis kulit dibagi 5, yakni normal, berminyak, kering, peka, serta campuran. Bersamaan dengan bergulirnya waktu, jenis kulit Anda bisa mengalami perubahan. Umpamanya, saat remaja, Anda bertipe kulit berminyak namun saat Anda telah dewasa jadi jenis kulit normal. Baca juga : Kenali Posisi Tidur yang Terbaik Bagi Anda Di bawah ini panduan kecantikan yang dapat Anda kenali serta praktikan perawatannya sesuai tipe/jenis kulit : Kulit Jenis Normal Kulit jenis normal mempunyai karakteristik tak terlampau berminyak serta tak terlampau kering. Ciri-cirinya : · Pori-pori tak tampak besar. · Tak terlampau sensitif · Keseluruhannya, kulit normal tampak halus Untuk menjaga kulit tipe normal, manfaatkanlah pembersih muka yang lembut. Dinginkan kulit dengan menyajikan toner yang menawarkan kesegaran. Paling akhir, berikan pelembab serta pijat dengan jemari. Kulit Jenis Campuran Kulit jenis campuran mempunyai karakteristik kering atau mungkin normal di bagian khusus serta berminyak di bagian yang lain seperti bagian T (hidung, kening, serta pipi). Umumnya orang mempunyai jenis kulit campuran. Ciri-cirinya : · Pori-pori melebar · Komedo · Kulit mengkilat Apabila Anda mempunyai jenis kulit campuran, cucilah muka saat pagi hari dengan pembersih muka untuk bersihkan kulit serta menghindari komedo. Saat malam, berikan cream pembersih pada bagian yang kering untuk menyeimbangkan minyak yang berlebihan. Kulit Jenis Kering Kulit jenis ini umumnya dikarenakan oleh berbagai aspek seperti genetik, hormon, dampak cahaya UV, penyembuhan serta lain-lainnya. Kulit kering dapat tampak dari kulit yang pecah-pecah, terkelupas, gatal, atau mungkin inflamasi. Ciri-cirinya : · Pori-pori kulit tak terlihat · Kulit kemerahan · Tak elastis · Garis kulit tampak terang Kulit kering dapat diatasi dengan berbagai langkah ; mandi janganlah terlampau lama serta terus-terusan, memakai sabun yang lembut di kulit, janganlah menggosok-gosok kulit terlampau keras, serta menggunakan pelembut usai mandi. Baca juga : Cara Mengelola Marah dengan Baik Kulit Jenis Berminyak Pada umumnya, kulit berminyak dapat dikarenakan oleh masa puber, hormon yang tak seimbang, stress atau mungkin kerap terpapar cahaya matahari serta terlampau lembab. Ciri-cirinya : · Pori-pori kulit membesar · Kulit mengkilat · Banyak komedo serta jerawat Untuk menjaga kulit jenis berminyak bisa dikerjakan dengan beberapa langkah gampang seperti janganlah terus-terusan bersihkan muka, menggosok-gosok muka janganlah terlampau keras, serta janganlah memencet atau mungkin memecahkan jerawat. Kulit Jenis Sensitif Bila Anda mempunyai jenis kulit ini, coba mencari tahu pemicunya. Kulit peka dapat disebabkan berbagai sebab, tetapi biasanya ialah disebabkan pemakaian produk kulit yang tak sesuai yang mengakibatkan keringnya kulit, hingga mempermudah timbulnya gatal-gatal. Ciri-cirinya ialah : · Kulit kemerahan · Gatal · Sensasi terbakar · Kering Janganlah membersihkan muka dengan sabun apabila Anda mempunyai kulit peka. Manfaatkanlah lotion pembersih ringan dengan kandungan hipoalergenik. Terapkan pelembab untuk memperkuat kulit serta menghindari iritasi.