Waktu Posting : 22-07-2016 01:01 | Dibaca : 8797x
Berikut adalah dua cerita pendek yang memberi kesadaran baru dan jarang kita perhatikan, namun kini telah kami sampaikan kepada Anda.
Cerita pertama:
Ada seorang anak, yang mempunyai ibu berusia lanjut, giginya sudah tanggal semua, sehingga membuat anaknya ingin membawa ibunya untuk memasang gigi palsu. Begitu masuk ke klinik gigi, dokter pun mulai mempromosikan gigi palsu mereka, namun si ibu maunya gigi palsu yang paling murah. Mendengar itu, sang dokter tidak mau menyerah begitu saja, sambil memandangi si anak, dengan sabar ia menjelaskan perbedaan kualitas antara gigi yang bagus dan buruk. Namun, yang sangat mengecewakan dokter adalah, anak yang tampaknya berduit itu acuh tak acuh, hanya sibuk merokok sambil telepon, sama sekali tidak peduli dengannya.
Dokter gagal meyakinkan si ibu, hingga akhirnya memenuhi permintaannya. Saat itu, dengan tangan bergetar, si ibu mengambil sebuah kain bungkusan, lalu membukanya selapis demi selapis, kemudian mengambil dan menyerahkan uangnya kepada dokter sebagai uang muka, dan semingu kemudian akan kembali lagi untuk memasang gigi palsunya.
Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis
Setelah si ibu dan anaknya meninggalkan klinik, orang-orang yang ada di klinik mulai jengkel dan marah-marah terhadap anak berduit tersebut, berpakaian necis, rokonya pun cerutu kualitas tinggi, tetapi tidak rela mengeluarkan uang untuk sepasang gigi palsu yang bagus bagi ibunya. Tepat di saat mereka masih memendam rasa jengkel dan amarah itulah, tak diduga anak berduit itu pun kembali ke klinik dan berkata : “Dok, tolong buatkan gigi porselen yang terbaik buat ibu saya, biayanya saya yang tanggung, tidak masalah berapa pun harganya. Tapi, saya minta anda jangan mengatakan hal yang sebenarnya kepada ibu saya, ibu saya orang yang sangat hemat, dan saya tidak ingin membuatnya sedih karena hal ini.”
Cerita kedua:
Saya ke pembaringan biasanya pada pukul 23:00 malam, di luar jendela sana tampak hujan salju. Saya menyusutkan diri di balik selimut, mengambil jam alarm, namun alarmnya tidak berfungsi, karena sudah saatnya ganti baterai baru dan saya lupa membelinya. Cuaca yang begitu dingin seperti itu, membuat saya malas untuk bangun lagi.
Rasa malas membuat saya menelepon ibu, “Bu, jam alarm saya belum diganti dengan baterai baru, sementara besok pagi saya harus ke kantor untuk rapat, dan saya harus bangun pagi, jadi, besok jam 6 pagi, ibu bangunkan saya ya melalui telepon.”
Suara ibu di ujung sana terdengar agak serak, mungkin sudah tertidur, kemudian terdengar ucapanya, “Ya, baiklah”.
Saat telepon berdering, saya sedang bermimpi indah, langit di luar sana tampak gelap gulita. Sementara di seberang sana, ibu berkata, “Xiao-ju, ayo bangun, hari ini ada rapat.”
Aku melihat jam di pergelangan tanganku, baru jam lima pagi. Lalu dengan jengkel, aku berteriak, “Bukankah aku bilang jam enam pagi? Aku kan masih mau tidur beberapa saat lagi, tapi ibu ganggu!”
Tiba-tiba di seberang sana, ibu terdiam, dan aku pun menutup telepon.
Setelah bangun, aku pun merapikan diri, dan siap berangkat ke kantor. Dingin sekali cuacanya, tampak hamparan salju di mana-mana. Di halte bis, aku terus menginjak kakiku saking dinginnya. Di sekeliling tampak gelap gulita, sementara di sampingku berdiri dua orang tua yang sudah senja. Aku mendengar si kakek berkata pada nenek itu, “Coba lihat kau, semalaman tidak tidur dengan nyenyak, waktu masih pagi juga kau mulai mendesakku, dan coba lihat sekarang harus menunggu begitu lama di sini.”
Ya, bis pertama baru akan tiba lima menit lagi. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya bis yang ditunggu-tunggu itu pun datang, aku bergegas naik ke atas bis. Supir bis adalah seorang pemuda tanggung, sang supir segera tancap gas setelah menunggu aku naik ke dalam bis.
Aku berkata kepadanya, “Hei, sopir, di bawah sana masih ada dua orang tua, cuaca begitu dingin, mereka sudah lama menunggu di sana, mengapa kau langsung tancap gas tidak menunggu mereka ?”
Dengan bangga pemuda tanggung itu berkata, “Tidak apa-apa, mereka itu ayah ibu saya. Hari ini adalah hari pertama saya menarik (sebagai supir) bis umum, mereka datang hanya sekadar melihat saya.”
Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri
Tiba-tiba mataku berkaca-kaca dan meneteskan air mata, aku membaca pesan pendek dari ayah, “Nak, ibu bilang, ibu yang salah, ibu selalu tidak bisa tidur dengan nyenyak, sebenarnya sejak awal ibu sudah bangun, dan ibu khawatir kamu akan terlambat rapat.”
Tiba-tiba aku teringat sebuah pepatah Yahudi :
“Ketika ayah memberikan sesuatu untuk anaknya, sang anak pun tersenyum. Namun, ketika si anak memberikan sesuatu untuk ayahnya, sang ayah menangis.”
Setelah membaca cerita ringkas dan sarat dengan makna ini, mengingatkan kita untuk menjadi seorang anak yang berbakti kepada orang tua. Seumur hidup ini, orang yang memungkinkan kita berutang terlalu banyak dan tidak mengharapkan balasan jasa serta tanpa pamrih hanyalah Ayah dan Ibu, yakni orang tua kita. Jadi janganlah berkeluh kesah hanya karena mendengar ocehan mereka, sebaiknya maklumi dan pahami mereka, bersyukur dan terima kasih kepada mereka, serta peduli dengan mereka. Hidup ini singkat, jangan pernah merasa bosan untuk melihat orang tua kita selagi sempat, walau hanya sekejap. (secretchina/jhon/ran)
07-09-2014 21:57
Asalamualaikum.. Bapak ibu saudara sekalian ,, Mengapa ya saya tidak berkembang atas (tidak tinggi) Tapi malah kesamping . Apa penyebab dari itu semua..?? Dan bagaimana agar. Saya bisa tinggi .? Terimakasih
02-07-2024 04:16
Selain dengan bahan alami, obat demam bayi di bawah 1 tahun dapat Anda dapatkan di apotek terdekat. Memilih obat sesuai dengan usianya memang suatu keharusan, termasuk memilih obat demam bayi di bawah 1 tahun yang tepat. Dengan memberikan obat demam bayi di bawah 1 tahun dengan dosis yang benar kondisi Si Kecil akan segera membaik. Ketika bayi yang masih sangat kecil demam hal ini membuat semua orangtua panik. Pasalnya khawatir untuk memberikan pengobatan yang macam-macam lantaran tubuhnya masih sangat rentan. Demam biasanya terjadi ketika mereka setelah imunisasi maupun indikasi suatu penyakit tertentu. Pada dasarnya demam merupakan bentuk pertahanan dengan cara melawan penyakit lain yang ada di dalam tubuh. Selain mengatasinya dengan obat-obatan yang tersedia, perawatan saat anak demam juga turut diperhatikan. Misalnya, pakaian anak harus lah longgar, berikan lebih banyak cairan untuk dan makanan yang bergizi. Tetapi, bila Anda ingin mempercepat proses penyembuhan, maka bisa memberinya obat-obatan sesuatu dengan dosis usianya. Anda bisa mendapatkan obat demam untuk bayi di bawah satu tahun di apotek. https://pafikotameulaboh.org/ Berikut ini adalah beberapa rekomendasi obat demam bayi di bawah 1 tahun yang bisa diberikan. 1. Panadol Sirup Drops Panadol sirup drops mengandung kandungan paracetamol yang mampu membantu menurunkan panas pada bayi. Obat ini dapat diberikan untuk bayi usia 0-1 tahun untuk meredakan sakit kepala, nyeri otot dan demam pasca imunisasi. Adapun dosis penggunaan untuk bayi berusia 3-9 bulan adalah 0,8 ml. Obat bisa diberikan sebanyak 3-4 kali sehari. Sementara untuk bayi berusia kurang dari tiga bulan harus sesuai dengan petunjuk dokter. 2. Sanmol Paracetamol Sama seperti obat lainnya, Sanmol aman dikonsumsi untuk anak usia 0-5 tahun. Untuk bayi yang berusia di bawah satu tahun, maka Moms bisa memberikan dosis sebanyak 0,6 mL sebanyak 3-4 kali dalam sehari. Sanmol Sirup 60 ml mengandung Paracetamol yang dapat digunakan untuk meringankan rasa sakit kepala, sakit gigi, dan menurunkan demam. Sanmol bekerja pada pusat pengatur suhu hipotalamus untuk menurunkan suhu serta menghambat sintesis prostaglandin sehingga dapat mengurangi nyeri ringan sampai sedang. 3. Mirasic Sirup Paracetamol Untuk mendapatkan obat ini, Moms bisa mendapatkannya hanya di apotek. Mirasic juga bisa diberikan untuk anak yang usianya kurang dari 1 tahun dengan dosis 3-4 kali sehari sebanyak 2,5 ml. Anda bisa memberikan Mirasic supaya demam anak setelah imunisasi, maupun perawatan sakit kepala, sakit gigi, maupun kondisi lainnya. 4. Pamol Syrup Obat ini aman juga dikonsumsi untuk anak mulai dari 0-1 tahun dan usia di atasnya, dan diminum sesudah makan. Dosis untuk bayi di bawah 1 tahun adalah 2,5 – 5 ml untuk pemberian tiga kali sehari atau saat benar-benar dibutuhkan. Pamol mengandung bahan aktif Paracetamol yang mengatasi demam dan gejala lainnya seperti nyeri ringan, sakit kepala, hingga nyeri persendian. Sebaiknya hindari penggunaan obat ini secara berlebihan lantaran dapat menyebabkan efek samping seperti muntah, mual, diare, hingga nyeri perut. 5. Tempra Drops Obat penurun demam berikutnya yang bisa diberikan untuk bayi di bawah satu tahun adalah Tempra Drops. Untuk bayi yang berusia di bawah tiga bulan harus mengikuti petunjuk dokter. Obat ini bisa diberikan sehanyak 3-4 kali dalam sehari maupun ketika beanr-benar dibutuhkan.
08-07-2014 07:16
Tips Kesehatan - Sehatkan Pencernaan Demi Halau Kanker Lambung . Hobi mengkonsumsi makanan yang diolah secara pengasapan termasuk kurang baik. Begitu pula hobi mengkonsumsi asinan. Memang lezat dan sedap namun dibalik itu membawa risiko kanker lambung. Apalagi di keluarga Anda ada yang pernah menderita kanker lambung, maka perlu Anda waspada terhadap diri sendiri. Sebab kanker lambung termasuk kanker yang terjadi karena keturunan atau genetik. Baca juga : Hipertensi Merusak Organ Tubuh Secara Diam-diam Kanker lambung juga diakibatkan karena infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri tersebut biasa hidup di dalam tubuh Anda. Daerah lapisan lendir adalah tempat tinggal si bakteri penyebab infeksi yang mengarah kanker lambung. Jika Anda mengalami gejala pernicious anemia maka perlu berhati-hati. Ketika tubuh Anda sulit mencerna sumber mikro vitamin B12 maka akan terjadi pengurangan jumlah sel eritrosit yang berbahaya bagi kesehatan. Radang lambung yang diakibatkan senyawa nikotin yang sudah menumpuk dan menjalar hingga di daerah lambung juga menjadi pemicu kanker lambung. Baca juga : Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus Sebelum menyesal di kemudian hari karena penyakit kanker lambung, sehatkan pencernaan Anda. setiap hari. Beli dan konsumsi buah yang dapat melancarkan pencernaan. Buah pisang, pepaya, apel, adalah beraroma buah kaya serat, vitamin, dan mineral. Begitu juga dengan sayur seperti bayam, sawi, wortel. Walaupun secara umum semua buah dan sayur adalah baik bagi pencernaan. Seimbangkan dengan mengkonsumsi susu segar. Lambung sehat maka mengkonsumsi makanan dan minuman akan terasa nyaman. Kesimpulannya, harus rutin tiap hari buang air besar.