Waktu Posting : 04-10-2014 11:51 | Dibaca : 2659x
21-06-2018 01:36
Pada abad 21 ini orang lebih suka makan di luar karena lebih praktis da nada banyak pilihan menu yang menarik. Indonesia sendiri sedang trend dengan bisnis kuliner yang kekinian. Misalnya saja martabak aneka topping, atau kue cubit yang memiliki banyak rasa.Semakin banyak makanan yang baru juga tidak menutup kemungkinan banyaknya racun atau kolesterol dan gula yang tinggi. Untuk itu banyak muncul penyakit dikarenakan makanan yang disantap. Apalagi terkadang penjual memakai bahan yang dilarang untuk kesehatan, sehingga membahayakan kesehatan dari pembeli. Untuk mengobati penyakit yang sudah terlanjur ada, maka penderita bisa memakai obat herbal yang memiliki efek samping lebih sedikit jika dibandingkan dengan obat biasa. Obat herbal sendiri adalah obat yang dibuat dari 100% tumbuh-tumbuhan dari alam. Obat herbal tidak memakai bahan tambahan lain seperti hewan atau zat kimia. Ada dua jenis obat herbal, yaitu tradisional dan non-tradisional. Tradisional adalah jenis obat yang sudah sering dipakai sebagai obat herbal dan sudah terkenal seperti jamu. Sementara non-tradisional adalah jenis obat yang sebelumnya belum pernah diketahui manfaatnya, akan tetapi memiliki khasiat yang cukup bagus bagi tubuh. Nah, ada beberapa tumbuhan yang sering dijadikan sebagai obat herbal. Berikut ini daftarnya: · Belimbing Siapa yang tidak tahu buah yang sangat segar dimakan ini. Ternyata buah yang memiliki nama latin Averhhoa Carambola ini memiliki cukup banyak khasiat. Misalnya saja untuk mengatasi kolesterol yang tinggi. Hal ini karena belimbing tinggi akan gizi yang bisa menjaga ketahanan tubuh. · Lidah buaya Lidah buaya atau yang biasa disebut sebagai aloe vera kini cukup populer semenjak produk kosmetik yang berasal dari Korea Selatan memakainya sebagai bahan utama untuk mencerahkan dan menjaga kelembapan kulit. Akan tetapi tidak hanya itu, lidah buaya juga bisa digunakan sebagai obat kanker. Caranya tinggal dijadikan minuman, namun harus berhati-hati karena lidah buaya mengandung getah yang cukup gatal. Itu tadi artikel mengenai beberapa tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai obat herbal.
06-04-2016 07:16
Nikmati 6 Manfaat Jus Tomat Buat Kesehatan Tubuh - Tomat mempunyai kandungan air yang melimpah serta amat nikmat bila jadikan jus untuk mengusir haus di siang hari. Kecuali nikmat, jus tomat pula mengandung sederet faedah. Tomat mempunyai tingkat kalori yang rendah, yakni cuma 10kilokalori per buah. Hal semacam ini pasti bikin Anda tak butuh kuatir waktu merasakan segarnya jus tomat, bahkan juga setiap hari meskipun. Mengapa Jus Tomat Baik untuk Tubuh? Tomat mempunyai satu zat bernama likopen. Zat ini ialah satu diantara tipe anti-oksidan yang amat kuat yang disangka amat bermanfaat dalam memerangi kanker. Berdasar pada riset, likopen amat baik untuk pria. Mereka yang konsumsi tomat serta buatan olahan tomat diprediksikan mempunyai resiko kanker prostat lebih rendah.  Baca juga : 5 Cara Ampuh Usir Bad Mood Yang pantas dicatat ialah konsumsi tomat yang telah di proses tambah baik dari pada konsumsi dengan cara mentah. Likopen dari tomat yang telah di proses maupun yang telah di jus nyatanya lebih gampang diolah tubuh dibanding dengan likopen yang datang dari tomat mentah. Memproses tomat menolong lepasnya likopen dari beberapa sel dalam tomat. Likopen sendiri adalah tipe lemak yang larut. Jikapun tak jadikan jus, memasak tomat dengan minyak bakal menolong pelepasan likopen dari selnya. Senantiasa cermati untuk tak memberikan gula atau garam terlalu berlebih waktu memasak tomat. Apa Saja yang Jadi Faedah Jus tomat? Pada intinya kebanyakan orang dapat mengambil faedah dari jus tomat, mengingat setiap orang memerlukan anti-oksidan. Tersebut berbagai faedah jus tomat untuk kesehatan. Pas untuk diet pada pasien diabetes Tomat termasuk juga dalam tipe sayuran yang mempunyai karbohidrat rendah yakni sekitaran 5-10 gr karbohidrat dalam 1/2 cangkir tomat masak atau 1 cangkir tomat mentah. Turunkan kolesterol Jus tomat disangka dapat kurangi kolesterol jahat sejumlah 10 %. Prasyaratnya cukup hanya konsumsi 25 miligram likopen /hari. Cuma saja lantaran studi ini masihlah termasuk baru, jadi akhirnya juga masihlah memerlukan riset lebih mendalam. Meminimalisasi resiko kanker prostat Mengkonsumsi 10 jumlah tomat atau lebih dalam satu minggu disangka dapat memotong resiko terserang kanker prostat sampai 18 %. Hal semacam ini diprediksikan lantaran likopen ialah anti-oksidan yang membuat perlindungan sel dari rusaknya. Bila Anda hendak konsumsi jus tomat sesuai sama saran ini, yakinkan pula untuk melakukan pola hidup sehat, seperti berolahraga dengan teratur serta hentikan rutinitas merokok. Turunkan tekanan darah Faedah tomat pada tekanan darah disangka baru dapat merasa sesudah konsumsi tomat dengan teratur, sekurang-kurangnya sepanjang delapan minggu. Tetapi hal semacam ini masihlah butuh di teliti selanjutnya. Bila Anda menanggung derita hipertensi, tiada kelirunya konsumsi tomat dengan teratur. Tetapi janganlah menukar obat anti-hipertensi Anda dengan tomat. Turunkan resiko serangan jantung Manfaat ini baru dapat dibuktikan pada tikus. Tikus yang didapatkan likopen mempunyai tekanan darah yang semakin bagus serta mempunyai lebih sedikit jaringan yang rusak, sesudah terserang serangan jantung. Sayangnya, studi yang melibatkan manusia belum dikerjakan.  Baca juga : 3 Cara Mencegah Defisiensi Sel Darah Merah Sejak Usia Dini Untuk studi yang melibatkan manusia, likopen diakui bisa tingkatkan harapan hidup pasien gagal jantung. Tetapi seperti penyakit yang lain, dibutuhkan bukti ilmiah lebih kuat tentang hal semacam ini. Kurangi resiko stroke Satu studi di Finlandia mengatakan kalau konsumsi banyak likopen dari tomat amat berkaitan dengan penurunan resiko stroke sampai 65 %. Sangat banyak faedah yang dapat diperoleh karena konsumsi jus tomat, bukan? Tiada kelirunya untuk mulai membuat jus tomat semacam satu diantara minuman untuk temani kegiatan tiap hari. Peroleh faedah positif yang berlipat-lipat sambil tetaplah melakukan gaya hidup sehat.
16-04-2025 20:01
UEFA Europa Conference League (UECL) adalah kompetisi kasta ketiga antar klub di Eropa setelah Liga Champions dan Liga Europa. Dimulai sejak musim 2021/2022, kompetisi ini jadi tempat pembuktian bagi klub-klub non-elit Eropa seperti dari Polandia, Yunani, Siprus, hingga Luksemburg. Bahkan musim ini (2025), tim-tim seperti Shamrock Rovers (Irlandia) dan CeljeTurnamen ini berada di bawah UEFA Champions League dan UEFA Europa League, namun tetap berada dalam naungan resmi UEFA dengan struktur yang profesional dan kompetitif.Lalu, Apakah Klub Indonesia Bisa Ikut?Jawabannya secara aturan resmi: tidak bisa untuk saat ini.Kenapa? Karena UEFA hanya mengizinkan klub dari anggota asosiasi Eropa (55 negara) untuk ikut serta. Indonesia sebagai bagian dari AFC (Asia) secara geografis dan konfederasi, tidak memenuhi syarat.Namun bukan berarti harapan itu benar-benar tertutup.3 Skenario Andai-Andai Klub Indonesia Bisa Main di UECL :1. Pindah Konfederasi (dari AFC ke UEFA)Hal ini sangat kecil kemungkinannya, tapi secara teori memungkinkan seperti yang terjadi pada klub-klub Israel, Kazakhstan, bahkan Australia (yang kini main di AFC). Namun perpindahan konfederasi biasanya dilakukan atas alasan politik, geografis, atau pengembangan sepak bola yang luar biasa strategis.2. Mengakuisisi Klub Eropa oleh Investor IndonesiaJika ada investor atau pemilik klub Indonesia mengakuisisi klub di Eropa, secara tidak langsung Indonesia bisa ikut kompetisi UEFA melalui klub yang berbasis di Eropa. Ini sudah dilakukan oleh beberapa miliarder Asia dan Timur Tengah.Contoh :Todd Boehly (AS) memiliki ChelseaRedBird Capital (AS) memiliki AC MilanSeorang pebisnis Indonesia mengakuisisi klub dari Malta atau Luksemburg? Bukan tidak mungkin.3. Turnamen Kolaboratif UEFAAFC di Masa DepanJika suatu hari UEFA dan AFC menciptakan turnamen lintas-benua, seperti UEFA x AFC Super Cup atau Europa x Asia Cup, bisa saja klub Indonesia tampil. Saat ini belum ada sinyal ke sana, tapi dunia sepak bola modern bisa berubah cepat.Pelajaran untuk Klub IndonesiaMeskipun tidak bisa langsung main di UEFA Conference League, ada banyak pelajaran dari kompetisi ini untuk klub-klub Indonesia :Manajemen klub profesional dan lisensi UEFA jadi standar globalPentingnya pembinaan pemain muda & akademiDesain stadion, branding, dan kemasan klub yang lebih globalMemprioritaskan performa di AFC Cup atau Liga Champions Asia duluUntuk sekarang, klub Indonesia belum bisa tampil di UECL karena batasan geografis dan regulasi. Tapi mimpi tak ada yang salahbaik sebagai penggemar, pemilik klub, atau pelaku industri sepak bola. Siapa tahu, satu hari nanti lewat kolaborasi, akuisisi, atau perubahan besar di dunia bola bendera Merah Putih bisa berkibar di panggung Eropa.Jangan lewatkan update terbaru dari dunia sepak bola! Dapatkan berita bola terbaru, jadwal pertandingan, hasil laga, dan informasi penting lainnya maupun berita Liga UEFA Conference League 2025 di SBNews.co.id. Kami menyajikan berita sepak bola secara cepat, akurat, dan lengkap!