Cara Mengatasi Jerawat Di Usia Dewasa

Additional Image

Waktu Posting : 05-07-2014 21:33 | Dibaca : 3601x

Jerawat  umumnya “tumbuh subur” waktu umur remaja atau mengalami saat puber. Lalu kenapa jerawat tetap “betah tinggal” waktu umur Anda telah melebihi kepala dua?

Pemicu jerawat ialah muka berminyak, bakteri, pergantian hormon yang disebabkan kehamilan serta menstruasi, rutinitas merokok, serta aspek keturunan. Berbagai aspek pemicu munculnya jerawat dewasa ialah stres serta makanan seperti cokelat, gula, serta makanan berlemak.
 
Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Mulut Selama Berpuasa

Pada intinya, ada dua tipe jerawat pada orang dewasa. Yakni :
1. Komedo.
Komedo terbentuk dibawah permukaan kulit waktu minyak (sebum) bereaksi dengan hawa di beberapa pori-pori muka yang terhalang. Waktu pori-pori terhalang semuanya, timbullah komedo.

Komedo dapat diatasi dengan bersihkan muka 2 x satu hari memakai pembersih muka. Gunakan air hangat serta janganlah menggosok muka terlampau keras. Kecuali itu, batasi pemakaian make-up yang terlalu berlebih lantaran dapat menyumbat pori-pori.

Apabila hendak berdandan, pastikan tipe make-up bebas minyak, memiliki kandungan tabir matahari (sunblock), dan tak menyebabkan munculnya jerawat ataupun komedo.

2. Jerawat meradang atau jerawat batu.
Pada jerawat batu, folikel kulit terhalang amat dalam dibawah permukaan kulit. Jerawat ini memerlukan obat-obatan berbentuk pil antibiotik dan cream muka yang memiliki kandungan retinoids. Jauhi menggaruk, memencet, ataupun memecahkan jerawat batu lantaran cuma bakal memperburuk jerawat serta meninggalkan sisa luka.
 
Baca juga : Waspadai Dehidrasi Ringan Ancam Produktivitas

Satu diantara upaya menangani jerawat ialah meminum pil KB yang mampu mengontrol serta menolong memblokir hormon androgen. Hormon inilah yang menyebabkan produksi minyak jadi semakin banyak. Walau begitu, jerawat dapat kembali menghiasi muka waktu Anda berhenti konsumsi pil KB. Oleh karenanya, senantiasa rundingkan pemakaian pil KB pada dokter Anda.

Supaya Anda dapat menghindari munculnya jerawat dewasa, jauhi rutinitas menyentuh muka yang bisa menaikkan minyak, merangsang kulit, serta menambah perkembangan bakteri. Lalu, jauhkan rambut berminyak dari kulit muka serta gunakan produk perawatan rambut yang bebas minyak. Kecuali itu, senantiasa perlakukan kulit muka dengan ekstra hati-hati. Umpamanya, gosok muka dengan ujung jari memakai pembersih muka yang tak kasar serta hindari pemakaian lap ataupun spons muka.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Waspada dengan Kondisi Dehidrasi pada Masa Kehamilan

19-06-2020 01:24

Pada masa kehamilan, sangat penting dalam menjaga asupan makanan. Dan tentunya wanita hamil wajib mengkonsumsi makanan sehat agar kesehatan ibu maupun bagi perkembangan janin. Tidak hanya sekedar mengkonsumsi makanan yang banyak selama masa kehamilan tetapi juga harus memperhatikan akan kebutuhan kalori serta gizi selama kehamilan. Di masa kehamilan seringkali ibu merasakan gangguan seperti mual, muntah dan bahkan diare yang dapat terjadi karena perut kembung dan bergas hingga merasa kegerahan sehingga lebih mudah berkeringat dibanding dari yang biasanya.   Hal-hal tresebut di atas merupakan hal yang sangat umum terjadi, namun ternyata hal tersebut dapat membuat ibu hamil kekurangan cairan atau mengalami dehidrasi. Hal ini tidak diboleh dianggap sebagai sesuatu yang sepele dan diabaikan. Karena situasi seperti ini bisa membahayakan keadaan ibu dan juga janin yang berada di dalam kandungan. Situasi yang demikian dapat membuat air ketuban berkurang dan produksi ASI sedikit, kelahiran preamtur dan bahkan menyebabkan kematian baik ibu maupun janin yang dikandung.   Kenali tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat memberikan dampak yang berbahaya.   Sering merasa pusing atau sakit kepala   Tanda yang paling sering ditemui sebagai tanda dehidrasi yaitu merasa serimg pusing atau sakit kepala. Ini terjadi karena pada saat hamil, volume darah ibu hamil akan meningkat hampir dua kali lipat dari jumlah yang biasanya. Dan bila terjadi kondisi dehidrasi maka aliran darah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh akan berkurang sehingga menimbulkan kepala mudah pusing atau terasa sakit.   Mulut terasa kering dan sering merasa haus   Ketika cuaca dalam keadaan panas seringkali lebih memilih untuk meminum air dingin dan manis. Misalnya saja seperti soda, teh atau es kopi, namun yang sebenarnya justru dengan mengkonsumsi minuman yang manis dapat membuat kita merasa semakin haus. Dan bila ibu hamil merasa haus serta mulut yang terasa kering, sebaiknya perbanyak untuk mengkonsumsi air putih dibandingkan dengan minuman manis lainnya serta kurangi kafeimn maupun minuman kemasan yang tidak memiliki manfaat bagi tubuh.   Merasa kontraksi palsu   Ibu hamil yang mengalami dehidrasi secara umum akan merasakan kontraksi. Dan bila ibu hamil mengeluh tentang kontraksi palsu maka biasanya dokter atau bidan akan menyaran agar ibu hamil tersebut minum air segera. Biasanya dokter akan menyuruh ibu hamil untuk duduk dan beristirahat kemudian meminum dua gelas besar air putih.   Air seni keruh atau kuning   Pada situasi yang normal maka air seni berwarna bening dan tidak berbau. Nah, bila air seni berwarna keruh atau kuning serta berbau tajam maka hal ini menandakan bila ibu hamil sedang mengalami dehidrasi. Tetapi ada kalanya vitamin yang dikonsumsi oleh ibu hamil menyebabkan air seni menjadi kuning, jadi sebaiknya tanyakan kepada dokter.   Bibir pecah-pecah dan lidah mengalami pembengkakan   Tanda yang lainnya yang merupakan  suatu kondisi ibu hamil mengalami dehidrasi yaitu bibir yang pecah-pecah dan lidah yang seperti bengkak. Cobalah untuk mengoleskan pelembap bibir dan bila belum membaik cobalah untuk mengkonsumsi air dan periksakan ke dokter bila semakin parah.   Menurut seorang ahli ginekologi, kebidanan dan ilmu reroduksi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai yaitu Fahimeh Sasan mengatakan bahwa ibu hamil harus mengkonsumsi paling tidak 10 gelas cairan per hari. Dan cairan tersebut dapat berupa air, jus, teh, kopi yang pada dasarnya merupakan cairan yang dapat diminum ibu hamil. Namun bila berada di tempat dengan cuaca yang memiliki suhu panas maka membutuhkan asupan air yang lebih dari itu agar terhindar dari dehidrasi selama kehamilan. Akan lebih baik lagi bila ibu hamil meminum air putih yang hangat dibandingkan dengan minuman jenis lainnya.   Itulah ulasan mengenai tanda-tanda dari dehidrasi yang dapat dialami oleh ibu hamil. Lalu bagaimana bila terjadi hal yang mengharuskan ibu hamil terpaksa kehilangan janin, seperti keguguran. Tentunya bila hal tersebut terjadi maka tindakan yang harus dilakukan adalah tindakan kuretase. Di mana tindakan ini bertujuan untuk mengangkat jaringan yang ada di dalam rahim karena dapat menimbulkan berbagai komplikasi bila tidak dibersihkan.   Untuk melakukan tindakan kuretase tersebut pastinya sesudah melalui prosedur dan atas saran dokter serta dilakukan di klinik kuret      yang resmi. Dalam hal ini tentunya klinik aborsi     yang telah berpengalaman serta ditangani oleh dokter ahlinya yang berkompeten. Salah satunya adalah klinik kuretase yang melakukan berbagai tindakan medis seperti persalinan, tindakan pembedahan dan penanganan dalam mengatasi berbagai gangguan pada sistem reproduksi wanita.      

Featured Image
Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh

24-03-2015 18:50

Sampai saat ini sebenarnya belum ditemukan cara menyembuhkan diabetes yang benar-benar manjur. Satu-satunya cara yang bisa ditempuh adalah mencoba mengendalikan kadar gula darah sehingga tetap stabil dan tidak menimbulkan masalah yang mengganggu bagi sang penderita. Upaya untuk mengendalikan kadar gula darah ini sebenarnya bisa dilakukan tanpa harus bergantung pada obat-obatan melainkan cukup dengan melakukan beberapa perubahan dalam cara mereka menjalani hidup sehari-hari. Baca juga : Tips Hidup Normal dengan Diabetes Melitus   Menurunkan berat badan menjadi salah satu cara ampuh untuk mengendalikan kadar gula darah. Hal ini terutama efektif untuk mereka yang memiliki kelebihan berat badan. Penurunan berat badan bisa membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Menjaga berat badan agar tetap stabil juga merupakan salah satu cara untuk mencegah seseorang menderita diabetes sejak semula. Cara menyembuhkan diabetes yang lainnya adalah dengan melakukan manajemen stress. Kadar stress yang tinggi akan membuat kadar gula darah menjadi sulit untuk dikontrol. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi stress seperti pijat, meditasi atau mendengarkan musik yang menenangkan. Selain Selain itu, para penderita diabetes juga harus memastikan bahwa mereka mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas setiap harinya. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa kurang tidur bisa bisa membuat penyakit diabetes tipe 2 menjadi lebih parah. Baca juga : Kelebihan Penggunaan Obat Alami untuk Diabetes  Manajemen stress yang baik serta tidur yang cukup memiliki peran yang sangat penting dalam melawan diabetes. Para penderita penyakit ini juga sebaiknya menjauhi faktor-faktor yang bisa menyebabkan mereka mengalami stress ataupun hal-hal yang bisa mempengaruhi kualitas tidur mereka. Disarankan untuk para penderita diabetes untuk menghindari minuman beralkohol, minuman yang mengandung kafein ataupun makanan pedas di malam hari. Selain itu, buatlah jadwal tidur yang teratur setiap malamnya. Untuk meningkatkan kualitas tidur sendiri bisa dilakukan dengan menciptakan suasana kamar yang tenang, gelap serta suhu kamar yang nyaman. Semua hal tersebut bisa dilakukan oleh para penderita diabetes dalam upaya mereka melawan penyakit yang satu ini. Berbagai cara menyembuhkan diabetes tersebut akan membuat para penderitanya bisa menjalani hidup dengan lebih baik dan lebih optimal.

Featured Image
kesehatan

10-12-2014 13:56

assalamualaekum dok.. sya mw konsultasi ne dok ??!!! knp y dok punggung saya yg sebelah kiri serng skit dn sakit'a itu mpek kblkang btas dbwah pyudara lh kira2, dn skit'a itu srng saya rsakan skit skali itu ktk bngun tdur itu knp y dok ???? mhon mnta pnjlasn'a.

...