Waktu Posting : 13-07-2014 18:45 | Dibaca : 3613x
07-07-2016 16:30
Stroke merupakan kegawatan medis. Pada tahun 2008, data dari Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa sebanyak 17,3 juta jiwa penduduk Indonesia harus terenggut nyawanya karena stroke. Penyebab Stroke terjadi ketika aliran darah di otak berhenti seketika. Dalam hitungan menit, sel otak mulai mati. Terdapat 2 jenis dari penyakit ini. Pertama, stroke iskemik, merupakan yang paling sering terjadi. Stroke iskemik merupakan akibat dari adanya jendalan darah yang menyumbat pembuluh darah. Kedua, stroke hemoragik, disebabkan karena pecahnya pembuluh darah sehingga darah mengalir keluar. Ada yang disebut dengan “Stroke Mini†atauTransient Ischaemic Attacks(TIA). TIA ini terjadi ketika aliran darah di otak hanya berhenti sebentar. Baca juga : Seks Itu Menyehatkan Gejala Mati rasa tiba-tiba atau kelemahan wajah, lengan atau kaki (terutama pada satu sisi tubuh) Kehilangan kesadaran tiba-tiba, kesulitan berbicara atau memahami pembicaraan Masalah tiba-tiba melihat pada satu atau kedua mata Tiba-tiba kesulitan berjalan, pusing, kehilangan keseimbangan atau koordinasi Sakit kepala parah tiba-tiba tanpa diketahui penyebab Ingat, satu kata kunci untuk gejala penyakit ini: gejala awalnya TIBA-TIBA. Pengobatan Jika mendapati diri Anda atau anggota keluarga mengeluhkan gejala-gejala tersebut seketika, Anda harus pergi segera ke rumah sakit mengingat penyakit ini merupakan suatu kegawatan medis. Penatalaksanaan awal yang biasa dilakukan di UGD adalah membaringkan pasien dan memfleksikan kepala (menekuk leher ke arah depan) 30 derajat, lalu dilakukan CT-Scan sebagai pemeriksaan standar baku emas untuk menentukan apakah ini stroke iskemik atau stroke hemoragik, karena obat untuk keduanya amatlah berbeda. Prinsip pengobatan stroke iskemik adalah melarutkan bekuan darah atau sedangkan stroke hemoragik adalah untuk menghentikan pendarahan. Rehabilitasi pasca stroke membantu individu mengatasi cacat yang dihasilkan dari kerusakan penyakit ini. Sedangkan TIA sendiri merupakan “alarm†terhadap stroke sehingga meskipun pasien dengan TIA akan “sembuh†seperti sediakala dalam waktu
25-08-2025 19:06
Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa dialami siapa saja, baik anak-anak maupun orang dewasa. Meskipun sering dianggap sepele, iritasi kulit yang tidak ditangani dengan tepat dapat mengganggu kenyamanan sehari-hari dan berisiko menimbulkan infeksi atau gangguan kulit lebih serius.Apa Itu Iritasi Kulit?Iritasi kulit adalah reaksi peradangan yang terjadi ketika kulit bereaksi terhadap zat atau kondisi tertentu. Reaksi ini muncul sebagai respons tubuh terhadap paparan yang dianggap mengganggu, baik itu dari lingkungan, bahan kimia, gesekan, maupun faktor internal seperti alergi.Kondisi ini berbeda dengan infeksi karena tidak disebabkan oleh bakteri atau virus, melainkan oleh faktor fisik, kimia, atau alergi. Meski umumnya bersifat ringan, iritasi kulit dapat berkembang menjadi dermatitis atau eksim jika tidak diatasi dengan tepat.Ciri-Ciri Umum Iritasi KulitGejala atau ciri-ciri iritasi kulit bisa bervariasi tergantung penyebab dan sensitivitas individu. Namun, berikut beberapa tanda umum yang sering muncul :Kemerahan (ruam) di area kulit tertentuGatal ringan hingga intensPerih atau sensasi terbakarKulit terasa kering dan bersisikPembengkakan ringan atau benjolan kecilMengelupas atau pecah-pecah, terutama di area seperti tangan dan kakiIritasi dapat muncul secara tiba-tiba atau berkembang secara bertahap, tergantung pada seberapa sering kulit terpapar faktor penyebabnya.Penyebab Iritasi KulitAda banyak faktor yang dapat memicu iritasi kulit. Beberapa penyebab umum di antaranya :1. AlergiReaksi alergi terhadap bahan tertentu seperti parfum, pewarna, atau bahan aktif tertentu dalam produk skincare bisa menyebabkan kulit meradang dan gatal.2. Paparan Bahan KimiaBahan kimia keras seperti deterjen, pemutih, pembersih rumah tangga, atau pelarut industri bisa merusak lapisan pelindung kulit dan menyebabkan iritasi.3. Penggunaan Produk yang Tidak CocokProduk skincare atau kosmetik yang tidak cocok dengan jenis kulitmisalnya terlalu kuat untuk kulit sensitifdapat memicu ruam, gatal, atau perih.4. Cuaca EkstremUdara yang terlalu dingin atau panas bisa menyebabkan kulit menjadi kering, rentan pecah-pecah, dan mudah iritasi.5. Gesekan BerulangGesekan dari pakaian, sepatu, atau benda keras yang menyentuh kulit terus-menerus juga bisa menyebabkan iritasi. Kondisi ini sering terjadi di area lipatan kulit seperti paha dalam, ketiak, atau leher.Cara Mencegah Iritasi KulitMencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut beberapa langkah penting untuk mencegah iritasi kulit :1. Pilih Produk yang Lembut dan AmanGunakan sabun, sampo, dan produk perawatan kulit yang bebas dari pewangi buatan, alkohol, atau SLS (sodium lauryl sulfate). Pilih produk yang sudah diuji untuk kulit sensitif.2. Jaga Kelembapan KulitKulit yang kering lebih rentan mengalami iritasi. Gunakan pelembap secara rutin, terutama setelah mandi. Pilih pelembap yang mengandung bahan-bahan seperti ceramide, glycerin, atau hyaluronic acid.3. Hindari Pemicu AlergiJika Anda sudah mengetahui bahwa kulit Anda alergi terhadap bahan tertentu (misalnya nikel, lateks, atau parfum), hindari paparan bahan tersebut sebisa mungkin.4. Gunakan Pakaian yang NyamanPilih pakaian berbahan katun yang menyerap keringat dan tidak terlalu ketat. Hindari kain sintetis yang dapat menyebabkan gesekan dan panas berlebih.5. Lindungi Kulit dari Sinar MatahariSinar UV dapat memperburuk iritasi. Gunakan tabir surya dengan minimal SPF 30, terutama jika Anda memiliki kondisi kulit sensitif atau sedang iritasi.Bahan Alami dan Kandungan Skincare untuk Meredakan IritasiBeberapa bahan alami telah terbukti efektif membantu meredakan iritasi kulit. Berikut yang paling populer dan direkomendasikan :Aloe VeraDikenal sebagai agen penenang alami, gel aloe vera dapat membantu mengurangi kemerahan, gatal, dan panas akibat iritasi. Selain itu, kandungan anti-inflamasi dan antioksidannya membantu proses penyembuhan kulit.Oatmeal KoloidOatmeal memiliki sifat menenangkan dan melembapkan. Oatmeal kolloid sering digunakan dalam sabun dan lotion khusus untuk kulit sensitif atau eksim karena kemampuannya menenangkan peradangan dan rasa gatal. ChamomileEkstrak chamomile memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-alergi. Biasanya ditemukan dalam produk skincare yang ditujukan untuk kulit sensitif, chamomile dapat membantu meredakan kemerahan dan pembengkakan ringan.Centella Asiatica (Daun Pegagan)Bahan populer dalam skincare Korea, centella asiatica sangat efektif dalam menenangkan kulit yang rusak, merangsang produksi kolagen, dan mempercepat proses penyembuhan iritasi.Iritasi kulit pada bayi adalah kondisi yang sangat umum dan sering membuat orang tua khawatir. Kulit bayi masih sangat halus, tipis, dan sensitif, sehingga lebih rentan terhadap berbagai pemicu dibandingkan kulit orang dewasa. Penanganan dan pencegahan iritasi kulit bayi pun harus lebih hati-hati dan lembut.Iritasi kulit pada bayi memang umum terjadi, namun tetap perlu perhatian khusus karena kulit bayi jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa. Dengan perawatan yang tepat, mulai dari memilih produk yang aman, menjaga kelembapan, hingga menggunakan bahan alami seperti aloe vera atau oatmeal, kulit bayi dapat kembali sehat dan nyaman.Kapan Harus ke Dokter?Meski iritasi kulit ringan bisa ditangani sendiri di rumah, ada kondisi yang membutuhkan penanganan medis. Segera konsultasikan ke dokter jika :Iritasi tidak kunjung membaik setelah beberapa hari,Muncul luka terbuka, nanah, atau infeksi,Rasa gatal dan perih semakin parah,Iritasi menyebar luas ke bagian tubuh lain.Iritasi kulit adalah kondisi umum yang bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari alergi, paparan bahan kimia, hingga cuaca ekstrem. Meskipun tidak selalu berbahaya, iritasi kulit bisa mengganggu aktivitas dan kenyamanan. Dengan mengenali gejala, mengetahui penyebab, serta memilih perawatan yang tepattermasuk bahan alami seperti aloe vera, oatmeal, chamomile, dan centella asiaticakita bisa mencegah dan meredakan iritasi secara efektif. Selalu rawat kulit dengan hati-hati, karena kulit yang sehat adalah cermin dari tubuh yang terjaga.
11-06-2014 17:04
Vertigo ialah satu keadaan di mana penderita bakal mengalami kesusahan berdiri serta bergerak lantaran terasa sakit kepala yang bukan kepalang serta dunia terlihat berputar-putar. Juga sering kali penderita bakal menjalani rasa muntah serta mual. Tidak cuma itu, vertigo bisa bikin seseorang kehilangan keseimbangan yang pastinya bakal benar-benar menganggu kegiatan Anda. Vertigo bisa dipicu oleh banyak hal, seperti pergantian posisi kepala yang tiba-tiba dari posisi tidur segera duduk. Oleh karenanya, Anda harus tahu apa pemicu seseorang sehingga dapat menanggung derita penyakit vertigo seperti dibawah ini : 1. BPPV atau vertigo posisi Pemicu paling umum seseorang alami vertigo ialah ada masalah system vestibular atau yang kerap dimaksud dengan Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV). Alat keseimbang manusia berbentuk dinamis hingga benar-benar gampang terangsang oleh gerakan putaran kepala. Apabila pada alat keseimbangan berlangsung debris (batuan kecil), maka alat keseimbanagan terangsang sebab cairan endolymph bakal mendapatkan dorongan yang semakin besar dari semestinya. Baca juga : Cara Merawat Kulit Terbakar Secara Alami 2. Kesusahan melihat Mata berperan semacam keseimbangan badan, hingga persoalan pada penglihatan dapat menyebabkan vertigo. 3. Penyakit meniere Menderita penyakit meniere merupakan satu diantara terjadinya vertigo. Waktu Anda alami meniere umumnya Anda bakal alami pusing kritis dibarengi dengan masalah telinga sisi dalam yang mengakibatkan sakit kepala. 4. Migren Migren sesungguhnya merupakan tipe sakit kepala namun kerap memberi pengaruh pada penglihatan juga. Vertigo yang dikarenakan migren dapat berjalan beberapa menit sampai sekian hari. 5. Penyakit system saraf pusat System saraf pusat mengatur rasa keseimbangan. Masalah system saraf pusat oleh penyakit seperti multiple sclerosis, tumor, rusaknya leher, atau stroke dapat mengakibatkan vertigo. Baca juga : Cara Alami Mengatasi Rambut Rontok Tersebut beberapa pemicu terjadinya vertigo. Waktu vertigo kumat, umumnya orang beramsumsi bahwasanya bakal terasa tambah baik bila berbaring, walau sebenarnya vertigo dapat selalu berlanjut walau penderita tak bergerak sekalipun. Vertigo tidaklah penyakit yang dapat dikira remeh. Langkah yang paling simpel untuk menghindar vertigo ialah dengan menjauhi terjadinya cedera kepala. Pakai pelindung kepala waktu olahraga atau berkendara. Semoga tulisan ini bisa membantu Anda terhindar dan terbebas dari vertigo!